Kisah nyata#
"Hantuu..." Kata yang tak ku percaya, mana ada didunia nyata itu hanyalah fiktif belaka orang kuno, begitulah kata yang keluar dari gadis remaja yang masih menempati bangku 3 SMP.
Gadis yang kerap dipanggil Intan itu tak percaya dengan hal berbau mistis karena menurutnya hal itu hanya ada di film action
Sampai suatu hari ia menelan ludahnya sendiri saat dirinya benar-benar di datangi Arwah hitam yang tak tau bentuknya,
Pukul 04:00 semua orang terbangun dengan sangat terkejut karena tetangga yang mengidap penyakit aneh selama 1 tahun itu akhirnya meninggal dengan tenang, pasalnya awal mula penyakit yang diderita hanyalah diabetes semua keluarga menganggapnya hal lumrah karena faktor usia yang sudah tua, tapi lama kelamaan timbullah penyakit aneh yang dimulai dari jari kakinya yang luka dan terdapat ulat didalamnya sehingga memakan satu persatu daging dalam kaki itu, obat pun tak mempan untuk penyakit itu sudah rujuk beberapa kali ke rumah sakit pun tidak ada hasil sehingga keluarganya putus asa dan pasrah dengan takdir tuhan.
Tak sampai disitu ulat itu memakan hampir setengah badan sang nenek yang membuat sang nenek menjerit kesakitan sehingga sang nenek lebih baik mati dari pada seperti mayat hidup yang kesakitan
Satu hari setelah kamatian sang nenek itu tak membuat Intan takut untuk tidur sendirian karena baginya orang mati itu sudah biasa.
Intan melakukan aktifitas rutinnya sebelum tidur yakni membaca novel, dan barulah saat Intan mengantuk ia akan menutup bukunya dan pergi ke alam mimpi, tak sampai lima menit Intan tidur ia sudah di datengin makhluk astral yang tak tau bentuk tubuhnya hanya saja rambut panjang warna putih menjuntai kebawah dan seluruh badannya hitam, Intan hanya melihatnya remang-remang dan tak bisa membuka kelopak matanya hingga ia tersadar dan bangun dari tidurnya.
Ia mengerjapkan matanya dengan peluh yang membanjiri wajahnya seraya berkata
"Ah..aku cuma mimpi.."
Begitulah katanya karna ia tak percaya dengan hal mistis
Ia kembali tidur tanpa perasaan takut dan barulah terasa saat ia ingin menutup matanya kembali ada sekelebat bayangan yang sangat hitam di depannya.
Intan kembali berucap " gara-gara mimpi buruk itu aku jadi berhalusinasi..."
Pagi menjelang setelah sesampainya di sekolah, Intan menceritakan kejadian semalam yang menimpanya kepada temannya, sontak saja temannya kaget
"Intan itu bukan mimpi....itu dunia nyata dan memang benar adanya.." ucap teman Intan
"Aku tak percaya dengan hal itu...itu adanya hanya di film action...."
"Mengapa kau tak percaya....?"
"Karena itu hanyalah sebuah mimpi buruk...dan aku yang mengalaminya..." Ucap Intan
"Baik lah hati-hati dengan ucapanmu.."
"Hey teman kau terlalu kebanyakan nonton film horor....jadi janganlah kau bawa ke dunia nyata..."
"Ok....jika dalam seminggu kamu tak di datengin oleh hantu itu kau akan ku traktir selama satu minggu di kantin... dan jika kamu didatengin oleh hantu itu aku tak akan minta apapun dari mu..." Tantang teman Intan
"Ok... deal siap-siap untuk meneraktirku teman.."ucap Intan nyengir.
"Haripun berganti malam tepat pukul 00:00 Intan masih setia membaca buku novelnya hingga ia tak sadar kalau jam sudah menunjukkan tengah malam, barulah Intan bersiap untuk tidur.
Saat ingin memejamkan matanya bayangan itu muncul lagi tapi tak membuat Intan takut ia mencoba membuang rasa takutnya dengan menyalakan musik dihandphonenya
Setelah 5 menit Intan mencoba tidur tapi tak kunjung bisa, barulah terasa guling yang ada di pinggirnya terasa di tarik dan jatuh ke bawah yang membuat rasa takut kini menyelimutinya, tak hanya di situ barang diluar kamar Intan jatuh dengan sangat keras
"Pyar....."
Dan diiringi musiknya yang juga berhenti suasana di kamarnya kini sangat mencekam dan hawa panas membuat Intan dibanjiri peluhnya belum lagi suara aneh yang terdengar di telinganya, Intan yakin itu bukan suara tikus atau hewan lainnya karena bunyinya beda dari biasanya.
Intan memaksa memejamkan matanya namun seperti ada orang duduk di sampingnya, Intan menepis perasaan itu dan melafalkan do a yang ia ingat hingga tertidur dan tak terasa hari sudah menjadi pagi.
Intan melamun di koridor sekolahnya hingga ia tak sadar dengan kedatangan temannya
"Bagaimana semalam.." tanya teman Intan penasaran
"Semalam.....tidak terjadi apa-apa..." Ucap Intan gugup
"Baiklah ku tunggu enam hari lagi..."
"Setelah pulang sekolah Intan bergegas ke dapur untuk mengambil minuman dan cemilan tapi naas cemilannya tidak ada dan ia melihat adiknya di meja makan, Intan bermaksud untuk menyuruh adiknya untuk membelikan cemilan untuknya
"Dik tolong belikan cemilan untuk kakak..nih uangnya..."ucap Intan menyodorkan uangnya
Dan sang adik pun langsung berangkat tanpa berucap
Dan ketika Intan berbalik adiknya berada dibelakangnya, dan sontak membuatnya terkejut
"Dik kok kamu ada di sini mana cemilannya..."
"Cemilan....cemilan apa? aku dari kamar baru habis tidur siang..."ucap sang adik
Intan baru ingat kalau adiknya pasti sedang tidur siang tatkala dirinya pulang sekolah
Dan ia melihat uangnya jatuh disamping meja....
"Tidak mungkin ini pasti halusinasi aku karena aku sedang capek..."
Hari ketiga Intan akan memberanikan diri untuk mengetahui siapa yang selalu menghantuinya.
Ia mengajak adiknya untuk tidur bersama di kamarnya karena Intan sudah merasa takut.
Pukul 00:00 Intan sudah tertidur lelap dan pada saat itulah Arwah hitam itu datang menghampirinya, sedangakan dalam mimpinya Intan dikejar oleh nenek-nenek tua yang persis datang setiap harinya.
Setelah sadar dari alam bawah sadarnya Intan seperti berasa ada orang disampingnya ia memberanikan diri untuk membuka matanya
"Aaaaaaaaa..."
Bukan manusia melainkan kuntilanak dengan mata melotot berlumur darah dan anak kecil yang kepala nya terpotong
Mengerikan bukan
Intan hanya bisa melafalkan doa yang ia ingat dan mengingat tuhannya dalam hati
Karena ia nyaris tak bisa mengeluarkan suara seperti tercekat dalam teggorokannya.
Intan menggigil hebat dan membuatnya demam tinggi selama 3 hari. Dan selama itu juga ia tak diganggu oleh makhluk gaib ia hanya di datengin dalam mimpinya saja.
"Hey Intan kemana saja kau selama 3 hari kok tidak masuk sekolah...?" Tanya teman Intan
"Aku sakit..."
"Oiya janji ku tinggal satu hari apakah kamu tidak didatengin hantu..?"
"Aku mau ke kelas dulu...." Ucap Intan mengalihkan pembicaraan
"Baiklah mulai besok kau akan ku traktir, sepertinya tidak terjadi apa-apa kepadamu..."
Malam ini adalah malam ke-7 tetanggaku meninggal dan biasanya orang yang mati akan berpesan untuk terakhir kalinya kepada keluarga dan kerabatnya dan termasuk aku kerabatnya.
Tidak seperti malam sebelumnya, malam ini hujan begitu deras dan petir seakan ingin menghancurkan bumi dan seperti dugaan ku lampu akan mati dengan tiba-tiba.
Intan terbangun dari tidurnya tatkala melihat sekeliling kamarnya gelap ia memberanikan diri untuk keluar mencari lilin
Belum sempat melangkah
"Pyaarrrr..."
Intan kaget bukan main tapi ia segera melangkah keluar belum sempat membuka pintu ada seseorang yang memegang pundaknya, Intan memberanikan diri untuk menoleh
"Aaaaaaaaa..." Jerit Intan hingga ia pingsan, sebelum ia benar-benar pingsan makhluk itu membisikkan sesuatu
"Aku pamit ..." Dan ia juga melambaikan tangannya dan tersenyum.
Dan Intan sudah tak ingat apapun hingga pagi menjelang dan disampingnya sudah ada ibu dan ayahnya.
"Kau kenapa nak..?"
Intan bingung mau jawab apa tak mungkin ia mengatakan didatengin oleh arwah tetangganya bisa-bisa jadi omongan tetangga kan kasihan nenek itu.
"Intan hanya terpeleset dan berteriak saat jatuh bu.." terpaksa intan berbohong
Setelah sesampainya di sekolah Teman Intan sudah menunggunya seraya berkata
"Selamat....kamu akan ku traktir selama satu minggu..."
"Tapi sayang aku gagal, aku menelan ludah ku sendiri dan ternyata benar adanya kita tidak hidup sendiri didunia ini...masih ada makhluk lain disisi kita..."
"Jadi kau pernah ditemui oleh makhluk astral..? Ucap teman intan terkejut
"Aku bukan pernah melainkan satu minggu full aku didatengin oleh Arwah yang sama..."
Dan akhirnya Intan menceritakan semua kejadian yang ia alami dan menyuruhnya merahasiakan kepada siapapun.
TAMAT
~pena misterius~