Aluna, seorang artis berwajah imut yang telah dikenal oleh warga mancanegara. Suatu hari, setelah selesai melakukan pemotretan dengan salah satu brand yang telah menjalin kontrak dengannya ia memergoki sang kekasih sedang memadu kasih dengan wanita lain. Bercumbu di kamar apartemen yang telah ia beli untuk sang kekasih.
Sesak, kecewa, sakit. Itulah yang Aluna rasakan, namun sekuat tenaga ia tak menumpahkan air matanya di depan sang kekasih, atau lebih pantas disebut mantan kekasih. Ia melabrak keduanya, memaki dengan begitu sadis pada kedua orang yang masih berbaring di kasur, dengan keadaan telanjang bulat.
"Apa kau tidak punya malu? Dasar pria bajingan! Jangan harap kau bisa menginjakkan kakimu lagi di sini! Pergi dari sini atau security yang bertindak!"
Meluap sudah. Amarah seorang artis yang terkenal manis itu meledak, cacian makian dan hinaan terus terlontar dari mulut mungilnya. Selesai dengan pasangan bajingan dan wanita tak tahu malu itu, ia segera pergi. Pergi untuk kembali ke apartemennya yang tak terlalu jauh dari apartemen itu.
Namun kejadian tak terduga menimpa. Ia kecelakaan, musibah yang mengambil kebebasan dirinya berjalan. Ia lumpuh, kedua tulang kakinya retak. Baru saja mendapatkan ujian seperti itu, ia dikejutkan dengan berita skandalnya. Video panasnya dengan sang mantan kekasih bajingan itu tersebar. Bukan benar-benar video panas, hanya acara lumatan bibir yang begitu sensual dan bahkan di video itu mereka ingin melakukan hubungan intim, namun video terhenti sampai di situ.
Semua orang mulai mencibirnya, menjelekkan namanya. Berita-berita dari sumber tak bertanggung jawab bermunculan, yang isinya jelas menjelekkan namanya. Kedua orang tuanya memutuskan untuk Aluna sementara tinggal bersama sang Kakak. Menjalani pengobatan di sana, sembari menemani sang kakak iparnya yang tengah hamil.
Seorang dokter terbaik di datangkan oleh sang kakak, ia menjalani pengobatan itu dengan setengah hati. Dokter itu baik, humoris, begitu telaten dalam menjaganya, ditambah wajahnya yang tampan bagai artis Hollywood terkenal. Pria itu bernama Aditya, dokter tampan yang sungguh perhatian padanya.
Singkat cerita, kedua manusia ini saling memendam rasa. Hingga malam yang seharusnya tak pernah terjadi itu mereka lewati. Makin hari, keduanya kian mesra. Hingga pada suatu hari, Aluna mendengar Aditya ternyata sudah menjadi tunangan orang lain.
Aluna marah, rasa kecewanya jauh lebih besar dari apa yang ia rasakan ketika memergoki mantan kekasihnya bercumbu dengan wanita lain. Dengan kasar Aluna mengusir pria itu, mengusir Aditya yang bahkan belum sempat menjelaskan apapun pada Aluna.
Beberapa bulan kemudian, Aluna sembuh. Kakinya sudah kembali pulih. Cerita skandalnya sudah hilang semenjak jumpa pers waktu itu. Ia kembali pada kegiatannya di dunia entertainment. Namun nahas, ia kembali bertemu dengan Aditya. Wajah pria itu makin nampak menawan sejak terakhir kali ia lihat, padahal baru beberapa bulan mereka tidak bertemu.
Salah diantara temannya ternyata mengenal Aditya. Ia mengatakan Aditya akan menikah dalam bulan ini. Air mata Aluna jatuh dengan begitu deras begitu ia mengetahui ada sosok nyawa baru di dalam rahimnya. Dengan kekuasaan yang dia punya, Aluna nekat menculik Aditya. Menyekap pria itu di apartemen mewah miliknya.
Aluna nekat, ia meniduri Aditya dengan air mata yang tak pernah berhenti mengalir. Malam itu, ia dekap dengan erat tubuh kekar pria yang selalu ia rindukan akhir-akhir ini. Tak sedetikpun ia lepaskan pelukan itu, saat ini ia putuskan untuk menjadi egois. Ia menahan Aditya untuk dirinya sendiri, tak akan ia biarkan Aditya jatuh ke pelukan wanita lain.
Ia menyelidiki semuanya, ia mengetahui Aditya hanya terjebak berjodoh konyol yang dilakukan para orang tua kalot mereka. Dan dari penyelidikan yang ia dapatkan, ternyata calon Aditya juga tengah mengandung. Mengandung anak orang lain.
Namun ternyata, calon Aditya itu tak mau melepaskan Aditya. Kekasih wanita itu tak mau bertanggung jawab. Namun, begitu mengetahui bahwa wanita yang ia cintai tengah mengandung, Aditya langsung bertindak tegas. Ia melindungi calon anak dan calon istrinya, melawan kedua orang tuanya yang terus saja berpikiran kalot. Hingga ayah Aluna bertindak.
Pria tua berwibawa itu menyelesaikan semuanya dengan cepat. Menikahkan Aluna dan Aditya meskipun kedua orang tua Aditya sama sekali tidak menyetujuinya.
Aditya bersimpuh di kedua kaki ayah dan ibunya. Ia menangis, mengeluarkan segala unek-uneknya selama ini. Mengatakan kelelahannya dengan sifat orang tua yang begitu dewasa, mengatakan keterlukaan batinnya begitu mengetahui tak bisa menjadi calon ayah yang baik untuk anaknya. Kedua orang tuanya luluh, mulai menerima Aluna dan calon cucu mereka.
Tamat...