Aku Viona. Di kenal sebagai wanita cantik untuk ukuran gadis desa.
Namun, biarpun hanya gadis desa tapi pesonaku di kampus tak kalah menarik dari teman temanku yang notabene gadis kota.
Aku memang terkenal visioner, berprestasi dan cuek, hal itu membuat para pria di kampusku banyak yang minder untuk blak blakan menyatakan rasa sukanya, paling beraninya hanya melalui chat WA.
Hingga pada suatu hari, ada seorang murid baru yang mampu mencuri perhatianku.
Dia lebih muda 3 tahun dariku dan
dia sangat menggangguku.
Sebut saja namanya Reno.
Dia anak fakultas Psikologi baru masuk tahun ini, sedangkan aku anak fakultas Hukum sudah semester 6.
"Hai kak!! " Seorang pria memanggilku. Sontak aku menoleh dan mengernyitkan dahi pertanda aku tak kenal dengannya.
"Kak Viona lupa ya sama aku??"
"Iya. Memang kamu siapa?"
"Aku Reno Kak.
Waktu aku masih SMA kita temenan deh di Fb, kalau gak salah 2 tahun yang lalu."
"Benarkah??"
"Iya kak, nama akun fb ku Wahyu Ningrat kak tapi sebenarnya namaku Reno."
"Oh Wahyu Ningrat?? ya ya ya aku ingat sekarang."
"Gak nyangka ya kak kita bisa bertemu di kampus ini."
"Iya Hehe."
Jujur saja aku masih canggung dengan kehadiran Reno tapi anak itu sepertinya dia sangat antusias bertemu dg ku.
"Kak Vio... "
"Iya Kenapa Ren??"
"Makasih ya karena berkat kakak aku bisa masuk kampus ini!!"
"Aku?? perasaan aku gak melakukan apa apa untukmu?!" Aku masih belum paham atas apa yg dia maksud.
"Waktu itu aku anak Broken Home.
Beruntung aku kenal kak Viona di Fb, kakak banyak memotivasiku ke arah positiv kalau tidak mungkin aku sudah jadi anak berandalan di jalanan.
Namun, lihatlah kak!! aku bersama kakak di kampus ini." Dia tersenyum manis sekali.
"Oya Ren, 5 menit lagi masuk pelajaran.
Aku duluan ya!!"
"Minta no WA kakak donk!!" Reno memberiku secarik kertas dan balpon. Dan aku menulis no WA ku.
"Oya sudah aku pergi ya!!"
"Sampai jumpa lagi Kak. "
Aku tak menghiraunkannya lagi.
Aku bergegas masuk kelas takut terlambat.
Dosen hari ini cerewet banget, aku males berurusan dengannya.
"Tumben lu vi datengnya pas dengan jadwal masuk?? biasanya lebih dulu??" Tanya Retha yang duduk di sampingku.
"Bukan urusan lu!!"
"Ciee kayaknya dapet fans baru lu ya??"
"Banyak tanya lu tha... "
"Gue kan lihat dari jauh Vi Hihihi... "
"Ih Najis lu pake ngintip ngintip lagi."
"Cieee Viona ketauan... "
"Retha!! Viona!! maju ke depan kerjakan Hal 128 no 1 sampe 5!!"
"Mampus lu tha, gara gara elu ini!!"
"Iya Vi maaf... "
Retha menunduk dengan wajah penyesalan.