Hai jons lo kemana nanti malam?
Iiiih kepo banget sih lo..! kata ku pada Juna tetangga sebelah rumah yang paling menyebalkan... Jons adalah panggilan andalan juna untuk ku yang bearti JONES (jomlo ngenes). Heh, gue serius. Emang lo ga bosan apa, setiap valentine nggak kemana-mana. mana nggak pernah di kasih hadiah lagi. Apes banget lo jons ! Hahaha.....
seketika kuping ku yang tadinya baik-baik saja terasa terbakar. Sepatu sebelah kiri yang sudah berhasil ku lepas dari kaki kini mendarat tepat di kening juna. Aaauuuww....sakit!. keluh juna sambil memegang keningnya. Lo gila ya!!. 😡
Akupun langsung berdiri dari kursi tempat ku melepaskan sepatu tadi. Heeiii..kamu kenapa kok ngomongnya nggak sopan banget (dengan gaya sok lemah lembut). Oiya...tadi kan gue duduk disini sambil menunjuk dengan telunjuk, lo juga liat sendirikan...tadi gue lepas sepatu sebelah kiri, tapi..tapii yang gue bingung kok sepatu gue tiba-tiba hilang ya apa mungkin dibawa SEE..TANNN..!!! 👹👹👹
dengan tatapan tajam. Lo yang setannya ngapain lempar sepatu busuk ini ke kepala gue!!..
Haaahhh...Oh My God !....seriusss..? sorry gue sengaja. KENAPA EMANGNYA LO GA SUKA!?? 👹
Iiiih jons...emang gila lo ya. Yaahh..!! Sekali lagi lo manggil gue jons gue potong itu lo ya..! Nama gue Natasha bukan jons ngerti nggak lo JOKO! sini sepatu gue...Juna seketika mengerutkan keneningnya..jadi sekarang lo udah punya pacar? Joko namanya hihihi...
Iiihhh.....aku menggeram..
Melihat ku yang semakin emosi juna pun langsung melemparkan sepatu ku ke arah halaman tetangga yang berhadapan dengan rumahnya. Uuupsss..sorry jons sepatu lo terbang dibawa setan . Juna masuk kedalam rumah sambil terkikih.
Iiihh...JUNA.. kampret lo ya...gue sumpahin lo putus sama pacar lo yang alay itu, gerutu ku sambil bejalan mengambil sepatu sebelah kiri ku. Setelah selesai makan malam aku pun langsung kembali kekamar untuk membersihkan badan.
Natasha...aku menoleh. Kenapa ma? Mama menatapku yang masih berdiri dipintu kamar. Mama tersenyum...Mama heran deh kenapa sih kamu sama Juna itu kok sekarang nggak pernah akur padahal dulu waktu kecil mmmb...waktu SD udah kaya permen karet loh, di mana ada Natasha pasti disitu ada Juna.
Jadi maksud mama apa nih? Potong ku. Maksud mama ya kamunya..emang ga takut nanti kayak yang di sinetron-sinetron itu benci jadi cinta hihihi.....
mama...!! Ga bakal amit-amit jabang bayi. kataku langsung masuk ke kamar. Haha...Mama tertawa melihat reaksi ku. Setelah selesai membersihkan badan aku langsung merebahkan tubuh kekasur empuk ku.
Mmmpuuuuk......menghempaskan tubuh..iyaaaaa....inilah surga yang aku maksud ucapku sambil tersenyum menatap langit-langit kamar. Sebagai karyawan kantoran dengan aktivitas yang lumayan sibuk tentu rebahan adalah momentum yang sangat dinantikan ya mungkin karena faktor U juga sih hehehe.....😂😁😁
Aku dan juna memang tumbuh bersama dari SD sampai menamatkan SMA selalu bersekolah ditempat dan kelas yang sama. Hanya saja ketika masuk kuliah kami berdua memilih kampus dan jurusan yang berbeda Juna berkuliah di Universitas Indonesia (UI) mengambil jurusan Hukum sedangkan aku mengambil jurusan Ekonomi di salah satu kampus swasta di Jakarta.
Panggilan jons dari juna untuk ku sudah melekat sejak aku kelas dua SMP sampai sekarang di umur ku yang sudah 31 tahun, dan belum pernah punya pacar, semakin membuat juna menggila. Perlu diketahui untuk ukuran fisik aku memang nggak jelek hanya saja belum menemukan pria yang cocok dihati hih 🙂🙂.
Dan... perlu di ingat kecantikan seseorang juga nggak bisa di nilai hanya dari fisik iya kan.... tapi kalau dibandingkan dengan si kampret Juna soal masalah percintaan memang kalah jaaauuuh...
juna yang dari SMP sudah banyak mengenal cinta tidak menganggapnya asing.
kalau boleh jujur juna emang cakep sih, hehe... tubuh tinggi menjulang dan lesung pipinya yang tembus itu loh sebenarnya, lumayan menggoda iman..upppssss...ini cukup pujian di dalam hati aja ya hihihi...
Tok..tok...ceklek pintu terbuka. Kenapa?
Enggak cuma mau ngasih ini doang..sambil menyodorkan 6 batang coklat berukuran sedang, di ikat dengan pita berwarna merah tidak lupa terselip kartu ucapan berbentuk love yang berwarna merah pula.
Eee..eeehhh..apa ini?! kata ku kaget bercampur senang. Dek lo mimpi apa? seumur-umur baru kali ini ngasih coklat di hari valentine untuk kakak kata ku pada Nania, adikku yang berumur 18 tahun. Nania hanya menaikkan bahu dan memonyongkan mulutnya. Melihat reaksi Nania membuatku menaikkan alis sebelah. Kok reaksinya gitu,,,😉😉😉
sebenarnya iklas ga nih ngasih coklatnya? Tentu jawab Nania singkat. Okelah thank you ya,,, boleh dimakan sekarang?.
Ya terserah kakak kan itu milik kakak. Aku tersenyum sambil membuka ikatan coklat. Oiya kak..Nania menoleh sebelum menutup pintu. Kenapa lagi? 😳😳
Itu kartunya jangan dibuka dulu ya,,,nanti setelah coklatnya udah kakak makan baru boleh dibaca oke??.. Haah kenapa emangnya?? kakak jadi penasaran....
iihhh pokoknya jangan dibaca dulu okee...
Oke..siipp...siap..kataku sambil mengacungkan jempol 👍👍.
Happy valentine ya dek love you. Oke...sambil menyatukan jari jempol dan telunjuknya yang melambangkan arti Oke 👌👌. Kak jangan lupa kadonya ya ditunggu besok terakhir Sambil menutup pintu kamar. Oke...jawabku sambil membuka bungkus coklat lalu mengigitnya.
Bener-bener ya nih anak ngigau kali,,,, biasa minta kado terus sekarang malah ngasih kado. mana banyak banget lagi coklatnya. Aku pun penasaran dengan apa yang tertulis dikartu ucapan bebentuk hati itu. Lalu ku buka sambil mengunyah coklat manis di mulutku.
Seketika aku batuk karena tersedak setelah membaca isi kartu itu sampai beberapa potongan coklat yang aku kunyah muncrat keluar dari mulutku. Uhukk...uhukk..uuuhuukk...Aku langsung meminum air putih yang teletak diatas meja.
Gila...gilaaa...gilaaaa....kayanya gue baner-bener gila kataku bicara pada diri sendiri. Namun karena rasa penasaran yang semakin mendalam mengajakku untuk membaca ulang memastikan isi kartu merah berbentuk love itu.
" 12 bulan dalam setahun, 30 hari dalam sebulan, 7 hari dalam seminggu, 60 detik dalam satu jam. Tapi aku membutuhkan 19 tahun atau tepatnya 228 bulan untuk berani menulis kata-kata ini.
Mungkin kamu menganggap aku laki-laki yang sangat menyebalkan, tetangga atau teman SD yang ingin di musnahkan dari lingkungan hidupmu. Tapi percayalah Natasha Pernia Putri aku menyukaimu,,,mencintaimu sudah dari dulu tepatnya Sejak memasuki kelas satu SMP. iya...itu adalah fakta yang tidak boleh aku pendam selamanya. Dari tetangga terkeren dan tertampan Arjuna Ardiansyah "
NB: udah tau kan peraturan mainnya berhubung gue gamau patah hati, jadi sengaja gue pesan ke Nania lo ga boleh baca sebelum makan coklatnya. karena ketika lo udah makan coklat baru baca kartunya otomatis gue anggap perasaan yang lo rasa sama dengan yang gue rasa selama ini sama lo. Itu udah harga mati nggak bisa ditawar !!! 😂😂🙊🙊🙊
Heyy jons lo penasarankan dengan cewek-cewek yang selama ini lo anggap pacar gue, keluar sekarang gue akan jelasin semuanya.... semua pertanyaan yang dibenak lo. Gue tunggu ya baby...
Happy valentine day...LOVE ❤❤
Diiishh....dasar Joko maksa banget lagi,,, emang dia seyakin itu gue bakal suka balik sama dia. Kataku sambil membuka jendela kamar...aaahh aku terdiam sesaat menatap ke arah denjela kamar joko yang kebetulan berhadapan dengan jendela kamarku. Jendela yang tebuka lebar dan tak lupa se onggok wujud manusia yang tak lain adalah Joko ehh juna 😂😂🙊🙊..berdiri menatap ku sambil tersenyum lebar.
Akupun langsung menutup jendela kamar lalu kembali menghempaskan tubuhku di atas kasur sambil tersenyum lebar dan berguling-guling seperti anak ABG yang sedang kasmaran.
#TAMAT