Pada Suatu Hari Ada Seorang Gadis Yang Cantik Tapi Berpakaian Sederhana Dia Tinggal Bersama Ibu Dan Kedua Kakaknya Mereka Tinggal Di Kota Bali Mereka Tidak Mengenali Siapapun Dan Pada Suatu Hari Dia Masuk Ke Dalam Ruangan Studio Dan Mereka Sedang Melihat Semua Orang Yang Sedang Syuting Mereka Di Terlantarkan Oleh Ayah Kandung Mereka Sementara Gadis Itu Masih Berumur 6thn Dan Kedua Kakak Pertamanya Berumur 14thn Sementara Kakak Keduanya Berumur 11thn Suatu Ketika Syuting Pun Langsung Di Hentikan Dan Ada Seorang Aktris Yang Melihat Bertiga Lalu Dia Langsung Menghampiri Mereka
Rania:Kalian Siapa.....Sedang Apa Kalian Di Sini?Dengar Ya Ini Bukan Tempat Umum Yang Bisa Kalian Masuki Sesuka Hati Kalian Ini Adalah Studio Dan Jika Kau Atau Anakmu Sampai Melewati Atau Merusak Kamera Studio Nanti Kau Bisa Membayar Denda Yang Sangat Besar
Raisa:Maaf Maafkan Aku Sebenarnya Aku Tersesat Aku Tidak Tahu Kalau Ini Adalah Tempat Syuting Tolong Maafkan Aku
Rania:Baiklah Tidak Masalah Kalau Begitu Aku Akan Mengantar Kalian Pulang Kau Tinggal Memberitahu Alamat Rumahmu Saja
Raisa:Sebenarnya Aku Di Sini Tidak Memiliki Tempat Tinggal Karena Aku Baru Di Sini
Rania:Baiklah Untuk Sementara Kau Tinggal Di Rumahku Sampai Kau Mendapatkan Tempat Tinggalmu
Kemudian Mereka Menerima Tawaran Yang Di Ajukan Rania Lalu Mereka Pulang Ke Rumah Rania Dan Sampai Di Rumah Rania Mereka Langsung Beristirahat 8thn Kemudian Mereka Hidup Sederhana Dengan Bahagia Dan Gadis Itu Bersama Kedua Kakaknya Tumbuh Dewasa Yang Sangat Cantik Kakak Keduanya Ingin Menjadi Seorang Bintang Film Yang Terkenal Dan Rania Selalu Mendukung Kakak Keduanya
Rania:Trisya Hari Kau Akan Mencari Pekerjaan Dan Aku Akan Ikut Bersamamu
Trisya:Terima Kasih Rania Karena Kau Selalu Mendukungku Dari Sejak Aku Kecil Sampai Sekarang
Rania:Kau Tidak Perlu Terima Kasih Trisya Kita Adalah Keluarga Jadi Tidak Seharusnya Keluarga Mengucapkan Kata Maaf Atau Terima Kasih
Kemudian Mereka Berdua Langsung Pergi Ke Lokasi Syuting Sementara Gadis Itu Masih Ada Dalam Salon Tempat Dia Bekerja Menuju Ke Rumahnya Sementara Trisya Menelpon Gadis Itu Dan Meminta Gadis Itu Untuk Datang Ke Lokasi Syutingnya Kemudian Gadis Itu Mengangkat Telepon Dari Kakaknya Dan Dia Langsung Menolak Kakaknya Karena Di Pekerjaannya Masih Sangat Sibuk
Mita:Halo Kak Trisya....
Trisya:Halo Mita Apakah Kau Bisa Ke Tempat Lokasi Syuting ku Sekarang
Mita:Maaf Kak Aku Tidak Bisa Datang Sekarang Karena Aku Sangat Sibuk Mungkin Nanti Setelah Aku Selesai Aku Akan Datang Ke Sana
Trisya:Tidak Masalah Mita Aku Mengerti Pasti Pekerjaanmu Sangat Padat
Mita:Terima Kasih Kak Aku Akan Tutup Teleponnya
Trisya:Baiklah
Sementara Ibu Mereka Sedang Menyiapkan Makanan Untuk Makan Bersama Nanti Dan Ibu Mereka Langsung Menunggu Mereka Pulang Sementara Pekerjaan Mita Sudah Selesai Dan Dia Langsung Pergi Dan Menemui Kakaknya Saat Mita Dalam Perjalanan Mita Merasakan Ada Yang Mengikuti Dirinya Dan Mita Langsung Bersiap Siap Untk Menyelamatkan Dirinya Sambil Mengambil Semprotan Merica Dan Ketika Pria Itu Menepuk Pundak Mita Dia Langsung Menyemprotkan Semprotan Merica Ke Wajah Pria Itu Dan Mata Pria Itu Sampai Kesakitan Dan Perih Lalu Pria Itu Dan Mita Mulai Bertengkar
Vino:Aduh!!!!......Nona Apa Yang Telah Kau Lakukan Kenapa Kau Menyemprotku Dengan Semprotan Merica
Mita:Apa Yang Telah Aku Lakukan Seharusnya Aku Yang Menanyakan Itu Kepadamu Apa Yang Kau Lakukan Kenapa Kau Mengikutiku Dengan Diam Diam
Vino:Nona Aku Tidak Mengikutimu Aku Sudah Memanggilmu Tapi Kau Tidak Mendengarkan Aku....Aku Ingin Memberikan Brosur Ini Kepadamu
Kemudian Mita Langsung Memegang Tangan Vino Dan Membawa Vino Ke Toilet Untuk Mencuci Wajahnya Setelah Vino Selesai Mencuci Wajahnya Mita Langsung Memberikan Saputangannya Untuk Mengeringkan Wajahnya Dan Vino Langsung Dekat Dengan Mita Dan Mereka Langsung Pergi Bersama Sama Sampai Mita Lupa Ada Janji Dengan Trisya Dan Dia Pun Langsung Teringat Dengan Janji Trisya Untuk Datang Ke Lokasi Syutingnya Dan Dia Langsung Pergi Dengan Terburu Buru Sampai Melupakan Vino Setelah Sampai Di Lokasi Syuting Mita Melihat Trisya Sedang Berakting Dan Akhirnya Syutingnya Di Hentikan Dan Mita Langsung Bertepuk Tangan Kepada Kakaknya Prok Prok Prok Prok
Mita:Wow Kakak!Aktingmu Sangat Luar Biasa
Trisya:Aku Tahu Kau Pasti Akan Datang
Mita;Bagaimana Aku Tidak Bisa?Andai Kau Tidak Berakting Dengan Baik Aku Harus Memberimu Dukungan Sungguh Kakak Aku Masih Tidak Tahu Bagaimana Kau Bisa Berakting Dengan Begitu Banyak Orang Di Sekitarmu Kau Tahu Aku Bahkan Tidak Mampu Untuk Menggerakkan Kakiku
Kemudian Rania Datang Dan Memberikan Ucapan Selamat Kepada Trisya Karena Dia Telah Berhasil Dan Dia Sambil Menggoda Trisya
Rania:Hai Mita Jangan Membuat Trisya Menangis Mengerti?Riasannya Akan Menjadi Buruk
Mita:Tapi Rania Syuting Sudah Selesai
Rania:Semua Orang Di Luar Studio Siapa Yang Tahu Kapan Orang Mungkin Akan Mengambil Gambar Trisya?Kemudian Bahkan Mereka Pergi Ke Rumah Sakit Dengan Riasan Pada Mereka Bagaimana Jika Seseorang Melihat Mereka Di Sana......Kau Tahu Trisya Mereka Sangat Serius Dengan Penampilanmu
Trisya:Sungguh!
Rania:Ya!Mereka Merias Wajahnya Lagi Dan Lagi
Mita:Tidak Dia Membodohimu Kau Tahu Mereka Terus Menatapmu
Kemudian Mereka Pergi Ke Rumah Mereka Secara Bersama Sama Dengan Senyuman Sementara Ibu Mereka Masih Menunggu Kedatangan Mereka Dan Akhirnya Mereka Pun Sampai Dan Ibu Mereka Langsung Banyak Bertanya Kepada Mereka
Raisa:Kalian Baru Pulang Aku Sudah Menyiapkan Makanan Untuk Kalian Ayo Cepat Makan
Kemudian Mereka Pun Mulai Makan Bersama Dan Sambil Bicara Satu Sama Lain Rania Langsung Memberitahu Raisa Kabar Baik Tentang Trisya Radhika Langsung Senang Mendengar Kabar Dari Rania Dan Rania Langsung Menanyai Kakaknya
Rania:Raisa Apa Kau Melihat Kakakku Dari Pagi Dia Tidak Terlihat?
Raisa:Verrel Kemarin Malam Dia Menelponku Katanya Dia Akan Pulang Besok
Rania:Jadi Kakak Lembur Kerja
Raisa:Iya
Setelah Mereka Selesai Makan Mereka Langsung Masuk Ke Kamar Mereka Masing Masing Saat Mita Ada Di Dalam Kamar Mita Dan Vino Sedang Menelpon Dan Mereka Tersenyum Lalu Mita Menanyai Keberadaan Vino Setelah Vino Selesai Bicara Dengan Mita Lewat Telepon Mereka Tiba Tiba Ada Mobil Orang Kaya Dan Dia Langsug Menabrak seseorang Kemudian Mita Terkejut Dan Berlari Menghampiri Orang Yang Kecelakaan Dan Setelah Dia Melihat Orang Itu Ternyata Dia Adalah Vino Dan Dia Terkejut Dan Dia Berteriak Minta Tolong"Tolong!!!.....Tolong!!!......Tolong!!!Kemudian Semua Warga Menghampiri Mita Dan Menolongnya Dan Seorang Warga Menghentikan Mobil Ambulan Yang Datang Dan Vino Langsung Di Masukkan Ke Dalam Mobil Ambulan Di Temani Oleh Mita Sementara Raisa Merasa Khawatir Karena Mita Masih Belum Pulang Dan Menyuruh Trisya Dan Rania Untuk Menghubungi Mita Dan Mita Tidak Menjawab Telepon Dari Mereka Dan Radhika Semakin Khawatir
Setelah Sampai Di Rumah Sakit Vino Di Masukkan Ke Ruang ICU Dan Kondisinya Kritis Sementara Radhika Trisya Dan Rania Masih Menghubungi Mita Tapi Mita Masih Belum Menjawab Teleponnya Kemudian Rania Dan Trisya Menenangkan Radhika
Raisa:Kenapa Mita Tidak Mengangkat Teleponnya......
Trisya:Ibu Kau Tidak Perlu Khawatir Mungkin Baterai Hpnya Habis Jadi Dia Tidak Menjawab Telepon Dari Kita
Rania:Yang Di Katakan Trisya Benar Raisa Mungkin Dia Sedang Sibuk Atau Baterai Hpnya Habis Jadi Kau Tidak Perlu Khawatir
Raisa:Mungkin Kalian Benar Mungkin Saja Mita Sibuk Atau Baterai Hp nya Habis Aku Khawatir Tanpa Alasan
Setelah Di Rumah Sakit Perawat Pun Datang Dan Menemui Mita.......
Perawat:Permisi Bu Apakah Kau Adalah Keluarganya Pasien?
Mita:Tidak Aku Bukan Keluarga Pasien Tapi Aku Hanya Menolongnya Karena Kecelakaan Jadi Aku Membawanya Ke Sini
Perawat:Apakah Dia Tabrak Lari.....?
Kemudian Perawat Itu Memberikan Saran Kepada Mita Agar Mita Mengajukan Kasus Kecelakaan Vino Dan Mita Pun Setuju Sebelum Dia Pergi Ke Kantor Polisi Mita Meminta Izin Kepada Keluarganya Vino Agar Mita Bisa Mengajukan Kasus Ke Polisi Dan Keluarga Vino Pun Langsung Menyetujui Dengan Keputusan Mita Dan Mita Pun Bergegas Pergi Ke Kantor Polisi Tanpa Menemui Vino Setelah Mita Sampai Ke Kantor Polisi Mita Langsung Masuk Ke Dalam......
Mita:Aku Ingin Mengajukan Tuntutan Untuk Seseorang!
Polisi:Maaf Nona Siapa Kau Dan Tuntutan Apa Yang Ingin Kau Ajukan Dan Kepada Siapa.....?
Mita:Namaku Mita Aku Datang Ke Sini Ingin Mengajukan Tuntutan Atas Kecelakaan Tabrak Lari....!
Polisi:Apa.....Tapi Apa Ada Saksi Atau Bukti?
Mita:Aku Adalah Saksinya Dan Aku Juga Sempat Memotret Plat Nomor Mobil Pelaku Itu
Polisi:Baiklah Coba Berikan Padaku Dan Kau Tulis Keluhanmu Di Catatan Ini Dan Kau Tanda Tangan Besok Pagi Aku Akan Datang Ke Rumah Sakit Dan Memberikan Tuntutan Korban Ke Si Pelaku
Mita:Baiklah Kalau Begitu Terima Kasih Pak Polisi
Setelah Mita Sudah Mengajukan Kasus Ke Polisi Tiba Tiba Telepon Mita Berdering Dan Yang Menelpon Mita Adalah Raisa Dan Raisa Menyuruh Mita Untuk Pulang Dan Mita Langsung Bergegas Pulang Ke Rumahnya Sementara Polisi Masih Menyelidiki Kasus Yang Di Ajukan Oleh Mita.....Pada Pagi Hari Mita Mengunjungi Vino Di Rumah Sakit Dan Mita Melihat Vino Yang Sedang Sarapan Dan Mita Membatu Vino
Mita:Biar Aku Yang Akan Menyuapimu
Vino:Tidak Perlu Aku Bisa Melakukannya Kau Tidak Perlu Repot Repot
Mita:Kau Tidak Perlu Merasa Kuat Di Hadapanku Aku Tahu Kau Tidak Bisa Menggerakkan Tanganmu Jadi Biar Aku Yang Akan Menyuapimu
Vino:Baiklah Terima Kasih Nona.....
Mita:Mita
Vino:Iya Itu Maksudku
Mita:Jangan Panggil Aku Nona Panggil Saja Aku Mita
Vino:Baiklah Dan Kau Tidak Perlu Memanggilku Dengan Sebutan Tuan Panggil Saja Aku Verrel
Mita Dan Vino Pun Tersenyum Dan Saling Menatap Ketika Mita Dan Vino Sedang Asik Berbicara Tiba Tiba Asisten Yang Menabrak Vino Datang Dan Mengajukan Uang Kepada Vino Tapi Asisten Itu Memberikan Syarat Agar Bosnya Tidak Di Penjara Tetapi Di Cegah Oleh Mita Dan Di Tolak Oleh Vino......
Mita:Ada Perlu Apa Kau Datang Ke Sini?
Nino:Aku Datang Ke Sini Ingin Mengajukan Perjanjian Kepada Tuan Verrel
Vino:Perjanjian Apa
Nino:Bosku Akan Membiayai Semua Kebutuhanmu Di Rumah Sakit Dan Bosku Juga Akan Memberimu Uang Sebesar Rp,10,000,000 Tapi Sebagai Jaminan nya Kau Harus Menutup Kasus Yang Kau Ajukan Ke Polisi
Mita:Tidak Aku Tidak Setuju Dengan Persyaratan Ini....!!!
Nino:Maaf Nona Tapi Kau Siapa Apakah Kau Adalah Istrinya Atau Keluarganya Bukan Kan Jika Kau Bukan Keluarga Atau Istrinya Lalu Untuk Apa Kau Ikut Campur Dalam Hal Ini
Mita:Aku Memang Bukan Keluarga Atau Istrinya Tapi Aku Adalah Saksi Yang Melihat Kejadian Yang Dialami Vino
Nino:Lalu Kenapa Kau Ikut Campur Kau Ini Hanyalah Saksi Mata
Mita:Kau Benar Sekali Tapi Apakah Kau Berpikir Jika Semua Masalah Harus Selesaikan Dengan Menggunakan Uang.....Tidak Bukan Lalu Untuk Apa Kau Mengajukan Perjanjian Seperti Ini
Nino:Nona Mita Kau Benar Tapi Aku Akan Menyelamatkan Bosku
Mita:Jika Kau Ingin Menyelamatkan Bosmu Bawa Dia Ke Sini Dan Minta Maaf Kepada Vino Baru Aku Akan Menutup Kasus Ini Kau Mengerti Sekarang Kau Boleh Pergi
Vino:Yang Di Katakan Mita Benar Seharusnya Dia Datang Ke Sini Dan Minta Maaf....Aku Menolak Persyaratan Ini Sekarang Kau Boleh Pergi
Setelah Nino Pergi VinoTerus Menatap Mita Dan Tiba Tiba Keluarga Vino Datang Dan Keluarga Vino Melihat Mita Ada Bersama Vino Dan Mita Pun Pergi.....
_
Nino Pun Sampai Di Rumah Kediaman Bosnya Yang Bernama Ricky Dan Setelah Nino Melihat Ricky Yang Sedang Gym Tangan Nino Langsung Gemetar Dan Berkeringat Dingin Lalu Ricky Pun Bertanya Kepada Nino Tentang Kasusnya...
Nino:Bos....
Ricky:Bagaimana Nino Apakah Dia Ingin Menutup Kasusnya...?Kenapa Kau Diam Saja....Aku Sedang Menanyakan Sesuatu Kepadamu...
Nino:Bos...itu....
Ricky:Kenapa Kau Bicara Kepadaku Dengan Gugup Ayo Jawab....Apakah Kau Sudah Menyelesaikan Kasusnya...?
Nino:Bos Sebenarnya Korban Yang Kau Tabrak Itu Ingin Mendatangani Perjanjian Yang Kau Berikan Tapi....
Ricky:Tapi Apa Nino Kasusnya Sudah Di Tutup Lalu Ada Apa Lagi Kenapa Kau Merasa Takut Melihatku Tatap Aku Dan Jawab Aku Lagipula Seharusnya Kita Harus Merayakannya Bukan...?
Nino:Bos Tidak...Maksudku Dia Tidak Mendatangani Surat Perjanjian Yang Kau Berikan Karena Di Cegah Oleh Wanita Yang Bernama Mita Dan Dia Masih Ingin Menuntutmu Bos