Namaku Kay Orizawa,aku berteman dengan Keizo Maezo,dia adalah satu-satunya temanku yang ada di Academi Maruizi,kami selalu bersama sepanjang hari.
Kami sudah berkenalan sejak kami kecil,saat umurku masih 4 tahun,dan dia 3 tahun,kami beda 1 tahun.
Kami saat kecil sedikit bermusuhan.
Saat satu tahun lalu,kami juga mengalami kecelakaan,karena kami sedang bermain bola,dan bola itu kerengah jalan,aku berniat mengambil bolanya,tapi Kei berlari mengejar bola itu,aku juga ikut berlari karena aku yang berniat mengambil bola itu.
Namun,saat aku sampai,dan dia juga sudah mengambil bolanya,tapi secara tiba-tiba mobil kencang menyerempet kami berdua,aku terluka di kedua tanganku,meski tidak terlalu parah,dan Kei terluka di bagian tangan kanannya,lukanya tidak parah.
Kedua tanganku di perban,tangan bagian kiriku di pakaikan sarung tangan,tapi sarung tangan itu dibagian jari bolong,kelima-limanya juga,karena memang itu model sarung tangan yang aku suka.
Dan,itu memang modelnya.
Tangan bagian kananku tidak,karena aku kasih pada Kei.Perbannya juga sama seperti sarung tanganku.
Tahun-bertahun berlalu,sekarang kami sudah SMA,nama sekolah kami adalah SMA kagugiori,Kami kebetulan satu kelas,dan perban kami masih terikan kencang di lengan kami,dan sarung tangan kami masih kami pakai sampai sekarang.
Saat jam istirahat,kami memutuskan jalan-jalan ke luar sekolah,beruntung istirahat 2 jam atau 2 jam lebih,karena kami bosan terua disekolah,meski ada kantin,tapi kami tetap bosan karena makanan di sana sama saja.
Saat kami berjalan keluar sekolah,di sana sedang musim gugur,ada beberapa daun yang berjatuhan didepan kami,kami bercanda ria,sambil tertawa dan tersenyum,tinggi kami berbeda dia lebih tinggi dariku.
Dan kami berjalan-jalan sampai 3 jam setengah,aku lupa jika aku sedang sekolah, "Kei,bukankah,ini sudah jam 13:01" "Memang,emang kenapa?" "Bukankah,kita sedang sekolah?" "Memang,kita sedang.."
.
.
.
.
.
.
"AHHHHHHH,SEKOLAH DAH MASUK!!!!!!!!" kami berteriak,lari terbirit-birit karena ini sudah waktunya masuk sekolah.
Sampai disekolah,kami dihukum oleh guru karena terlambat,kami disuruh keluar kelas sampai pelajaran sekolah selesai.Tapi,kami tetap senang karena nasip kita berdua selalu sama,dari kecil hingga sekarang.
Saat pelajaran selesai,kami mengambil tas dan pulang bersama,saat kami hampir sampai diapartemen,tiba-tiba ada air hujan yang mendarat di hidungku.
Aku menyadari hari ini akan hujan,dan kami berlari,karena aku lupa bawa payung,jadi kami berteduh di halte bus,kami juga agak dekat dengan halte bus,sampai hujan reda kami berlari karena ini sudah hampir malam.
Saat kami sampai di apartemen,kami masuk kedalam,dan menyatakan "Sampai jumpa".
Kamar/ruangan kami berdekatan, kami selalu berangkat dan pulang bersama,saat didalam aku dikagetkan dengan adik perempuanku,yang sudah lama menunggu.
Dia menjewer telinga kananku, "May,sakit May,sakit!.Kau ini adik apa apa?" Aku menjerit kesakitan karena telingaku dijewer olehnya. Sisi lain ku Kei juga sama,dia juga dijewer oleh kakaknya.
Saat pagi aku menunggu dia keluar kamar/ruangan,kebetulan adikku berangkat duluan karena ada pelajaran Buologi dan Ipas,jadi dia buru-buru berangkat sekolah,malahan aku tidak dimasakan sarapan pagi ini.
Saat Kei keluar kamar/ruangan,aku menyapanya,itu membuat di kaget mungkin,dan dia melihat telinga kananku yang merah karena saat malam dijewer oleh adikku, "Kay,telinga kananmu kenapa merah?" "Oh?,saat malam aku dijewer oleh adikku karena pulang terlambat" "Aku juga dijewer oleh kakakku" "Benarkah?" ..... "Kenapa nasip kita sama?! T~T" Serentak kami berkata sambil sedikit beeteriak.
Saat sampai sekolah,kami berjalan kekelas,kami menyimpan tas dan keluar kelas,karena sekolah belum masuk, aku mengajak Kei kekantin karena pagi ini aku tidak sarapan,dan Kei menjawab "Baiklah,aku juga ingin kekantin karena aku juga belum sarapan,karena kakakku pergi kekampus jam 5,aku bagun jam 05:56,kakakku juga tidak membuat sarapan"
Saat dikantin, kami memesan mie rebus,dan es teh manis. Kami duduk untuk menunggu pesanan yang akan diantar,dan saat pesanan sudah datang kami pun makan,saat aku melihat ke taman sekolah yang dekat dengan kantin,aku melihat disana ada seperti mata merah menyala meski ini masih pagi.
Aku sedikit kaget,tapi aku menggelengkan kepala. "Kay,kau kenapa? Emm enak" "Ti-tidak apa,kita makan lagi saja, 'ya?" "Baiklah" Aku makan kembali,aku terheran heran kenapa ada sesuatu yang mengganjal dipikiranku karena melihat mata merah itu.
Saat bel masuk sekolah,para murid yang ada dikantin masuk kekelas.Saat pelajaran dimulai, "Anak-anak hati ini ada ujian mendadak,jadi.. " "APAA?!!" "Guru matematika akan mengajar kalian semua" "Murid yang aneh,berteriak disaat pelajaran sudah masuh" "Heeehh" Guru sambil keluar kelas dia juga sambil bicara sendiri,Saat guru MTK pun datang kekelas.
Setelah itu saat istirahat,aku mengajak Kei kekantin untuk bicara,saat dikantin aku menceritakan apa yang aku lihat tadi ditaman,tiba-tiba Alex datang dengan membawa makanannya,dia membuatku kaget,dan aku merasa ingin ketoilet sebentar.
Dan saat aku kembali,aku melihat mata merah menyala itu lagi di balik semak-semak,aku merasa sedikit takut,dan aku lari dari toilet,saat aku sampai dimeja sudah penuh saja,dan di sebelah meja kananku ada juga teman-temanku.
Aku duduk di sebelah kanan meja yang Kei duduki, "Apa kau sudah ke toiletnya?" "Apa kau tidak melihat aku sudah disini?" "Tidak" "Buta matamu kali" "Jangan marah-marah la bang,nanti kau menjadi seperti Izuya yang selalu marah-marah" "HEI KAU!!" "Sabar,ini ujian dari Allah" Semua tertawa bahagia mendengar apa yang dikatakan Madara.
Shuyu mengatakan tadi dia melihat ada orang yang menunggu di gerbang sekolah,dan dia melihat orang itu ada seperti asap ungu dan hitam yang bercampur di orang itu,dan Reisa juga melihat ada orang yang berdiri digudang sekolah saat dia selesai ke perpustakaan yang sedikit dekat dengan gudang sekolah.
Semua orang terheran-heran karena mendengar yang dikatakan Reisa dan Shuyu,dan aku menceritakan juga hal aneh yang tadi aku lihat saat pagi hari tadi,anehnya kenapa kita bisa melihat hal aneh itu.
Xiao pun,mengajak kita untuk masuk kekelas karena sebentar lagi bel masuk,aku juga mempunyai teman yang berbeda kelas denganku, yaitu Xiao dan Giaan.
Saat dikelas,guru memberitahu bahwa hari ini para guru rapat,jadi semua murid pulang cepat,dan juga sekolah akan libur selama 1 bulan.
Saat pulangs sekolah, Giaan bilang 1 bulan akan libur,jadi dia berpikir untuk kemping ke gunung,dan mengajak kami bertujuh, kami ada delapan karena ada Aku,Kei,Xiao,Giaan,Reisa,Shuyu,Alex,Madara.
Kami setuju dengan ajakan Giaan,dia bilang besok kita akan berangkat, keesokan harinya,kami bersiap-siap untuk berangkat,saat aku keluar sudah ada mereka bertujuh,aku terkaget-kaget dengan mereka semua yang mengagetkanku,saat dihalte bus yang dekat dengan apartemen,kami bercada tawa sambil menunggu bus yang bertujuan ke gunung, saat bus datang kami masuk kedalam dan kami duduk berdua-dua.
Aku duduk bersama Kei,biasa dia selalu menempel denganku,saat sampai di gunung, kami terus keluar dan melanjutkan dengan berjalan, saat di bukit yang menanjak,kami kelelahhan dan beristirahan sebentar disana.
Aku melihat ada mata merah itu lagi,yang kemarin aku lihat disekolah,aku memanggil teman-teman untuk melihat mata itu,dan mata itu lari,kami mengejar mata itu sampai di tepi jurang,kami hampir jatuh karena terlalu cepat berlari.
Tiba-tiba kami dikagetkan oleh kedua orang yang pernah diceritakan oleh Shuyu dan Reisa,mungkin aku kira ini mimpi,tapi ternyata nyata. Dan kedua orang itu berteriak dan menyerang kami,yang tidak bersalah.
Kami berlari teribirit-birit karena ranpa sebab kedua orang itu menyerang kami,tapi saat kami menuruni tanjakan tadi yang sempat kami duduki karena kelelahan,tiba-tiba menjadi retak tanpa sebab.
Kami terjebak disini,kami tidak tahu harus bagaimana tapi aku melihat ada kayu besar yang tergeletak ditanah,aku mengambilnya dan memukul salah satu orang itu. Dan orang itu menghilang menjadi aku,aku memakai syal merah yang lumayan panjang.
Dan aku juga memakai jaket berwarna hitam dan baju berwarna sepadan, dan aku juga memukul satu orang itu lagi,aku sedikit gemetar karena kelakuanku yang tanpa sebab menyerang mereka. Dan kami juga dikejutkan dengan turunan tadi yang mulai menyatu kembali, dan kami memutuskan berlari karena kami takut hal itu terjadi kembali.
Saat kami sampai dikota, dengan berjalan kaki,kami menunggu bus dihalte bus yang tadi kita turuni,kami tidak menyangka rencana piknik yang harusnya menyenangkan tapi malah menegangkan,saat bus sudah datang kami masuk kedalam dan duduk,kami hanya diam. Saat bus sudah nerhenti dihalte bus yang dekat dengan apartemen kami berpisah dan mengucapka "Sampai jumpa" sambil melambaikan tangan,kami benar-benar kaget karena kejadian itu.Saat keesokan harinya, aku menemui Kei untuk bicara dan aku juga mengajak teman-teman yang lain untuk bicara ditaman, saat sampai ditaman ,kami bicara soal kamarin karena kenapa kedua orang itu datang dengan tiba-tiba, saat aku bicara tentang kedua orang itu,aku heran kenapa kedua orang itu saat aku puli kenapa bisa menghilang menjadi abu.
Semua orang memegang dagu dan memikirkan kenapa orang-orang itu bisa menjadi abu debu,.
Saat Alex bilang,mungkin itu adalah Vampir, aku bilang itu mungkin tapi kenapa bisa jaman modern seperti ini bisa ada Vampir, Giaan juga mengatakan apa itu monster, dan Reisa bilang monster pasti akan datang jika sedang terrancam dan kenapa bisa monster bisa menjadi debu. Dan aku bilang "Tapi, jika manusia bisa menjadi seperti itu juga mana mungkin bisa menjadi debu,pastinya juga masih ada" "Kau benar juga Kay,tapi intinya kedua orang itu manusia biasa" "Biasa dari mana?,dari teriakkannya saja seperti monster".
Kei bilang jika itu Vampir,monster, atau pun manusia kenapa bisa ada aura seperti itu yang sungguh aneh
dan siapa tahu itu adalah makhluk.
Saat Shuyu bilang jika itu juga makhluk kenapa bentuknya seperti manusia seperti kita.
Dan saat aku ingin pergi jalan-jalan untuk mencari udara segar,aku melihat ada mata merah menyala itu lagi, tapi kali ini aku tidak terlalu memperdulikan itu lagi karena aku malas, dan saat aku kembali aku melihat ada tiga orang dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Tapi kali ini berbeda, kali ini mereka tidak mengeluarkan asap ungu dan hitam yang bercampur itu lagi, aku segera kembali, tapi dengan rasa sedikit gelisa.
Saat aku kembali, Shuyu bertanya padaku "Kenapa cepat sekali?" "Tidak" Aku tidak mengatakan ketiga orang yang tadi aku lihat, tapi tiba-tiba Giaan mengagetkanku,mungkin dia telah kembali dari toiletnya. "Ehm, teman-teman mending kita pulang,ini juga sudah sore" "Benar juga, mending kita pulang" "Baiklah,bye" "Bye" "Bye bye" "Sampai jumpa" "Daahh" "Eeh Giaan, jangan lupa pakai celana dalam ya" "HEI KAU" "Hahaha".
Aku akan memperkenalkan, mereka bertujuh pada kalian.
Jika Madara orangnya memang baik,ceria, sering bercanda, tukang senyum (Sering tersenyum)
Jika Giaan,orangnya juga baik,ceria, sering bercanda juga, tukang kaget (Sering kagetin)
Jika Shuyu orangnya sedikit cerewet,baik,ceria, bisa diandalkan, dan baik hati
Jika Reisa oranya baik,ceria, sering tersenyum,kadang bercanda
Jika Kei orangnya baik, ceria,setia teman, sering tersenyum
Jika Izuya orangnya sering marah-marah,curigaan, baik,kadang-kadang tersenyum, setia teman
Jika Xiao orangnya baik,rendah hati, senyum manis
Jika Alex oranya jail,baik, setia teman, sering tersenyum, baik hati
Jika Kay (aku) orangnya kalem,baik, sedikit dingin,ceria,setia teman, baik hati, pintar, penjaga rahasia teman, bisa diandalkan,senyum ramah.
Itulah kami.
Yang setia teman.
Dan baik pada teman.
Saat ke tiga puluh harinya saat kami,di gedung kosong (Karena diajak Madara). Dan saat kami berjalan, kami jatuh kelubang yang dalam, mereka bertujuh memang selamat tapi aku tidak.
Aku jatuh lagi kedalam lubang yang sangat dalam, dan saat aku terbangun, aku melihat ada mata merah itu, dan dia menghampiriku, tapi, tiba-tiba dia membunuhku.
Sori, End-nya B aja, soalnya aku males,.. Bye
Tamat,..
Makasih..