"kak reyhan" seorang gadis melambai sambil tersenyum , menghampiriku
" kakak gk inget sama aku" tanya nya
" maaf , aku tak mengenalmu " ucap ku jujur
dia pun tersenyum masam
bulu kudukku meremang , aku menatap sekeliling.
rasanya mustahil klu ada seorang gadis d tengah hutan seperti ini.aku mulai tak nyaman, sepanjang perjalan dia terus mengikuti ku.
" kamu sebenernya siapa, kenapa ngikuti aku terus. aku bener2 gk kenal kamu.?" protes ku
" aku cuma mau melindungi kakak, sama seperti kakak melindungi ku waktu aku kecil " jawabnya
walaupun bingung, aku membiarkannya .lagi2 aku berputar2 d tempat yg sama, aku mulai lelah.
" ayo kerumah ku , kakak pasti capek jalan terus" ajak nya . walau ragu aku ahirnya mengikutinya.
tak lama kami sampai , d sebuah desa . anehnya , aku merasa sudah melewati jalan ini tadi . tapi , tak melihat ada desa.tepukan d pundak ku membuyarkan lamunanku
"ayo kak, itu rumah ku " tunjuknya. aku mengangguk , meskipun heran karna semua rumah sama persis . beratap ilalang dan berdinding bambu, lengkap dengan dipan dan semua perabotan yg d buat dari bambu. suasana yg asri dan udara yg sejuk , membuat siapa pun akan betah.
semua orang yg ku temui menatap ku aneh , seolah tak suka . aku tak tau mengapa ?
orang tua gadis itu menyambutku ramah, dia menghidangkan makanan dan minuman yg enak .karna kelaparan aku pun menghabiskan makanan dan minuman d meja .dan mengucapkan terimakasih.
" Nara , pergi ambil ka bagian daging d rumah kepala suku ya, buat makan nanti malam " pinta ayahnya
aku merasa familiar dengan nama itu , ingatan ku kembali pada saat itu
#flashback on
waktu ikut kakek mencari kayu bakar ,aku terpisah darinya.hari itu pertama kalinya aku ikut kakek mencari kayu bakar , untuk mengisi liburan. kakek bilang jangan pernah menyebrang sungai , karna itu hutang terlarang.meski terdengar aneh , aku menuruti perintah kakek.sampai aku menemukan anak se ekor harimau yg masuk perangkap pembu. awalnya aku takut sekaligus heran, bagai mana mungkin d tempat seperti ini ada harimau.apa lgi dekat pemukiman warga, karna setauku hutan ini bukan marga satwa .ini adalah hutan desa , biasa tempat warga mencari kayu bakar.meski begitu warga d larang menebang pohon , hnya boleh mengambil ranting yg sudah kering atau pohon yg mati.itu adalah pantangan yg tak boleh d langgar , entah kenapa tapi itu sudah aturan turun temurun.
aku melepas anak harimau itu dari kurungan yg d jadikan perangkap.meski takut aku berusaha mengeluar kannya. anak harimau itu terlihat sangat lemah , mungkin sudah berhari2 dia terkurung.aku menggendong nya ,untung saja dia diam tak berontak. tapi sebuah suara mengagetkan ku
" lepaskan anak harimau itu , dia milikku " hardik nya sambil menodongkan senjata
" tidak , dia hampir mati.kalian tidak boleh menyaki tinya." jawab ku mencoba tenang ,walau sebenarnya takut.
" dia ada dalam perangkap kami , jadi dia milikku.ayo berikan !!" temannya yg lain mengambil anak harimau itu dari ku. tapi saat ada d tangannya anak harimau itu menyerang nya .sehingga terlepas, perhatian orang yg memegang senjata pun teralih kan. aku lari secepat yg aku bisa.
saat aku rasa sudah jauh , aku menoleh.anak harimau itu ternyata mengikutiku , walau pun ahirnya ambruk karna ke lelahan.aku menggendongnya menuju sungai, lalu aku berikan dia minum dengan tangan ku. dia mulai baikan, tapi aku harus sembunyikan dia d mna ?. aku bingung , sampai ahirnya aku melihatvhutan d sebrang sungai itu , ya hutan larangan. ia pasti aman d sana pikir ku . dengan hati2 aku mulai menyebrang sungai sambil menggendongnya. 10 menit ahirnya aku sampai d sebrang meskipun berkali² terpeleset dan basah kuyup.
"seet... " aku merasa seperti ada yg menyambar d tubuh ku membuat ku mundur selangkah . tapi aku tetap melanjutkan perjalanan . rupanya itu adalah pagar pembatas hutan larangan .meski tanpa kusadari melewatinya.
setelah kurasa cukup jauh dan sudah aman. aku melepasnya.
" kamu aman d sini , pergilah . ingat jauhi manusia , karna tidak semua baik." ucap ku padanya. aku pun berbalik dan pergi.tapi anak harimau itu terus mengikutiku.
" pergilah kamu tidak aman bersama ku, setiap hari aku akan mengajak mu bermain. tapi harus janji jangan menyebrang sungai. aku yg akan kesini. " bujukku agar dia tidak mengikutiku . seolah mengerti dia tak mengikutiku.
sudah dua hari , sejak kejadian itu . aku bercerita pada warga tentang pemburu yg membuat perangkap dan membawa senjata.dan hari ini polisi d bantu warga berhasil menangkap mereka. aku bernafas lega. dengan sembunyi2 dan bnyak alasan aku menemui anak harimau itu d sebrang. ternyata dia menungguku , masih duduk d samping batu besar . sama seperti saat aku meninggalkannya.
kami pun semakin akrab , sampai liburan berahir. aku berpamitan padanya
" aku akan kembali ke kota , ingat jangan pernah menyebrang sungai ya . " aku memberikan kalung berliontin merah d lehernya .
" sekarang nama mu NARA ' hanya aku yg tau nama itu dan jangan lepas kalung d lehermu oke . biar nanti klu kita ketemu lg aku bisa tau cuma ngeliat kalung itu. sekarang aku harus pulang , jaga dirimu baik2 ." pamitku sambil mencium pipinya seperti biasa.dengan berat hati aku meninggalkannya.
#flashback off
ku tepis semua pikiran itu .bapak menyuruhku istirahat d kamar yg sudah d siapkan istrinya.
karna lelah aku tertidur, sampai suara perdebatan membangun kan ku.
" kamu harus mengembalikannya ke dunianya nak, " itu suara bapak
" bapak mu benar, jika sampai mata hari tenggelam dia tidak kembali dia akan mati ... karna roh nya tak bisa kembali " sambung ibu . aku menutup mulut tak percaya . jadi kecurigaan ku benar, bahwa mereka yg sebenarnya bukanlah manusia. karna kaget , aku menjatuhkan gelas bambu hingga terbentur dinding.mereka pun berlari menghampiri ku
" jangan mendekat !, siapa kalian yg sebenarnya . aku ada d mna , jelaskan pada ku?! teriakku panik.
NARA pun menangis , mencoba mendekat .aku bisa melihat kalung yg aku berikan padanya.ternyata benar ,dia adalah anak harimau yg aku selamatkan.
dia bersimpuh , dan memohon maaf.
" maaf kak , aku mulai jatuh cinta saat kakak menolong ku waktu itu, aku selalu berharap dapat terus bersama kaka. jadi begitu melihat kk terbaring d bawah jurang , timbul pikiran untuk bersama kk selamanya . jadi aku membawa roh kk ke sini " terangnya sambil terisak
"ayah dan ibu sudah menjelaskan semuanya , bahwa dunia kita berbeda . jika aku memaksa kakak akan mati ..." tangis nya semakin deras.
" kakak mungkin akan ada d sini selamanya , tapi kakak akan membenciku setelah tau yg sebenarnya . aku gk mau itu, lebih baik aku hnya bisa melihat kakak dari jauh dari pada kk benci aku " jelasnya panjang lebar
aku meraih pundaknya dan mengajak nya berdiri .dia pun memelukku erat
" maafin aku kak, tolong jangan benci sama aku" pintanya
" aku gk benci sama kamu , cuma cara kmu salah. klu kamu pingin ketemu aku kmu bisa datang . meski dalam wujud harimau aku pasti bisa tau . dari kalung yg aku kasih." ucap ku menenangkan nya .
" maaf aku tak mengenalmu , klu kamu berwujud manusia seperti ini." ucap ku menyesal
" sebenarnya kami bangsa harimau kala, bisa berubah wujud seperti manusia jika d dunia kami" timpal ayahnya
" tapi tidak d dunia manusia, kami akan berwujud harimau di mata mereka." lanjutnya
" terima kasih karna menyelamatkan anak kami hari itu, sekarang kmu harus kembali . mata hari akan tenggelam 1 jam lagi. " ucap ibu mulai hawatir
" antar kakak mu nak, kalian tak bisa bersama . tapi tetap bisa jadi saudara. kmu masih bisa menemuinya.kalian harus pergi sebelum terlambat." peringat bapak
Nara mengantar ku kembali ke tempat pertama kami bertemu.
" pergilah kak, aku sayang kakak" ucapnya tulus sambil melambaikan tangan
perlahan mataku terbuka , mulanya samar sampai ahirnya jelas. aku bisa melihat nara dengan jelas dalam wujud YANG SEBENARNYA. sebelum kesadaran ku mulai hilang.