"maaf" hanya itu yg bisa d ucapkan ilyas, mantan pacarku.
"apa hanya itu yg mau kamu katakan ,setelah sebulan menghilang tak ada kabar!" tangan ku mengepal ,berusaha keras untuk tidak menjatuhkan air mata yg mati- matian aku tahan.
"aku tak pnya pilihan, aku harus bertanggung jawab atas semua perbuatanku.kedua orang tua azia sudah meninggal ,dan permintaan terahir ayahnya adalah menikahi putrinya yg d nyatakan lumpuh". ucap ilyas pasrah
"lalu bagai mna denganku!. setelah ku serahkan mahkotaku yg pling berharga , apa kamu tak harus bertanggung jawab!!!???.ucap ku yg mulai tak tahan lgi
"aku tau ,tapi kmu bisa mencari laki² lain untuk menikah. sementara azia , tdak akan ada yg mau menikahi gadis yatim piatu yg lumpuh.aku tidak mau masuk penjara, klu keluaga mereka menuntut !!!." ilyas mulai meniggikan suaranya
aku meremas ujung kemejaku ,geram dan marah !!.apa dia pikir kehormatan wanita tidak berharga sama sekali.meski jaman sekarang bukan hal asing , bagi pasangan melakukan hubungan badan sebelum menikah. tetap saja mereka menikah dengan pasangan mereka bukan dengan orang lain.
"aku memang ceroboh, harusnya aku tak memaksakan diri untuk plang malam itu .musim kemarau begini ,kota palembang sering berkabut di malam hari. tpi aku tetap nekad plang , karna ingin menyiapkan kejutan ulang tahun untuk mu!!.. karna besok malamnya dalah hari ulang tahunmu.!!" kata2 ilyas mulai lembut dan tertunduk pasrah
"tapi apa tidak ada cara lain, untuk bertanggung jawab. bukan kah kmu sudah membiyayai seluruh pengobatan mereka, bahkan menghabiskan semua tabungan untuk biaya pernikahan kita." ucapku masih tak terima
"maaf, aku tau itu tabungan yg kita kumpulkan bersama untuk pesta bernikahan kita.aku akan berusaha untuk mengembalikan uang yg kmu kumpulkan bersamaku.hanya itu, yg bisa aku janjikan saat ini." helaan nafasnya terdengar berat
"apa kmu tak mencintaiku lagi,semudah itu kah kmu berpaling.sebulan kmu tak ada kabar, dan sekarang kmu datang dengan undangan .dan hnya berkata maaf !!semudah itu. " ucapku kecewa
"kamu tau aku sangat mencintaimu, dan kita sudah menyiapkan pesta pernikahan kita dari jauh hari. tapi takdir tidak berpihak pada kita hanifa ."ilyas mengacak rambutnya frustasi
air mataku mulai luruh, dan kini mulai banjir. taman yg mulai sepi karna beranjak malam ,jadi saksi dua insan yg tak berdaya oleh takdir.
"maafin aku, aku juga tak berdaya.klu aku tak menikahu azia , kita juga tak mungkin bisa bersama. mereka akan menuntut , dan aku akan d penjara.bukan untuk waktu yg sebentar masanya." ilyas menggenggam jariku erat
tangisku benar tumpah, ilyas menarikku membawa kedalam pelukannya .aku membalas pelukan itu sama eratnya, tak ada kata yg mampu terucap dari bibir kami.aku merasa bahunya bergetar, mungkin dia jga menangis .tapi aku sama sekali tak ingin mengurai pelukanku, karni ini adalah pelukan terahir kami.untuk salam perpisahan yg pling menyakitkan.
setelah kurasa cukup , aku pun mulai menjauh dari tubuhnya.aku memandang wajahnya yg kusut ,matanya yg sayu dan raut kesedihan yg sama denganku.tngan bergerak menghapus air mataku,dan menyatukan kening kami .masih dalam diam , sama 2 memejamkan mata tak sanggup untuk berkata.
"hari sudah hampir magrib , aku antar kmu plang."dia mengulurkan tangannya mengajakku berdiri,bangku taman ini juga ikut jadi saksi betapa hancurnya hati kmi saat ini.
ilyas bukan anak orang kaya , dia hnya bekerja d sebuah bank terbesar d kota palembang. dengan gajinya dia bisa membeli mobil ,walau pun kredit.dia juga menyisihkan sedikit gajinya untuk d tabung,rencananya kami akan menikah bulan februari. tepatnya enam bulan lgi, dan kmi sudah menyiapkan acara lamaran seminggu lagi.miris bukan harusnya hari lamaran kami berdua , justru jadi hari pernikahan kekasihku. sekarang bisa d bilang mantan.karna kmi putus secara tidak langsung.
aku kalang kabut sebulan ini, karna ilyas menghilang dan tak ada kabar. dan hari ini ilyas datang denga undangan , dan alasan kenapa ia menghilang.hatiku benar2 hancu, impianku jga takkan terwujud.
#flashback on#
aku hanyalah gadis bisa , yg tak pnya pendidikan tinggi. karna dalam keluarga kmi anak laki2 pnya kedudukan lebih tinggi, aku harus mengalah .aku harus puas mendapatkan ijasah SLTP , karna adikku harus sekolah lebih tinggi.untuk mengisi kegiatan aku menenun songket , kain has adat palembang.aku bertemu ilyas ketika akan mengirim uang untuk adikku yg melanjutkan SMA d kota palembang. sedangkan aku sendiri ada d desa yg cukup jauh dari pusat kota.aku tidak sengaja bertabrakan dengannya d pintu masuk. karnah jatuh dan kakiku lecet, dia mengajakku makan siang sebagai permintaan maaf. mulanya aku menolak, karna aku harus buru2 agar tak ketinggalan abgkutan umum yg mrngantarku ke pelabuhan sebelum sore.aku takut ketinggalan ketek yg mengantarku ke sebrang.tapi dia bilang klu ini sudah masuk jam istirahat cuma lima menit lgi, jdi leebih baik menunggu sambil makan siang . usulnya
aku pun menuruti keinginannya , disitulah kmi berkenalan dan saling bertukar no hp .hari2 pun berlalu, kmi semaki dekat meski tak pernah bertemu . hnya ngobrol lewat video call , dan saling bertanya kegitan.bahkan sering juga kmi saling menunjukan anggota keluarga masing² saat video call.besok adalah waktu penyetoran hasil tenun ke pada bos , itulah kesempatan kmi bertemu untuk pertama kali .karna hari minggu , jadi dia libur.
setelah mengantarkan tenunan , akupun naik angkutan umum untuk menuju tempat kmi janjian.ternyata ilyas sampai lebih dulu, d restoran tempat kmi bertemu. dia pun melambaikan tangan, saat melihat ku celingak celinguk mencarinya.aku pun melihatnya , dan datang menghampirinya.
"maaf aku telat, udah lma nunggu.???" ucapku berbasa -basi
" enggak kok baru jga nyampe, blm pesan apa2 "jawabnya
"mau pesan apa "tanya ilyas
"apa aja yg penting pake nasi, udah siang danaq lapar banget"jawabku tanpa malu² karna kmi memang biasa bersikap layaknya teman dan tak ada rasa canggung lagi
setelah memesan makanan, kmi berdua hnya diam. entah mengapa suasana jadi berubah canggung tidak seperti tadi lgi.
"sebenarnya ad yg mau aku omongin sama kamu, sedikit pribadi. aku harap kmu gk marah ." ucapnya mulai buka suara
"kenapa harus marah, klu ngomongnya baik2 dan sopan ." jawabku
"em...gimana ya ... bingung mulai dari mna."ilyas tampak berfikir sejenak
"ngomong aja , sejak kapan sih kmu jdi pemalu. biasanya jga suka malu- maluin klu lg bercanda" balas ku berusaha mencair kan suasana
"hanifa , entah sejak kapan tepatnya aku gk tau. aku merasa setiap kali melihat wajahmu, senyummu,dan mendengar kata2 dan nasehat2 untukku..."jeda ada sedikit keraguan d raut wajahnya
"hati ku berdebar kencang dan selalu merindukan mu, sepertinya aku jatuh cinta padamu"dia kembali diam seperti sedang merangkai kata
aku menunggu dengan harap2 cemas,walaupun aku sudah bisa menebak kmna tujuan pembicaraan ini.
"apa kmu pnya perasaan yg sama denganku, maaf klu aku lancang. mau kah kmu jdi pacarku."pintanya
aku bernafas lega ahirnya kata² itu kudengar juga
dia mengeluarkan sebuh kotak dari saku celananya
rupanya berisi cincin emas .dia membukanya dan menyodorkan d hadapanku
" klu kmu menerimaku ambil cincinnya dan pakai. klu kmu menolakku tutup kotaknya dan kembalikan padaku " titahnya
aku benar2 bahagia mendengarnya, karna aku memiliki perasaaan yg sama. tapi ,aku ingin sedikit menjahilinya.
aku mengambil kotak itu lalu menutupnya. dia kaget, dan sempat memejam kan mata melihat itu . aku hampir tertawa , tpi jga iba melihatnya. ketika dia membuka mata aku membuka kotak itu kembali dan menyodorkan kembali kepadanya.ekspresi nya tampak bingung...lucu...
"dimana², laki² yg memakai kan cincin buka pake sendiri " ucap ku sambil tersenyum
dia sempat melongo sesaat , sampai ahirnya dia sadar.
"itu artinya kmu mau terima aku jdi pacar kmu??" ucapnya bahagia
"iya " yg di barengi dengan anggukan.
ilyas lalu memakaikan cincin itu d jari manis ku dengan perasaan haru
"apa ini tanda pengikat", tanyaku
" anggap saja begitu meski blm resmi, aku ingin kita serius gk cuma main2. umurku udah 27 tahun bukan anak ABG lgi." jawabnya mantap
"aku berniat menikahimu tahun depan , aku lg ngumpulin uang.kmu tau sendiri kan seserahan adat palembang bagai mna ??? aku akan berusaha memenuhinya."aku terharu mendengarnya hampir menetes kan air mata
setelah makan ilyas mengantarku plang sampai rumah.bertemu orang tua ku dan memperkenalkan diri sebagai pacarku secara resmi.
kedua orang tuaku menerimanya dengan baik, itulah yg aku syukuri.
ayah jga memberi pesan agar jngan lma2 pacaran . nanti gk kuat godaan setan.
aku dan ilyas mulai serius... kmi sama2 menabung untuk biaya pernikahan kmi kelak. kmi sengaja membuka satu rekening yg kmi isi bersama.ilyas menyisihkan gajinya dan aku menyisihkan dari hasil penjualan songket. walaupun gk bnyak , karna dlm sebulan pling bnyak hnya 2 buah songket yg bisa aku buat.kmi menjalani pacaran yg sehat bertemu sebulan dua kali dan cuma video call saja.atau kami betemu d rumah keluarga masing ².sehingga keluarga kmi akrab satu sama lain.
hingga suatu ketika ,ilyas mengajakku kerumahnya , dia bilang keluarganya ingin meminjam mobil untuk pergi ke pernikahan sepupunya. dia ingin aku ikut jga sekalian betkenalan dengan para kerabat jauhnya.ahirnya aku setuju dan berangkat bersama ke acara tsb
acaranya sangat meriah...tamunya jga bnyak ... aku melihat jm d tanganku tepat pukul 2.30 sore . aku mulai lelah, dan ilyas pun menyadari itu. dia pamit kepada ibunya ,untuk mengantar ku plang duluan dengan motot sepupunya. karna kelurga nya belum igin plang sebelum acara selesai.
d perjalanan , hujan turun dengan derasnya. karna rmah sudah dekat ,kmi memutuskan untuk menerjang hujan.ahirnya kmi sampai walau sudah basah kuyup.ilyas mengajakku masuk, dia mengambilkan handuk untuk mengering kan rambut.ementara dia masuk ,untuk mengganti pkaian.lalu dia memberiku kaos dan celana jens milikknya, maklum ilyas gk pnya saudara perempuan adik dan kknya jga laki².terpaksa aku terima dan masuk ke kmar ilyas untuk ganti.aku mulai kedinginan , cepat ² aku masuk untuk ganti.
tapi resleting gaun ku nyangkut , jadi sulit d buka. aku mengintip keluar , mencari ilyas. rupanya dia d dapur ,sedang membuat teh . setelah meletakkan teh d meja tamu, dia menghampiriku .
"resletingnya nyangkut , tolong bukain ya." pintaku
ilyas mengajakku ke dalam dan kembali menutup pintu kmar.dia menyuruh ku ber balik dan mulai membukanya perlahan.entah mulai dari mna, bisikan setan mengalah kan kmi . suasana dingin, hujan deras mengguyur, dan suasana yg sepi membuat semuanya jdi berantakan.kmi melakukan hal yg hnya boleh d lakukan suami istri.
ketika kmi benar² sadar , aku mulai menangis menyesali kebodohanku karna terbujuk rayuan setan. ilyas memelukku dan jga meminta maaf karna dia jga tak bisa mengendalikan diri...dan berjanji tak akan mengulangi lgi sampai kami halal nanti. melupakan semuanya dan merahasiakannya.
seminggu setelah kejadian itu.. ilyas pamit untuk menghadiri pernikahan pamannya , adik dari ibu nya yg bungsu d provinsi lampung.selama 5 hari d sana kmi selalu video call untuk melepads rindu . sampai ahirnya malam naas itu terjadi. ya .. kecelakaan yg membuat kedua otang tua AZIA meninggal dan meminta ilyas menikahi putrinya.
#flashback OFF#
setelah pembicaraan hari itu dengan ilyas , aku mulai menyibukkan diri kmbali dengan tenunanku dan berusaha untuk ikhlas. kmi jga tak lg saling menghubungi, entah karna sibuk atau sudah pasrah pada takdir.
malam pernikahan ilysa dan azia pun datang. aku mencoba tegar dan tetap datang . tiba giliranku untuk bersalaman dengan kedua mempelai. ketika aku berdiri, penglihatanku mulai berkunang2.aku mencoba tetap berjalan ke atas pelaminan.aku bersalaman dengan AZIA kemudian ILYAS .aku memeluknya sesaat sebelum penglihatanku gelap, dan aku tak sadarkan diri.
saat aku sadar , aku ada d kmar . aku melihat sekeliling. ku lihat seorang wanita paruh baya yg terkenak sebagai dukun bayi ada d sampingku.
aku bertanya knapa aku pingsan padanya.dan dia blang klu aku hamil dan bertanya kapan terahir datang bulan. aku terkejut , karna terahir aku datang bulan adalah sebelum aku berhubungan badan dengan ilyas.aku menangis terisak menutup mulutku agar tak terdengar keluar.
yg lebih mengagetkan lg ternyata ilyas ada d depan pintu mendengarkan pembicaraan kmi .dia terpaku diam bagaikan patung.sebelumnya ilyas meninggalkan pelaminan dengan alasan inin buang air , agar bisa melihat ke adaan HANIFA.perlahat dia masuk dan bersimpuh d hadapan ku yg duduk d tepi ranjang.
"katakan apa yg harus aku lakukan sekarang HANIFA ...aku bingung..."ucapnya mulai terisak
"aku tau aku sudah menikah sekarang tapi aku jga gk bisa memungkiri anak itu anakku...katakan aku harus bagai mna???"
kami hnya bisa diam tak saling bicara aku membiarkan ilyas berlutut tanpa bisa bicara apa2..
#AKU HAMIL DI HARI PERNIKAHAN MANTANKU# miris sekali . disaat aku mencona untuk ikhlas menerima pernikahan ini, disaat aku mencoba melupakan rasa cinta dan dosa yg pernah kmi lakukan. knapa malah kau hadirkan anugrah mu pda kmi d saat tak tepat ini..apa takdir sedang bercanda padaku ... klau iya cepat lah kembali ... karna aku tak sanggup lgi...
#TAMAT#