Hari itu kerajaan disibukkan dengan adanya persiapan pesta kerajaan karena ratu kerajaan barat tengah berulang tahun. Seluruh pelayan dan para pengawal sangat sibuk di hari itu. Termasuk Raja, Ratu, Pangeran dan juga Putri.
Putri kerajaan itu sibuk memilih aksesoris yang terbaik, juga gaun yang indah untuk dipakai malam nanti.
"Pelayan, pastikan hari ini akulah yang paling bersinar saat pesta nanti" seru sang Putri.
Raja sedang mempersiapkan pakaian dan juga jubah yang terbaik. Sang Raja memilih jubah dari kain sutra yang diterimanya sebagai hadiah dari Kerajaan Timur bulan lalu.
"Pelayan, ambilkan aku jubah pemberian Kerajaan Timur, hari ini aku akan mengenakannya. Dan pastikan seluruh kaum bangsawan di pesta nanti melihatku dengan segan.
Disisi lain sang ratu sedang bermandikan segala jenis bunga untuk mengharumkan dan melembutkan kulitnya, sedang pelayan menyiapkan pakaian yang terbaik yang kemarin dipesan kepada penjahit terbaik di Kerajaan Barat.
"Yang mulia Ratu. Pakaian anda telah siap kapanpun anda akan memakainanya" seru salah satu pelayan Ratu.
Namun sang pangeran, tidak mempersiapkan dirinya. Dia hanya sibuk berlari mengejar ayam dan bebek di kandang.
"Berhenti kalian ayam dan bebek."
Dengan penampilan yang cukup berantakan dan banyak noda di wajahnya, Pangeran itu tetap bermain dan tidak menyiapkan diri.
"Pangeran, ayo bersiap, sebentar lagi pesta ualng tahun Ratu akan dimulai. Seru pelayan yang melayani Pangeran, namun pangeran tidak menghiraukannya dan tetap mengejar ayam dan bebek.
****Malam Pesta Ulang Tahun Ratu Tiba****
Pesta Ulang Tahun Ratu telah tiba, didalam kerajaan yang indah dengan instrumen yang megah , para bangsawan telah berkumpul dengan gaun yang sangat indah.
" Raja dan Ratu telah tiba" Seru seorang pengawal Raja dan Ratu.
Semua mata tertuju pada Raja dan Ratu yang memasuki aula pesta.
Tak lama kemudian, Putri dan Pangeran tiba
"Putri dan Pangeran tiba"
Kembali mereka dikejutkan oleh kecantikan sang Putri dan ketampanan Pangeran.
Hari itu mereka berdansa dan berdansa. Suasanya sangat gembira saat itu, mereka makan dan minum jamuan Kerajaan. Namun saat saat hari bahagia itu terjadi. Munculah satu wanita yang wajahnya menyerupai sang Putri, namun dengan pakaian yang compang camping tanpa alas kaki dan tudung berwarna hitam, penampilannya sangat berantakan.
Seluruh kaum bangsawan bertanya tanya, siapakah wanita ini, mengapa wajahnya sangat mirip dengan sang Putri? dan bagaimana dia bisa masuk kemari dengan pakaian seperti ini?
"Hentikan pesta ini"
Wanita itu berteriak dengan suara keras dan lantang. Lalu Raja dan Ratu berdiri dari singgah sana mereka.
"Siapa kamu? mengapa kamu bisa masuk kemari? Pelayan.. Usir wanita ini"
Belum sempat pelayan menangkapnya, wanita ini mengatakan hal yang mengejutkan.
"Aku adalah Putri Kerajaan Barat, dan Putri yang berdiri disana, adalah anak penyihir"
Semua orang terkejut mendengarnya, dan tidak ada yang percaya dengan kata kata wanita itu.
"Pelayan, usiar wanita ini, dialah anak penyihir yang sebenarnya"
Sang Putri memerintahkan pelayan untuk mengusirnya. Namun wanita ini berlari mendekati Raja dan ratu, lalu melepas tudungnya.
"Dengarkan aku. Aku Putri yang sebenarnya dan aku bisa membuktikannya."
Mendengar itu, Putri yang duduk dikursinya terkejut. Wanita itu menunjukkan bahunya dan memperlihatkan tanda lahir yang terlihat seperti seekor burung. Namun Putri itu datang menemuinya dan menunjukkan kedua bahnya.
"Lihat? dia ini penipu. Pelayan, usir wanita ini"
Melihat itu semua kaum bangsawan sangat yakin kalau wanita itu seorang penipu. Lalu wanita itu menunjukkan hal yang sangat luar biasa.
"Berhenti. Setiap ulang tahun Ratu, rambut Putri Kerajaan akan bersinar ketika jam menunjukkan pukul dua belas malam, dan rambutku akan bersinar tepat pukul dua belas malam."
Sang Putri terkejut, karena sebentar lagi jam akan menunjukkan tepat pukul dua belas malam.
"Apa yang kalian tunggu pelayan, dia palsu. Usir dia"
Namun waktu sudah terlambat, jam sudah menunjukkan pukul dua belas malam, dan terbukti rambut wanita itulah yang bersinar, sedangkan rambut Putri tidak bersinar.
Sang Raja sangat marah melihat itu.
"Pelayan, usir Putri palsu itu. Pasung kepalanya karena berani menyamar sebagai Putri dan membohongi Raja."
Tanpa berbicara, Pengawal segera menyeret Putri palsu itu dan langsung memasungnya.
Putri membersihkan diri bersama pelayan dan mengenakan gaun yang sangat indah untuk menghadiri pesta sang Ratu.
Dan para bangsawanpun bersorak.
~TAMAT~
Mohon like yaa teman teman. Maaf kalau ceritanya kurang menarik 😘😘