Sinar matahari masuk begitu saja dan menyinari wajah cantik seorang gadis yang masih tidur dengan pulas nya.
Sampai2 suara teriakan membangunkannya. Dihari minggu yang indah ini
" bangun~~ lee bangun~~~ " teriak gadis yang berdiri dihadapan mu
" ishh~ hei Toa keliling , bisakah kau kecil kan suara mu itu? Menganggu orang tidur saja. " omel mu duduk dan mengumpulkan nyawa mu yang hilang, dan bruk kembali tidur lagi.
" sembarangan kalau ngomong, hei markonah ayo bangun kita harus berangkat bekerja! " tutur gadis tu
" kau lupa? Ini hari minggu, jadi....kita libur " ujar mu
" kita semua disuruh masuk oleh pak jang, aku habis dapat telpon oleh nya. Cepat mandi sana! " ujar gadis itu mau melangkah keluar
" eitss.. tunggu! Ekhemm~ nona song yusin yang baik hati dan tidak sombong, yang cantik tapi dikit jelek. Tolong buatkan sarapan oke? " minta mu dengan tatapan eyes puppy
" ihh geli lihat wajah mu itu, baiklah nona lee hyeshin aku akan buatkan sarapan untuk kita. " ucap yusin lembut
" kalau begitu cepat mandi! " berubah jadi galak, dan menutup pintu kamar mu
" dasar~ berasa dimarahin sama emak2 komplek sini. " kau langsung menuju kekamar mandi .
25 menit kemudian
Kau menyusul yusin yang sedang makan makanan.
" hello~ " sapa mu dengan teriak
" huhh~ Paijem bisakah kau tidak teriak? " omel yusin
" bisa ha~~~lo~~~ " ucap mu dengan mode lambat
" tidak begitu juga hyeshin~ "
Kau hanya mengeluarkan kekehan kecil dan mulai memakan sarapan mu.
You pov
Lee hyeshin itulah nama ku, aku berasal dari busan. Di seoul aku hanya meneruskan kuliah ku dan lulus, aku bekerja di cafe milik teman ku.
Keluarga ku? Mereka...ayah dan ibu sering bertengkar, awal nya dulu hubungan mereka baik2 saja. Tapi setelah ibu memiliki hubungan dengan seorang pria , ayah sangat terpukul. Terlebih lagi ayah mengetahui ibu memiliki seorang anak dari hubungan gelapnya itu, kekasih ibu tidak mau menganggap nya sebagai anak nya. Dan ibu membawa anak itu pulang kerumah, saat itu mungkin aku baru berusia 3 tahun.
Dan sekarang anak itu notabenya sebagai adikku (bukan kandung) meskipun begitu aku tetap menyanginya, namanya jung dong shin. Dia ikut marga ibu ku, sekarang dia dirawat oleh paman dan bibi.
En you pov
" hei~ " ucapan seseorang membuyarkan lamunan mu siapa lagi kalau bukan yusin.
" eoh? Apa? " tanya mu
" kau dari tadi melamun terus~cepat habiskan sarapan mu! Lalu kita berangkat! " ujar yusin yang sedang mencuci piring nya.
" baiklah "
S
K
I
P
*caffe
" kenapa pak jang menyuruh kita masuk? Padahal aku akan menghabiskan hari libur ku dengan jalan2 " gerutu mu
" kau tidak ingin uang tambahan apa? " tanya yusin pada mu
" tentu saja aku mau! " ucap mu antusias
Orang yang dibicarakan lun datang
" selamat pagi semuanya~ " sapa pak jang selaku manager disini.
" pagi pak " ucap semua orang serentak
" maaf jika menganggu hari libur kalian, tapi ini sangat penting karena caffe kita akan di booking untuk pertemuan istimewa jadi kita harus mempersiapkannya. Mengerti? " tegas pak jang kepada semua orang
" mengerti! "
" sebentar lagi ada seseorang yang datang, tapi di bukan orang yang membooking caffe ini tapi dia temannya. " jelas pak jang
Kringgg
Itu tandanya ada seseorang yang masuk ke caffe, dia berjalan dan berdiri disamping pak jang.
Semua orang berbisik tentang nya.
Astaga! Dia tampan sekali
Aku ingin menjadi kekasihnya
Sepertinya aku akan pingsan
Lihat senyumannya.
Aku tidak melihat wajah nya, karena kepala ku menunduk. Yusin menyenggol lengan ku dan berbisik
" lihat lah orang nya! " bisik nya
Dengan terpaksa aku mendongakkan kepala ku menatap siapa orang itu...
Tunggu!!!!
Dia...dia.... tidak mungkin, apa jangan2.
" tidak mungkin " ujar mu membuat semua orang menoleh ke arah mu, begitupun dengan pria yang berpakaian dengan jas ditubuh nya.
Terkejut? Tentu, pria itu membulatkan matanya saat bertemu dengan mu.
" apa yang tidak mungkin lee? " tanya pak jang menautkan kedua alisnya
" ma..maksud saya...ti..tidak mungkin karena pria itu sangat tampan pak " jelas mu
Melihat tingkah mu, pak jang geleng2 kepala sementara yang di bilang tampan hanya tersenyum simpul.
" silahkan perkenalkan diri anda pak! " suruh pak jang
" saya~ han kyuyang " ucap kyuyang sambil menatap dirimu
" dan semua nya silahkan bekerja! " perintah pak jang
" umm..pak jang bisakah saya keluar dengan salah satu karyawan mu? yang bernama lee hyeshin? " tanya kyuyang
" tentu, hyeshin pergilah! " suruh pak jang
" tap- "
belum selesai bicara tangan mu langsung ditarik oleh kyuyang, sementara yusin menatap kalian bingung. banyak pertanyaan yang ingin dia tanya kan pada mu.
kalian berada disebuah taman.
" apa kabar? " tanya kyuyang menatap mu dalam
" seperti yang kau lihat, untuk apa kau mengajakku kesini? " tanya mu dengan mengalihkan pandangan kearah lain
tiba2 kyuyang mengenggam kedua tangan mu, sontak kau langsung menoleh kearah nya.
" a--apa yang kau lakukan ? " tanya mu terbata-bata.
" hyeshin~ maafkan aku! aku memang salah karena telah meninggalkan mu, itu bukan keinginan ku tapi keinginan orang tua ku. jadi apa kau memberi ku kesempatan kedua? " jelas kyuyang dan menatap mu dengan harapan.
kau meneteskan airmata, dan membalas nya dengan sebuah anggukan.
merasa bahagia~ kyuyang langsung memeluk mu.
" kata orang jarak adalah yang membuat kita jauh, tapi bagiku adalah jarak lah yang membuat kita semakin dekat bukan merasa jauh. " *LEE HYESHIN