JUDUL
Dilema Antara Cinta Dan Sahabat
Ya, masa remaja memang menjadi suatu impian dan cita-cita setiap anak. Mengapa? Karena di masa remaja, seorang anak dapat menemukan siapa jati dirinya dan juga dapat menemukan cinta sejatinya. Begitu pun yang dirasakan oleh seorang gadis remaja yang bernama Yesti.
Yesti merupakan gadis SMA yang memiliki sifat yang baik, tulus, cupu, dan juga kutu buku. Sifat culun dan cupu nya itu yang membuat Yesti di jauh kan oleh seluruh teman sekolahnya. Sama seperti sifat nya, kisah cinta Yesti pun juga sama culun dan cupunya dengan sifatnya. Tidak ada seorang pun siswa cowok yang tertarik atau suka kepada Yesti, semua itu dikarenakan penampilan Yesti yang tidak menarik dan sangat culun. Yesti juga mendapat julukan sebagai gadis jelek dan culun di sekolah nya. Akan tetapi, Ternyata dibalik julukan jelek dari teman-teman sekolah nya, Yesti memiliki wajah yang cantik pada saat diluar sekolah. Tetapi, Yesti selalu berpenampilan culun dan cupu ketika disekolah. Karena Yesti ingin agar setiap orang yang dekat dengan nya itu tulus kepadanya. Bukan karena penampilan atau pun karena parasnya.
Namun, dibalik sifat culun dan cupunya. Ternyata Yesti adalah anak dari pengusaha yang terkenal dan sangat kaya. Tetapi, Yesti tak ingin semua orang mengetahui siapa Yesti sesungguhnya. Yesti melakukan itu semua karena Yesti ingin mendapatkan teman yang tulus dan juga Cinta Sejati. Disamping sifat culun dan cupunya, ternyata Yesti memiliki kemampuan yang sangat mahir dalam melukis. Keindahan hasil lukisan Yesti begitu diakui oleh banyak orang. Ayah Yesti yang merupakan pengusaha terkenal itu, sangat menyayangi putri tunggal nya. Sama seperti ayah nya, ibu Yesti juga merupakan pengusaha yang sukses. Kedua orang tua Yesti merupakan seorang pengusaha, yang membuat kedua orang tua Yesti kurang memiliki waktu bersama dengan putri tunggal mereka. Hal itu membuat Yesti kurang mendapatkan kasih sayang. Baik dari kedua orang tua nya, maupun dari orang-orang yang ada di lingkungan sekitar nya. Hal itu juga pun membuat Yesti tidak pernah merasakan Jatuh Cinta kepada seseorang. Sehingga membuat Yesti terus menyendiri dan memilih untuk melukis. Semua lukisan Yesti merupakan hasil dari rasa kesendirian yang dirasakan oleh Yesti.
Walaupun anak pengusaha terkenal, tetapi Yesti tidak manja kepada kedua orang tua nya. Melainkan Yesti adalah gadis yang mandiri dan pekerja keras. Walaupun Yesti selalu di berikan uang dari kedua orang tua nya. Tetapi, Yesti selalu mencoba untuk memenuhi kebutuhan nya dengan usaha dan jerih payah nya sendiri. Dan Yesti tak pernah memakai uang pemberian dari orang tua nya, melainkan Yesti menabung uang pemberian dari orang tua nya itu. Yesti pun mendapat penghasilan dari hasil menjual lukisan hasil karya nya, ketempat pameran lukisan. Dari hasil penjualan itu, Yesti dapat memenuhi kebutuhan hidup nya sendiri. Yesti terus menyendiri di dalam kamarnya dan tak ingin berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya.
Seberjalan nya waktu, Yesti pun memiliki seorang teman sekaligus sahabat yang baik dan tulus yang bernama Dita. Dita memiliki gaya yang bertolak belakang dengan Yesti. Dita adalah seorang gadis yang cantik, anggun dan sangat populer di sekolah mereka. Yesti dan Dita saling mengenal lewat pameran lukisan. Yang ternyata mereka berdua memiliki hobi yang sama yaitu melukis. Selain itu, Yesti dan Dita juga memiliki tolak belakang yang sama. Mereka sama-sama terlahir dari keluarga pengusaha yang terkenal dan orang tua yang sangat sibuk. Sehingga mereka berdua jarang menghabiskan waktu bersama dengan orang tua mereka masing-masing. Yang membuat mereka memiliki sifat menyendiri yang sama.
Ternyata dibalik kepopuleran Dita, Dita juga anak yang suka menyendiri. Dan tak sedikit juga orang yang tidak menyukai Dita, dikarenakan banyak orang yang iri dengan kecantikan Dita. Namun, Yesti dapat memahami Dita dan membuat Dita nyaman bersahabat dengan Yesti. Persahabatan Yesti dan Dita semakin hari semakin dekat. Karena mereka saling memahami satu sama lain, Yesti dapat memahami Dita dan Dita juga dapat memahami Yesti. Dan mereka berdua saling memenuhi satu sama lain dengan kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki.
Hingga suatu hari, sekolah mereka kedatangan seorang cowok yang merupakan siswa baru disekolah Yesti dan Dita. Cowok itu bernama Yeriko. Yeriko adalah siswa yang tampan, populer, dan jago bermain basket di sekolah lama nya. Yeriko juga memiliki sifat yang dingin dan cuek terhadap perempuan. Namun, dibalik sifat cuek nya Yeriko memiliki sifat yang baik tetapi plin-plan terhadap pilihan nya.
Keesokan sore nya, Yesti tak sengaja bertemu dengan Yeriko di taman saat melukis. Saat di taman Yesti tak mengenali Yeriko. Dan keesokan harinya, di sekolah Yesti kembali bertemu dengan Yeriko di perpustakaan sekolah. Dan awalnya Yesti tampak biasa saja terhadap Yeriko, namun suatu hari diluar sekolah Yesti berpapasan bertemu dengan Yeriko dan melihat Yeriko membantu seorang nenek tua untuk menyebrang. Hal tersebut membuat hati Yesti kagum dan menyimpan rasa terhadap Yeriko. Dan tanpa diketahui ternyata Dita juga menyimpan rasa suka terhadap Yeriko pada saat pertama kali Dita memandang dan melihat sosok Yeriko. Namun, Yesti dan Dita tidak saling mengetahui perasaan mereka satu sama lain terhadap Yeriko.
Disisi lain ternyata diam-diam Yeriko sering memperhatikan Dita pada saat disekolah. Namun, aneh nya ternyata ada satu perempuan selain Dita yang sering diperhatikan oleh Yeriko. Yang tak sengaja Yeriko temui ditaman, yang membuat perempuan tersebut memiliki tempat spesial di lubuk hati Yeriko. Dan ternyata perempuan yang spesial bagi Yeriko itu adalah Yesti, dan selain itu ternyata Yeriko juga menyimpan rasa ketertarikan nya terhadap Dita. Dan hal tersebut tidak diketahui oleh Yesti dan Dita yang merupakan kedua sahabat sejati.
Waktu itu pun tiba, dimana Yeriko pergi untuk menemui Yesti di taman yang biasa dijadikan objek tempat melukis bagi Yesti. Dan merupakan taman yang sama dimana Yeriko dan Yesti berpapasan bertemu untuk pertama kalinya. Di taman itu Yeriko pergi menghampiri Yesti yang sedang melukis. Tanpa basa-basi, Yeriko mulai mendekati Yesti dan mengajak Yesti mengobrol. Di tengah-tengah obrolan mereka, Yeriko mengutarakan perasaan cinta nya terhadap Yesti. Walaupun Yesti juga menyimpan rasa cinta terhadap Yeriko, tetapi Yesti menolak pernyataan cinta dari Yeriko. Hal itu semua dikarenakan sifat pemalu dan pendiam yang dimiliki oleh Yesti. Karena mendengar penolakan dari Yesti terhadap dirinya, Yeriko pun langsung pergi meninggalkan Yesti sendirian di taman tanpa mengatakan sepatah kata pun.
Keesokan harinya tak sengaja Yeriko berpapasan dengan Yesti di sekolah. Namun, pertemuan mereka kali ini berbeda dengan pertemuan mereka pada saat di taman. Karena ternyata Yeriko tidak mengenali Yesti saat berada disekolah. Hal itu dikarenakan gaya Yesti yang culun dan cupu pada saat disekolah, berbeda dengan gaya Yesti yang cantik dan feminim, serta anggun ketika berada di taman atau di luar sekolah.
Ternyata setelah pertemuan mereka berdua itu, Yeriko pergi untuk menemui Dita yang adalah sahabat Yesti yang tak diketahui oleh Yeriko. Setelah bertemu dengan Dita, Yeriko mengajak Dita untuk mengobrol santai. Disela pembicaraan, Yeriko mengutarakan perasaan cinta nya kepada Dita. Sontak Dita menerima cinta dari Yeriko, karena Dita juga menyimpan rasa terhadap Yeriko. Berita mengenai hubungan Yeriko dan Dita tersebar begitu cepat dan luas, hingga sampai ke telinga Yesti. Setelah mendengar berita tersebut, hati Yesti begitu hancur berkeping-keping. Ya, hal itu dikarenakan Yeriko adalah Cinta Pertama Yesti dan yang sekarang menjadi pacar sahabat nya sendiri. Mendengar berita hubungan Yeriko dan Dita, Yesti merasa dihianati oleh Dita. Karena merasa dihianati oleh Dita, Yesti mulai menjauhi Dita secara perlahan dan selalu pergi bila berpapasan dengan Dita. Melihat sifat sahabat nya itu, Dita merasa bahwa sahabat nya telah berubah. Karena merasa persahabatan nya dengan Yesti mulai merenggang, Dita memutuskan pergi menemui Yesti untuk membicarakan tentang sifat Yesti yang berubah. Namun, niat Dita terhalang kan setelah Dita tak sengaja mendengar curahan hati Yesti di taman yang merenungkan perasaaan nya kepada Yeriko. Karena cinta nya kepada Yeriko, Dita menjadi marah setelah mendengar curahan hati Yesti. Dita pergi menemui Yesti yang sendiri di taman dengan penuh amarah. Sesampainya di taman, Dita menampar Yesti dengan penuh kemarahan. Yesti sontak menampar balik Dita yang membuat pertemuan itu menjadi pertempuran antar kedua sahabat itu. Dita memberitahu kepada Yesti bahwa Dita telah mengetahui tentang perasaan Yesti kepada Yeriko. Karena Dita takut Yesti akan merebut Yeriko darinya, Dita pun memperingati Yesti untuk menjauhi Yeriko. Yesti tidak menghiraukan peringatan dari Dita dan langsung pergi meninggalkan Dita seorang diri di taman.
Dijalan Yesti merenung dibawah teduhnya pohon sambil menangis mengingat perilaku sahabat nya kepadanya. Yesti juga kembali mengingat pertemuannya dengan Dita yang berujung pertempuran dengan sahabatnya, Yesti merasa bersalah kepada sahabat nya itu. Tetapi Yesti juga kecewa atas perilaku dan tindakan dari sahabatnya itu. Yesti kembali terdiam dalam heningnya dan memikirkan persahabatan nya dengan Dita. Disela heningnya Yesti memutuskan untuk tidak menyalahkan Dita sepenuhnya. Namun, Yesti juga tak ingin egois terhadap perasaan nya sendiri. Maka Yesti memutuskan untuk memperbaiki hubungan nya dengan sahabat nya dan memperjuangkan Yeriko tanpa menyakiti hati sahabatnya. Setelah berfikir dan merenung panjang, Yesti memutuskan pergi ke taman untuk mencari objek-objek yang bagus untuk dilukis dan untuk menenangkan hati dan pikiran nya. Dan Yesti tak sengaja melihat Yeriko juga ada ditaman yang sama dengan Yesti. Namun, tanpa sepengetahuan Yesti, Yeriko tampak masih menyimpan perasaan kepada Yesti. Yang dapat dilihat dari tatapan Yeriko saat melihat dan memperhatikan Yesti dari kejauhan.
Keesokan harinya disekolah Yesti berpapasan dengan Dita dan Yeriko yang berjalan sambil bergandengan tangan yang membuat hati Yesti semakin terpukul. Karena Yesti tak ingin diremehkan oleh Dita, jadi Yesti bersikap tegar didepan Dita. Dita yang melihat sahabatnya pun tak bereaksi apa-apa. Tanpa menyapa Dita, Yesti langsung pergi sambil memalingkan wajahnya dari Dita.
Waktu terus berputar dan berjalan, hingga pada saat nya disekolah Dita pergi mencari Yeriko untuk mengakhiri hubungan mereka. Karena Dita telah mencintai orang lain dan bukan Yeriko. Namun aneh nya setelah mendengar pernyataan dari Dita, Yeriko tidak menentang perpisahan mereka. Karena nyatanya Yeriko masih menyimpan rasa cinta kepada Yesti. Setelah pertemuan mereka berdua, Dita langsung pergi meninggalkan Yeriko tanpa sepatah kata pun. Yeriko tak menghiraukan Dita, karena Yeriko sedang terdiam memikirkan Yesti.
Sore hari itu, Yeriko memutuskan pergi menghampiri Yesti untuk mengungkapkan perasaan nya. Seperti biasa, Yesti selalu berada di taman pada sore hari. Di taman yang sama, Yeriko bertemu dengan Yesti. Yeriko mengajak Yesti untuk mengobrol di kursi taman. Dipertengahan percakapan mereka, Yesti mengungkapkan siapa dirinya yang sebenarnya. Bahwa dialah gadis culun dan cupu yang ada di sekolah. Awalnya Yeriko terkejut mendengar pengungkapan dari Yesti, namun Yeriko tetap mencintai Yesti. Sehingga Yeriko Membulatkan niat nya untuk menyatakan cinta nya pada Yesti. Yeriko tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas itu. Dan tak membuang banyak waktu, Yeriko pun menyatakan cintanya.
Awalnya Yesti ragu karena sepengetahuan Yesti, Yeriko adalah pacar dari sahabat nya Dita. Namun, Yeriko menjelaskan mengenai kabar tentang hubungan nya yang telah usai dengan Dita sabahat Yesti itu. Mendengar pernyataan dari Yeriko, Yesti pun mengangguk percaya kepada Yeriko. Lalu Yeriko menanyakan jawaban dari Yesti mengenai pernyataan cinta dari Yeriko. Yesti tak menjawab dengan kata-kata, tetapi Yesti hanya menjawab pernyataan dari Yeriko dengan mengangguk. Untuk memperjelas pernyataan dari Yesti, Yeriko pun menanyakan sekali lagi kepada Yesti do you accept me? (Apakah kau menerimaku?). Kali ini Yesti tak menjawab nya dengan anggukan, melainkan Yesti menjawab Yeriko dengan kata YES (IYA). Mendengar pernyataan IYA dari Yesti, yang menandakan bahwa Yesti menerima Yeriko. Membuat Yeriko sontak langsung memeluk Yesti sebagai tanda rasa bahagia bagi Yeriko.
Setelah pertemuan mereka, Yesti memutuskan untuk pulang. Namun sebelum Yesti sampai dirumahnya, Yesti melihat Dita dari kejahuan telah menunggunya di depan rumah nya. Rupanya Dita datang untuk bertemu dengan Yesti. Pada saat Yesti melihat sahabatnya dari kejauhan, Yesti langsung berlari kearah sahabat nya dan langsung memeluk sahabatnya itu. Setelah mereka melepas rindu, Yesti mempersilahkan sahabatnya itu untuk masuk dan duduk. Didalam rumah Yesti, mereka duduk dan berbicara santai. Disela pembicaraan mereka berdua, Dita memalingkan pembicaraan santai itu, hingga terjadi keheningan diantara mereka. Setelah beberapa saat, Dita menghentikan keheningan itu dan langsung memeluk Yesti sebagai tanda perminta maafan Dita kepada Yesti atas perilaku yang telah Dita lakukan kepada Yesti. Tak hanya meminta maaf, Dita juga memberikan kata selamat kepada Yesti atas hubungan nya dengan Yeriko. Yesti juga meminta maaf karena telah telah menyalahkan Dita. Tanpa menjawab Yesti, Dita langsung memeluk sahabatnya itu dengan penuh kasih.
by : Irgine