Cerita snow white sedikit rada di bedakan dengan cerita aslinya, semoga kalian suka yaa dan selamat membaca😘
Milea adalah gadis berusia 19 tahun, dan dia juga mempunyai seorang kekasih yang bernama Renal,
mereka selalu bersama setiap hari nya, canda dan tawa selalu mereka perlihatkan di hadapan umum, dan hingga duka pun mereka renungi berdua.
Tetapi! pada suatu hari...
Malam ini adalah malam Minggu, di mana semua pasangan pun keluar di malam hari untuk berduaan dan saling romantis-romantis an satu sama lain.
"By aku mau beli permen kapas!" Heboh milea sambil menarik tangan Renal yang sedang melamun
"Eh.. tadi kamu mau apa?!" tanya ulang Renal karena ga mendengar saat melamun
"Ihh.. kamu mah gitu! masa aku ngomong ga denger sih! itu.. aku mau permen kapas!" jawab milea sambil kesal dan pasang wajah kusut nya
"Ouh.. permen kapas.. aku kira apa xixi.." nyengir Renal
"Ya udah yok ke sana! eh, kamu dari tadi liatin apa sih?! emang di sebelah sana ada apa?" tanya milea penasaran sambil melirik ke arah yang Renal liat
"Ouh.. itu.. aku liat ada salah satu pasangan kecelakaan di sana.. cowo nya ke tabrak truk saat mengejar si cewe dan si cewe merasa menyesal karena sudah meninggal kan pasangan, kasian banget yaa" tunjuk tangan Renal sambil menjelaskan panjang lebar yang ia liat dan khawatir
"Ya terus..? apa hubungan nya sama kita?" bingung milea
"Bukan gitu by, aku punya firasat yang buruk tentang kita! atau jangan-jangan kita juga bakal seperti pasangan yang di sana? dan aku menjadi korban nya?" Renal yang mencoba memberi paham kepada milea dan khawatir kepada diri nya dan juga milea
"Ishh.. jangan gitu dong by.. kok kamu ngomong nya gitu!" khawatir milea
"Ya udah ah, aku mau langsung ke sana aja! aku mau beli permen kapas nya!" rengek milea dan mengalihkan pembicaraan nya
"Ih di kasih paham, ko malah gitu ya.. aneh emang pasangan ku yang satu ini, tapi aku tetep menyayangi nya hehe!" ucap Renal kesal sambil cengengesan
Milea tu orang nya susah di kasih paham, dan selalu membuat aturan nya sendiri dan orang nya manja.
Letak penjualan permen kapas ada di arah yang berlawanan, jadi mereka harus menyebrangi jalan yang cukup besar, saat milea menyebrangi jalan nya tiba-tiba ada mobil yang lewat di depan nya dan menabrak milea, hingga milea tidak sadarkan diri di tempat.
"Akhhh..." Teriak milea terkejut
"Byyy..!!!!!" teriak Renal sambil meraihkan tangan nya yang tidak gapai untuk menyelamatkan milea
Braaakkkk!! (tertabrak)
Renal pun langsung menuju ke arah Milea yang tertabrak, sedangkan mobil yang menabrak milea kabur tanpa tanggung jawab.
"By!! kenapa harus kamu yang tertabrak! kenapa bukan aku!!" tangis Renal sambil menyesali nya
Di situlah transmigrasi di mulai..
=°•°=•°•=
Hari pertama [1]
Tiba-tiba terbangun, dan langsung berada di atas ranjang mewah dan empuk. Seorang putri sedang tertidur di atasnya.
"Hah? di mana ini? tempat apa ini? kenapa aku berada di sini?" bingung milea dan terus menerus bertanya tanya pada dirinya
***
Sedangkan sang ratu atau ibu tiri dari snow white berada di kamar nya dan sedang bertanya pada sebuah cermin ajaib
"Cermin ajaib! katakanlah siapa yang paling cantik di negri ini?" ucap sang ratu dengan suara lantang nya dan merasa bangga diri
"Wanita yang paling cantik di negri ini adalah putri snow white!" ujar cermin ajaib
"Apa?!! ini ga bisa di biarin! hanya aku yang paling cantik di negri ini!!" sang ratu langsung melempar cermin nya ke ranjang nya
Sang ratu langsung memanggil pemburu hustman dan menyuruh pemburu hustman untuk membunuh putri snow white
Pintu kamar putri snow white~~
"Mohon maaf putri, bisa tolong keluar sebentar? ratu menyarankan mu untuk jalan-jalan di luar bersama ku" ucap si pemburu hustman
"Sebenernya aku ini lagi di mana sih? ko aku di panggil putri?" tanya snow white ke pemburu hustman
"Hahaha! putri lupa ingatan kah setelah tidur siang?!" ucap si pemburu hustman sambil ketawa
"Astaga putri.. oke, biar aku jelaskan putri sekarang sedang berada di istana, dan nama putri.. putri snow white" pemburu hustman sambil menepuk jidat nya
"Hah? snow white?! ah ini paling cuma mimpi" terkejut putri, lalu diam sejenak dan berpikir kalau dia sedang bermimpi
Putri pun segera mencubit kedua pipi nya
"Akh!! sakit!! ini bukan mimpi! ini nyata!!" teriak putri sambil mengelus pipi yang baru aja dia cubit
"Ada apa putri?" tanya si pemburu hustman
"Eh, tidak ada apa-apa, kalau gitu aku akan bersiap!" nyengir putri
=°•°=•°•=
Di dalam kamar~~
"Apa yang putri snow white lakukan ya?" putri berusaha berpikir
"Akh.. sial!! padahal aku tau film itu tapi aku ga nonton film itu! sial!!" putri teriak sambil merasa menyesal karena tidak nonton
"Sudah lah aku lanjutkan aja transmigrasi ini, eh bagaimana dengan by yaa? ah sudah lah lupakan untuk saat ini!! aku mau menjalankan yang ini dulu!"
Setelah putri sudah siap, putri snow white pun di bawa ke hutan dan masuk ke dalam nya, setelah sudah sangat jauh memasuki hutan, pemburu hustman pun segera menarik pedang nya.
"A-Apa yang ingin kau lakukan terhadap ku?" tanya putri
"Hoshh.. aku tidak bisa melakukan nya!!" ucap pemburu hustman kesal sambil menghela nafas nya
"Maaf putri ini sangat tiba-tiba sekali, maaf sudah membuat mu terkejut. Sebenernya sang ratu menyuruh ku untuk membunuh mu, tapi aku tidak bisa menyakiti putri secantik dirimu" ujar pemburu hustman dengan nada laun
"Apa? kenapa?!" tanya putri
"Ga tau putri, aku hanya di perintah itu tanpa harus menanyakan tentang alasan nya, kalau tidak aku akan di bunuh ratu"
"Aku tidak akan membunuhmu, lebih baik kamu pergi sejauh mungkin dari istana, sejauh mungkin sampai ratu tidak bisa menemukan mu" ujar pemburu hustman
"Tapi.. aku kan ga tau soal hutan ini?!" gelisah putri
"Cepat!! pergilah!! sebelum ada yang melihat!! pergi sejauh mungkin!!" gertak pemburu hustman
"B-Baik lah!" putri pun langsung berlari sejauh mungkin
Putri pun berlari kencang, saat dalam perjalanan berlari nya saking kencangnya hingga putri tidak melihat jalan dan menabrak seseorang di depan nya
"Maaf tuan!! aku sedang buru-buru" putri menundukkan pandangan nya
"Iya gpp, menenggak lah.." ucap pangeran sambil memegang dagu putri dan menenggakan nya ke atas
Putri pun melihat wajah pangeran itu, dan ternyata wajah pangeran itu adalah wajah renal
"Renal? itu bener renal kan? ko dia sungguh tampan!" batin nya putri
"Kamu pasti putri snow white kan? apakah mau aku antar kan kamu ke istana mu?" tanya pangeran dengan suara lembut dan menggoda
"Se-sebenernya aku ingin pulang, tapi kalau aku pulang aku akan di bunuh, jadi aku mau pergi sejauh mungkin dari istana agar ratu tidak menemukan ku!" jawab putri dengan nada gugup dan ketakutan
"Benar kah itu? apakah aku bisa pergi bersama mu?" tanya pangeran nada lembut
"Tidak bisa!! aku harus pergi!" putri pun pergi, lalu berlari kembali dan meninggalkan sang pangeran
"Oh iya, nama aku pangeran Ferninand!! kalau butuh apa-apa panggil aja aku!!" teriak pangeran ferninand
"Iya iya!!"
=°•°=•°•=
Putri pun tersesat dan menemukan sebuah pondok, lalu putri memanggil penghuni pondok itu
Tok..
Tok..
Tok..
"Apakah ada orang?!" teriak putri dari luar pintu pondok
Setelah putri memanggil beberapa kali, dan tidak ada yang menjawab, putri pun memasuki pondok itu, dan setelah di dalam pondok putri melihat pondok itu sangat kotor dan berdebu, putri pun langsung membersihkan semua sudut dari pondok itu sampai bersih dan menatakan nya dengan rapih
Saat putri naik ke atas pondok, terlihat ada tujuh ranjang kecil, dan putri mengira kalau itu adalah tempat tidur anak-anak kecil yang tinggal di pondok itu
~~
"Padahal aku baru aja terjun ke negri ini, kenapa harus banyak banget rintangan yang harus aku lalui di sini.. sangat hari yang melelahkan!" putri mengusap air keringat di kening nya
"Lebih baik aku tidur di ranjang ini saja dulu, sampai penghuni pondok ini datang, pasti mereka juga akan mengizinkan ku untuk tinggal di sini" putri pun berbaring
Putri pun tertidur lelap di ranjang kecil di pondok itu.
***
Sedangkan di istana~~
Ratu mulai bertanya lagi kepada cermin ajaib nya.
"Cermin ajaib! siapa yang paling cantik di negri ini?" tanya Ratu kepada cermin
"Tentu saja putri snow white" jawab cermin ajaib
"Apa?!! bukan nya putri sudah di bunuh oleh pemburu hustman?!" ratu dengan suara lantang
"Tidak!! putri masih hidup! dia tidak mati, dan tidak di bunuh" cermin ajaib
"Apa?!! Sial!! bagaimana pun aku sendiri yang harus membunuh putri itu! kalau dia mati.. hanya aku yang akan jadi wanita tercantik di negri ini hahahaha!!" ratu sambil ketawa kejam
=°•°=•°•=
Keesokan harinya...
Hari kedua [2]
Para 7 kurcaci pun segera pulang ke pondok nya untuk beristirahat di ranjang nya, setelah kerja keras selama seharian.
Saat di pondok, 7 kurcaci pun melihat ada seorang putri yang sedang tidur di ranjang salah satu kurcaci, para kurcaci pun merasa senang karena ada seorang putri di pondok nya, saking senang nya sampai membuat putri snow white yang sedang tidur terbangun
"Kalian siapa? kalian pemilik pondok ini kah?" tanya putri sambil mengucek mata nya
Semua kurcaci pun mengangguk, putri pun segera menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya,
7 kurcaci pun mengizinkan putri untuk tinggal di pondok mereka untuk melindungi putri snow white dari ratu jahat, setelah itu mereka pun langsung bersenang senang di pondok untuk merayakan nya.
=°•°=•°•=
Beberapa jam telah berlalu, di habiskan untuk bersenang senang, dan para kurcaci pun bersiap untuk pergi bekerja kembali dan mereka akan pulang nanti sore
"Dahh.. putri, jaga diri baik-baik ya di rumah" ucap dopey sambil melambaikan tangan nya
"Baik!!" jawab putri sambil tersenyum
Nama 7 kurcaci itu adalah Dopey, Sneezy, Happy, Grumpy, Doc, Bashful, dan Sleepy
Ketujuh kurcaci pun bekerja, dan putri sendiri di pondok, saat putri hendak memasak putri kekurangan kayu bakar untuk membuat api untuk memasak, dan putri pun mencari kayu di hutan.
***
Sedang di dunia asli putri atau Milea~~
Di rumah sakit•••
"By bangun dong by!!! aku ga mau kehilangan kamu!! kamu sudah ga sadarkan diri selama 2 hari dong by!! kenapa sampai sekarang belum sadar!!" rengek renal sambil menggoyangkan tubuh milea
"Sabar mas.. tapi saat Milea tertabrak tidak ada luka yang serius, dan detak jantung nya sampai sekarang masih normal hanya saja tidak sadarkan diri, mungkin sekarang jiwa Milea sedang berada di alam lain" berusaha membujuk suster yang menangani Milea
"Tapi sus.. aku ga bisa tenang! sampai pacar aku sadar!!" rengek renal kepada Milea
"Em, baiklah.. aku izin keluar sebentar" suster
***
Dunia transmigrasi~~
Saat putri sedang mencari kayu bakar, putri melihat ada seorang wanita tua yang berjualan kelontong, putri pun merasa kasihan dan putri pun membantu nya dan membawa wanita tua itu ke pondok 7 kurcaci
Di pondok~
"Makasih ya nak.. kamu baik banget" ucap si wanita tua
"Iya sama-sama nek!" senyum putri
"Karena kamu sudah membantu nenek, terima lah apel merah ini untuk balasannya" ucap wanita tua sambil memberikan apel nya
"Tidak usah nek! putri membantu nenek ikhlas kok nek!" putri mengembalikan apel nya lagi ke nenek
"Gapapa nak.. terima lah.. nenek masih punya banyak" bujuk si nenek
"Baiklah akan putri terima apel nya dan putri akan langsung makan, terima kasih ya nek!" senyum putri sambil memakan apel nya
Kriuuukk... (menggigit apel)
Setelah putri memakan apel itu, putri pun langsung merasa pusing dan Langsung tertidur untuk selamanya
"Hahahaha yang kau makan itu adalah apel beracun bodoh!! hahaha!" wanita tua itu langsung berubah dari penyamaran nya menjadi ratu jahat sambil ketawa dengan tawa jahat nya
Tiba-tiba 7 kurcaci pun datang lebih awal ke pondok, karena merasa khawatir dengan putri, lalu 7 kurcaci pun melihat ratu jahat itu sedang meracuni putri di pondok mereka.
"Heh ratu jahat! kamu apakan putri snow white?!!" tanya Sleepy nada tinggi
"Iyaa!! kau apakan? dasar ga sopan!!" Sneezy kesal
"Hahaha hanya kurcaci bodoh, putri itu tidak mati! dia hanya tidur untuk selamanya Hahaha" ucap ratu sambil ketawa
"Karena kau sudah menyakiti putri, kau akan kita bunuh sebagai balasan nya" ucap Dopey sambil mengeluarkan amarah nya
"Siapa takut! ayo tangkap aku kalau bisa! hahaha!" ratu pergi sambil meledek tujuh kurcaci
7 kurcaci pun langsung mengejar ratu jahat, saat pengejaran, ratu jahat itu pergi ke puncak gunung, saat di sana ratu jahat itu tidak sengaja terpeleset dan jatuh ke jurang, dan saat itu pun ratu jahat tidak pernah terlihat lagi, para kurcaci pun merasa sangat senang dan mengira bahwa ratu jahat sudah mati, akan tetapi mereka tidak tau cara untuk menyembuhkan putri yang sudah terkena racun yang di buat ratu jahat.
=°•°=•°•=
Hingga Keesokan harinya~~
Hari ketiga [3]
7 Kurcaci itu pun masih melihat putri tidak sadarkan diri, dan lemah.
"Dopey, Gimana ini? putri masih terkena racun dan ga sadar kan diri" ucap happy sambil merasa cemas
"Gimana kalau kita panggil tabib istana?" tanya Dopey ke semua nya
"Nah.. ide bagus itu.. kita bawa aja putri ke istana!" ucap Grumpy
"Bagaimana cara kita bawa putri? putri pasti berat, sedangkan tubuh kita kecil-kecil, kita pasti ga bisa bawa putri ke istana, kecuali orang yang lebih besar dari putri" Dopey menjelaskan dengan nada sedih dan kebingungan
Para kurcaci pun ribut di dalam pondok, dan merasa kebingungan karena tubuh mereka sangat kecil dan imut dan tidak bisa membantu putri yang sedang keracunan.
Sedangkan di luar pondok~~
Ada pangeran yang sedang berkuda dan bertemu dengan sebuah pondok di tengah hutan, dan pangeran mendengar keributan yang terjadi di pondok, karena penasaran pangeran pun segera mengecek nya.
Tok..
Tok..
Tok..
"Apakah ada orang?" tanya pangeran sambil mengetuk pintu
Di dalam pondok~~
"Dopey, siapa tuh yang mengetok pintu?" tanya sleepy
"Ga tau, coba biar aku cek" ucap Dopey dan menuju ke pintu lalu membukanya
Krekk..
"Pangeran!!! teman-teman ada pangeran!!" teriak dopey dengan nada bahagia sambil memanggil yang lainnya
6 kurcaci pun langsung menuju pintu dan menemui pangeran
"Eh, rumah para kurcaci? maaf sudah mengganggu waktu kalian, kalau gitu aku pamit" ucap pangeran lalu pamit untuk pergi
"Tunggu pangeran!! jangan pergi!!" kompak teriak para kurcaci
"Eh, ada apa? ada yang bisa aku bantu?" ucap pangeran sambil jongkok dan tersenyum
"Pangeran tolong kami.. putri terkena racun ratu jahat dan sampai sekarang masih belum sadarkan diri, kami kebingungan dan ingin membawa putri ke tabib istana.. tapi kami tidak tau caranya, karena tubuh kita sangat kecil.. tolong kami pangeran! tolong bantu kami bawa putri ke istana!" Dopey
"Baik, aku akan bantu kalian, dimana sekarang putri?" tanya pangeran
"Putri sekarang ada di kamar kami, ayo silahkan masuk pangeran" ujar Dopey, dan memberi jalan kepada pangeran
Di kamar kurcaci~~
"Ah, ini putri istana yang waktu itu, ibu tirinya tau kalau putri nya masih hidup, maka nya dia meracuni nya" pikir pangeran
Pangeran pun langsung menggendong putri, dan membawa putri pake kuda pangeran ke istana sebagai transportasi nya, dan para kurcaci pun menyusul ke istana untuk menjenguk putri
Di istana~~
Tukrak...
Tukrak...
Tukrak...
(Suara sepatu kuda)
"Buka gerbang istana! putri sedang dalam bahaya!" teriak pangeran kepada penjaga istana dari arah jauh
"Itu pangeran! dan sedang membawa putri! segera buka gerbang nya dan persilahkan pangeran masuk!!"
(Gerbang istana di buka)
***
Pangeran pun langsung menaruh putri di ranjang putri, dan memanggil kan tabib istana untuk di periksa. Saat pemeriksaan, pemburu hustman yang waktu itu di suruh ratu untuk membunuh putri, melihat putri di kamarnya yang sedang di periksa tabib, dan langsung masuk ke kamar putri.
"Pangeran kenapa ada di sini? Hah? putri?! putri kenapa ada di sini?" tanya pemburu hustman
"Putri terkena racun, setelah memakan apel yang di berikan oleh ratu" menjelaskan pangeran
"Apa? ratu sudah mengetahui nya?! kalau putri tidak ku bunuh" berpikir pemburu hustman
"Apa?! jadi kau di perintah untuk membunuh putri?" tanya pangeran
"Iyaa, aku di perintahkan oleh ratu untuk membunuh putri, tapi aku tak sanggup untuk menyakiti putri makanya aku menyuruh putri untuk pergi sejauh mungkin sampai ratu tidak bisa menemukan nya, tapi aku salah! karena ratu punya cermin ajaib yang bisa mendeteksi keberadaan putri" ucap panjang lebar pemburu hustman sambil melihat kondisi putri
Tabib pun selesai memeriksa putri dan mengatakan soal keadaan putri
"Putri memang terkena racun, sebab dari apel yang ia makan, tapi aku tidak bisa menyembuhkan nya, karena aku tidak tau penawar nya apa? pasti yang meracuni atau yang membuat racun tau tentang ramuan atau penawar yang bisa menyembuhkan putri" ucap tabib sambil berpikir
"Tapi yang meracuninya sudah mati, bagaimana aku bisa tau tentang ramuan atau penawar nya" pangeran sambil memegang dagunya
"Apa? ratu mati? em.. baguslah.. jadi aku tidak kena hukuman nya, Tapi.. aku tau kalau ratu suka berbicara dengan sebuah cermin ajaib, mungkin cermin itu tau sesuatu" pemburu hustman pikir nya
"Ayo! tunggu apalagi! langsung ke kamar ratu aja!" tegas pangeran, langsung pergi menuju kamar ratu
Saat di kamar ratu~~
Pangeran pun masuk dan langsung melihat cermin nya, dan langsung menanyakan pertanyaan soal racun yang ratu buat, tapi dia tidak tau gimana cara kerja cermin nya
"Eh ini cermin nya kan? tapi gimana cara menggunakan nya?" tanya pangeran sambil membulak balikan cermin nya
"Aku suka liat ratu menggunakan cermin ini, gimana kalau aku aja yang menggunakan nya" ucap pemburu hustman dan mengambil cermin yang ada di tangan pangeran
"Wahai cermin ajaib... beritahu kami tentang penawar racun yang telah di buat ratu.." tanya pemburu hustman kepada cermin yang ia pegang
"Penawar dari racun yang ratu buat adalah sebuah ciuman cinta sejati nya putri" ucap cermin ajaib
"Apa?! ciuman?! apa hanya itu penawar nya?" kaget pemburu hustman dan langsung memerah kedua pipinya
"Biar aku saja yang mencium putri!!" samber pangeran dengan nada gugup dan memerah pipinya
"Apa?! kau sudah gila ya?!!! Seenaknya mencium putri!! putri saja masih gadis dan belum mempunyai pacar, masa kamu seenaknya yang mencoba duluan!" emosi pemburu hustman dengan rasa cemburu
Pangeran pun langsung terdiam dan suasana tiba-tiba senyap
"Eh, emm.. bukan nya gitu pangeran, maaf udah lancang berbicara seperti itu pada pangeran, tapi yang aku maksud adalah.. tadi cermin ajaib itu berkata kalau putri harus di cium dengan cinta sejati nya putri kan, jadi.. belum tentu kalau pangeran cinta sejatinya putri" ucap pemburu hustman dengan nada rasa bersalah
"Iyaa gapapa, aku juga ngerti" pangeran menepuk pundak pemburu hustman
***
Tiba-tiba 7 kurcaci pun sampai di istana, mereka memang di larang oleh penjaga istana untuk masuk ke istana, tapi karena tubuh mereka yang kecil dan terdapat 7 kurcaci, mereka semua sulit di tangkap dan menyelinap lari masuk ke istana hingga sampai menemui pangeran yang sedang di kamar ratu.
"Itu pangeran!! yok ke sana teman-teman!!" seru dopey dan menghampiri pangeran
"Woii!!! kurcaci breng*ek!! keluar woi!! seenaknya masuk istana tanpa izin! hosh.. hosh.. hosh.." teriak penjaga gerbang istana dan pengawal yang sambil ngos-ngosan ngejar kurcaci
Para kurcaci pun lari dan bersembunyi di sela pangeran dan pemburu hustman tepat nya di kamar ratu
"Maaf Pangeran, pemburu hustman, para kurcaci ini penyusup, kita harus menangkapnya dan menghukum nya" hormat tunduk penjaga istana
"Silahkan tangkap aja para kurcaci ini, dan hukum mereka" ucap pemburu hustman dengan elegan
"Apa yang kau lakukan!! jangan tangkap para kurcaci ini!! justru mereka yang menyelamatkan putri sebelum aku!" teriak dengan amarah pangeran kepada penjaga istana dan pemburu hustman
"Apa?! kok bisa?" bingung pemburu hustman
"Ceritanya panjang, kami bisa tanyakan di lain hari! paham?!" tegas pangeran
***
Kurcaci pun bertanya tentang kondisi putri, dan pangeran pun segera memberitahukan nya dan mengantarkan ke kamar putri, bersama pangeran dan pemburu hustman
Lalu dopey pun bertanya tentang penawar dari racun yang di alami putri
"Apa penawar nya sudah dapat pangeran?!" tanya dopey
"Sudah, tadi kata cermin ajaib, penawar racun nya adalah ciuman cinta sejati nya putri" ujar pangeran
"Tunggu apalagi pangeran?! cium aja putri sekarang!!" ucap sleepy
"Iyaa, cium putri!" seru dopey
"Apaa?!!!" kaget pemburu hustman
"Tapi aku ga bisa cium putri sembarangan, belum tentu aku cinta sejati nya putri" pangeran dengan nada sedih
"Coba aja pangeran, sebelum di coba kita ga tau kan? siapa tau pangeran cinta sejatinya putri" ucap dopey sambil menyemangati nya
"Benar juga, akan aku coba" pangeran mendekati ranjang putri snow white
"Cium!! cium! cium! cium! cium!" serentak para kurcaci
Lalu, Pangeran pun mencium nya😚
Kissss... setelah itu pangeran melepas ciuman nya
Deg..
Deg..
Deg..
(Putri belum sadar)
Putri pun mulai membuka matanya
"Apa yang terjadi? kamu.. kamu pangeran!" ucap putri dengan nada lemah dan lembut
Setelah putri tersadar, pangeran dan yang lainnya pun merasa senang karena putri telah terbebas dari racun yang berikan ratu, dan hidup mereka pun hidup bahagia.
=°•°=•°•=
Sedangkan di dunia nyata~~
Di dunia nyata Melia pun tersadar, setelah ga sadar selama tiga hari di rumah sakit.
Melia membuka matanya dan Langsung di kejutkan oleh pacarnya
"By!! kamu akhirnya sadar juga!! kamu sadar setelah pingsan selama 3 hari! By.. huaaa..." renal sambil mengeluarkan air matanya
"Apa yang terjadi? tadi itu seperti nyata" ucap Melia sambil memegang kepala nya
"Cerita nya panjang! yang penting kamu sudah sadar dan kembali lagi! aku kira aku ga akan pernah melihat kamu lagi untuk selama nya hiks.." renal menangis dan Langsung mengusap air matanya
Hingga akhirnya di suatu hari.. renal dan Melia pun menikah dan hidup bahagia...
~TAMAT~
JAN LUPA TINGGALKAN LIKE DAN KOMEN YAA😚😚😚
TERIMA KASIH DUKUNGAN NYA💕