Malam itu diri ku pulang bekerja dari salah satu restoran,Malam dimana terlihat beda langit mendung menggelap aku berjalan menelusuri jalan setapak kebetulan rumahku ada di gang anggrek yang memang terkenal sepi.
Gang itu sering kali banyak pemuda tidak memiliki moral ketika waktu sudah masuk magrib,di saat itu aku pulang terlambat biasanya aku pulang sebelum jam 5 sore kali ini aku telat karena sahabatku tina telat masuk untuk menggantikan sip kami bekerja.
Aku berjalan memegang erat tas selempang ku kekhawaturan ku ternyata benar di gang sudah banyak pemuda yang berkumpul entah kenapa mata pria tersebut menatap ku seolah aku ini buruan nya.
"Eh neng cantik,dari mana neng."Seorang pemuda yang urakan mencolek lengan ku,lantas aku ketakutan melihat diriku sudah seperti gula di kerumuni oleh semut.
"Ikut abang yu neng kita mojok di warung kembar."Ucap si pria yang memiliki luka di pipinya sambil mencekam tangan ku.
"Awas minggir saya harus pulang."Ucap ku terus mencoba melepaskan genggaman pria tersebut.
"Ayolah neng tar ketagihan loh."Ucap pemuda yang sedang meneguk minuman dari botolnya langsung.
"Minggir atau saya akan teriak."Ucap ku sekali lagi menggertak ketiga pemuda tersebut.
"Teriak ajah ayo kalo bisa."Ucap kompak para pemuda tersebut tepat di depan muka ku.
"TOLONGGGGGGG."Teriak ku sekuat tenaga memberontak mereka bertiga.
"Ayo teriak siapa yang bisa membantu mu hahah."Ucap pria yang memiliki luka di pipinya.
"Ah menyusahkan."Teriak sang pria yang sedang meminum alkohon tersebut.
DUAGGG.
PYARRR.
Aku terjatuh dan tak sadarkan diri tapi samar samar setelah aku di pukul oleh botol minuman tersebut aku melihat seorang pria berjas bersama pria yang lebih berkarisma yang sedang setengah sadar memukul para pria tadi hingga kesadaran ku pun hilang dan entah apa yang terjadi pada ku.
"Nona bangunlah."Ucap Pria tersebut.
"Jons."Ucap pria setengah sadar tersebut.
"ya tuan."Ucap Pria bernama Jons tersebut.
"Bawa wanita itu ke mobil."Ucap Pria setengah sadar.
"Tapi tuan kepalanya terluka."Ucap Jons kembali melihat luka gadis yang dia tolong.
"Sudah cepat bawa sebelum aku mati karena obat sialan itu."Ucap Kendrik william,ya pria setengah sadar itu adalah Kendrik putra dari keluarga willian pewaris Group Willian Company perysahaan terbesar ke satu se Asia.
"Ba...baik tuan"Jons terpaksa membawa gadis yang tak sadarkan diri dan terluka itu kedalam mobil bersama Ken yang sudah menggila akibat pengaruh obat.
Setibanya di pintu mobil Jons segera memadukan gadis tersebut ke kursi belakang dan di susul oleh Ken.
"Sekarang diri mu Jons tunggulah diriku dan setelah aku selesai jaga gadis ini dan bawa dia kerumah sakit."Ucap Kendrik dan menutup pintu mobil sedangkan Jons berdiam diri di sebrang mobil tersebut duduk di sebuah gubuk yang tsk berpenghuni.
Hujan turun lebat membasahi jalanan kala itu bagi Jons malam itu sangat lah dingin hingga menusuk tulangnya tapi tidak dengan Kendrik pria tersebut sedang menyelam ke awan sana bersama wanit yng ia tidak kenal sama sekali dan sang wanita tetap tidak sadarkan diri meski tubuhnya sedang di gagahi seseorang.
"Tuan ku harap tidak akan terjadi masalah yang lebih besar daripada ini."Jons menatap mobil yang bergoyang di sebrang sana dan mengongat kejadian beberapa jam lalu dimana Ken sedang menghadiri pertemuan dan akan di jebak oleh rekan bisnisnya.
Malam semakin larut kini jam di tangan Jons menunjukan pukul 12.34 mobil sudah tidak bergoyang semenjak 20 menit yang lalu,betapa hebatnya obat yang di minum oleh Ken hingga iya mampu bermain berjam jam hanya didalam mobil.
"Sepertinya tuan sudah selesai,meski ini pengalaman pertama baginya tapi aku sangat salut dia mampu bertahan berjam jam aku sajah yang duduk di luar sudah lemas seperti tak bertulang."Ucap Jons melangkah ke mobil kemudian dia tancap gas ke rumah sakit dan tak lupa memakaikan selimut kepada 2 insan di belakang.
Mobil yang di bawa Jons sudah sampai di salah satu rumah sakit milik keluarga William,jons sudah memerintahkan kepala rumah sakit supaya merahasiakan ini semua dan merawat wanita tersebut.
"Baik tuan saya akan merawat gadis tersebut."Ucap Kepala rumah sakit.
"Baiklah akan ku pegang ucapan mu."Ucap Jons berjalan meninggalkan rumah sakit dan menuju Apartemen Milik Kendrik.
Beberapa hari sudah berlalu gadis yang dibawa Jons telah sadarkan diri setelah 2 hari tidak sadarkan diri di rumah sakit kini gadis tersebut sedang di periksa oleh dokter yang bertugas merawatnya.
"Siapa nama mu nona."Ucap dokter wanita pengurus.
"Nama ku Ellena Laurent"Ucap Ellena.
"Kau bukan dari Asia."Ucap sang dokter.
"Kenapa dokter bisa tahu."Tanya Ellena keheranan.
"Tentu sajah wajahmu menunjukan kamu keturunan Eropa seperti gadis Rusia."Ucap dokter tersebut sambil mengecek tekanan darah Ellena.
"Ya ibu panti bilang ibuku seorang model Rusia."Ucap Ellena.
"Lantas kenapa kamu tinggal di panti dan ibu mu seorang model pasti dia bisa menghidupimu."Ucap sang dokter.
"Aku terlahir tidak di ingin kan pasti dokter paham dengan ucapan ku."Ucap Ellena tertunduk.
Setelah hari dimana Ellena siuman sudah hampir 1 bulan lamanya gadia tersebut berpindah dari kontrakan sebelumnya ke kota lain hingga pada pagi hari ini Ellena tidak bisa masuk kerja tubuhnya lemas dari dia bangun dia terus memuntahkan isi perutnya.
"Ada apa dengan diriku kenapa aku muntah terus,apa aku masuk angin."Ellena berusaha menggapai gelas namun kesadaran nya tiba tiba menghilang dan.
PYARRR.
Samar samar Ellena membuka matanya dia mulai bisa melihat tembok putih seperti tembok sebuah rumah sakit dan dia pun mulai membuka matanya lebar lebar dan dugaan nya benar kini Ellena sedang berada di salah satu kelinik.
"Dimana aku."Tanya Ellena yang merasa heran.
"Nyonya istirahatlah dan jangan banyak bergerak."Ucap seorang dokter.
"Aku kenapa dok."Ucap Ellena.
"Nyonya anda sedang mengandung usianya kini menginjak 5 minggu jadi saya harap anda jangan terlalu cape."Ucap sang dokter .
"A...Apa dok saya hamil."Ellena sungguh syok dengan kenyataan yang ada dia hamil siapa ayah dari anaknya.?,apa ketiga pria itu.?.
Sang dokter yang menangkap tingkah Ellena pun mengerti dan memberikan sebuah nasihat untuk Ellena .
"Sebaiknya Anda jaga bayi tersebut dia tidak bersalah sayangi dia selayaknya seorang ibu menyayanginya."Ucap sang dokter.
Entah kenapantsjgan Ellena mulai turun dang mengelus perutnya yang rata ada rasa sayang di lubuk hatinya dan bahagia ketika dia menyentuh perutnya.
"Aku akan menjaga mu nak,kamu tak akan mengalami nasib seperti ibu mu ini setidak nya kamu masih memiliki ibu di dunia ini."Batin Ellina.
Semenjak Ellina pulang dari Kelinik dia di usir dari kontrakan karena kabar kehamilan jya yang tanpa seorang suami.
2 Bulan telah berlalu semnjak kejadian malam itu Kendrik mulai beraktifitas seperti biasa dan hidup dengan tenang namun beberapa hari ini dia kerap merasakan mual setiap pagi dan jika mencium bau Parfum dari siapa pun itu termasuk dirinya.
"Jons kamu pake minyak apa,apa jangan jangan kamu belum mandi."Ucap Kendrik sambil menutup jidungnya.
"Tidak tuan wangi saya masih sama dan saya juga telah mandi tadi pagi."Ucap Jons jujur dan mengendus tubuhnya sendiri.
"Sudah lupan dan bagai mana kabar wanita itu."Ucap Kendrik duduk di kursi kebesaran nya.
"Wanita mana tuan."Tanya jons.
"Wanita yang telah aku ambil kesucian nya apa kamu masih mengawasinya."Tanya Kenrik intens.
"Saya msih Men...gawat sudah 2 bulan aku tidak memantau gadis tersebut."aucap Jons dan tak sadar mendapat tatapan tajam dari Kendrik.
Setelah dimana hari Kendrik menanyakan keberadaan Ellena kini keluarnya nya telah mengetahu apa yang dilakukan sang pewaris Group William Company itu dan membuat semua keluarga marah besar termasuk kakek William sang kepala keluarga hingga 7 bulan berlalu Kendrik terus mencari keberadaan Ellena.
Samar samar di sebuah kamar terdengar suara tangisan bayi yang menggelegar seorang gadis berlalu meninggalkan cucian yang dia kerjakan dan memeluk sang buah hati yang baru berusia 3 minggu itu.
"Sayang Kenzi anak mama cucup yah mama disini kamu haus ya."Ucap Ellena,Ya gadis tersebut adalah Ellena bersama sang putra Kenzi Laurent putra yang telah ia lahirkan 3 minggu lalu.
"Pintar anak mama udah pintar ih sekarang mama nyuci lagi kamu diem ya biar mama cepet selesai."Ucap Ellena meletakan kembali Baby Ken.
Ellena hidup berpindah pindah tempat di karenakan semua tetangganya selalu menggunjingkan masalah anak nya yang tidak mempunyai ayah dan di sebut anak haram hingga pada akhirnya dia tinggal di salah satu rumah pemberian seorang tokoh agama untuk di tinggali Ellena dan Kenzi kecil.
Sedangkan di kota besar sana Kendrik terus mencari Ellena kontrakan demi kontrakan dia temui bahkan di mendengar berita bahwa Ellena hamil,di sana lah dia mulai merasa sangat bersalah jarena telah menelantarkan wanita yang telah dia lecehkan dan bersama anak nya,entahlah Kendrik begitu yakin Anak yang Ellena kandung adalah buah hatinya karena saat ia merasakaan tubuh Ellena dia adalah yang pertama bagi Ellena.
Hingga pada saat ini sudah hampir 6 bulan berlalu Kendrik terus mencari Ellena dan pada akhirnya dia mendapat berita bahwa Ellena ada di salah satu kota terpencil dan akhirnya Kendrik pergi untuk segera menemui Ellena dan buah hatinya.
Di duatu tempat para warga mengerumuni seorang manita yang sedang mendekap erat bati mungil yang menggemaskan tersebut dari kerumunan para warga air matanya terjatuh mendengar cacian dan makian dari para warga tentang anak nya.
"Alah anak haram dasar wanita murahan."Teriak seorang ibu.
"Jika sekalinya murahan akan terus begitu sebaiknya kita usir sajah dia di kampung ini."Ucap ibu ibu memprofokasi para warga.
Hingga akhirnya sebuah kobil berhenti dan memecah kerumunan dan alangkah terkejutny aorang tersebut melihat wanita yang ia cari sedang terduduk memeluk seorang anak bayi laki laki di pelukan nya.
"Iya ibu ibu lagian siapa yang mau kampung ini menjadi saksi anak haram ini tumbuh."Teriak seseorang.
"CUKUPPPPP."Teriak seorang pria yang tak lain adalah Kendrik.
Semua terdiam melihat oria tampan berjas dan mulai berbisik jika pria yang didepan nya sekarang adalah pewaris dari perusahaan nomor 1 di Asia siapa lagi kalo bukan cucu dari Vino William.
"APA KALIAN SUDAH PUAS MENERIAKI PUTRAKU SEBAGAI ANAK HARAM HAH."Teriak Kendrik sontak membuat Masyarakat heran termasuk Ellena.
"Wanita dan anak yang kalian hina ini adalah ibu dan anak ku pewaris Kerajaan bisnis William apa kalian ingin melihat perkampungan kalian di gusur Hah."Gertak Kendrik kepada masyarakat tersebut dan kini mereka lah yang diam dan Ellena menatap bingung pria yang berdiri di depan nya.
Setelah kejadian itu Ellena sempat tidak percaya namun Kendrik melakukan tes DNA dengan sang putra dan akirnya Ellena oercaya.
Dan inilah Ellena sekarang seorang nyonya Kendeik William ibu dari sang pewaris Group William Cimpany berikutnya,wanita cantik yang di kenal akan ke tangguhan nya dan hari ini juga Ellena mengetahu ibunya sang model Rusia telah mati bunuh diri karena depresi 4 tahun lalu,kini Ellena hidup bahagia bersama anak dan suaminya bahkan kini Kenzi akan memiliki seorang adik yang di prediksi bayi perempuan.
TAMATTTT🖑