Kicauan burung sangatlah indah. Ditemani sang surya telah terbit dengan indahnya. Angin melambai tirai dibalik jendela putih dengan nuansa elegant plus perpaduan warna pink dan biru. Nuansa gadis remaja yang dipenuhi ciri khasnya.
Remaja berumur 17 untuk tahun ini dan akan sweet seventen yang menandakan kalau dia sudah beranjak dewasa.
Clara victoriansa,itulah nama gadis yang lahir dikeluarkan victori dari pasangan frans victoriansa dan alexa kristani. Dia merupakan anak semata wayang dan sangat disegani oleh para kaumnya.
*triiiiing triiing
“Claaarrrrrrrrr… bangun sayanggg udah siang”teriakam yang menggelegar seluruh istana putih itu. Rumah yang bak istana kayangan turun kebumi.
“huuuuuuuaaaaammmmmmm…iya mommy…ini alarm brisik bangat siiihh”sahut gadis yang dimanja oleh kedua orang tuanya tersebut. Dia adalah clara bisa dipanggil clar.
Setelah bangun dari atas singgasananya dia berlari untuk menjalani rutinitas pagi sebelum pergi sekolah.
“Pagi mommy,..pagi daddy..muach muach”menyapa orang tua yang tak lupa untuk cipika cipiki.
“ayoo nak sarapan habis itu berangkat bareng daddy”ucap frans sambil menarik kursi untuk anaknya duduk sarapan.
“och ya sayang,bagaimana persiapan untuk nanti malam,beres??”tanya mommy dengan tatapan penuh kasih sayang untuk menanti jawaban dari anaknya itu.
“Hmmmm seperti biasa donk mommy,kan ini sweetseventin aku…”sahutku sambil meminum susu putih yang ada diatas meja.
“oklah kalau begitu,daddy cepat pulang ya”ucap mommy ke daddy yang sedang asik dengan kopinya.
Setelah sarapan yang diiringi dengan perbincangan dimeja makan clara dan frans langsung berangkat. Sebelum kekantor frans terlebih dahulu mengantar anak semata wayangnya kesekolah.
*blammm
“Dadadadada daddy,”ucap clara melambaikam tangannya dari jendela.
“Daaaaarrrrrr…….”teriakan dari belakangku.
“ehhh ayam ehhh copot lu eh goblok..ehh”suara terkejutku. Saya kalau terkejut biasa latah sering ngucapin kata-kata yang sama.
“Eeeh ehh ehh apaaa????Hahahahahahaha”suara ketawa dari segerombolan gadis yang imut plus cantik.
Mereka adalah teman plus sahabatku disekolah. Mereka yang tak lain MIKI,LALA dan NABILA.
“Eh kalian suka ngagetin deeh”..
“hahahhahahahhahahah”para gadis ketawa
“ketawa lagi,ntar tu gigi jadi maju kedepan”ucapku cemberut dengan wajah yang kaget.
“yuuk capcus”ajakku sambil merangkul mereka.
Dengan berjalan menyusuri lorong sekolah sambil bercanda dan ketawa ria. Seakan tidak ada yang hilang dari senyuman tulus itu.
“Hay clara…..”sapa seorang cowok yang berbadan tinggi,tegap,putih hidung mancung ditambah dengan pakaian yang rapi. Ya dia adalah vino,cowok yang sangat dikagumi dengan tampangnya.
“Ehh vino,hay juga…”sahut lala dengan tatapan melongo.
“hay juga vin..”sahutku.
“Ini buat kamu,selamat valentine ya”ucapnya dengan senyum pepsodentnya. Kata teman-temanku sih dia suka sama aku,tapi ya gitu aku masa bodok aja gak menghiraukan apapun.
“cieee cieeeee…..baru pagi sudah dapat mawar”sahut nabila dengan ekspresi meledek.
“udahlah…yuuuk jalan lagi. Och ya kalian gak lupa kan nanti malam??” tanyaku sambil berjalan kekelas.
“tenang putriiiii…itu tidak akan lupa dari ingatanku. Karena kamu sudah melekat dihati dan jiwaku”jawab lala dengan alaynya…
“yeeee iyeee kaliii….”
Hahahahhahahahaahhahaha
“pagiii clara… sudah cantik aja ketawanya.. Ini buat kamu untuk clara yang tersayang…”sapa boy ke mejaku ditambah bawa coklat solverqueen.
“makasih yaa…”jawabku.
“Lhooo kok banyak sih clar diatas meja bunga,coklat dan ini kotak kecil apa lagi isinya”tanya miki yang mengambil kotak berwarna pink diatas meja.
“Wooooooowwww,amazing. Kalung woooyy”sahut nabila.
“dari siapa nee??tanya lala.
“Gak taulah gue,biarin ajalah napa?”jawab ku yang berjalan untuk mendudukan bokong ku keatas kursi sambil membereskan meja yang penuh akan hadiah.
“tunggu tunggu,bentar ini ada suratnya”sahut nabila.
“Iiihhh iiih kok gue disaingi siih”mendengr ucapan boy yang seperti orang kesal banci..
Sambil menunggu miki,lala dan nabila membaca surat, aku mengeluarkan handphone dengan logo apel dari dalam saku rokku. Membaca satu-satu pesan,inbox FB dan IG satu persatu. Yang pada umumnya mengucapkan ultah ku.
*ping ling
Suara hanpdone yang menandakan pesan masuk dari Igku berbunyi. Lalu ku buka ternyata itu dari mixel.
Clar,nanti bisa ketemu gak dikantin habis pulang sekolah?.
Mixel adalah teman sedariku kecil. Bisa dikatakan cinta masa kecilku. Karena aku memendam perasaan untuknya dari kukecil,begitu pula dengan dia. Yang ntah apa alasannya tidak berani diungkapkan. Kami beda kelas,karena mixel termasuk murid yang unggul.
Tidak lama waktu berselang jam menandakan untuk istirahat pun tiba. Semua murid berhamburan untuk keluar kelas menuju peristirahatan terakhir. Ya dimana lagi coba,yang tak lain itu adalah kantin tongkrongan anak lapar.
Kami bertiga juga menuju kantin untuk makan. Sepanjang perjalanan kami bertiga dapat hadiah dari orang-orang. Ada yang ngasih boneka,mawar,coklat dan lain-lain. Mau tidak mau kami terpaksa menerimanya karena menolak pemberian tidaklah baik.
“Och ya gays,itu mixel tadi chat aku di IG katanya mau ketemu dikantin habis sekolah”kataku sambil melirik mereka.
“ya udah gak pa pa ketemuan aja… kan kekasih masa kecil sekaligus cinta pertama….”sahut nabila dan diakhiri dengan ketawa ledek mereka.
“ok deeehhhh”jawab ku sambil mengedipkan mata.
Tidak lama sesudah itu bel masuk pun berbunyi. Semua siswa yang ada dikantin berhamburan untuk masuk kelas. Pelajaran demi pelajaran pun dimulai.
Sampai akhirnya pelajaran terakhir pun selesai dengan sangat tenang. Tidak lama sesudah itu bel pulang berbunyi. Semua murid pulang kerumah masing-masing. Ada yang langsung pulang ada juga yang nongkrong. Biasa karena sekarang malam minggu.
“Ada apa xel??tanya ku kepria yang berdiri didepan ku.
“ini untuk mu,tapi bukaknya nanti aja ya malam saat perayaan…bye”ucapnya sambil memberikan kotak berwarna biru kehadapanku dan berlari pulang dengan mengacak rambutku dengan pelan.
Detik menjadi menit,menit menjadi jam. Akhirnya malam yang ditunggu pun datang. Semua tamu undangan sudah pada datang dan mencicipi hidangan yang tersedia.
“Sayanggggg sudah selesai belum…. Itu teman-temannya sudah pada nunggu…”teriak dari wanita dari sebelah pintu.
“iyaaa Mommmm…..”
Setelah tidak berapa lama,clara dan mamanya pun turun untuk menghampiri semua tamu undangan. Semua mata melongo,menganga bahkan ada mata yang tak berhenti berhentinya melihat bidadari yang turun dari atas.
“Wwwwaaaahhh cantiik benar…”
“bidadari loteng….”
“bidadari turun kamar…”
Begitulah kata yang keluar dari mulut mereka.
Acara berlalu dari meniup lilin sampai pemotongan kue lun berjalan dengan khitmat. Setelah melakukan semua itu clara berkeliling taman rumahnya yang luas. Tanpa disadari ada seseorang yang mengikuti dan menarik tangannya.
“siapa??tanya ku sambil menoleh kebelakang.
“ini gue,mixel….”sahut pria itu. Ya dia adalah mixel yang memperhatikan dan mengikutinya sedari tadi.
“ada apa xel??
“Mana kotak yang gue kasih tadi ke lho pas dikantin??”
“ini….. Buat apa dulu…”
“clara victoriansa,dari kecil gue sudah mulai mengenal lho. Mulai dari lho main pasir,menangis terjatuh dari sepeda bahkan kaki lho terluka. Lho sangat cengeng,clara cengeng yang gue kenal. Saat itu gue suka menjahili lho,mengambil makanan dan mainan lho supaya lho nangis. Dari sana gue sudah mulai menyukai lho. Bukan suka dari sahabat tapi rasa suka sebagai wanita dan pria remaja. Gue tulus sama lho. Dihari sweetsaventine dan valentine ini,maukah lho menjadi pacar gue?? Sampai maut memisahkan.”ucap mixel berlutu dihadapanku dan membuka kotak pemberiannnya.
Tetesan air jatuh dari kelopak mata ku tanpa kusadari..
“iya xellk gue mau”ucapku sambil berlari kepelukannya. Dan memasangkan kalung berliontin matahari keleher ku diiringi dengan kembang api yang berterbangan dilangit yang cerah itu.
Setelah berpelukam kecupan manis mendarat dibibir tipis gadis yang sudah berusia 17tahun itu.
Sampai sebuah cahaya terang keluar dari dalam tubuh gadis itu. Semua mata melihat sangat pedih. Sampai akhirnya,sebuah suara berkata “terima kasih engkau sudah memberikan hati tulusmu untuk clara. Dan terima kasih kalian sudah menjaganya. Sekarang dia sudah berumur 17 tahun dan disaat valentine ini dia harus kembali untuk menjalankan tugasnya sebagai putri bintang. Menjaga alam semesta ini.”
Suara itu tiba-tiba menghilang dengan clara dan keluarganya. Semua orang panik mencarinya sampai tidak ada petunjuk kemana perginya.
Hari berganti minggu,minggu berganti bulan lalu bulan berganti tahun. Tapi keberadaan clara tidak kunjung ditemukan. Sampai sosok wanita cantik putih bersih berpakaian layaknya seorang putri datang menghampiri mixel yang berdiri ditaman.
“xel lo harus jalani hidup lo dengan tenang. Carilah wanita yang bisa bikin lho bahagia. Jangan menunggu gue xel karena gue harus jalani hidup gue dan bebas dipindah gue sebagai putri. Selamat tinggal xel”ucap wanita itu. Ya benar itu adalah clara yang menghilang dengan cahaya putih itu. Clara yang datang untuk mengucapkan perpisahan untuk kekasihnya.