Haruskah aku memilih mu ? haruskah aku menaggis, melihat semuanya akan jadi sia-sia di mata mu ? aku harus bagaimana untuk membuktikan rasa ku pada dirimu ini....!!!
Aku memiliki keluarga yg sangatlah kecukupan, tetapi kehidupanku selalu saja rapuh dan terpuruk.
Aku beruntung memilik sorang pacar yg selalu mengigatkan aku betapa pentingnya hidup bahagia dengan orang- orang yg aku sayang selama ini.
Berapa hari ini aku selalu mendapatkan cemoohan orang- orang yg membenci ku, tapi aku akan tetap sabar semoga kelak akan menjadi orang yg sukses di kemudian hari nanti,
Kini aku sadar memiliki seorang ayah dan ibu yg sangat kaya raya tetapi hidupku selalu menderita.
Di siang itu aku dan adik aku bercanda dan bergurau ria tetapi tiba- tiba datanglah seorang pengemis ke rumahku.........
Pengemis: " Maaf mas, saya boleh minta sedekah sedikit
Saja buat bapak ? Buat makan!"
Ilham: " A....kasihan sekali, kak!
Sarah: " iya dek! Ada apa?
Ilham:" apa kakak punya uang seratus ribu aja?"
Sarah: " emang buat apa sih emangnya dek?"
Ilham: " buat bapak itu kak! Kasihan dia kak! Dia belum
Belum makan!
Sarah: " astagfirullah, iya nih kasih!
Ilham: " terima kasih kak!
Sarah: iya sama- sama!
Lalu ilham pun mengasihkan uang tersebut ke pengemis tadi..........
Ilham: " maaf pak! Saya hanya punya uang segini!
Pengemis: " iya terima kasih ya nak!
Ilham: " iya sama- sama pak!
Tiba- tiba datanglah mama dan ayahnya...
Mama:" bagus ya ilham!"
Ilham:" mama! Kenapa emangnya mah?"
Ayah: " kamu tahu tidak ha! Kalau kita kasih uang terus tuh
Sama pengemis, dia akan kesini lagi , ingat itu!
Sarah:" ada apa ini sih, mah, yah?"
Mama:" kamu kan yg gajarin adik kamu ini untuk berbagi!"
Sarah: " apa salahnya sih mah, itu kan sedekah mah!"
Ayah: " sedekah kata kamu sar! Hei uang yg aku kasih itu
Uang dari ayah! Jerih payah ayah! Bukan dari kamu!
Sarah: " iya itu benar ya! Tapi kita juga harus bantu orang
Lain kan yah!"
Mama: " udah yah! Ikhlaskan saja !"
Ayah:" tapi kan mah!"
Mama: " udah ayo masuk! Ingat ya sarah ilham!"
Sarah/ ilham: " iya mah, yah!"
Lalu mereka pun masuk..........
Ilham:" maaf ya kak!"
Sarah:" iya engak kenapa- napa kok dek! Ayo masuk!"
Ilham: " oke kak!"
Lalu mereka masuk ke dalam rumahnya.........
Sesampainya di dalam rumahnya.........
Pembantu:" non engak kenapa- napa!"
Sarah:" engak kenapa- napa kok bi! Sarah baik- baik saja!"
Ilham:" tenang aja lah bi, kami bisa jaga diri kok!"
Pembantu:" jaga diri boleh sih den! Tapi kalian sudah bibi
Anggap sebagai anak bibi! Karna sejak kecil
Bibi yg merawat kalian! Masih ingat kan?"
Ilham:" iya bi , kami masih ingat itu! Tapi, kami belum
Pernah merasa kan di peluk mama dan ayah!"
Sarah:" dek, ayah dan mama selalu sibuk! Mereka selalu
Urusan kerjaan daripada anak- anaknya!"
Pembantu:" betul itu non, den! Sejak kecil memang bibi yg
Rawat! Kalian belum pernah di sentuh sama
Sekali!"
Sarah:" mama dan ayah kita tak sayang kepada kita dek!
Mereka selalu sibuk terus! Berbeda dengan pacar
Sarah! Ayah dan ibunya selalu sayang padanya!
Walaupun hidupnya sederhana, tapi mereka
Bahagia, makan bersama, lah kita makan sendiri!"
Ilham:" betul kak! Untuk apa kita kaya! Kasih pengemis
Saja di marahin tuh!"
Pembantu:" udah- udah kalian tidur geh! Ini udah malam
Takutnya di marahin lagi!"
Sarah/ ilham: " iya bi ! Dah bibi!"
Pembantu:" dah juga!"
Lalu mereka pun masuk kamar masing- masing, ke esokan harinya mereka pun berangkat kuliah......
Mama:" pagi sayang!"
Sarah/ ilham:" pagi mah , yah!"
Mama:" ayo sarapan bersama!"
Sarah/ ilham:" iya mah, yah!"
Ayah:" oh iya sar! Kamu tidak ada acara campus kan?"
Sarah:" iya , yah! Emang ada apa ayah?"
Ayah:" ayah ingin memperkenalkan kamu, dengan anak
Teman ayah! Orangnya ganteng! Pintar pula! Gimana
Sar? Kamu mau ikut tidak?"
Sarah:" a.....,boleh deh!"
Ayah:" oke deh!"
Ilham:" ya sayang dong! Terus ilham sama siapa yah, mah!
Sendirian di rumah!"
Mama:" kamu kan ada bibi di rumah!
Ilham:" iya deh mah!"
Mama:" nah gitu dong senyum!"
Lalu mereka pun berangkat........
Sarah:" mah, yah! Sarah dan adik berangkat ya! Udah mau
Siang nih!"
Ayah/ mama:" oke sayang hati- hati di jalan!"
Sarah/ ilham:" oke mah, yah!"
Lalu mereka pun berangkat kuliah, sesampainya di sana......
Rahman:" asallamulaikum!"
Sarah:" walaikum sallam! Iya ada apa?"( sambil menunduk)
Rahman:" engak kenapa- napa! Aku kangen aja sama
Sama kamu sar!"
Sarah:" oh gitu! Kenapa engak ke rumah saja sih sayang?"
Rahman:" tidak mungkin lah! Aku harus bantu- bantu
Keluarga aku sayang!"
Ilham:" cie- cie kakak!"
Sarah:" apaan sih dek! Ganggu aja deh! Sirik ya?
Ya udah cari pacar sana!"
Ilham:" emangnya boleh nih?"
Sarah:" iya sana!"
Ilham:" nah , gitu dong! Dah kak , selamat pacaran kak!"
Sarah:" adik .......( kesal)
Rahman:" udah- udah kaya anak kecil aja deh sar!"
Sarah:" tapi kan yang, dia itu nyebelin amat deh!"
Rahman:" udah ayo masuk!"
Rahman:" oke deh!"
Tak terasa waktunya bagi mereka untuk pulang,sampainya di sana..........
Ayah:" udah siap sayang?"
Sarah:" iya ayah! Sarah siap!"
Lalu mereka pun jalan , sesampainya di sana.......
Ayah:" maaf ya telat, habis tadi jalan nya macet banget!"
Teman ayah:" engak apa- apa kok! Oh iya mana yg
Ingin kamu kenalkan padaku ?"
Ayah:" ini dia anak saya! Ayo kenalan sar!"
Sarah:" hai ! Om, saya sarah! maaf saya engak bisa lama
Lama, sebab saya harus gerjakan tugas dari
Campus!"
Teman ayah:" oh gitu! Oke! Ini anak om!"
Irwan:" hai sar! Kenalin saya irwan!"
Sarah:" hai juga wan!"( malas menjawab)
Ayah:" jangan gitu dong, kamu harus hormat!"
Irwan:" engak kenapa- napa kok om! Santai aja !"
Ayah:" ini calon suami kamu sar!"
Sarah:" apa! Calon kata ayah?"( terkejut)
Ayah:" iya ini calon suami kamu!"
Sarah:" tapi sarah udah punya pacar yah!"
Ayah:" apa! Pacar kata kamu? Siapa namanya!"
Sarah:" ayah tidak perlu tahu itu!"
Ayah:" ayah harus tahu dong siapa!"
Sarah:" pokoknya sarah engak mau di jodohkan ! Titik!
Permisi!"
Ayah:" sarah kembali kesini!"
Teman ayah:" udah- udah jangan di kejar dia butuh waktu!"
Ayah :" oke deh!"
Lalu sarah pun pulang sambil menaggis dan langgsung masuk kamar.........
Mama:" kenapa tuh ilham kakak kamu menanggis?"
Ilham:" aku tidak tahu mah!"
Lalu ilham pun menuju ke kamar kakakanya ........
Ilham:" kak buka pintunya dong!"( sambil mengetuk pintu)
Sarah:" kakak butuh sendiri dek!"
Ilham:" ada apa sih kak? Kok engak mau di bukain sih
Pintunya!"
Sarah:" engak kenapa- napa kok! Sana pergi deh!"
Ilham:" oke aku akan pergi! Tapi sebelum pergi jawab
Dulu pertanyaan aku kak!"
Sarah:" apa yg kamu tanyakan sih emangnya dek!"
Ilham:" apa kakak habis di putusin oleh kak rahman ya?"
Sarah:" engak bukan itu! Sana pergi!"
Ilham:" oke deh aku pergi!"
Lalu ilham pun pergi...........
Mama:" ada apa katanya ilham!" ( penasaran)
Ilham:" dia tidak mau buka pintunya mah!"
Mama:" apa!"
Ilham:" beneran mah! Kalau tidak percaya sana!"
Mama:" oke mama akan kesana!"
Lalu mamanya pun menuju ke kamar sarah.......
Mama:" sayang buka dong pintunya!"
Sarah:" engak mau mah! Akan keluar kalau ayah
Membatalkan perjodohan itu!"
Mama:" perjodohan! Mama tidak tahu kok!"
Sarah:" udah deh mah! Mama juga pasti tahu
Sarah ini akan di jodohkan dengan teman ayah!
Itu seorang pengusaha sukses! Kalau ayah tidak
Mau menghentikan perjodohanya, sarah tidak
Akan keluar! Titik!
Mama:" ya bagus dong sayang! Perusahaan ayah kamu
Akan sukses!"
Sarah:" itu menurut mama! Menurut aku itu menyakiti
Sarah! Udah sana!
Lalu datanglah ayah sarah..
Mama:" kamu udah pulang yah?"
Ayah:" kemana sarah mah! Malu- maluin ayah saja dia!"
Mama:" ada di kamar!"
Ayah:" di kamar mah?"
Mama:" iya dia tidak akan keluar kalau ayah membatalkan
Perjodohanya ! Baru dia keluar!".
Ayah:" tapi teman ayah itu pengusaha sukes mah!
Kalau anak kita nikah dengan anaknya, kita akan
Kaya mah!"
Mama:" tetap saja sarah akan di kamar terus yah!"
Ayah:" gini aja deh mah! Kita pura- pura aja kalau
Perjodohanya sudah ayah batalkan!"
Mama:" ide bagus tuh yah!
Trik itu pun di jalankan dan berhasil membuat sarah keluar kamar.......
Sarah:" benar ya mah, yah!
Ayah:" iya sayang!"
Sarah :" gitu dong!"
Waktu pun berjalan begitu cepat sarah dan ilham pun sudah menjadi sarjana dan lulus dengan nilai tinggi di faklutasnya......
Mama:" selamat ya sayang! Kalian sudah lulus kuliah!"
Ilham:" terima kasih mah, yah!
Ayah:" kami bagga karna kalian lah yg akan menggantikan
Kami di perusahaan!
Sarah:" iya, insyallah yah, kami siap akan mengantikan
Mama dan ayah!"
Mama:" terima kasih sayang!"
Ilham:" sama- sama yah, mah!"
Ayah:" oh iya sar! Ini kenalin anak teman ayah!
Pada waktu itu loh!
Sarah:" kan sarah udah bilang sarah tidak mau yah!
Sarah udah punya pacar titik!"( pergi meniggalkan mama dan ayanya)
Irwan:" kayanya dia udah punya pacar tuh! Jadi maaf ya om
Saya pergi dulu! Percuma juga dia itu tidak punya
Sopan santun sama sekali pada saya, permisi!"
Mama:" tapi kan nak irwan!"
Irwan:" udalah tan, dia bukan jodoh saya, permisi sekali
Lagi!"
Ilham:" udah deh mah, yah! Jangan di paksain gitu! Kasihan
Gitu yah, mah! Setahu aku irwan kan punya adik
Perempuan kan?"
Ayah:" betul juga itu ham! Nanti ayah kenalin deh!"
Ilham:" oke deh!"
Lalu mereka pun pulang....
Sesampainya di rumah sarah pun menaggis.....
Pembantu:" loh non sarah kenpa kok menaggis sih cerita
Dong sama bibi!"
Sarah:" ayah bi!"
Pembantu:" ada apa dengan ayah non emangnya?
Apa beliau kecelakaan?"
Sarah:" bukan bi, tapi ayah sarah mau menjodohin aku
Dengan teman ayah sarah gitu! Sedangkan
Sarah kan udah punya pacar!"
Pembantu:" udah- udah jangan menaggis! Bentar lagi
Nyonya dan tuan akan pulang!"
Sarah:" iya bi!"
Pembantu:" nah gitu dong tersenyum, udah sana ke kamar!"
Sarah:" iya bi! Terima kasih ya!"
Pembantu:" iya sama- sama non!"
Lalu sarah pun ke kamarnya..
Sesampainya di kamar, tiba- tiba terdegar suara mobil, tanda kalau ayah dan mama udah pulang, buru- buru sarah kunci pintu kamarnya.......
Ilham:" bi, kak sarah udah pulang?"
Pembantu:" udah , tuh di kamar den!"
Ilham:" oh terima kasih ya bi!"
Pembantu:" iya sama- sama den!"
Lalu ilham pun naik ke lantai atas
Sesampainya di kamar sarah, ilham mendegar kakanya menaggis ilham pun kaget.........
Ilham:" kakak engak kenapa- napa kan? Kak!"
Sarah:" kamu udah sana! Kakak engak mau di ganggu!
Atau kakak akan bunuh diri nih!"
Ilham:" iya- iya kak! Jangan kak! Oke ilham pergi!"
Sarah:" ya udah sana!"
Ilham:" oke deh kak!"
Lalu ilham pun turun ke bawah......
Ilham:" gawat mah, yah! Kak sarah mau bunuh diri dikamar!
Ayah:" apa! Ayo kita ke kesana!" ( panik)
Lalu ilham dan ayah pun ke kamar sarah.......
Mama:" sayang buka pintu nya nak! Jangan gitu dong! "
Ayah:" jangan dong sayang! Ayo keluar!"
Tapi sarah tidak menyahutnya.....
Terpaksa ayah dan ilham pun mendobrak pintu kamarnya, apa yg mereka lihat..........
Ilham:" kakak......! Jangan pergi...! Ayo yah, mah! Bawah
Kak sarah ke rumah sakit sekarang!"
Ayah:" oke, ayo kita bawa!"
Ilham:" iya yah!" ( sambil menaggis)
Lalu sarah pun di bawah ke rumah sakit untungnya nyawanya masih tertolong, tapi sarah kehabisan darah......
Mama:" gimana dok dengan anak saya! Apa dia masih
Bisa tertolong?" ( mengharap sarah sadar)
Dokter:" untung anda cepat membawa beliau ke rumah
Sakit, kalau tidak dia akan meninggal!
Karna kehabisan darah!"
Ilham:" apa! Ke habisan darah dok?"
Dokter:" iya mas, kakak anda membutuhkan donor darah
Yg banyak loh!"
Ayah:" apa golongan darahnya dok?" ( panik)
Dokter:" golongan darahnya o pak!"
Ilham:" apa o dok! Aku golongan darahnya B sedangkan
Mama dan ayah AB dok! Apa di rumah sakit ini
Masih ada stoknya dok?"
Dokter:" maaf mas, untuk golongan darah O pihak rumah
Sakit sudah habis, sedangkan pesien harus
Segera mendapatkanya, atau nyawanya
Engak bisa tertolong lagi!"
Mama:" baik dok, kalau begitu kami akan coba cari orang
Yg ingin mendonorkan darahnya!" ( sedih)
Dokter:" oke bu, kami tunggu!"
Ilham:" baik pak!"
Dokter:" ya sudah kalau begitu saya permisi!"
Mama:" iya dok, terima kasih!"
Lalu dokter pun pergi......
Ilham:" gimana ini yah! Kak sarah harus cepat punya
Donor darah!"
Ayah:" tenang- tenang ayah akan cari oke!"
Mama:" jangan bilang tenan dong! Sekarang!"
Ayah:" oke mah!"
Lalu ayahnya sarah pun untuk mencari orang yg bersedia untuk mendonorkan darahnya tapi sia- sia, tidak ada hasilnya sama sekali, semua teman- teman, anak- anak teman ayahnya tidak ada yg cocok termasuk dengan irwan
Lalu kembalilah ayahnya sarah kerumah sakit, tampa membawa orang yg bersedia mendonorkan darahnya kepada sarah........
Mama:" gimana dapat orangnya?" ( berharap dapat)
Ayah:" tidak mah,semuanya tidak ada yg golongan
Darahnya O!"
Mama:" terus gimana dengan sarah yah?"
Tiba- tiba ilham ingat dengan pacarnya sarah.......
Ilham:" oh iya aku punya kenalan di campus, siapa tahu
Golongan darahnya O! Yah, mah!"
Mama:" oh bagus kalau begitu, ya udah sana beragkat!"
Ilham:" oke mah, yah ,ilham berangkat!"
Mama/ ayah:" iya hati- hati!"
Ilham:" oke mah, yah!"
Lalu ilham pun berangkat, sesampainya di sana pacarnya sarah pun kaget.....
Ilham:" asallamulaikum!"
Orang tua rahman:" wallaikum sallam!" Ada apa dek?"
Ilham:" maaf om, tan, apa kak rahmanya ada?"
Orang tua rahman:" ada tuh di dalam! Ayo masuk!"
Ilham:" terima kasih!"
Lalu masuklah ilham kerumah rahman, setelah ada di dalam rumah rahman, rahman pun mengenalinya....
Rahman:" loh kok ada ilham di sini bu, pak? "
Orang tua rahman:" iya nih man, beliau ini mau cari kamu!"
Rahman:" ada apa ilham,ingin ketemu saya!"
Ilham:" kak sarah masuk rumah sakit kak!" ( sambil naggis)
Rahman:" apa! Rumah sakit ham?"
Ilham:" iya kak! Beneran!"
Rahman:" terus dia udah siuman!"
Ilham:" belum kak! Dia membutuhkan tranfusi darah kak!"
Orang tua rahman:" tranfusi darah ham!"
Ilham:" iya tan, om! Kakak saya membutuhkan darah O
Apa tante dan om golongan darahnya apa ya?"
Rahman:" aku O ham!
Ilham:" alhmdullilah kalau begitu! Apa kakak bersedia
Untuk mendonorkanya buat kak sarah?"
Rahman:" iya saya bersedia ham!"
Ilham:" terima kasih kak!"
Rahman:" sama- sama! Ayo jalan ham!"
Ilham:" iya kak! Permisi om, tan!"
Orang tua rahman:" iya hati- hati!"
Lalu ilham dan rahman pun beragkat ke rumah sakit ,sesampainya di sana..........
Rahman:" loh kok tante ada di sini!"
Ilham:" mama kenal sama kak rahman ini?"( heran)
Mama:" tentu ! Dia itu keponakan mama!"
Ilham:" apa! Keponakan mama!"
Mama:" iya sayang! Dari mana saja kamu man? Kok
Baru noggol sih!"
Rahman:" saya bantu- bantu ibu, dan bapak saya tan
Om!"
Ilham:" udah- udah nanti saja gobrolnya! Sarah butuh
Darah sekarang!"
Rahman:" ya udah saya permisi!"
Ayah:" iya!"
Walaupun sedih, rahman mengetahui sarah yg dia sayang ternyata masih punya ikatan saudara.
Dia pun menahan emosinya
Dan masuklah rahman, keruangan ISU tersebut........
Dokter:" udah siap mas rahman?"
Rahman:" oh siap dok!"
Akhirnya tranfusi darah pun berjalan dengan lancar
Beberapa jam kemudian sarah pun sadar........
Rahman:" tan, om, ilham! Sarah udah siuman!" ( senang)
Lalu mendegar rahman bilang kalau sarah sadar buru- buru ilham , mama dan ayahnya masuk ke ruangan sarah di rawat.........
Mama:" kamu kenapa sih sar ha! Bikin cemas kami saja!"
Sarah:" mama, ayah dan loh kok ada kamu di sini man!"
Ilham:" kakak ke hilangan darah tadi!"
Sarah:" kekurangan darah! Terus siapa yg mendonor darah
Buat kakak?"
Ilham :" dia! ( menunjuk rahman) orangnya kak!"
Sarah:" apa mas rahman!"( kaget)
Rahman:" iya saya yg mendonorkanya sar!"
Sarah:" terima kasih ya mas!"
Rahman:" sama- sama sar!"
Ilham:" kak maaf ya kak! ( sambil menunduk)
Sarah:" kok minta maaf sih dek! Ada apa!" ( binggung)
Mama:" sayang pacar kamu ini sebenarnya!"
Sarah:" sebenarnya apa sih mah!"
Ayah:" maaf kalau mama dan ayah tidak memberi tahu
Bahwa mama kamu itu mempunyai saudara
Sarah:"saudara apa sih maksudnya?" ( tak mengerti)
Mama:" maksud mama, mama punya adik perempuan
Tapi semenjak mama menikah, kami berpisah
Kini ternyata anak adik mama ini sudah besar
Seperti kalian!"
Sarah:" terus dia itu di mana ! Sekarang mah, yah!"
Ayah:" dia ada di sini sayang! Di antara kita!"
Sarah:" siapa sih yah, mah! Kasih tahu! Jangan membuat.
Sarah pusing!"
Ilham:" dia adalah pacar kakak!"
Sarah:" apa! Engak mungkin! Kenapa mama dan aya
Baru bilang! Kenapa! ( sambil menaggis)
Rahman:" udah- udah sar!"
Sarah:" kamu juga udah tahu kan man! Kalau
Kita ini saudara sepupu?"
Rahman:" maaf kan saya sar! Saya pun tidak tahu
Bahkan oleh ibu dan bapak pun ,saya tidak
Di kasih tahu, maaf kayanya kita engak bisa
Gelanjutin hubungan ini sar!
Mudah- mudahan kamu mendapatkan calon
Yg lebih baik daripada saya ini! Jujur, saya sangat
Berat melupakan mu, tapi apa daya kita ini
Adalah saudara!"
Sarah:" oke aku faham!"
Rahman:" terima kasih sar!"
Ilham:" nah gitu dong! Baikan! Jangan ada yg dendam
Di antara kita!"
Mama:" oh iya man! Di mana ibu dan bapak kamu itu!"
Rahman:" ayah dan ibu ada di rumah! Mereka harus
Berjuang untuk membutuhi kebutuhan kami
Semenjak kakek dan nenek sudah tiada!"
Mama:" apa! Ayah, ibu, maafkan aku! Kenapa kamu baru
Kasih tahu man?" ( sambil terisak menaggis)
Rahman:" maafkan saya tan! Karna saya juga tidak tahu
Kok, kalau tante dan om itu kakak ibu saya!".
Mama:" terus di mana di makam kanya man?"
Rahman:" di belakang rumah kakek dan nenek
Yg dulu!"
Sarah:" saya belum di sentuh mereka! Sayang nenek
Dan kakek telah tiada! Ayo kita ke rumah
Nenek dan kakek dek!"
Ilham:" iya kak!"
Mama:" kamu masih sakit! Nanti saja! Sampai kamu
Kamu sembuh sayang!"
Sarah:" tapi kan mah! Aku udah sembuh kok!".
Ayah:" tak ada tapi- tapi sayang! Kesmbuhan mu hal
Utama!"
Sarah:" iya deh!" ( pasrah)
Mama:" nah gitu dong! Udah isthirahat saja ya sayang!
Dah malam!"
Sarah:" baiklah mah! Sarah tidur dulu!"
Mama:" oke sayang! Selamat malam!"
Sarah:" malam mah!"
Lalu sarah pun tidur, semuanya kini telah berubah tak lagi ada namanya cinta di antara mereka, hanya kenagan lah yg selalu di ingat oleh mereka, nasib sudah ada yg gatur dan takdir harus membuat mereka berpisah untuk selamanya
Kalau pun di lanjut tak mungkin, mereka saudara sepupu dari adik mamanya.......
Berapa minggu kemudian kondisi sarah pun mulai membaik seiring waktu dan ke esokan harinya sarah di perbolehkan pulang....
Lalu mereka pun memutuskan untuk ke rumah nenek dan kakeknya.
Sesampainya di sana.....
Mama , ayah , sarah , ilham dan rahman pun kaget...........
Mama:" ibu, bapak , maafkan aku ya bu, pak! ( sambil
Naggis di makam ibu dan bapaknya)
Ilham:" udah mah, jangan naggis ,nanti nenek dan kakek
Akan sedih nanti!" ( mengigatkan mama)
Mama:" iya sayang!"
Lalu tiba- tiba datanglah sarah ke sana menggunakan kursi roda yg di antar oleh ayah dan rahman.....
Ilham:" loh kak! Kakak kan masih sakit!"
Sarah:" kakak udah baikan kok dek!"
Ilham:" kak antar kan kami ke rumah kakak ya!"
Rahman:" iya ayo!"
Lalu rahman pun pulang
Sesampainya di sana, sarah pun merasa kan iba melihat rumah rahman yg sangat kecil dan sempit......
Mama:" kamu tinggal di sini man?"
Rahman:" iya tan! Inilah rumah saya ibu, dan bapak saya!"
Mama:" maaf kan tante ya sayang ! Tante tidak tahu!"
Rahman:" sebenarnya sarah dan ilham udah tahu kok!.
Seperti apa rumah saya! Tapi saya melarang
Mereka kasih tahu tan!"
Ayah:" kenapa kamu larang sih! Kan kami bisa bantu!".
Rahman:" engak! Kami takut gerepotin tante dan om!".
Sarah:" kami tidak gerepotin kok man! Kamu kan masih
Keluarga kami juga!"
Tiba- tiba keluarlah ibu dan bapak rahman......
Ibu rahman:" ada apa ini ribut- ribut!"
Alangkah terkejutnya ibu rahman......
Mama:" adik! Apa kabar!"
Ibu rahman:" kakak! Kenapa ke sini sekian tahun kami
Menderita sedangkan kakak hidup dengan
Dengan kekayaan! Kakak kesini setelah ayah
Dan ibu sudah tiada!"
Mama:" maafkan saya dek! Kakak tidak tahu keberadaan
Kalian! Kalau sejak dulu anak- anak ku ini gasih
Tahu, mungkin kamu sudah bersama kami!"
Bapak rahman:" udahlah mbak! Jangan naggis! Kami di
Sini nanti ikut naggis!"
Ibu rahman:" tapi kan pak!"
Bapak rahman:" ibu! Ibu kan udah pernah bilang kita kan
Harus memaafkan, orang yg menyakiti
Kita siapa pun itu! Mau keluarga, tetangga
Dan lainya! Masih ingat bu!"
Ibu rahman:" iya ibu ingat!"
Rahman:" nah gitu dong! Udah maafkan saja lah bu!"
Ibu rahman:" oke ibu maafkan deh!"
Rahman:" beneran nih bu! Ibu engak bohong kan?"
Ibu rahman:" tidak! Ibu tidak bohong kok nak!"
Akhirnya ibu rahman pun memaafkan kakaknya, kini mereka hidup bahagia, walaupun hubungan sarah dan rahman pun harus berakhir
Berapa tahun kemudian.........
Rahman:" rasanya lengkap sudah berkumpul lagi!
Seperti dulu!"
Sarah:" betul itu man! Walaupun percintaan kita harus
Berakhir, sampai hayat nanti pun saya tidak akan
Melupakan hubungan kita yg dulu!"
Rahman:" udah deh,kamu ini sepupu aku! Kamu harus
Cari pacar baru!".
Mama:" lagi gapain sih kak? Kayanya seru! Boleh ikutan!"
Sarah:" boleh sini mah!"
Mama:" lagi gobrolin apaan sih? Emangnya man!"
Rahman:" engak kok! Kami hanya gobrolin pacar baru
Sarah doang!"
Mama:" pacar sarah!"
Sarah:" bo' ong itu mah!"
Rahman:" beneran itu tan!"
Mama:" udah- udah kaya anak kecil aja deh!"
Tiba- tiba datanglah ibu rahman......
Ibu rahman:" udah- udah ayo masuk! Makanan udah siap!"
Kawan dkk:" oke!......
Mereka pun hidup bahagia , anak- anaknya mereka pun bahagia, sampai sarah, ilham dan rahman mempunyai seorang suami dan istri mereka dengan bahagia .
JADI DI KISAH INI KITA BISA AMBIL PELAJARAN BAHWA KEHIDUPAN ITU ADA YG SUSAH DAN SENANG, JADI JANGANLAH KITA MENJADI ORANG SOMBONG DAN SELALU IRI KEPADA SESAMA, BERDAMPINGAN LAH, KARNA KITA SAMA, SAMA- SAMA INGIN DI SAYANG DAN DI PERHATIKAN, JADILAH ORANG YG SELALU BAIK DENGAN SESAMANYA BAIK DENGAN SAUDARA ATAU PUN DENGAN TETANGGA DAN WARGA..............
JADI KESIMPULANYA ADALAH : JANGAN PERNAH
SOMBONG DAN IRI TERHADAP ORANG LAIN, YG KAYA SELALU BERBAGI ANTAR SESAMA DAN JUGA SI MISKIN HARUS SELALU BERSABAR UNTUK MENGADAPI COBAAN INI.......
TERIMA KASIH........
SELAMAT MEMBACA...SEMOGA SUKA...
BERSAMBUNG.........