Diany adalah namaku,kini aku sudah bekerja walaupun pekerjaan ku tdk separti apa yg aku cita citakan tapi aku bersyukur mendapatkan ny.
Untuk seseorang,yg aku perhatikan dari kejauhan...aku menyukainya karna dia orang yg ramah,dia selalu tersenyum,walaupun senyuman itu bukan untuk ku.
suatu hari dia menyapa ku,
Fadli: hai diany🙋♂️,kau nampak berbeda hari ini,,,bolehkah aku mengajakmu pulang bersama?
Diany: hai...apa?denganku?ada perlu apa?(dlm hati senang tpi hrus tetap tenang)
Fadli: aku ingin mengobrol dengan mu,apakah hari ini kau mempunyai janji dgn yg lain?
Diany:tidak,,,
Fadli: jadi gmn?mau ga?
Diany: ok
Hari pun berakhir,aku dan sahabatku bersiap2 untuk pulang
Lita: diany sudah selesai?mari kita pulang
Diany: emh....lita,aku ada janji dgn fadli akan pulang bersama,mau kah kau menemaniku,aku agak canggung bila hanya brdua.
Lita:😱 what? apa aku ga salah dengar?
Diany: kmu ga salah dengar kok,tdi pagi dia bilang
Lita; aku ga mau,nanti di kira obat nyamuk
Diany: engga lah,ayo temani aku
Lita; ayo aja,asal fadli ga keberatan...
Kami pun berjalan menuju lif,benar saja fadli telah tiba di sana,dia melambaikan tangan padaku
Fadli: diany,sebelah sini
Diany; aku mengajak lita,gpp kan?
Fadli; gpp,ayo jln
Kami bertiga sampai di sebuah kafe,kita mengobrol dgn asyik ny,tak lupa kita bertukar no hp
Setelah 1 jam,kita pun pulang......ting tong,nada sms di hp ku berbunyi,lalu ku buka...
Fadli: sudah sampai rumah diany?
Diany; baru nyampe,kmu?
Fadli; udh dari tdi,,,jdi gmn ych?
Diany; apanya?
Fadli: kaya ny aku suka kamu diany,aku udh lama merhatiin kmu...jdi gmn dgn mu?
Deg,jantung ku hampir mau copot,orang yg ku suka ternyata dia juga menaruh hati padaku,...kau tau aku serasa terbang tapi aku harus tetap tenang🥰
Fadli; knp ga di bls?kaget ych?tolong pertimbangkan,aku tunggu jwbn mu sampai besok
Aku harus jawab apa?saking seneng ny pengen loncat2,dan aku cerita pada lita apa yg harus aku lakukan,secara ini adalah cinta pertamaku,,,,
Pagi hari pun tiba,seakan hari ini hari yg paling indah,begitulah orang yg lagi kasmaran...
Fadli: pagi diany,kau berhutang jawaban padaku,jadi bagai mna?
Diany; klu kau suka,boleh
Fadli; asyik...sekarang kau pacarku
Aku tertunduk,mungkin ini perasaan senang,akupun menjadi salting
Selamt brow...kata temn ny fadli sambil melihat ke arah ku,
Lita:wis pajak jadian ny mana,hehe...selamat yach diany,akhirnya punya pacar juga
Aku hanya tersenyum
3bln sudah aku menjalani hubungan pacaran,tpi aku tdk seperti kebanyakan orang,aku hya pacaran lewat hp,bertukar sms dgn dia,kalau jalan2 pun aku mengajak lita sahabatku,karna aku selalu memegang kata2 ibuku bahwa perempuan bagaikan piring antik,piring itu di jga dgn baik maka orang akan selalu melirik dan harganya pun selangit,apabila piring antik itu pecah,jangankn membeli melirik pun takan ada yg sudi,jika di perbaiki akan tetap ada bekas pecahan ny,harga pun tiadak ada lagi.
Suatu hari,aku melihat fadli di gandeng erat oleh gadis cantik,berpostur tinggi berkulit hitam manis,jangankan laki2 akupun perempuan terpesona oleh ny.sambil bernada manja dan tak lepas menggandeng tangan fadli,ia berkata "kenapa kesini?aku memintamu untuk pergi menemaniku belanja"
Fadli: sebentar ada yg mau aku ambil dulu
Fadli dan perempuan itu melewati tempatku,tanpa penjelasan fadli hanya tersenyum padaku,aku tidak mengerti apa maksudnya,kalian tau apa yg aku rasakan?sakit dan terasa sesak di dada,mungkin ini lah yg di namakan cemburu?
Lita yg melihatnya pun menghampiriku
Lita: gila,pacarmu di gandeng cewe lain,kmu ga marah?
Diany; untuk apa marah?(sambil menahan sesak di dada krna tak mau terlihat kecewa)
Lalu aku memalingkan tubuhku,dan berjalan menjauh,lita menghampiriku dan memelukku dari belakang,terasa basah di pundak ku,saat aku membalikan badan ku lihat lita menangis
Diany; knp kau menangis lita?
Lita: jangan melihat ny,aku tak bisa setenang dirimu,lihatlah mereka seakan memamerkan kemesraan di hadapan orang lain,dia tidak memperdulikan perasaan mu diany,,,
Diany: trus?aku harus apa?aku akan menghargai dia,biarkn dia menjelaskan ny nanti...sudah jgn menangis,aku saja tdk apa2 kan
Bukan berarti aku tak sakit,tpi mungkin inilah yg terbaik yg allah tunjukan padaku
Esok harinya,fadli pun datang menghampiri ku,
Fadli; diany,yg kemarin adalah temanku,dia baru datang dari luar kota
Diany: owh...lalu knp kau tak mengenalkan ny pada ku kemarin?
Fadli; maaf ,,aku sedang menguji mu!
Diany; apa?menguji?aku bukan sebuah kertas ujin yg akan melafalkan sebuah jawaban
Fadli: bukan begitu maksudku,kau sepertinya tdk mencintaiku,bahkan kau seperti tidak peduli padaku kemari!
Diany: aku bukan tdk peduli,tpi aku menghargaimu,jika kemarin aku marah2 apakah kau akan ada harganya di mata orang?coba kau pikir jika kau jadi aku,mungkin aku tidak lulus melalui ujian mu?atau kau yg telah gagal dlm mengujiku?
Fadli; aku tidak bermaksud
Diany;sudahlah mungkin kata teman lebih cocok untuk kita,karna aku melihat kau lebih nyaman dgn teman mu,terima kasih sudah mengisi hari2 ku...ku harap kita berdua menemukan orang yg cocok
Fadli: maafkan aku diany,,,apa kau akan membenci ku?
Diany: tikak...karna kau teman ku sekarang!
Aku tak bisa menahan bendungan air mata,aku pun pergi meninggalkn fadli yg masih mematung.
Jangan menangis diany kau harus kuat,aku bergumam pada diriku sendiri,ini ujian cinta,karna orang yg benar2 sayang padamu akan selalu menghargai mu,tdk akan memaksamu untuk menjadi orang lain....
DYM 2009....🤗