setelah di tinggal oleh pacar ku arya , aku ella astasya menjadi bos nya .
masih teringat jelas oleh ku wajah keterkejutan arya saat memasuki ruangan dan mendapati ku yang tengah duduk di balik meja khusus GM di perusahaan yang cukup terkenal di kota ku.
" ella , kamu kenapa bisa ada di sini" tanya arya dengan penasaran.
" silahkan duduk tuan" ucap ku seolah tak kenal dengan nya
arya dengan membawa map nya berjalan ke arah kursi kosong di hadapan ku dengan berbatas meja kebesaran milik ku. terlihat jelas wajah nya yang masih dengan keterkejutan.
aku berdehem guna menyadarkan nya dari keterkejutan yang masih berlangsung.
mendengar deheman ku arya seketika sadar .dia meletakan map yang di bawa nya ke meja dan di depan ku.
" ada perlu apa sehingga anda datang kemari tuan?" ucap ella formal
" aku kesini ingin melamar lowongan yang ada di perusahaan ini " ucap arya , aku kembali berdehem.
" dimana sopan santun anda tuan " ucap ella sarkas memandang arya dengan tajam . arya menelan ludah dengan susah payah nya.
" maaf atas ketidak sopannan saya " ucap arya formal masih menatap ella.
" saya kesini ingin melamar lowongan yang ada di perusahaan ini , dan dimana nyonya GM nya " tanya arya menatap sekitar mencari sesuatu.
" nyonya GM yang anda cari berada TEPAT di hadapan anda " ucap ella dengan sedikit penekanan . arya semakin terkejut . seakan tak percaya tapi itu lah faktanya .
" a a apa " ucap arya tergagap mendengar fakta tersebut .
" yaa , anda tidak salah dengar tuan arya Wijayanto , SAYA ELLA ASTASYA ADALAH GM SEKALIGUS PEMILIK RESMI PERUSAHAAN INI" ucap ella membanggakan diri.
arya lagi lagi terkejut .
" ka.. kalau begitu saya pamit undur diri " ucap arya meraih map nya dan hendak pergi.
" jika anda ingin mendapatkan lowongan , saya memiliki lowongan untuk anda dan tentu nya gaji yang menjanjikan" ucap ella saat arya hendak membuka pintu ruangan nya. arya menghentikan pergerakan nya dan berbalik menatap ella .
ella memberikan arya jabatan sebagai karyawan biasa , jujur di hati ella masih menanamkan dendam pada arya , tak ada perasaan sayang apalagi cinta untuk nya semua telah hilang, tapi ella tidak ingin hidup dalam kebencian . karna rasa iba pun ella menerima arya bekerja di sini, ella bukannya tidak tau kehidupan arya setelah putus dengan nya . kehidupan arya semakin memburuk saat beberapa bulan putus dengan ella . mungkin kah itu karma . ella merasa Arya sudah mendapatkan balasan atas perbuatannya dulu.
.................
ella tengah duduk di dalam kamar nya , menatap keluar jendela kaca yang menayangkan pemandangan kelap kelip lampu lampu kota . pikiran nya melayang jauh . mengingat kembali kepingan kepingan masa lalu saat setelah dia bertemu dengan arya , MANTAN PACAR NYA dulu.
flashback on.
ella astasya, seorang gadis yatim piatu yang berusia 20 tahun. orang tua nya telah pergi selama nya , meninggalkan Ella seorang diri . mama nya meninggal saat ella baru lahir , sedang kan papa nya meninggal akibat serangan jantung setelah mendapat kabar bahwa perusahaan yang di rintis nya dari nol bangkrut tanpa sisa , bahkan rumah mereka pun di sita oleh bank. papa nya pergi belum lama ini, sekitar beberapa minggu yang lalu, bahkan mungkin kuburan papa nya masih lumayan basah.
ella sekarang tinggal bersama bibi rara , wanita janda yang berusia 27 tahun . bibi rara adalah putri tunggal dari mbok rumi , pengasuh ella sejak masih merah yang sekarang telah tiada . dan karna ingin membalas jasa keluarga ella , bibi rara mengajukan diri untuk menggantikan mendiang ibu nya. jarak usia yang tidak terlalu jauh itu membuat hubungan ella dan bibi rara semakin erat .
setelah kepergian papa ella , bibi rara masih tetap mengabdikan diri nya pada ella , karna bagaimana pun bibi rara dan mbok rumi telaj menganggap keluarga ella seperti keluarga nya sendiri , dan bibi rara telaj menganggap Ella seperti adik nya sendiri.
selain memiliki bibi rara , ella juga memiliki orang yang dia cintai , arya Wijayanto nama nya. mereka telah berhubungan 5 tahun lama nya . kedua orang tua mereka juga saling mengenal satu sama lain , inti nya bisa di bilang bahwa hubungan mereka telah di restui, tinggal menunggu saat saat untuk arya meminang sang kekasih . tapi saat itu belum juga tiba sampai sekarang. ella sudah menganggap orang tua arya seperti orang tua nya sendiri, tak jarang ella bermanja manja dengan mami nya arya . bahkan arya sempat cemburu karna terabaikan.
hari ini ella sedang bersiap siap karna arya meminta bertemu di sebuah taman yang jarak nya tak jauh dari kontrakan ella . ella sempat bingung tumben sekali arya meminta nya bertemu di luar rumah, biasa nya jika ada yang ingin di sampai kan pasti arya datang langsung ke rumah . tidak ingin berprasangka buruk Ella pun mengiyakan.
" haii sayang , maaf aku lama " ucap ella yang tiba di taman , ella mencium pipi arya , rutinitas nya saat bertemu arya.
" gapapa" ucap arya , ella duduk di samping arya.
" ada yang mau aku omongin ell" ucap arya serius.
" kamu mau ngomong apa sayang, kok kayak serius gitu" ucap ella menatap arya.
" aku mau mengakhiri hubungan ini " ucap arya membuat ella terkejut.
" kamu bercanda kan sayang, kamu ngeprank aku kan , aku tau kamu bercanda , kamu pasti naroh kamera di satu sisi kan yanh kayak di YouTube itu kan sayang " ucap ella masih berfikir positif sambil tersenyum.
" gak , aku serius " ucap arya dengan nada sarkas nya.
" kenapa kamu tiba tiba mau putusin aku" ucap ella dengan suara bergetar nya.
" kamu itu udah miskin sekarang el, papa kamu udah bangkrut dan udah meninggal , jadi apa yang mau aku harap kan sama kamu "ucap arya dengan lantang.
ella membola kan matanya , dia kaget dengan jawaban arya itu.
" jadi selama ini kamu cuman morotin aku" teriak ella emosi dan reflek berdiri sambil menatap tajam arya .
" kalau iya kenapa " ucap arya tersenyum sinis.
" tega kamu, aku gak nyangka kamu sebrengsek itu" ucap ella .
" aku gak mau lagi berhubungan dan kenal dengan kamu" ucap ella emosi.
" bagus lah kalau gitu, aku juga gak mau berdekatan sama orang miskin kayak kamu" ucap arya lalu pergi meninggalkan ella yang tengaj menangis.
ella menangis sejadi jadi nya . lelah menangis akhir nya ella memilih untuk pulang ke rumah.
" ya ampun El, kamu kenapa " ucap bibi rara saat melihat ella masuk dengan mata basah akibat menangis.
" bi" lirih ella sambil memeluk bibi rara . bibi rara mengusap punggung ella . lalu mengajak ella untuk duduk di kursi.
" kamu kenapa , cerita sama bibi, siapa yang bikin kamu nangis " ucap bibi rara masih mengusap punggung ella. ella masih bersandar di dada bibi rara.
ella menceritakan kejadian di taman tajd , mendengar penuturan ella , bibi rara ikut bersedih, tidak disangka seseorang yang di sangka mencintai nya ternyata hanya memanfaatkan nya.
" sabar el " hanya itu yang bibi rara bisa ucapkan .
hari hari berlalu dengan ella yang berusaha memulihkan hati nya akibat penghianatan dan permainan yang mantan kekasih nya berikan. ella masih melanjutkan kuliah nya sambil bekerja sampingan guna memenuhi kebutuhan kuliah dan sehari hari nya . begitu juga dengan bibi rara dia juga ikut membantu perekonomian. bibi rara bekerja di sebuah hotel , membersihkan kamar kamar yang ada di hotel . sedangkan ella memilih bekerja part time di sebuah cafe yang jarak nya tidak jauh dari kontrakan nya dan kampus nya. dari pagi hingga hampir tengah hari ella akan menghabiskan waktu nya di kampus dan setelah jam makan siang hingga jam 8 malam ella menghabiskan waktu nya untuk bekerja di cafe.
hari ini cafe sedang lumayan sepi . ella juga telah menyelesaikan pekerjaan nya , seperti menyapu , mengepel dan membersihkan meja meja cafe. ella duduk di salah satu meja cafe yang letak nya tak jauh dari meja kasir. ella mengeluarkan laptop nya dan melanjutkan beberapa tugas yang dosen berikan tadi pagi. tidak lama berselang terdengar pintu cafe di buka.
teman ella yang bertugas memberikan dan menulis menu pun menghampiri pelanggan tersebut . lalu selang beberapa menit pesanan telah di siap kan dan sekarang tugas ella mengantar kan pesanan.
ella meletakkan pesanan di meja pelanggan tersebut.
" silahkan di nikmati nyonya" ucap ella .
" ohh jadi sekarang kamu kerja di sini" ucap sang pengunjung yang ternyata adalah mama nya arya. Ella menatap mama mantan kekasih nya itu.
" kasian sekali kamu sekarang sudah miskin tak bersisa" ucap mama Arya seraya tersenyum mengejek , ella tak berniat menjawab ucapan mama arya , dia pergi dari meja itu.
hari hari berlalu saat setelah ella bertemu dengna mama arya , ella terus bekerja keras , demi menyambung hidup, dia juga belajar dengan giat guna menyelesaikan kuliah nya dengan cepat.
manis pahit kehidupan telah ella lewati bersama bibi rara . mereka seringkali di usir dari kontrakan karna tak sanggup membayar nya. ella juga hampir di keluarkan karna telat bayar semesteran, untung saja kepintaran ella melebihi kapasitas sehingga pihak kampus memberi kompensasi pada nya. dan berkat kepintaran nya juga ella mendapat beasiswa.
tak terasa satu tahun berlalu dan ella resmi lulus dengan nilai terbaik. perjuangan ella tak sampai di situ, dia masih terus berusaha untuk mendapat kan pekerjaan guna mengangkat derajat dan kehidupan dia bersama bibi rara.
dan usaha ella tidak sia sia, dia di terima di sebuah perusahaan ternama di kota itu. dia awalnya hanya menjadi karyawan biasa , tetapi karna ketekunan dan semangat ella dalam bekerja dia di angkat menjadi asisten GM . GM di perusahaan itu adalah seorang laki laki sepuh yang tak memiliki keturunan dan keluarga , tuan brata nama nya. tuan brata telah menganggap ella seperti cucu nya sendiri.
satu setengaj tahun mengabdi pada tuan brata membuat hubungan mereka seperti cucu dan kakek sungguhan , tuan brata merasa memiliki ikatan pada ella , terlebih wajah ella menurut nya sangat familiar di pikiran nya.
tanpa sepengetahuan ella , tuan brata mencari info detail semua tentang ella . dan kenyataan yang dia dapat kan membuat dia sangay terkejut sekaligus senang.
ternyata , ella astasya adalah cucu kandung nya , anak dari pewaris tunggal keluarga brata . ayah ella adalah anak angkat yang sangat di sayangi tuan brata. tapi karna sebuah insiden yang membuat hubungan tuan brata dan ayaj ella menjadi renggang dan ayaj ella memilih meninggalkan kediaman dan semua tentang brata saat baru lulus SMA.
tak ingin menyia-nyiakan waktu, tuan brata memberi tahu kan kenyataan yang sangat mengejut kan ini . sama hal nya dengan tuan brata , ella juga sangat terkejut dan bahagia , merasa tak menyangka.
tuan brata menyuruh ella dan bibi rara untuk tinggal di kediaman tuan brata. dengan senang hati ella dan bibi rara menyetujui nya.
sebulan berlalu, tuan brata mengalami sakit keras sehingga merenggut nyawa nya. dan tuan brata meninggalkan wasiat bahwa semua harta , baik itu harta tertulis maupun tidak tertulis akan di wariskan kepada pewaris tunggal yaitu ella astasya. dan saat itu posisi tuan brata sebagai GM di ganti kan oleh ella astasya.
flashback off.
" ella , aku ingin minta maaf atas semua kesalahan yang pernah aku buat pada mu dulu, mungkin kata maaf saja tidak cukup, tapi aku sungguh benar benar minta maaf atas nama diri ku dan keluarga ku" ucap arya dengan tatapan sendu nya.
sekarang ella dan arya sedang makan siang di restoran depan kantor , arya yang meminta dan arya sempat memohon, dengan terpaksa ella pun menerima nya. dan ella sempat berpesan pada bibi rara yang sekarang menjadi asisten pribadi ella untuk menghandle pertemuan pada klien yang di laksanakan pada jam makan siang ini.
" tenang saja , sebelum kamu meminta maaf aku telah memaafkan mu dan keluarga mu" ucap ella pada arya.
" terima kasih ell" ucap arya dengan refleks memegang tangan ella, ella berdehem lalu melepaskan pegangan tersebut
" aku memang sudah memaafkan mu, tapi bukan berarti hubungan kita akan membaik seperti dulu" ucap ella pada arya
arya menunduk.
" ya , aku faham ell, sekali lagi terima kasih, dan maaf mengganggu waktu nya , aku pamit" ucap arya lalu pergi meninggalkan ella. ada rasa lega saat ella memaafkan nya.
ella menatap kepergian arya.
" memaafkan bukan berarti melupakan semua kesalahan nya . apa yang telah terjadi tidak bisa untuk di lupakan apalagi rasa sakit nya . mengenang nya pun akan menambah rasa sakit itu . mengikhlaskan adalah jalan satu satu nya agar bisa berdamai dengan masa lalu " ella said
_TAMAT_