Penyesalan memang selalu datang terakhir,"Tapi ini lah yang terjadi awal kisah ku.
Nama ku lufita sari.Pada hari ini...adalah hari wisudah ku....di mana semua orang sedang bergembira.Akan tetapi aku memang senang karena ayah ku menyempat kan diri nya untuk menemaniku wisudah, "walau tampa ada ibu di samping ku karena ibu ku sudah lama sekali meninggal karena penyakit nya.di saat usia ku masih menginhak 1 smp.
Dan hal yang paling mengejut kan ku adalah sewaktu sampai di rumah, "Ayah berkata ke pada ku. "Karna ayah yang merasa berhutang budi ke pada sahabat nya serta mereka sudah sepakat akan menjodoh kan ku dengan anak sahabat nya itu.
Dan kalian tau kalau keluargaku bisa di sebut juga keluarga yang sangat berada dan berpengaruh di kota ku."Akan tetapi ayah selalu menutup jati diri nya serta selalu merendah dan bersikap selalu sederhana di hadapan siapa saja....bahkan ke rekan bisnis nya sekalipun.
Lalu aku pun terkejut....akan tetapi...ayah mengancam dengan penyakit nya itu.Karena ayah ku mempunyai penyakit jantung dan aku takut sekali kehilangan ayah."Karena cuma ayah lah keluarga ku satu-satu nya.
Rencana pernikahan pun sudah di tetap kan 3 hari lagi.Dan yang aku dengar kalau Rian Prasetio."Iya Rian Prasetio adalah nama calon suamiku yang angkuh dan sombong,"karna iya merasa anak dari pengusaha terbesar di kota nya.
Dan kesepakatan pun sudah di sepakati seluruh pihak keluarga.Dan Rian juga terpaksa menyetujui pernikahan kami karena Rian juga di ancam ayah nya dan apabila Rian tidak menyetujui nya maka jabatan presiden direktur di perusahan ayah nya akan di berikan ke pada orang lain.
Kini tibalah acara pernikahan kami.Dan acara nya sangat megah serta mewah,"Akan tetapi di sini lah awal penderitaan ku.
Setelah semua para tamu undangan pulang.Kami ber dua pun segerah memasuki kamar pengantin kami.
Dan disini Rian pun mulai berkata dengan kasar dan berucap...ingat yah...kita ini cuma suami istri di atas kertas saja dan jangan kamu mengharap kan lebih dari ku.Dan malam ini kamu tidur di atas sopa itu saja.Karena aku tidak sudi tidur seranjang dengan mu.
Dan aku pun mulai menangis serta menetes kan air mata mendengar perkataan yang menyakit kan hati ku ini.Akan tetapi aku mencoba bersabar dan berkata di dalam hati. .sabar lufita..ingat...ini demi ayah.Trus aku pun mengambil selimut dan bantal ku serta tidur di atas sopa.
Nampak hari sudah subuh aku pun tebangun dan segerah solat serta pergi kedapur hendak membuat sarapan pagi buat suamiku.
Tapi apa yang ku terima pagi itu...muka masam nya serta sedikit pun sarapan itu tidak di toleh nya.
hati ku merasa sakit kembali...lalu aku berkata di dalam hati biar ku coba buat sarapan siang dan mengantar nya ke kantor.
Disaat aku memasuki kantor suami ku...aku yang sedang ingin memasuki ruangan nya di hadang seketaris nya...akan tetapi aku bersikeras masuk dan nampak suami ku sedang bercumbu dengan rekan kerja nya...hingga bekal makanan yang ku bawa terjatuh dan membuat pasangan tersebut menoleh dan yang lebih menyakit kan lagi suamiku mengusir ku dari kantor nya itu.
Aku pun berlari meninggal kan kantor dengan menetes kan air mata."Hingga sampai lah di rumah dan aku memutus kan untuk tidak memperdulikan nya lagi.
Sudah sebulan pernikahan kami dan yang terjadi masih dengan sikap kami masing-masing dan saling cuek...bahkan Rian pun pulang kadang dengan mabuk nya... aku pun masih bersabar,hingga terdengar lah kabar ke telingah ayah ku...kalau suami ku tidak memperlakukan ku sebagai istri bahkan berselingkuh dengan terang-terangan.
Dan kabar tersebut membuat kambuh penyakit jantung ayah ku..hingga aku mendapat telpon bahwa ayah masuk rumah sakit dan tampa memberi kabar aku pun langsung menuju ke rumah sakit.
Di ruan RCU ayah ingin bertemu dengan ku ..dengan keadaan sekarat dan napas terengah-engah ayah berkata...maaf kan ayah berkata dengan suara terputus-putus....ayah belum bisa membahagia kan mu dan apa pun ke putusan mu...ayah akan menyetujui nya...lalu tiba-tiba...jatung ayah pun berhenti...dan aku pun menangis sejadi-jadi nya sambil memanggil nama ayah.
Di rumah Rian mengamuk karna tidak menemu kan ku,"lalu menelpon ku dan berkata ..kemana kamu pergi...kenapa tidak pamit ke pada ku...dan kalau itu mau mu...kamu pergi saja selama nya dari rumah ini dan kita segerah bercerai.
Lalu aku pun berkata...baik mas...kamu urus saja surat cerai nya...lalu aku pun pulang ke rumah ayah dan segerah mengurus jenazah ayah ku.
Setelah pemakaman selesai...dan beberapa hari itu pun surat cerai pun datang dan tak lama kami pun resmi bercerai.
Aku pun memulai kehidupan baru dengan menerus kan perusahan ayah ku dan sedang mengada kan kerja sama dengan sebuah perusahaan asing.
Disaat pertemuan..ternyata wakil dari perusahaan asing tersebut adalah sahabat sma ku dulu Aditia pratama...kami pun terkejut dan akhir nya bercerita tentang masa lalu...dan sepakat tentang perkerjaan sampai kami pun selalu bertemu karna kerja sama prusahan kami.
hingga suatu hari...Aditia pun memberani kan diri untuk melamar ku...aku pun berkata ..aku masih trauma dengan pernikahan pertama ku...tapi kalau kamu bersabar aku akan mencoba nya.
Lalu Aditia pun menjawab...aku akan terus menunggu mu ..hingga hari-hari pun terasa menyenang kan dan. aku pun mulai membuka hati ku dan hendak menerima aditia.
Di pertemuan makan malam itu..Aditia mencoba melamar ku kembali dan kali ini aku menerimannya.
Hati ku mulai merasa bahagia ..dan nampak aku sudah melupakan masa lalu ku."Akan tetapi...di kota sebelah terdengar kabar kalau perusahaan mantan suami ku mengalami ke bangkrutan dan bahkan rumah nya pun akan di sita bank.
Dan karena kedua orang tua nya sudah terlanjur malu serta sakit hati juga kepada anak nya yang sudah memanfaat kan mereka dan membuat malu di hadapan sahabat nya.Maka orang tua nya pun tidak bisa berbuat apa-apa dan membantu anak nya itu.
Dan Rian pun berkeliling mencari bantuan inpestor sampai lah iya terdengar kabar di kota seberang perusahaan terbesar sedang mencari kerja sama dengan sebuah perusahaan.
Dan pergilah Rian ke prusahaan tersebut hingga mereka berdua bertemu kembali dan Rian memohon untuk segerah rujuk serta kembali bersama nya.
Lalu lufita pun berkata maaf mas tapi sekarang aku sudah mempunyai pasangan.
Tapi Rian pun terus memohon dan berkata maaf ke pada lufita hingga aditiya pun tiba dan berkata ke pada lufita ada apa ini sayang.
Dan lufita pun berkata perkenalkan mas ini mantan suami ku dan ini suami ku yang sekarang...Rian pun merasa sedih dan sangat menyesal hingga dia pergi meninggal kan perusahan tersebut dengan keadaan yang kacau.sekian...dan penyesalan memang datang di akhir trimakasih sudah sudi membaca nya...