Jujur saja aku bingung kenapa bibi setiap hari kerjaanya ga ada yang beres sama sekali , termasuk mia , paman yang selalu membantu melanjutkan pekerjaan bibi . Ingin sekali rasanya bertanya tapi Dia tidak pernah mengijinkanku pergi jauh darinya kenapa ? ada apa ? . Aku juga aneh setiap menunggu kedatangan ayah dan ibu pasti selalu ketiduran hawanya itu loh membuat diriku menguap terus menerus .
Pernah aku menghampirin bibi , malah muka bibi ketakutan keringat dingin juga hampir pingsan , untung ada mia sehingga bisa menenangkan bibi . Mia hanya berkata " Maap non , ibu saya sedang kurang enak badan jadi suka parno sendiri " aku aneh dan merasa ada janggal termasuk Dia juga berkata " Kenapa kamu tak mengusir mereka semuanya saja cukup aku yang membantumu dan menemaimu dirumah ini , bukankah selama ini kaku bahagia bersamaku " . Sebenarnya aku sedih akupun keluar rumah diem di halaman depan udaranya segar alangkah baiknya juga melihat disekeliling depan rumah . Tanpa berifikir panjang aku penasaran akhirnya ku buka gerbang dan astagaa ya ampun kenapa gelap sekali didepan rumah padahal ini masih jam 10 apa salah dengan penglihatanku , Sangat menyeramkan sekali dan itu apa ? kenapa banyak manusia seperti itu ya allah tolong lah aku siapapun itu, ini benar sangat menyeramkan mereka semua melihatku ada yang mukanya hancur , ada yang patah" ada juga anak kecil yang ketawa tanpa henti . Mereka semua ke arahku , bagaimana ini menyentuh gerbang aja sulit digerakkan , ya allah tolong aku takut .
terdengar suara brak. brak. brak "non meli sadarlah, ini aku mia " terdengar jelas dan semakin jelas suara itu dan mereka semua mulai menjauh dari dirku dan gelap .
"Ya ampun non sadarlah ini paman suaminya bibi , mia dan paman supir " ucap paman
"Benar itu non segeralah bangun , ibu dan ayah akan segera pulang juga dari kantor " ucap paman supir
Aku ingin menjawab mereka semua tapi sulit mata ini terbuka dan mulut ini berbicara seakan rapat sekali , tapi samar-samar aku mendengarkan suara Dia diantara mereka " Kan aku sudah pernah bilang usir mereka ya usir kamu benar-benar menyebalkan meli . Ini belum seberapa , masih ada kejutan yang lainnya meli ha. ha. ha. ha, satu persatu mereka akan mati " dan di alam bawah sadarku mendapatkan sebuah bayangan rumah mewah megah sekali tapi jaman dulu seperti ada masa penjajahan . Ada yang bekulit putih menggunakan gaun dan ada pelayan berkulit gelap menggunakan kain goni . Aku penasaran dan segera masuk kedalam rumah astaga hampir sama bentuk rumahnya denganku , ku lihat ada anak gadis yang cantik sekali tunggu dulu kenapa itu seperti Dia . Berpakaian dengan gaun, rambut terurai dan tersenyum kearah ayah dan ibunya , aku menyimak dan bisa mendengarkan mereka sedang berbicara apa saja .
" Putriku kau benar sangat cantik dan manis , Mom senang dengan hal itu Rosalinda "
" Haha benar , Dad juga bangga , apalagi saat kau menyiksa anak sialan itu sangat puas sekali rasaya . Seharusnya kau bunuh saja anak sialan itu atau kau cincang saja badannya hahaha" suaranya benar-benar bergema seluruh ruangan disini
" Tenang saja Rosalinda sangat suka bermain dengnman mereka , pokoknya Mom and Dad segera bawa anak perempuan yang lainnya karena aku tidak suka ada yang mengalhkan kecantikanku , mereka harus jadi babuku yah . Melihat mereka menderita sungguh sangat menyenangkan meski sampe matipun aku akan tetap disini dan merusak kehidupan anak perempuan Dad and Mom " ucap Rosalinda
" Baiklah jaga ucapanmu yah anaknya kami . haha" ucap kedua orang tua
Tolong aku , tolong tuan , nyonya, non ini sangat pedih sekali , mukaku sangat panass dan terbakar , kenapa kalian tidak membantuku sungguh kalian biadab , Sampe mati aku akan menyumpahkan kalian tidak akan bisa melihat kebahagiaan dengan tulus , kalian akan sengsara meski mati kalian tidak akan menerima kebaikan melainkan berkeliaran dirumah ini sampe ajal menjemput kalian semua . Berisik kau , akan kusirami kamu dengan minyak tanah serta tolong pengawal bawa korek api sekalian aku akan membakar anak ini menyusul teman teman yang lain haha ucap Rosalinda . Baik non , ini non korek apinya . Terima kasih , tapi tolong kau bakar saja rasanya muak melihat dia terus berteriak meminta tolong .
Ahhhhhh sakitttttt kalian semua gilaaaaaaaa , aaahhh panasssssssss panassssssss badanku terbakar dan ada bau ahhhhhhhh .
Mengerikan sekali ini namanya bukan manusia tapi setan , Dia iya benar ini masa lalu Dia , astaga ya ampun kejam sekali Dia dan ini apa lagi .
" Aku sangat bahagia tidak ada yang mengalahkan kecantikanku dan rasanya aku kurang puas , apakah aku terobsesi dengan membunuh haha ini hobi baruku , Tunggu Mon and Dad harus mencoba "
Rosalinda memberikan minuman campur dengan obat kepada kedua orang tuanya , tanpa hal curiga mereka meminum dan brak.
" Maap Mom and Dad mungkin kalian akan bahagia disana , rasanya aku puas setelah membunuh semua orang yang ada dirumah ini . Telingaku gatal selalu ada bisikan cepat lah membunuh kau dan aku akan bahagia kekal abadi dirumah besar ini bunuh saja .
Aku melotot liat kejadian didepan mataku ini , apakah diriku dalam bahaya ? aku ingin bangun tapi lihat kenapa Rosalinda merusak wajahnya sendiri astaga dia merusak diri sendiri ya ampun wajahnya sangat menyeramkan sekali dan dia bunuh diri sendiri ya allah tolong aku , aku ingin bangun dari mimpi buruk ini .
kamu meli yah , aku harap kamu segera terlepas dari genggaman Dia , Kamu sangat beruntung mereka semua membacakan ayat ayat suci dan aku disini yang kamu tadi lihat kehidupanku dulu dibakar hidup hidup , aku disini akan membingbingmu menuju alam mu . kemari ikutin aku , wanita itu sangat cepat berjalannya tanpa basa basi akupun mengikutinya dan mendengar suara orang yang aku kenal ibu , ayah , mia , paman, dan sura bibi
next time , maap selama ini saya lagi kurang enak badan dan anak juga jatuh sakit jadi tidak secepatnya bikin lanjutannya
baru kali ini bisa menulis kembali . terimakasih .