Setelah ditinggalkan pacar, aku menjadi bosnya.
Ehem!
Ini memang mengejutkan.
Di ruang yang sama. Di kursi yang berbeda ada asisten ku yang setia. Dia selalu acuh tak acuh! Aku tidak mengerti bagaimana bisa dia yang lucu menjadi begitu dingin (╯︵╰,)
Dia bernama OnOn. Julukan yang aku berikan pada pria itu. Sebenarnya namanya Armand. Cuma setelah berpacaran aku suka memanggilnya OnOn karena dia lucu seperti anak anjing ┐( ˘_˘)┌
Dulu dia yang mengejarku dan kami berpacaran, setelah kuliah dia memutuskan aku. Dengan alasan kita harus belajar dan tidak membuang waktu dengan hal percintaan.
Pokoknya kami putus saat hujan badai. Lihat bahkan OnOn menunggu cuaca buruk untuk berpisah! Atau dunia yang menunggunya?
Tidak masalah, aku mencintainya dan dia seharusnya masih mencintaiku. Seharusnya.乁[ᓀ˵▾˵ᓂ]ㄏ
Sekarang aku harus mengajarinya cara mengejar cinta yang tulus!
"On..On~"
"Nama ku Armand"
"OnOn jika wanita ini terlalu berkharisma aku bisa menjadi wanita yang lucu⊂((・▽・))⊃"
"..."
"OnOn~"
"Aku suka wanita apa adanya."
"Kalau begitu OnOn menyukai ku bukan?"
"..."
"Tidak apa, sekarang aku yang mengejar OnOn. "
"Nama ku Armand. Dan jangan dekati mejaku!"
Aku menyadarinya, untuk mendekatinya aku harus dekat dengannya. Bahkan walaupun sikapnya dingin, dia masih OnOn lucu.
"OnOn kita sudah dewasa bukan⁽⁽ଘ( ˊᵕˋ )ଓ⁾⁾?"
"Pe-pergi!⁄(⁄ ⁄•⁄-⁄•⁄ ⁄)⁄"
Yah, aku memang mengangkat dagunya. Melihat pipinya memerah seperti ceri segar.
Lalu aku tersenyum licik, "lihat wajahku OnOn~"