Sania Pramudita ,,,
saat ini Sania sedang berangkat sekolah ,, hampir saja ia terlambat masuk kedalam gedung sekolah , upacara bendera sedang berlangsung , ia pun langsung menaruh tasnya di belakang pohon rindang yang tumbuh di halaman sekolah , setelah itu ia berdiri di bagian belakang murid-murid yang berbaris rapi ,,,
sampai akhirnya upacara bendera telah usaii , Sania segera mengambil tasnya dan mengikuti siswa dan siswi berbaris di depan pintu masuk ruang kelas , setelah itu seluruh siswa dan siswi masuk kedalam rumah kelas masing-masing ,
setiap hari akan selalu begitu ,,,
setelah Sania beranjak dewasa , ia masih tidak memiliki pekerjaan ,,, tidak seperti teman-teman sejawatnya ,
saat ini Dewi dan linka sudah mendapatkan gajian dari hasil yang ia dapat dari sebagai buruh pabrik , mereka ingin mengajak Sania menikmati hasil dari jerih payahnya , mumpung malam Minggu ,
Sania yang kesehariannya sering di rumah , terkadang juga bermalas-malasan ,
akhirnya Sania mengikuti ajakan teman nya ,
malam ini mereka berada di sebuah taman , yang tempat nya berada di jantung kota , suasana malam ini sungguh ramai sekali , banyak muda-mudi berpasangan , ada juga yang sekedar nongkrong ,,, mejeng dijalan sambil mengoda cewek yang sedang lewat didepan nya , bahkan Sania dan teman-temannya juga tak luput dari tingkah jaim mereka , sampai akhir kedua teman Sania bertemu dengan cowok mereka masing-masing , mereka akhirnya berpacaran , Sania yang saat ini masih jomblo dan Belum mempunyai pacar akhirnya berkenalan dengan Muis , pemuda yang gagah dan tampan , seperti Ariel Peterpan wajah nya ,
setelah berkenalan Sania awalnya ngobrol bersama dengannya , namun akhirnya mereka begitu dekat ,, datang lah teman linka yaitu citra , citra gadis berkulit coklat wajahnya sih terbilang masih cantik Sania , namun sifat lembut citra yang memiliki kedewasaan Mungkin membuat daya tarik sendiri bagi siapa pun , teman-teman Sania semua sudah mengenal citra cukup lama , ketimbang Sania yang sama sekali belum mengenal citra , pada akhirnya mereka semua berkumpul , sambil ngemil dan bercerita kisah masing-masing , sampai waktu menunjukkan pukul 22: 30 menit mereka pun akhirnya mengakhiri acara malam mingguan ini ,
⏩⏭️
ternyata Muis dan citra berpacaran ,,, namun tidak butuh waktu lama sekitar 3 bulan mereka putus ,
entah pasal apa yang membuat kedua tidak lagi berpacaran ,,,
suatu ketika aku , linka dan Dewi berencana berlibur dengan kekasih masing-masing , aku pun setuju aja mengikuti ajakan teman-temanku itu , status jomblo Masih aku sandang saat ini ,,,
namun jitto pacar Dewi menelpon Muis agar ikut bersama mereka berlima , mungkin merasa tidak enak hati melihat aku sendiri tanpa pasangan ,
dan akhirnya liburan pun terjadi , kami yang awalnya berlima menjadi berenam ,
🔀⏩
setelah kepulangan dari liburan ,,, beberapa hari kemudian Muis bertemu dengan ku yang tidak sengaja yang ingin pulang dari berkunjung , Muis menatap Sania lekat sekali ,,, sampai pada waktu seketika Muis menyatakan cintanya kepada Sania ,
Sania pun Senang , karena status jomblo nya sudah berganti menjadi kekasih Muis , berbulan- Bulan lamanya mereka berpacaran ,,
Dewi dan linka telah tahu kalau Sania sudah jadian dengan Muis , Ditto juga merasa senang melihat sahabatnya berpacaran dengan Sania ,
" is ,,, malam Minggu kita mau kemana " kata Sania ,
" sama-sama Ditto dan yang lainnya " kata Muis ,
setelah resmi berpacaran , kami tidak pernah mendengar kabar citra , bahkan sampai beberapa bulan lamanya ,,
pada suatu ketika Sania dan Muis jarang bertemu , entah kenapa sebabnya , mungkin karena mereka punya tugas dan acara masing-masing , sampai dua bulan lamanya Sania dan Muis tidak bertemu selayaknya pasangan ,
suatu ketika , linka dan Dewi mendapatkan undangan dari seseorang ,
" san ,,, kamu di undang nggak keacara citra " Dewi bertanya kepada Sania ,
" enggak ,,, kabar aja aku nggak tahu " Sania menjawab pertanyaan Dewi ,
" linka di udang lo " Dewi berkata lagi ,
" sungguh aku nggak tahu ,,, kenapa sih ?.." aku jadi penasaran dengan perkataan Dewi ,
" Muis akan menikah dengan citra , besok akad nikahnya " Sania terkejut ia terbengong ,
namun entah Sifat apa yang dimiliki sania , pacar menikah dengan teman sendiri , rumit ,,, sangat rumit , sikap Sania pun datar saja ,, namun ia juga manusia biasa walaupun di balik sifat datarnya , ia kecewa dengan keputusan Muis ,, setelah Muis menikah dengan citra , Sania yang sudah bosan berada di kampung sendiri merantau jauh dari kota tempat tinggal nya , di kota itu banyak sekali teman dan sahabat bagi Sania , sampai akhir Sania mendapatkan jodoh yang sangat baik , setia , setelah menjalin hubungan sampai satu tahun Sania menikah dengan Rayhan , pernikahan yang sederhana , Sania hidup bahagia dengan Rayhan segala rintangan , hambatan dan ujian mereka jalani bersama-sama ,
pada suatu ketika ,, saudara perempuan Sania sakit parah , ia berencana pulang kerumahnya , suami Sania mengizinkan Sania pulang ke kampung halaman , disana ia melihat Dewi dan linka sudah menikah dan memiliki anak ,,,
setelah upacara doa teruntuk arwah kakak perempuan Sania selesai , Dewi mengajak Sania ikut keluar jalan-jalan , sekedar untuk membuang suntuk ,
Sania dan Dewi menunggu linka datang ,, tak membutuhkan waktu lama linka datang bersama suaminya , dan kamipun berangkat ,, seperti biasa malam Minggu sangat ramai dan banyak sekali muda-mudi berpasangan , namun linka punya rencana mengajak kami berkunjung kerumah bibinya ,
" san ,,, ikut aku kerumah budeh yuk " linka mengajak Sania berkunjung kerumah saudaranya , Sania pun setuju dengan ajakan linka ,
mereka semua akhirnya berangkat menuju rumah bibinya linka , Ternyata disana ada acara baca doa bersama , sesampainya mereka disana , kami di sambut oleh bibinya linka , rupanya di sana ada citra dan Muis ,, awalnya Muis ragu , namun akhirnya ia pun tersenyum kepada Sania , Sania tidak membalas senyuman Muis , ia hanya terdiam tanpa harus membalas senyuman dari Muis , yang menurutnya itu sangat menjengkelkan , citra membawa nampan berisi air minum dan hidangan ala kadarnya , citra juga menyapa Sania , namun Sania masih terdiam tanpa menjawab apapun , kedua teman Sania heran melihat tingkah laku sahabatnya itu , namun mereka tidak mempersoalkannya , sampai akhirnya mereka akan berpamitan pulang , bibi yang muncul dari dalam ruangan segera menyambut kami untuk berpamitan , setelah itu kami pulang kerumah ,
Beberapa hari kemudian ,,,,,,,
Sania pagi-pagi sekali berjalan kaki , rencananya hari ini dia akan berbelanja di pasar tradisional di kotanya , saking enaknya menikmati suasana jalan raya yang sangat ramai , Sania bertemu dengan Muis di jalan , Muis menyapa Sania ,
" hai sang,,, " sapa Muis ,
namun Sania Masih tetap diam dan tidak mau menggubris Muis yang sudah berada di sampingnya ,
" san ,,, maaf kan aku ,,, bukan maksud ku meninggalkan mu begitu saja ,,, " kata Muis yang masih berjalan disamping Sania , ia pun melanjutkan perkataannya ,
" waktu itu ,,, sebenarnya aku ingin melamar mu ,, entah kenapa aku jadi kerumah citra untuk melamarnya " kata Muis menjelaskan , yang mungkin membuat Sania gak bisa berpikir realistis lagi , dengan penjelasan dari Muis ,
" apaaa,,, ingin melamarku ,,, tapi tujuan mu kerumah citra ,,, kok bisa " Sania sudah tidak habis pikir dengan penjelasan Muis padanya ,
" yah ,,, maaf ,,, bukan aku bermaksud menghianatimu ,,, aku jujur sangat suka kepada mu ,, tapi aku takut " kata Muis sendu ,
Sania terdiam ia tersenyum sinis ,,, ia tidak habis pikir ,, jika kita mencintai gadis yang memang ingin di jadikan istri , kenapa malah calon istri nya pindah kerumah orang lain ,, itu sangat aneh ,,, alasan yang menurut Sania aneh ,,, dan cara meminta maafnya juga aneh , disaat semua yang sudah terjadi hal itu sudah terlambat baginya dan bagi dirinya ,
" Muis kenapa sebuah lamaran itu bisa tersesat di rumah wanita lain ,, bukan kah kamu tahu calon istri mu ,,, aku jadi heran ,, kamu hanya ingin mempermainkan aku " Sania yang sudah ingin memarahi Muis , Muis terdiam ,, ia sadar bahwa saat ini dia telah salah ,,, yang lebih fatalnya lagi ia telah berkhianat kepada Sania ,, meninggalkannya tanpa sebab dan tanpa kata putus , ia menikah dengan gadis lain , gadis lain itu adalah temannya sendiri ,,, itu sangat menyedihkan sekali ,
Sania jadi bingung ,, cinta apa yang dimiliki oleh Muis ,,, apakah benar itu adalah cinta ,,, menurut Sania , ia hanya bermain dengan nama cinta ,
akhirnya Sania kembali kekota suaminya dirantau nan jauh sekali ,
Sania sangat kecewa dengan laki-laki yang bernama Muis itu , namun saat ini yang ingin dia katakan padanya , aku ingin Muis menyesal karena telah meninggalkan ku dan menghianati aku , mulai dari sekarang aku akan mencoba menjaga cinta yang sudah di berikan oleh Reyhan kepadanya , ia berjanji dalam hatinya akan selalu setia dan menjaga ketulusan yang telah di berikan Reyhan dalam hidupnya , pengalaman hidup bersama Muis adalah kenangan yang paling terpahit dan bersejarah dalam hidupnya , cinta Muis palsu ,,, janjinya juga palsu , mulai dari sekarang ia akan melupakan nama Muis dan sosok kejam Muis ,,, selamat tinggal masa lalu , selamat datang hari bahagia