Rumput liar yang selalu tertiup angin.
Yang selalu indah dihempas angin
Dengan sepoy-sepoy angin berhembus sejuk menerpa kulit.
Indah dan sejuk selalu bersama
Bersama dengan dia, kamu menatap padang rumput yang luas.
Kamu memandang, tapi tidak berkata
Air yang mengalir sejuk bersama hembusan angin
Indah dimata sejuk dihati
Karena aku selalu melihat keindahan dirimu
Tanpa aku ingin berkata, satu katapun.
Jalan ini, selalu indah untuk aku pandang
Melihat padang rumput yang luas
Menanti kedatangan dirimu
Bersama melihat indahnya padang rumput
Yang sejuk untuk melihat ke dalam hati.
Kamu melihatnya tapi tidak berani
Aku hanya memandang, kamu melihat lain.
Tapi aku tidak memaksa semua yang terjadi
Karena aku ingin melihat, sampai mana dirimu
Jauh dihati kamu memperhatikan tapi tidak bisa mengatakan
Sama halnya diriku yang tidak bisa mengatakannya.
Laut sama halnya padang rumput hijau yang indah untuk dipandang.
Kamu melihat disatu arah yang sama tapi pandangan berbeda.