Assallamu'allaikum.wr.wb
Ini merupakan Teror Setan yang kedua dari kisah nyata yang pernah gw alami di Kostan Lancar.
_________________________________________________
"Ngerrrrr,,,
"Ngerrrrr,,,
"Ngerrrr,,,
Terdengar suara gergaji mesin sedang memotong Pohon Mangga besar yang berada di sebelah kamar kostan gw.
Gw terbangun dan melihat Pohon Mangga yang ditebang tersebut.
Tepat di hari kamis penebangan Pohon Mangga besar tersebut. Dan seperti biasa dikarenakan masuk kerja shift siang, dipagi hari gw dengerin musik sambil beres-beres kamar kostan.
Seret sana seret sini memindah-mindah posisi lemari dan posisi kasur. Posisi kasur yang semula menghadap ke arah jendela/pintu dirubah menjadi kearah utara. Yang tadinya posisi lemari berada di sebelah utara di pindah di pojok kamar kost dekat jendela.
Tidak lupa juga untuk mencuci pakaian dan memasak nasi menggunakan rice cooker mini berukuran setengah liter.
Haripun terlihat sangat cerah. Sangat mendukung untuk tetap beraktifitas dan bekerja.
Tak terasa Jam pun sudah menunjukkan jam 12.00, di jam itu juga gw langsung bergegas mandi, shallat dan langsung berangkat kerja.
Meskipun masuk kerja jam setengah 2 siang, jam 12.30 gw sudah berangkat kerja. Karena perjalanan dari Cempaka Putih ke Plaza Senayan lumayan cukup lama. kurang lebih 30 sampai dengan 45 menitan menggunakan busway.
Singkat cerita gw telah sampai di Halte Busway Ratu Plaza, dan seperti biasa gw ke Plaza Senayan lewat pintu belakang Ratu Plaza.
Hah heh hoh, ngas nges ngos..
Hah heh hoh, ngas nges ngos..
Huuuuhhhh, ngas nges ngos..
Suara nafas gw berlari-lari untuk absen karena takut telat.
"Mak absen mak".. (Gw minta tolong sama Spv untuk mengabsenkan)
"Ocre Mulya".. (Jawab Spv)
Setelah absen gw balik ke area Parkiran Plaza Senayan untuk mengambil nafas, menganti kostum, dan juga ngopi dan merokok bersama dengan rekan-rekan kerja yang lainnya yang masuk kerja Shift Siang juga.
"Mul, nanti malam keluar yok!" (Apriyani dan Novi Mengajak)
"Kemana Mpok?" (Tanya Gw)
"Kongkow di Kemang" (Jawab Apriyani)
"Duh mpok, lagi seret gw. Gak ada doku buat kongkow karena habis transfer ke Emak kemarin". (Jawab Gw).
"Ah Lo Mul, kayak sama siapa aja, udahlah ikut saja, masalah uang lo bisa minjem dulu sama gw mul". (Sambung Novi).
"Bukannya begitu mpoook, gw gak mau ngutang-ngutang ah, kalo minggu depan mungkin gw bisa mpokk!!". (Jawab Gw)
"Yakin lo gak mau ikut?". (Tanya Apriyani dengan nada sedikit ngegas sambil make-up in wajahnya sendiri)
"Iya mpoook beneran kagak bisa deh kalo malam ini mah,, badan gw juga lagi kurang fit mpok",, (Jawab Gw)
"Ok lah kalo begetoo". (Jawab Apriyani sambil ngegas)
"Ah sialan loe mpok" (Jawab Gw)
Tidak berapa lama kemudian suara memanggil terdengar.
"Mul, Neng Apri, Neng Novi, masoooooook". (Suara Spv menyusul ke parkiran dan menyuruh masuk)
"Iyaaa maaaaaak". (Jawab kita bertiga secara bersamaan)
_________________________________________________
Jam 22.00 Pekerjaan pun telah selesai dan waktunya pulang dari kerjaan.
"Mul yakin lu gak mau ikut?". (Novi meyakinkan kembali kepada gw)
"Iya beneran mpok gw gak ikut, gak papa kalian aja pergi kongkow. Gw mau langsung balik ke kostan aja mpok mau istirahat". (Jawab Gw)
"Oh ya udah hati-hati di jalan lu yak".. (Novi)
"Ok mpoooook".. (Jawab Gw).
___________________________________________________
Entah kenapa malam itu, ngantuknya bener-bener sangat berat dan tidak seperti biasanya. Gw jarang sekali langsung ketiduran setelah sepulang dari kerjaan.
Lupa hari kalo malam itu adalah malam jum'at yang biasanya gw ngaji yasin di kostan.
Lupa Shallat Isya, dan lupa makan. Langsung ketiduran beh..
Tepat di Jam 23.00 gw sampai ke kostan.
__________________________________________________
Kreekeeeeeek,,, (Suara Pintu kamar gw buka)
"Ya allah tumben amat gw berasa ngantuk banget dan sangat lelah".. (gw ngucap sendirian)
"Rebahan dulu aaaaaah"...
Posisi pintu kamar lupa tidak ditutup.. awalnya sengaja pintu terbuka full agar udara seger masuk karena mau tidur-tiduran aja ngilangin lelah, tapi malah ketiduran.
________________________________________________
Setelah sekita satu jaman gw tertidur lalu gw terbangun. Dan seketika itu juga gw hanya bisa berbicara didalam hati.
"Oaaaaaaah,,,,, Ya Allah jam berapa ini? Koq gw malah ketiduran gini!!!. (Gw ngucap sendiri).
Dan sesuatu hal yang tak terdugapun terjadi.
Badan rasanya sangat berat, sulit untuk digerakkan dan tidak dapat berbalik badan apalgi bangun.
Badan seperti ditindih barang yang lebih dari ribuan kilo. Dalam ucapan hati gw:
"Ya' ya' Allah kenapaa ini!!😰😨😭😭😭
"Kenapa badan ini tidak bisa gerak dan tidak bisa berbalik badan". 😭😭😭😭
"Mw teriak minta tolong pun tidak bisa 🥺🥺🥺😭😭😭"...
Keringat dinginpun keluar deras disekujur tubuh gw..
Seluruh bulu kuduk merinding, sampai ke ubun-ubun,,,,,,
"Allah Huakbar, Allah Huakbar, Allah Huakbar,
Allah Huakbar, Allah Huakbar, Allah Huakbar, Allah Huakbar..
"Astaaagfirrrullah hal adziiiiiimmmm,,,, astaghfirrullah hal adzim, astaghfirrullah hal adzim,
astaghfirrullah hal adzim, astaghfirrullah hal adzim,
astaghfirrullah hal adzim,
Lalu membaca surat-surat Al-Qur'an yang lainnya yang dihafal.. Akan tetapi tetap saja masih tidak bisa digerakkan dan tidak bisa berbalik badan.
Sekitar 15 menitan, mulailah terdengar suara seperti orang berkumur-kumur gak jelas dan suaranya lebih dari satu..
"wekwekkwekkkkkkk"..... (Suaranya besar, seperti berbisik dan laki-laki)
"wekkweeekkkkkkweeeekkkkkkkkk.. (Suara perempuan seprti berbisik seolah nembalin suara yang pertama)
"Wekwekwekkkkkk.. (Suara perempuan yang berbeda)
Suaranya sangat jelas dan seperti berada dibalik punggung gw..
Mereka seperti sedang berkomunikasi menggunakan bahasa mereka..
Dan seketika itu juga bulu kuduk gw merindiiiiing abiisss sampai keubun-ubun tiada henti, keringat dingin mengucur keseluruh tubuh dan jantung berdedar kencang..
Airmata pun menetes dengan sendirinya..
Setiap mendengar suara mereka bulu kuduk merindiiing, makin merindiiiiiing dan terus merindiiiing...
Saat inipun saya menulis cerpen ini suasananya benar hening dan merinding tiada henti membayangkan kejadian hal tersebut...
🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶🥶😨😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱
_______________________________________
Kurang lebih 30 menitan mereka berdiskusi seperti itu, gw terus baca-baca ayat-ayat Al-Quran terutama ayat Qursi.. dan Berdoa kepada Allah.Swt agar saya dapat membalikkan badan.
Dengan ijin Allah.Swt Akhirnya gw bisa membalikkan badan..
Dan....
Saat gw membalikkan badan. mahluk dan suaranya telah menghilang..
Setelah dapat membangunkan diri,, gw cepat-cepat bergegas untuk menutup pintu, menutup jendela dan minum air putih karena lelah tadi..
Dan terus melanjutkan doa sambil tiduran dengan memandang ke atap dan ke pojok-pojok kamar kostan..
Sumpah asli ini gw kembali merindiiiiiiiing..
___________________________________________
Jika kamu pernah mengalami pengalaman yang sama sepertiku, coba kirim komtar dibawah ya..
Semoga Allah.Swt senantiasa menjaga kita semua. Amien ya rob.
Wasallam.