"Teryata manusia tidak bisa mencintai semua hal, jika akhirnya harus membenci juga."
==<===<<===
Perkenalkan namaku Andini Permadani
yang biasa di panggil Dini
===<<<<==<<<===
"Perempuan yang sering di panggil dini tersebut terlahir dari kalangan keluarga sederhana".
Namun Rumah tangga orang tuanya tidak se harmonis orang lain.
===<<<====
"Sangatlah Miris Hidupnya yang selalu melihat pertengkaran demi pertengkaran.
Ego yang tidak mau mengalah,anak-anak yang seharusnya mendapatkan kasih sayang,harus Menelan pahitnya kehidupan."
===~~~===~~~
Dini yang masih Duduk di Bangku SMP kelas 3
bukan tidak bisa menjadi penengah Mereka,namun amarah Dalam hatinya yang selalu terpendam,tidak dapat tercurahkan,hanya tangis yang selalu jadi penenang."
=======~~~~===
"Mental Aku down,Aku selalu berfikir kenapa seperti ini terus menerus,apa tidak ada kebahagiaan untukku."
butiran bening jatuh berjujuran di wajahnya"
====~===
"Rumah tangga yang terus menerus di isi oleh pertengkaran tidak lah bertahan.
Ayah ibuku memilih untuk berpisah, hatiku hancur kala itu, Bagaimana tidak Hancur,ketika harus menerima kenyataan tersebut,Ditambah lagi harus melihat adik adikku yang sudah pasti merasakan apa yang saat ini aku rasakan."
====~~====
Hari-hari setelah Perceraian ibu dan ayah mereka memilih untuk merantau dengan jalan masing masing.
aku serta adikku tinggal bersama nenek dan kakek
menjalani hari tanpa kasih sayang seperti anak yang lain.
====~~====
Dikala Hati dan pikiran ku Kacau
Selalu ada wajah pria yang mampu membuat hati ini tenang,meskipun aku hanya mengagumi nya dari jauh.
=====~~~===
Disaat aku termenung diteras depan rumah
seseorang menyapa ku.
Khemm. Ucap pria itu
Mbak Dini kenapa bengong. ucapnya lagi
ehh ....ehh iya anu... ucap dini
Anu kenapa mbak??? ucap nya
hehe ga papa mas ???ucap Dini yang salah tingkah cengegesan tidak jelas.
"Ada apa ya mas???
" ga papa mbak cuma nyapa aja soalnya tadi mbak bengong takut kesambet ". ucapnya
Pak ustadz ada dirumah ga mbak??? imbuhnya
Ada kok mas masuk aja .ucap dini
ok makasih ya mbak.ucap pria itu
iya mas panggil Dini aja mas jangan mbak.ucap Dini
ok. ucap nya
Pria itu pun masuk Kedalam rumah
======<<<<<====
Ya pria tersebut adalah ponakan Ustad Yahya
Agus Miftahul Huda
Pria Yang Dini kagumi selama ini.
Dini saat ini ada di kediaman ustad Yahya
untuk Mengajar anak-anak dan Mengaji
Dini adalah Tripikal anak yang Rajin,pintar, Lugu,Juga baik
Sehingga ustadz Yahya Memberi keyakinan untuk Dini Mengajari anak-anak
======<<<<<<======
"Langit Yang tadinya Mendung Kini Berwarna dengan adanya Pelangi setelah badai"
=====<<<<======
Begitulah Dini Yang setiap hari nya Diam,
Cenderung tidak ada senyuman,Tetapi di hari ini Senyuman manis terukir Di wajahnya.
"Obrolan Biasa Tadi membuat Kesan terbaik di hati Dini."
=====<<<===
Dini bukan tidak punya teman untuknya berkeluh kesah, namun Dini memilih untuk Tidak lebih dari sekedar berteman.
Dini Jalani hari-harinya dengan sekolah
Dan tentunya juga mengurus Rumah
ketika Tidak ada Jadwal LES
Di jam 2-4 sore Pasti Dini ada di tempat pak ustadz Yahya dilanjut di jam 7-9 ya untuk apa lagi kalo bukan Mengaji,Hingga hari- hari seterusnya".
=====<<<<====
Dan setelah Obrolan waktu itu di kala Dini di situ
Sering kali Agus menyapa nya
dan obrolan-obrolan kecil pun selalu ada.
sehingga di hati keduanya tumbuh rasa Cinta.
"Emm Din kalo Kamu udah selesai ada waktu sebentar ga???,aku mau ngomong serius sama kamu.ucap Agus
"Ada mas tapi cuma Sebentar ya karna aku harus ngaji".ucap Dini tersenyum
"iya ga papa kok.ucap Agus
Nanti aku tunggu Di depan ya. imbunya
"Iya mas. ucap Dini
====<<<====
Agus berlalu pergi keluar, Hingga membuat Dini bingung, Ada apa ya, kenapa, Dini sibuk bicara dalam hatinya.
Setalah selesai Dini mengahampiri Agus dengan menunduk Malu.
"Maaf mas lama nunggu. ucap Dini
Ga papa kok .ucap Agus
" The poin aja Ya"
Deg.. deg. deg di hati keduanya
Din aku menyukaimu,aku tau kita baru dekat meskipun kita saling mengenal,Namun Hati ini telah Jatuh hati padamu. ucap Agus
Dini masih setia mendengarkannya
Lalu Agus menarik nafas dan kembali berkata
Maukah kamu menjadi Pacar ku??. imbuhnya
Dini yang tak menyangka cintanya bakal terbalas pun dengan yakin menjawab
"mmm iya aku mau mau,aku juga menyukaimu dalam diam ku. ucap Dini
"Jadi sekarang kita jadian??? ucap Agus
Dini membalas anggukan dengan tersenyum malu.
====<<<====
Kebahagiaan kini muncul dengan kehadiran Agus di kehidupan Dini saat ini
Senyuman yang tidak pernah terlihat itu sekarang bagaikan bunga yang baru mekar(indah untuk di pandang).
Perjalan Cintanya pun begitu bahagia
Dari Sekolah di antar Jemput, Perhatian dan kasih sayang yang kini Dini dapatkan darinya melengkapi hari-harinya .
Namun sayang Dunia yang bagaikan seorang yang paling di sayang Lenyap seketika.!!!!!
Agus tidak berubah sama sekali terhadap Dini tetapi kenyataan menyadarkannya.
======<<<<======
Dini yang biasa bangun pagi ketika Subuh untuk Ngaji,Harus melihat orang yang diCintainya jalan bergandengan dengan wanita lain.
Dini mencoba kuat dan Menahan air mata yang hampir tumpah,Tanpa kata lagi Dini menghampiri mereka.
Mas Agus. sapa Dini
Agus yang meresa namanya di panggil menoleh
dia Terkejut melihat Dini yang menyapanya dengan air mata yang hampir tumpah.
"Eh...De anu.. ini gak seperti yang kamu lihat kok.ucap agus
Agus panik dan berusaha meyakinkan Dini entah Harus bagaimana bicara dengan Dini karna Agus sadar telah melukai hatinya.
Namun beda dengan wanita itu, Dia pergi dengan Raut wajah kesal tanpa maaf.
"Kamu mengkhianati aku mas???? ucap Dini yang sedari tadi Diam
"maafin mas De maafin mas,Aku janji tidak akan mengulanginya lagi.ucap Agus
"Maaf mas aku butuh Waktu."ucap Dini
=======<<<<<======
Dini yang Tidak bisa menahan butiran bening yang keluar dari matanya pun berlari,hingga hujan turun di pagi hari.
mungkin Tuhan tau dirinya kini Lemah hingga menagis,agar tidak ada seseorang pun yang tau bahwa ia menangis.
=======<<<<=======
Agus setiap hari Terus berusaha meminta Maaf
Meskipun Dini tak merespon.!!!!
Namun akhirnya Rasa kecewa tersebut kalah dengan Rasa cinta yang ada Dihatinya.
Dini memaafkan kesalahan Agus dan memberinya kesempatan ke2 untuk memperbaiki hubungan ini.
=======<<<<=====
"De Makasih kamu mau memaafkan aku dan memberiku kesempatan ke 2. ucap Agus
" iya mas ,tetapi bukan berarti hati ini rela kamu sakiti lagi mas,tolong jangan ulangi kesalahan itu lagi karna semua itu akan membuat ku jauh lebih sakit bahkan membencimu mas. ucap Dini"
======<<<======
Hari terus berganti Rasa cinta yang Dini rasakan pun Semakin berkembang,karna itu pertama kalinya merasakan cinta terhadap seseorang
bahkan Dini Sudah berbicara terhadap nenek kakeknya untuk menjalani hubungan yang lebih serius nantinya.
Tetapi semua itu Sirna kenyataan kembali menyadarkan Bahwa sesuatu yang di genggam kalo tidak ditakdirkan pasti akan terlepas".
Hubungan yang dia kira baik-baik saja teryata dia salah, Dia salah telah mengulang kembali.
sekalinya Penghianat tetaplah penghianat
Kini yang ada di pikiran Dini saat ini yang kembali melihat Agus Dengan orang Lain.
X ini Dini tidak menghampirinya,namun Agus tanpa sadar menoleh kearahnya,lalu mengejar Dini yang Menangis merasakan sakit yang teramat Dalam.
======<<<<=====
Din...tunggu Din. ucap Agus mengejar Dini
Langkah Dini pun terhenti dan Berfikir (Aku tidak bisa menghindar,ini semua harus berakhir) Dini menyeka air matanya Dan menoleh ke arah Agus yang menghampirinya.
"Din aku bisa jelasin semuanya".ucap Agus
"Apa yang perlu Di jelaskan.!!!!!
aku punya hati mas yang harusnya kamu jaga bukan di sakiti." ucap Dini yang kini menangis karna sudah tidak bisa menahan amarahnya.
"Asal kamu tau mas kamu satu-satu nya seseorang yang paling aku cintai,kamu yang telah memberi warna dalam hidupku ini.
tapi kamu juga yang telah membuat ku menangis
Aku rasa semuanya Cukup sampai Disini mas."imbuh Dini lalu pergi
"Din ....!!!!
aaaaaa bodoh bodoh!!!!! .ucap Agus
Agus Mengkutuki dirinya sendiri Dengan memandang mantan kekasihnya pergi meninggalkannya.
=======<<<<=====
Tidak ada lagi senyum ataupun kebahagiaan
Dini kembali Jadi seorang yang pendiam juga dingin,terkecuali dengan keluarganya.
Dini menjalani hari-harinya hingga lulus SMP
Dan Dini pun memilih untuk merantau ke kota Agar bisa melupakan semua kenangan bersamanya, juga harus memikirkan kedua adik nya serta keluarganya.
TAMAT