aku adalah seorang pelajar kelas 1 di salah satu sekolah negeri di kota ku.waktu itu sepulang dari sekolah aku seperti biasa membantu orang tua jualan di pasar.orang tua aku jualan gorengan dan soto.sepulang dari membantu orang tua di warung aku pulang seperti biasa nya tapi setelah sampai di rumah aku merasa ndak enak badan.badan terasa sakit semua dan kepala aku pusing suhu badan aku naek.aku coba untuk isirahat dulu di rumah kemudian sepulang orang tua aku dari warung aku cerita semua pada mereka terus aku di bawa ke seorang mantri di kampung untuk berobat.sesampai nya di tempat matri aku cerita semua dan mantri itu dengan seksama memeriksa aku sesaat kemudian mantri itu selesai dan berkata " ini cuman gejala typus aja kok...." ayah ku pun menyahut nya " kalo gitu bisa rawat jalan aja ya pak mantri..." trus mantri itu pun menjawab " iya bisa tapi jangan lupa ini obat nya di bawa terus di minum sampai habis,di banyakin istirahat ya...." setelah selesai periksa aku dan orang tua aku pulang ke rumah.
satu hari telah aku lewati tapi tidak ada perubahan tentang penyakit yang aku alami terus di hari ke tiga aku di bawa oleh orang tua aku ke pengobatan alternatif dan dari sana aku di beri satu botol minuman yang telah di doa kan.sepulang dari sana aku pun mulai meminum air yang di berikan memang benar badan aku terasa ringan dan tidak sakit lagi.
karena sakit itupun aku tidak masuk sekolah setiap hari aku selalu minum jus tomat supaya segar badan aku.di hari ke lima saat itu aku baru saja membuat jus tomat dan tiba-tiba aku merasa hilang kontrol dan pingsan.setelah aku siuman aku melihat ada semua anggota keluarga aku di situ semua nya menangis aku pun heran dengan itu semua.setelah beberapa saat aku merasa mual dan pengen muntah dengan sigap orang tua aku membawakan tempat buat muntahan aku.aku pun muntah dan yang aku muntah kan ternyata adalah darah semua orang di sekitar ku kembali menangis.setiap kali aku muntah yang aku lihat itu bukan darah melainkan cairan yang bersinar.
setelah itu aku merasa pusing banget yang aku lihat itu ada beberapa topeng terbang yang menghampiri aku kemudian topeng topeng itu terbang mengitari aku.banyak macam topeng yang terbang memutari aku ada topeng yang berwajah senang,tertawa,menangis,melamun,sampai topeng yang menggambarkan orang kesakitan pun ada.sayup sayup masih terdengar suara tangis dari anggota keluarga aku.
ayahku dengan masih rasa kebingungan nya kemudian mencari angkutan umum yang bisa membawa aku ke rumah sakit tapi tidak menemukan nya.akhir nya aku di bawa dengan menggunakan sepeda motor berboncengan dengan ayah aku di belakang aku buat menjaga tubuh ku supaya tidak terjatuh.di perjalanan aku masih sering muntah darah.sesampai nya di rumah sakit aku pun langsung di tangani oleh perawat dan dokter jaga.waktu itu akupun sudah merasa lemas banget jikalau aku menoleh ke kiri darah pun keluar dari mulut ku begitupun juga sebalik nya.sayup sayup aku masih mendengar suara dokter berkata " pak....untung langsung di bawa kesini kalo lebih dari 6 jam mungkin nyawa anak bapak sudah tidak tertolong lagi...."setelah itupun aku di bawa ke tempat perawatan disaat itulah petualangan yang tidak aku lupakan di mulai.
disaat aku di bawa ke kamar perawatan aku merasa di bawa oleh 4 orang yang tanpa ada muka berbaju putih dan bercahaya.aku merasa naik ke tempat yang tinggi tanpa ada batasan nya.sampai akhir nya aku tiba di sebuah kamar dan di saat aku sadar aku sudah di sebuah padang pasir yang luas.
aku pun terkaget ketika ada seorang kakek menghampiriku dia memakai jubah putih berjenggot panjang dia pun berkata " ngapain kamu sampai disini....." akupun menjawab " aku tidak tahu kek tahu tahu aku sudah sampai di sini..." trus dengan tersenyum dia bilang padaku " kamu kok nylonong aja langsung kesini....." ujar kakek itu.terus aku di suruh masuk ke sebuah pintu oleh kakek itu.setelah aku buka pintu itu aku sampai ke rumah aku dan akupun melihat di rumah aku sedang ada acara hajatan.riuh tetangga yang sedang melakukan tugas nya ada yang memasak,ada juga yang menyiapkan piring.aku pun berkeliling rumah ku saat itu terkesan beda lebih rapi dan bersih.kemudian aku melihat lihat pakaian yang aku kenakan kok seperti orang mau naik haji serba putih dan wangi.
setelah aku melihat lihat sekitar aku pun merasa ringan dan aneh nya lagi aku bisa terbang serta aneh nya lagi di setiap aku jalan di bawah aku tersebar bunga bunga.
kemudian aku merasa seperti ada yang mengendalikan tubuh ku aku berjalan menuju ke luar rumah menuju ke perempatan jalan dan dijalan itu banyak bunga di seputar jalan.aku pun terbang di sertai dengan sendiri nya.sampai di perempatan ada suara yang memanggil aku dan suara itu tidak asing buat aku....." mas....mas....mas....." teriaknya dan tidak lain itu adalah suara orang yang aku cintai." mas kapan kamu jadi membelikan aku pita dan jepitan rambut......" ujar suara itu lagi.setelah aku mendengar suara itu aku pun terjatuh dan saat aku tersadar dan membuka mata aku berada di sebuah ruangan perawatan rumah sakit.
ibu aku berada di samping aku di saat aku sadar dia pun senang bukan main sambil menitikan air mata dia pun bilang " alhamdulillah kamu sudah sadar nak....."
di ruangan itu ternyata banyak pasien yang bisa di bilang parah.
dalam satu ruangan tersebut ada beberapa pasien ada yang korban tabrakan lalu lintas dan ada yang sambil menunggu operasi.dan dalam satu ruangan tersebut hanya aku yang masih hidup.....
setelah sadar aku merasakan badan aku ndak bisa di gerakkan akupun takut kalo aku ndak bisa bergerak selama nya....aku hanya bisa diam saja merenungi apa yang terjadi.setelah beberapa hari akhir nya aku bisa duduk dan aku merasa aneh dengan kulit aku ternyata kulit aku bisa aku kelupas " kok kayak ular aja ganti kulit....." kata ku dalam hati.tapi memang bener semua nya bisa aku kelupas kulit nya dari muka sampai kaki.kemudian aku bertanya dengan ibu ku apa yang terjadi sama aku " nak kamu itu kena demam berdarah dan sudah masuk hari ke 5 jadi sudah parah dan maka nya kamu muntah darah...." ujar ibu ku.dari cerita ibu ku pun aku tahu kalo pas di rumah sakit kulit aku sudah membiru semua.setelah 2 minggu akupun mulai merasa sehat dan pengen jalan jalan akhir nya aku minta di belikan sandal dan aku pengen makan apel merah.setelah sandal dan apel merah ada di meja aku pun dengan lahap makan apel itu sampai habis 2 buah.kemudian dengan pede nya aku pasang sandal aku dan aku pun mulai turun dari ranjang rumah sakit dan akhir nya aku pun terjatuh.....ternyata aku blm bisa jalan kekuatan aku belum pulih semua.akhir nya aku di tolong untuk kembali ke ranjang.
hari demi hari aku pun sudah di perbolehkan pulang oleh dokter dan aku pun lega bisa kembali lagi ke rumah.
pemulihan ku memang membutuhkan waktu cukup lama.setelah benar benar sehat akupun mulai masuk sekolah.
di hari pertama aku sekolah akupun tidak full time aku di anjurkan pulang lebih awal supaya bisa istirahat lebih banyak oleh guru.dan saat aku pulang itu aku teringat dengan orang yang aku sayangi dan akupun menuju toko untuk membeli pita dan jepitan rambut.
di hari berikut nya aku sengaja bolos untuk menemui orang yang aku sayangi tersebut dengan bangga aku membawa dua benda yang memang sudah lama pengen di miliki oleh orang yang aku sayangi.
setelah sampai di tempat orang yang aku sayangi aku melihat dia bersama dengan cowok laen sedang ngobrol dengan asyik nya dan terlihat mesra.akupun menghampiri nya dia pun kaget dan lari aku pun kemudian bertanya dengan cowok itu siapakah dia.cowok itu menjawab kalo dia itu pacar nya baru sebulan jadian.
akupun terpukul dan merasa sedih saat itu dan untuk menyembunyikan kesedihan ku aku langsung pamit pergi dan pulang ke rumah
ketika hari libur sambil membawa kedua benda yang di inginkan orang yang aku sayangi aku memberanikan diri ke rumah nya.
setelah sampai ke rumahnya aku pun bertanya sama dia apa yang terjadi.dia pun menjawab karena aku dalam sebulan ndak ada kabar menganggap kalo aku sudah ndak peduli sama dia dan akhir nya dia jadian dengan cowok laen.aku pun menceritakan sebab ndak ada kabar selama sebulan setelah tahu cerita aku dia pun menangis di depan aku.sambil aku menyerah kan dua benda yang dia pengen akupun pamit dan pulang kerumah.