jika cinta yang tak terbalas sangat menyakitkan namun bagaimana jika cinta hanya akan terbalas selama 7 hari? bukankah itu sangat menyakitkan? namun gadis bernama Alice harus merasakan cinta hanya 7 hari dan setelahnya cinta itu hanya menyisakan memori indah saja
disuatu pagi yang cerah seorang gadis bersama Alice duduk di tepian sungai yang berkilau. ia selalu disana saat ia mengingat kakaknya. namun saat itu ada seseorang yang membuyarkan lamunannya
"hai mengapa kau sendirian disini?"
"oh kau siapa?"
"sekarang kau tak perlu tau aku siapa. disaat yang tepat nanti kau akan tau aku siapa"
tiba tiba laki laki sebaya nya itu pun menghilang dalam sekejap mata. Alice sempat takut dan bergidik ngeri namun ia juga terheran heran
"sebenarnya siapa laki laki itu? apa dia manusia? atau beda alam denganku? ah sudah lah ini masa liburku lebih baik aku bersenang senang dari pada memikirkan ini"
Alice kembali hanyut dalam dunianya sendiri. dan keesokan paginya matahari bersinar sangat cerah dan sang pemilik kamar yang merasa terganggu pun langsung beranjak dari tempat tidurnya dan pergi bersiap ke sekolah
sesampainya ia disekolah ia melihat anak yang menghilang tiba tiba itu di depan gerbang sekolahnya Alice berpikir dia sedang berhalusinasi namun ia melihat lagi dan ternyata benar saja anak itu sedang melambaikan tangannya
"hey kau siapa? kenapa kau menguntit ku?"
"namaku Kevin Lesuiaro"
"sepertinya aku pernah mendengar nama itu" mata Alice sembari berpikir keras
"hey Lice kamu berbicara dengan siapa?" kata France yang tiba tiba datang dan mengejutkan Alice
"apa kau tak melihat ada anak laki laki sebaya kita disini, France?"
"hey mengapa halusinasi mu setinggi itu?"
"aku tak sedang ber halusinasi! lihatlah dihadapanmu ada anak sebaya kita!!"
"sudah lah ayo masuk kelas saja dari pada halusinasimu semakin tinggi" kata France sembari meninggalkan Alice
"huh dia tak mempercayai ku... oh ya apa kau bersekolah disini?"
anak laki laki itu hanya bungkam dan menatap sendu Alice
"loh loh kenapa muka mu pucat? apa kau sakit?"
"tidak" Kevin menjawab dengan suara yang samar samar dan tiba tiba Kevin langsung menghilang
Alice pun tersentak, ia terkejut bagaimana mungkin manusia bisa menghilang seperti itu? apa dia bukan manusia?
Alice langsung berjalan ke kelasnya karena rasa takut sudah mengalir dalam darahnya namun ia masih bingung, sangat banyak pertanyaan di benak nya
Alice menelusuri lobby sekolah seperti biasanya, tapi tiba tiba ada suara samar samar yang memanggilnya. Alice pun semakin ketakutan, bulu kuduk nya berdiri dan pikirannya sudah cukup kacau
"buka bukumu!" kemudian suara samar samar itu kembali menghilang
Alice langsung membuka bukunya seperti apa yang dikatakan orang misterius itu, anehnya tak ada siswa atau siswi yang mendengar suara misterius itu selain Alice
Alice pun hanya menurut dan membuka bukunya dan terdapat tulisan "belok kiri dan temukan!"
"apa artinya? belok kiri? banyak sekali belokkan kiri disekolah ini?"
Alice muemutar otaknya untuk mengerti teka teki yang tertulis dibuku itu, karena yang awalnya takut sekarang rasa penasaran menggebu gebu di hatinya
"belok kiri?"
"oh apa belokkan ke arah kiri yang paling dekat dengan tempat ku berdiri sekarang?"
Alice pun melihat sekitar dan ia mendapati sebuah lorong kecil di salah satu lobby sekolahnya, dan itu belok kiri yang terdekat
"lalu apa yang harus aku temukan?ah sudahlah aku masuk saja dulu, nanti akan ku pecahkan teka teki berikutnya"
Alice mulai menelusuri lorong sekolah itu yang bahkan tak ada yang tau sebab semua mengira itu hanyalah himpitan 2 bangunan ternyata tidak! sesampai nya Alice di ujung lorong ia menemukan sebua ruangan terbuka yang cukup luas namun aura nya sangat lah mencekam
Alice melamgkahkan kakinya secara perlahan namun pasti ia menemukan beberapa tulang belulang disana namun anehnya ada sebua gundukan tanah disana
"apa yang tertimbun disana?"
rasa penasaran Alice semakin membara ia pun langsung mengambil sebuah sekop yang ada disampingnya dan menggali gundukan tanah tersebut
dan setelah ia menemukan isinya ia pun terkejut setengah mati
"KYAAA APA INI!!!!"
para guru langsung berdatangan kesana namun tak semua hanya yang muat tubuhnya untuk masuk ke lorong kecil tersebut dan itu tak semua orang bisa atau jika mereka memaksakan maka mereka akan terhimpit disana hingga membusuk
"ada apa Alice? mengapa kau berteriak? dan tempat apa ini?" tanya salah satu guru yang berhasil masuk
"pak ada mayat disini! dan tempat ini saya tak tau pasti! tapi ada anak kecil yang selalu menemui saya! ternyata ia bukan orang! dia adalah jiwa mayat ini yang sedang mencari keadilan!"
"baiklah cepat bawa mayat dan tulang tulang ini keluar!"
semua sudah diatasi dan dengan sangat cepat pelaku telah tertangkap Alice pun pergi ke tepian danau yang sama dimana pertemuan pertamanya dengan Kevin dan benar saja ia kembali bertemu Kevin disana
"apa lagi mau mu? bukan kah kau sudah mendapat ketenangan?"
"terima kasih, dan aku akan bertahan disini selama 7 hari"
"mengapa begitu?"
"ya aku sudah berjanji bahwa aku akan tinggal selama 7 hari di bumi sebagai tanda terima kasih ku kepada orang yang menyelesaikan masalah ku!"
"aku hanya ingin kau tenang saja, jadi kau bisa pergi"
"tidak bisa aku tak bisa pergi selama 7 hari, aku akan selalu disisi mu selama 7 hari"
"ya ya terserah padamu, asal jangan mengejutkan ku dengan hal hal ekstrim"
"ya dan ini untukmu"
SRING
dengan kekuatannya Kevin memberi sebuah gelang cantik pada Alice
"untuk apa?"
"saat kau butuh aku selama 7 hari ini kau bisa memegang gelang itu"
"lalu setelahnya aku apakan?"
"jika sampai kau rindu padaku kau bisa menganggap gelang itu adalah aku, karena aku akan selalu ada dihatimu"
"mengapa kau sangat yakin kalau aku akan merindukanmu?"
"haha tidak, tidak aku hanya bercanda sekarang kau bisa pulang ke rumah mu"
"tentu saja lalu aku harus kemana lagi, setelah kejadian tadi sekolah kami akan di geledah selama 1 minggu dari hari ini jadi ya aku libur selama 1 minggu"
"wah baiklah kalau begitu besok mari kira bersenang senang, kau tak sibuk kan?"
"tidak"
"yasudah, aku pergi dulu" Kevin pun menghilang lagi
"haha bocah itu... entah kenapa perasaan ku senang sekali saat bersamanya😊"
dan benar saja keesokan paginya Kevin mendatangi Alice yang tengah bersantai di tepian danau, mereka mengobrol layaknya sahabat dekat. dan hari hari berlalu dengan cepat
tak terasa ini sudah hari ke enam Kevin bersama Alice. dan artinya ini hari yang dekat dengan perpisahan mereka berdua
"Alice"
"apa?"
"aku akan merindukanmu"
"haha jangan bercanda kau harus tenang di alammu itu keinginanku😊"
"apa kau sama sekali tak akan merindukan ku?"
"aku tau nanti ada saat aku akan merindukan tawa dan kenangan kita meski hanya 7 hari ini sangat mengesankan bagiku, aku menyayangi mu. dan ini resiko cinta berbeda alam haha😊"
"mengapa kau tersenyum?"
"hm... semua harus diterima dengan ikhlas dan dengan senyum meski itu menyakitkan, itu yang kupelajari darimu kan?"
"aku harap kita akan bertemu lagi"
"itu pasti kan terjadi! ah sudahlah ayo kita habiskan sisa waktu waktu kita dengan baik"
"iya!"
pagi menyingsing artinya waktu mereka bersama tinggal beberapa jam saja lagi. setelah itu mereka akan berpisah dan berjalan di alam mereka masing masing.
Dan sekarang tiba saat dimana Alice akan melihat Kevin untuk terakhir kalinya
"Kevin"
"ya?"
"aku sangat ingin menghabiskan waktu bersamamu lebih lama, aku ingin mengenalmu lebih jauh, aku ingin bercerita dengan mu lebih banyak! tapi ini hanya keinginan semata ya?"
"hey tenang lah" kata Kevin menatap lekat 2 manik Alice
"hiks aku akan merindukanmu!"
"aku juga" tatapan Kevin tiba tiba menjadi sendu
"Alice aku tau kita akan berbeda alam sekarang, tapi aku mohon jangan bersedih"
dan tiba tiba tubuh Kevin menghilang begitu saja secara perlahan
"yak Kevin jangan tinggalkan aku!!!"
"maaf"
"KEVINN!!!!!"
Sekarang Kevin pun sudah tenang di alam sana tinggalan Alice yang mengenang memori indah bersama Kevin diiringi angin malam yang menerpa tubuh Alice, dan langit gelap yang menggambarkan perasaan Alice sekarang
"hiks Kevin aku menyayangi mu!"