Diusia Grizelle yang memasuki 25 Tahun, dia sudah mantap akan menikah dengan kekasihnya, Axelle Samudra. Sore ini Grizelle yang biasa di sapa Griz tengah diperjalanan menuju rumah kekasihnya dengan angkutan umum, yaitu angkot. Tak lama disampai dirumah yang terbilang cukup mewah.
" Permisi, assalamualaikum " ucap Griz sambil mengetok pintu.
Masih tak ada jawaban dari dalam, dia pun berinisiatif untuk membuka pintu rumah itu, dan pintu rumah itu tidak dikunci.
" Maaf non, bibik lagi masak " ucap ART tiba-tiba datang
" Iya buk, gak papa... Oh iya Axel mana? " Tanya Griz sambil melihat ke sekeliling rumah.
Axelle adalah kekasih Grizelle. Mereka berpacaran lima tahun lamanya, kedua pasutri ini sudah merencanakan pernikahan mereka jauh-jauh hari. Axelle adalah laki-laki mapan dan tampan. Tapi sifat yang suka berkencan dengan satu wanita satu malam membuat ketampanan nya sirna karna sifat bejatnya. Hal ini tidak diketahui sang kekasih. Entahlah apa jadinya jika Griz tau bagaimana Axel di belakang nya.
" Ha? Den Ax nya lagi... Lagiii.. lagi.. "
" Lagi apa buk? Ada apa? Dia ada dikamar kan? Saya cek sendiri aja.. " potong Griz karna ART itu lama menjawab.
ART itu menjadi bingung karena Griz langsung masuk disaat yang tidak tepat. Memangnya ada apa?
" Ax... Axelle!! Kamu dimana sayang!! Axel!! " Teriak Griz sambil menaiki tangga.
Kemudian Griz membuka pintu kamar Axel. Terlihat jelas didepan mata Griz, kekasihnya tengah bergulat dengan dengan seorang wanita yang tidak kenal. Tiba-tiba saja air matanya langsung mengalir, dia bahkan sampai menutup mulutnya karna tidak percaya, kekasihnya tengah bermain di atas ranjang kamar bersama wanita yang tidak dia kenal. Dia bingung harus bagaimana, bersikap biasa saja atau marah-marah dan meminta penjelasan. Entahlah, sekarang hatinya benar-benar kacau. Griz pun langsung turun ke bawah dengan wajah sedih.
" Non " panggil ART itu lirih
" Gak papa buk, ini bukan salah ibu atau Ax, ini salah aku karna salah memilih pasangan hidup " jawab Griz dengan cepat, diapun langsung keluar dari rumah setelah meninggal makanan yang dia bawa di depan pintu kamar Ax.
Selama di perjalanan dalam angkot, Griz terus melamun memikirkan, mencerna apa yang dia lihat tadi dan bagaimana sikap selanjutnya yang harus di lakukan.
" Aku akan ikhlas menerima ini semua " ucapnya
Malam Hari 🌚
Malam ini Axelle baru saja keluar dari kamarnya, tiba-tiba dia tidak sengaja menabrak rantang stainless didepan pintu kamarnya..
" Rantang ini? Ini kan punya Griz " ucapnya pelan, dengan berlari sambil membawa Rantang itu dia turun menghampiri Bik Nik, Ninik adalah Nama ART yang bekerja dirumah Axelle.
" Bi niiikkk!! Bik niniiikkk!! " teriak Axel
" Iya den, ada apa? " pandangan Ninik langsung mengarah pada Rantang yang dibawa Axel.
" Rantang ini? Griz mana? " Tanya Axel
" Non Griz udah pulang den " jawab Ninik
" Pulang? Kapan dia kesini? Kenapa bibik gak kasih tau? Apa jangan-jangan--- "
" Iya den " jawab bibik itu dengan cepat.
" Apaaa?!! " Axel terkejut dengan apa yang sudah dia lakukan sampai Griz melihat semuanya..
Tanpa basa basi Axel langsung berlari menuju kamarnya, kemudian mengambil kunci motor sport nya dan melaju ke kos kosan Griz.
" Griz,,, maafin aku... Aku tau kamu pasti kecewa sama aku,, aku mohon jangan ninggalin aku sayang " ucapnya di atas motor. Tak berselang lama motor Axel harus melewati gang sempit untuk menemukan kos kosan Griz.
" Grizell!!! Buka pintunya!! Sayaaang " teriak Axel sambil menggedor-gedor pintu kos
" Ax? Kenapa kamu terik teriak? " Griz persikap seolah olah tak melihat apa-apa
" Kamu,, kamu gak marah sama aku? " Tanya Axel
" Marah? Kenapa aku harus marah sama kamu? " Tanya balik Griz,,
" Tadi, tadi so-- "
" Oh ituu,,, aku tadi mau antar langsung tapi, gak jadi karna aku dipanggil sama bos dan harus kerja lagi, maaf ya aku gak bisa antar makan malam kamu "
" Griz,, ada yang mau aku omongin sama kamu, aku sebenarnya--- "
" Masuk yuk, ngomong didalam aja.. " potong Griz, Axel pun masuk ke dalam kosan itu tanpa menutup pintu utama.
Aku tau kamu mau jujur Ax, tapi kenapa setelah aku tau semuanya kamu baru mau jujur. Batin Griz
" Kamu mau ngomong apa tadi? Maaf ya tadi aku potong " ucap Gri
" Aku mau pernikahan kita dipercepat " jawab Axel yang membuat Griz terkejut.
" Kamu serius sama aku? Ax, aku cuma perempuan yatim piatu yang miskin yang harus banting tulang untuk melanjutkan hidupku, kamu berhak mendapatkan perempuan lebih sempurna dari aku " balas Griz
" Grizell!! Kita sama sama udah lima tahun, dan aku menerima kamu apa adanya!! Kenapa kamu masih ungkit ini lagi, kamu adalah perempuan yang sempurna untukku "
" Iya " hanya itu yang bisa di jawab Griz.
" Kita akan menikah dua Minggu lagi " ucap Axel lagi
" Apa? " Griz terkejut dengan keputusan Axel, apa Griz bisa hidup bersama pria yang telah mengkhianati nya? Entahlah, Griz akan membuktikan nya nanti.
******* """ *******
Hari demi hari berlalu, sampailah pada hari pernikahan Axelle Samudra & Grizelle.
" Baiklah para hadirin yang berbahagia--- " ucapan MC itu terputus karna datang seorang wanita tiba-tiba.
" Stoooppp!! Pernikahan ini batal!! Axel!!!! Kamu harus nikahin aku bukan perempuan miskin ini!! Aku hamil anak kamu!! " Teriak perempuan itu.
Mendengar penelenturan perempuan itu Air mata Griz langsung mengalir. Axel sendiri terkejut dengan kedatangan kekasih gelapnya.
" Maureen!! Aku udah bayar kamu mahal dan mengakhiri hubungan terlarang ini!! Kamu pergi dari sini jangan merusak momen bahagia ku!! " Teriak Axel
" Enggak bisa Axel!! Kamu harus bertanggung jawab atas segala perbuatan kamu ke aku!! " Ternyata perempuan bernama Maureen itu menolak
" Axel, kamu nikahin perempuan ini, kamu harus bertanggung jawab atas apa yang udah kamu lakuin,,, aku ikhlas.. aku ikhlas menerima ini semua, kamu nikahin perempuan ini, aku pergi " Griz membuka suara.. kemudian dia berlalu meninggalkan acara pernikahan nya sendiri.
" Griizzz!!!! Grizell!! Sayaaaaaangggg!! " Teriak Axel yang ingin mengejar Griz tapi Maureen malah menahan nya.
" Lepasin aku!! Kamu gak berhak apapun yang berhubungan denganku!! Aku udah bayar mahal kamu Maureen!! " Teriak Axel
" Axel!! Kamu harus nikahin aku!! Kamu gak malu dilihat banyak orang?!!! Kamu harus nikahin aku!! Pak nikahin kami sekarang " balas Maureen.
Saat ini Griz, tengah berlari dengan air mata berlinang,
Mengikhlaskan Axel sama perempuan lain enggak akan membuat masa depanku hancur, keikhlasan Cinta, mungkin hanya ini yang bisa aku lakukan untuk saat ini. Batin Grizelle.
____________ T A M A T __________
Kesimpulan cerita ini adalah, jika kita sudah memiliki pasangan, jangan pernah mencoba untuk selingkuh, ataupun berkhianat sedikit pun, karna karma pasti ada. Terimakasih. Jika suka dengan Cerpen ini silahkan Like yah teman-teman.