Mengapa aku berbeda?
Aku tidak tau kenapa tuhan mentakdirkan aku terlahir berbeda dari orang-orang, sejak kecil entah di usia berapa aku memiliki penyakit langka, yang aku sendiri tidak tau penyakit apa yang menempel di tubuhku ini. Aku bahkan tidak memeriksakan ke Dokter. Untuk mengetahui penyakitku ini. Kalian mau tau Kenapa tidak mau? Karena aku tau langkah yang dokter ambil harus melakukan operasi. Dan pastinya operasi membutuhkan uang yang tidak sedikit. Sedangkan buat makan sehari-hari saja orang tua ku hanya pas-pasan saja. Bahkan aku sekolah pun hanya lulusan sekolah Dasar, kenapa hanya lulusan Sekolah Dasar saja? Selain tidak mampu tentu aku malu dengan penyakit yng nempel di tubuhku ini. Karena waktu di bangku sekolah Dasar saja aku pernah di hina. Dan sampai saat ini aku masih ingat hinaan itu. Dan karena aku memiliki penyakit aneh ini. Tidak ada yng mau berteman denganku. Tidak ada, laki-laki maupun perempuan. Tidak ada yang mau berteman dengan ku. Bahkan kerabat saudara pun, sebagian setiap bertemu pura-pura tidak mengenalku. Tapi aku tidak menyalahkan mereka yang tidak mau berteman denganku dekat denganku. Karena Aku sadar mungkin mereka malu dan jijik untuk berteman dengan ku karena penyakit aneh ku ini. Aku selalu pura-pura tersenyum pura-pura tidak apa-apa saat ada orang yang terang-terangan mengatai aku aneh. Tapi tidak dengan hatiku, setelah orang yang memandang ku aneh itu pergi. Aku selalu melihat seluruh tubuhku. Aku berteriak dalam hati, batinku menjerit, kenapa tuhan. Kenapa aku berbeda dengan orang-orang? Karma apa yang aku terima, kenapa harus aku tuhan? Kenapa?. Bahkan aku sering menangis mengeluarkan semua air mataku saat di dalam kamar.
Kalian tau? aku sering marah dan mungkin bisa dibilang aku selalu menyalahkan tuhan yang tidak adil dengan ku. Cobaan dari tuhan tidak pernah berhenti. Tidak ada kebahagiaan yang aku jalani sejak kecil sampai sekarang di Usiaku yng sudah mau menginjak 22thn, aku selalu iri melihat mereka yang hidup dengan sempurna, memiliki banyak teman. Mudah bergonta ganti pasangan. Mudah mendapatkan jodoh. Bahkan Mereka yang kehidupan nya liar pun bisa mudah untuk mendapatkan jodoh. Dan yang sudah menikah pun mereka bisa berpisah dan dengan mudah mendapatkan pengganti nya. Aku hanya melihat nya dengan iri, aku ingin seperti mereka. Hatiku sakit saat melihat orang-orang menikah da sudah menikah yang sedang menanti buah hati mereka. Aku selalu berkata dalam hati. Kapan aku bisa seperti mereka. Kapan aku merasakan hari bahagia itu? Bisa kah aku nanti di posisi seperti itu? Atau bahkan tidak akan merasakan sama sekali sampai nanti aku mati? Bagaimana aku tidak iri tuhan? melihat kehidupan orang-orang yang begitu senang kehidupan nya tidak seperti aku? Tentu saja aku sangat iri, Aku terlahir dari keluarga yang tidak mampu, yang memiliki penyakit kulit yang aneh, dan mungkin Di Dunia ini hanya aku saja yang memiliki penyakit aneh ini. Tidak ada yang tau bagaimana rasanya jadi aku, berada di posisi ku, yang terus bersabar, pura-pura tidak ada beban dalam pikiran ku. Mereka selalu beranggapan aku baik-baik saja di dalam rumah. Padahal aku di dalam rumah karena aku mengurung diri, aku malu dengan keadaan ku yang tidak sempurna. Karena di luar sana orang-orang menganggap ku aneh. Dan pura-pura baik saja. Dihadapanku. Tapi aku tau mereka di belakang ngomongin tentang perbedaan aku dengan mereka. aku benar-benar sudah lelah aku sudah tidak ada semangat untuk jalani hidup. Aku sudah pasrah terserah tuhan mau bagaimana lagi dengan kehidupanku selanjutnya. Dan jika mengakhiri hidup itu di perbolehkan aku sudah melakukan nya. Namun aku masih takut Dosa yang harus aku tanggung di akhirat nanti. Dan aku juga tidak mau mencoreng nama baik keluarga karena aku mengakhir hidup dengan cara bunuh diri. Ya walaupun saat ini aku tidak percaya dengan keajaiban yang akan datang. Kalian tau kenapa? Ya seperti yang aku jelaskan di atas. Aku sudah lelah aku sudah pasrah dengan hidup selanjutnya. Aku lelah bersabar berdoa setiap waktu. Namun Tuhan masih saja Diam belum menjawab Doa ku. Ya aku sadar Doaku mustahil untuk bisa di kabulkan. Karena aku Berdoa untuk meminta hilangkan penyakit aneh di tubuhku. Kenapa aku bilang mustahil? Karena aku hanya berdoa saja tidak ada usaha untuk bisa sembuh. Bukankah Doa tanpa usaha tidak akan berhasil?
Dan selain itu yang sangat mustahil tentang teman hidup. Itu sangat mustahil aku sadar tidak akan ada yang akan menerima ku dengan tulus, tidak ada yang mau denganku. Karena nantinya hanya jadi bahan omongan orang saja karena memilih aku untuk menjadi teman hidup, pasti akan ada pertanyaan Apa tidak ada yang lain lagi? Hingga memilih ku. Kenapa aku bisa menyempulkan seperti itu. Karena pernah ada yang dekat dengan ku. Namun keluarga nya tidak merestui dengan alasan aku memiliki penyakit aneh. Yang hanya bikin aib keluarga bikin malu memiliki menantu seperti ku?
Ketahuilah aku juga tidak mau terlahir seperti ini, aku juga ingin seperti kalian-kalian yang hidup tidak memiliki penyakit aneh seperti ku. Aku sendiri saja malu. Apalgi kalian pasti malu untuk berteman dengan ku. Jadi aku tidak akan menyalahkan orang yang tidak mau berteman dengan ku dekat dengan ku. Karena aku sadar diri dengan keadaanku yang memalukan ini.
Entah sampai kapan aku bisa bersabar. Sudah puluhan tahun aku bersabar menerima kondisi fisik ku yang seperti ini. Bersama cobaan yang terus aku terima dari tuhan.
Tuhan aku benar-benar lelah dengan semua ini. Aku ingin seperti mereka-mereka, salah kah aku meminta untuk hilangkan penyakit aneh ini?. Meski tidak ada efek sakit nya. Tapi dengan fisik ku seperti ini tidak ada yang mau dekat dengan ku. Aku juga ingin bahagia tuhan bukan kah engkau maha adil untuk hamba-hamba mu. Berikanlah keadilan untuk ku tuhan. Agar aku tidak selalu iri melihat mereka-mereka. Aku lelah menangis membandingkan kehidupanku dengan orang lain. Yang pada akhirnya pikiranku untuk mengakhiri hidup lebih baik karena benar-benar tidak kuat lagi dengan semua ini.
Mengapa aku berbeda?