Perkenal kan nama ku Desi , umur ku enam tahun , aku hanya hidup berdua dengan ayah ku semenjak ibu pergi meninggalkan kami , karna keadaan ekonomi .Hari itu aku dan ayah akan pergi ke kebun binatang di pinggir kota, aku dan ayah menaiki kendaraan roda dua, aku begitu senang , aku bernyanyi nyanyi di atas kendaraan kami, namun baru saja kami memasuki jalanan kota , ada sebuah mobmenabrak kami.. brruugghhh.. tabrakan itu pun tidak dapat di hindar kan.
Seketika pemandangan ku menjadi gelap dan aku tidak tau apa yang terjadi selanjut nya, ketika aku mendengar suara orang menangis histeris disitu lah aku terbangun dari tidur ku, aku menyapu ruangan yang bercat kan putih tersebut dengan pemandangan mata ku. Aku melihat ada seseorang yang terbaring dan tertutup kain putih dan aku melihat Bibi ku menangis meraung raung.
Aku pun turun dari tempat ku terbaring tadi, aku pun menghampiri bibi Ku dan bertanya kepada nya, kenapa dia menangis, belum lagi aku bertanya Ia sudah melototi ku dengan mata nya yang memerah itu. aku takut takut sekali melihat bibi ku, tapi aku berusaha kuat untuk menanyakan siapa yang ia tangisi itu.
Namun lagi lagi aku terkejut ketika mendengar dokter menyebut kan nama ayah ku, aku mendengar nya dengan jelas kalau dokter itu berkata kalau ayah ku sudah tiada. aku pun ikut menangisi mayat ayah ku. Bibi yang melihat aku menangis , ia malah menyeret ku agar menjauh dari ayah ku. aku berontak , namun lagi lagi tenaga ku tidak dapat menandingi kekuatan bibi ku. aku di campak kan ke halaman rumah sakit. kaki ku berdarah akibat terjatuh di atas tanah.
"Bibi ..bibi.... bibi" aku ingin mengejar nya namun karna kaki ku yang terluka aku tidak bisa berjalan, aku pun duduk di tepi teras rumah sakit aku menangis sambil menghapus hapus luka ku. tiba tiba aku mendengar suara wanita , aku pun menoleh ke arah nya . baru saja aku akan bersuara ,ia menutup mulut ku dan aku pingsan kembali.
Entah sudah berapa jam aku pingsan namun setelah sadar aku melihat diri ku berada di sebuah ruangan yang cukup besar dan aku yang sedang terbaring di atas kasur. Aku pun segera turun dari kasur itu namun ketika kaki ku akan melangkah..
"Awwwww....." pekik ku , aku pun terjatuh di atas lantai. Tidak ada siapa pun disini ,sama siapa aku harus meminta tolong, begitu lah pikiran ku.
Hari hari aku berada disini tanpa berjumpa dengan siapa pun.aku di beri makan di waktu yang tepat namun mereka memberikan ku makanan ketika aku sedang tidur.
*****
Sampai suatu hari aku merasa kan ngantuk yang begitu hebat, namun aku hanya berpura pura tidur . sesuai dengan pemikiran ku mereka membuka pintu kamar dan menaruh nampan berisi makanan kedalam kamar ku. Aku sedikit mengintip melihat siapa yang telah menculik ku ku.
" Siapa wanita itu, mengapa dia meculik ku. apa salah ku" batin ku berkata kata.
Sampai lah umur ku berusia dua puluh tahun dan untuk pertama kali aku berjumpa langsung dengan wanita yang menculik ku di rumah sakit waktu itu. Walaupun dengan posisi tangan terikat tapi mata ku bisa melihat wajah nya dan mulut ku bisa bertanya pada nya.
Wanita itu nampak sudah tua dari terakhir kali aku melihat nya.
"Kenapa kamu menculik ku, apa salah ku ,apa yang terjadi?" ucap ku
" Sudah saat nya kau tau siapa aku, tapi sebelum nya kau harus menguat kan jantung mu." ucap nya
" Kamu telah di jual oleh bibi mu pada hari itu dan kecelakaan yang membuat ayah mu menginggal itu adalah perbuatan bibi mu juga" ucap nya.
" Apa maksud mu ,bibi ku menjual ku untuk apa?"
"Untuk melunasi utang piutang nya"
"Lalu apa yang kau mau dari ku?"
" Aku ingin kau membantu ku"
" Apa maksud mu"
" Sudah bertahun tahun aku menikah hubungan ku dan suami ku baik baik saja, namun saat perempuan naif itu datang dan menjadi pembantu di rumah ku , perempuan itu malah menggoda suami ku dan akhirnya kami bercerai"
" Jadi apa urusan nya dengan ku"
" Aku tidak suka melihat kebahagiaan mereka ,karna suami ku mencampak kan ku begitu saja.apa lagi saat anak semata wayang ku harus menjadi korban keserakahan wanita naif itu. Ketika anak ku demam tinggi aku mendatangi ayah nya untuk meminta biaya perobatan ,namun perempuan itu menghasut mantan suami ku hingga ia mengusir ku tanpa memberikan ku bantuan, karna itu anak ku tidak terselamat kan"
"Bagaimana jika aku menolak?"
" Jika kau menolak kau harus siap siap aku buang ke club malam untuk ku jual"
" Mati lah aku jika aku menolak nya, lebih baik menggoda satu pria dari pada harus melayani berpuluh pria brengs*k" batin ku
"Baik lah aku terima"
********
Dan mulai saat itu aku pun melancar kan aksi ku, leleki yang sudah bau tanah itu harus aku rayu agar bisa menghancurkan rumah tangga nya.
Aku berhasil membuat nya hancur dan dia berpisah dengan istri nya , dia membuang istri nya demi memilih diri ku .namun sesaat aku merasa penasaran siapa istri lelaki tua itu .
Aku terus menyelidiki nya terus menerus tanpa di ketahui siapa pun termasuk wanita yang menculik ku itu.
Namun saat aku mengetahui siapa istri lelaki tua itu , nafas ku terasa sesak ,jantungku terasa berhenti berdetak.ada rasa sesal namun ada kepuasan didalam ini.
" kenapa kenapa harus dia , kenapa dia aaaaaaaaaa...... kenapa hidup terasa berat dan tak adil .. kenapa penderitaan selalu menghampiri ku..... ayaaaaaaahhhh aku merindukan mu...maaf kan aku ayaaah... ayah aku harus bahagia melihat ibu menderita atau aku harus bersedih aaaaaaaaakkkkhhhh.... " aku berteriak begitu puas di pusara ayah ku.
Aku merasa benar benar hancur saat memastikan semua ini. namun semua ini memang kenyataan , ternyata mantan istri lelaki tua adalah Ibu kandung ku.
"BUDAYKAN LIKE YA 😉😉😉😉