romance, fantasy, kerajaan, cerpen
By : rikapras_
@yurika_prasintya_animelover [ IG ]
Dahulu kala ada sebuah kerajaan... Kerajaan itu memiliki raja yang tegas dan sangat membenci pemberontakan...
Akhirnya sang raja bertunangan dengan anak dari keluarga Marquis...
Dan beberapa bulan kemudian sang raja akhirnya menikah dengan seorang putri dari keluarga Marquis... Mereka saling mencintai satu sama lain dan sang raja mencoba berubah menjadi baik hati karna sang ratu...
tak lama mereka menikah dan akhirnya mereka dikaruniai seorang putri nan cantik dan mereka memberikan nama kepada anak itu yang sangat cantik.... Aisha cristiane Arianna.... Kulitnya putih bagaikan salju... Dan rambutnya yang putih bagaikan salju putih yang baru saja turun dari langit dan matanya bagaikan langit biru yang membentang...dan tak diketahui sang putri bisa menggunakan sihir.. Sihir yang digunakan adalah salju..
Beberapa bulan kemudian akhirnya si tuan putri bisa merangkak dan mengatakan kata pertamanya...
"Mama.." Itu adalah kata pertama yang dikatakan sang putri ....
"Astaga.. Lucu banget putri mama" Ujar kebahagiaan sang ratu...
"papa kapan? 😖"
7 tahun kemudian....
Sang putri tumbuh menjadi gadis nan cantik jelita....
"Tuan putri? Tuan putri?" Salah satu pelayan yang mencari aisha ...
"Aku disini lili dimana ayah dan ibu?" Jawab aisha dan tanyanya...
"Yang mulia raja sedang ada diruangan dan mencari anda yang mulia.. Sedangkan yang mulia ratu masih lemah dan belum bisa pulih dengan cepat" Jawabnya..
"Oh baiklah ... ibu semoga dia cepat pulih.." Jawab aisha
Diruangan ayahnya dia melihat ada seorang anak.. Dan berpakaian bagaikan seorang Assassin yang masih di didik...."ayah?" Ujar aisha memanggil ayahnya sambil melihat anak laki-laki yang berpakaian seperti seorang Assassin...
"Salam tuan putri..." Ujarnya...
"Bangunlah kak.. Ayah aku ingin bertanya.. Apa anak ini akan menjadi temanku?" Tanya sang putri...
"*kaget.. T-tentu.." Sang raja tidak bisa menolak Aisha....
"kakak namamu siapa? Namaku aisha cristiane Arianna...."
"Namaku Derrick Anderlecht tuan putri..."
"Kupanggil kak Derrick ga papa?"
"Silahkan panggil saya Derrick yang mulia.. Saya hanya budak...anda tidak perlu memanggil saya kakak.. Cukup nama saya saja"
"Dia benar aisha..."
"Tapi ayah dia lebih tua 2 tahun dariku..."
"Budak memang budak dan jangan harap bisa menilai dirinya tinggi"
"Cukup ayah!.. Aku ga suka ayah ngerendahin orang kaya gitu *pergi..."
"aisha tunggu.. Ayah ga.."
Aisha pergi kekamarnya dan menangis..
"*tok tok.. Tuan putri ini Derrick.."
"Masuklah.."
"Maaf mengganggu yang mulia.."
"Maaf Derrick..."
"Untuk apa yang mulia?"
"Untuk ayahku.."
"Yang mulia raja tidak salah sama sekali.. Beliau benar aku hanya budak"
"Kamu temanku sekarang jangan ungkit nama budak lagi sejujurnya aku membenci kata budak karna ayah salah paham dan membunuhnya didepan semua orang"
"Terimakasih yang mulia.."
Aisha dan Derrick bermain dan menjadi teman baik.. Setelah menyelesaikan misi Derrick langsung bermain dengan Aisha dan menjadi dekat.. Derrick dan Aisha menjadi sahabat baik saat mereka bertemu dikamar Aisha...
Saat itu perasaan hangat mulai muncul di hati Derrick...
Diulang tahun Aisha yang ke-18 tahun dia menjadi seorang wanita yang sangat cantik dan dia menjadi sangat dingin kepada orang yang melihatnya....
Orang-orang memanggilnya snow Queen dan penyihir salju... Dia ga peduli apa kata orang....dia ga menyangkal julukan yang orang katakan padanya karna itu benar.. Dia bisa menggunakan sihir dan sihir itu adalah salju...
Sang raja mengundang Derrick dihari ulang tahun anaknya karna anaknya memintanya walau ayahnya tak suka....
Aisha dan Derrick menari ditemapat dansa.. Mereka sangat bahagia dan orang orang tau bahwa Derrick adalah budak dan mereka mulai berbisik..
"Kenapa tuan putri mau saja berdansa dengan seorang budak"
kebanyakan dari mereka berkata seperti itu... Kebanyakan dari tamu membuat Derrick merasa bersalah karna dia telah berdansa dengan putri dari Kerajaan mereka...tapi Aisha sama sekali ga peduli.. Karna berdansa dengan Derrick membuatnya merasa tenang tanpa ada beban dan merasa bahwa itu adalah kebahagiaannya...
"Aisha, aku pikir berdansa denganku akan membuat kamu dan keluargamu malu"
"Kamu liat aku aja.... Jangan peduli sama kata orang dan nikmati saja musiknya"
"Aisha, aku pasti bakalan ada misi lagi...Jadi aku bakalan kasih kamu hadiah ditaman nanti.."
"Beneran?! Aku bakal cari kamu nanti Derrick.."
Pesta ulang tahun Aisha sudah selesai dan dia pergi ketaman dengan cepat...
"Aisha.."
"Derrick.. Mana hadiahku?"
"Ini dia.. *cium.. Aku selama ini cinta sama kamu.. Kamu mau jadi pendamping hidup aku?"
"*eh?! Ini? Kamu? Aku tentunya mau Derrick"
"makasih Aisha.. Kamu kasih aku kebahagiaan"
Akhirnya Aisha sering mencari kekasihnya.... Dan ketahuan oleh sang raja..tapi sang raja diam karna dia akan segera membunuh kekasih anaknya...
"Derrick ada misi yang sangat bagus untukmu.."
"Derrick.. Emmm itu Ayah apakah berbahaya?"
"Kenapa kamu bertanya itu bahaya atau tidak aisha?"
"Aku khawatir ayah dengan Derrick..."
"Tenang saja.. Ini ga begitu bahaya anakku.. Lagi pula Derrick adalah Assassin terbaik yang ada.."
"Ayah benar.."
Derrick berangkat dan dia berhasil... Tapi dia dituduh melakukan pemberontakan kepada raja dan dieksekusi oleh sang raja..Aisha yang tidak mengetahui kabar ini malah tidak sengaja mendengarnya dari pelayan...
"Aku dengar Assassin yang hebat itu dieksekusi oleh raja karna melakukan pemberontakan.."
"Tunggu! Apa yang kalian maksud?! Derrick?!"
"Yang mulia?! Maaf yang mulia kami tidak melihat anda"
"Dimana Derrick?! Dimana ayah?!"
"Sang raja sedang berada di ruangannya yang mulia.."
"Kamu! Apa Derrick baik baik saja?"
"Untuk itu..Saya tidak tau yang mulia.."
Aisha berlari pergi ke ruangan ayahnya dan membuat kerajaan menjadi dingin karna setiap langkahnya mengeluarkan salju....
"Anakku ada disini rupanya..ingin bertemu kekasih gelapmu sayang?"
"ayah? Derrick?!"
"Aisha lari.. Kamu.. Perlu.. Hidup dan bahagia... Dengan pria lain...maaf...."
*srek..
Akhirnya proses eksekusi derrick selesai dan disaksikan dengan mata kepala aisha sendiri...
"Tidak!!!!! Derrick!!!! Derrick bangun!!!! Derrick!!!!!"
"Aisha dia adalah budak.. Kamu adalah putri dari kerajaan ini.. Dan satu satunya anak ayah.. Ayah tidak mau kamu jadi ejekan nanti"
"Kalian..kalian semua membuat semuanya hancur.....cintaku, kebahagiaanku.... Karna kebahagiaanku sudah ayah hancurkan kenapa aku ga hancurkan kebahagiaan ayah.. Derrick kita pasti akan bertemu diatas sana jadi tunggu aku ya cintaku, Derrick...."
"Apa yang ingin kamu lakukan terhadapku Aisha.. Aku adalah ayahmu!"
"Ayahku? Ayahku membunuh orang yang aku cintai dan orang yang ingin ku nikahi nantinya dimasa depan...aku pikir dia akan pulang dengan selamat setelah menyelesaikan misinya dan pergi menciumku ditaman seperti biasa lalu besoknya aku akan berbicara baik baik untuk meminta restumu untuk menikah dengannya..."
"Kamu!!! Demi seorang budak?! Sedangkan aku adalah ayahmu! Aisha!! Meminta Restu? Tidak akan pernah!"
"Derrick ini terlalu berisik ya? Akan segera kuselesaikan cintaku.. Tunggu aku selesai..."
"Aaarrrggghhh!!!*kesakitan"
"Aku tidak ingin dilahirkan menjadi seorang putri jika begini!!!! aku membenci ini!!!"
Setelah Aisha teriak.. Seluruh kerajaan menjadi beku.. Dan kerajaannya menjadi kerajaan es..
Perutnya sakit dan tak disangka dia hamil anak Derrick....
Dia bersyukur...Tapi dia tahu itu tidak akan membuat cintanya tidak bisa kembali lagi
Dia membesarkan anak kembar sendirian dan membuat peti mati untuk cintanya... Peti itu sangat cantik bagaikan crystal..aisha akan sering datang ke tempat suaminya yang dia sediakan khusus hanya untuk sang suami.... Jika kalian menanyakan sang ratu.. Sayangnya sang ratu telah berpulang bersamaan dengan suami anaknya....
Anak anaknya sering mengunjungi ayahnya dan sering meminta sang ibu untuk menceritakan kisahnya dengan sang ayah....
Mulai dari mereka bertemu dan sampai sekarang masih sangat mencintai, walaupun salah satu dari mereka meninggalkan sang kekasih di dunia...
"jadi ayah seorang assassin terhebat?"
"sangat hebat...jadi ibu harap aria dan alvin bisa menjadi orang yang hebat"
"aria mau menjadi seperti ibu saja..."
Aisha terkejut dan menjawab dengan halus karna tidak ingin membuat arianna tersinggung ...
"menjadi seperti ibu? Aria memang putri ibu yg pintar...."
"ibu apa alvin bukan anak pintar?"
"tentu saja alvin anak pintar..."
"ibu! Alvin! Kita sudah sampai di tempat ayah.."
"aria jangan lari...nanti jatuh.."
"aria , alvin jangan lari lari..."
"ibu ayo cepat buka pintu ruangannya...kami ingin mendengar kisah ayah dan ibu lagi ..... Tapi bedanya ini di ruangan ayah... "
"eh? Kalian serius?"
"kami apa pernah tidak serius dengan ibu?"
Mereka berdua sangat mirip dengan derrick... Terutama alvin..cara bicara,sikapnya,dan fisiknya... Kalau aria mirip derrick dari matanya sisanya mirip dengan aisha..
Terkadang aisha menangis saat menceritakan kisah cintanya dan derrick sambil melihat kedua anaknya yang mengingatkannya pada cintanya yang sudah meninggalkannya selamanya...
"baiklah kita akan keruangan ayah..ingat jangan ribut disana"
"baik bu..ayo aria"
"hei alvin , aku itu lahir 3 detik lebih cepat dari kamu..jadi aku itu kakakmu"
"hei kita ini kembar lagipula hanya beda 3 detik"
"sudah sudah.."
"ibu apa tidak masalah di istana ini hanya ada kita berempat saja?"
"ibu tidak masalah..asalkan ibu bahagia bersama kalian...dengarkan ibu..jika kalian ingin mencoba melihat dunia luar ibu tidak akan melarang kalian keluar.."
"aria ingin di samping ibu...aku tidak peduli dengan dunia yang tidak penting..asalkan ada ibu aku baik baik saja.."
"aria sayang suatu saat nanti kamu pasti akan keluar dari istana ini dan mendapatkan cinta sejatimu..diusiamu yang sekarang kamu masih belum mengerti.."
"ibu.."
"aria benar ibu..selama ada ibu kami pasti akan baik baik saja.."
"mereka sangat mirip denganmu suamiku.."
"ibu... ibu.. .ada seseorang disini..."
"lama tidak berjumpa sayang.."
"ibu..katanya lama tidak berjumpa sayang..."
"maaf aku tidak bisa melihatmu Derrick.."
"namaku alvin,tuan... Nama tuan siapa?"
"aku aria,tuan..."
"namaku adalah derrick...kalian jaga ibu kalian baik baik ya...*muah *muah.. terimakasih telah menjaga anak kita dengan baik aisha.."
"sama sama sayang..."
"ibu orang itu sudah hilang.."
"*hiks hiks kenapa...kenapa...tuhan.."
"ibu?"
"ibu ga papa ... Ayo kekamar kalian..ini sudah larut"
Beberapa tahun kemudian kedua anak kembar itu menjadi dewasa....
Aria sedang mengunjungi beberapa banquet dan pesta minum teh dari bangsawan bangsawan dan saat ini tinggal di capital....
Begitupun dengan alvin..alvin ikut menemani saudarinya...dan sekalian menjadi ksatria pelindung untuk saudarinya itu
Kedua anak kembar ini memiliki cara bertarungnya masing masing...
Alvin bertarung layaknya ksatria di siang hari...jika dimalam hari dia akan bertarung seperti ayahnya seorang assassin...
Aria seperti ibunya..bisa menggunakan sihir salju dan selalu menggunakan sarung tangan ketika keluar dari istananya...
Sementara itu aisha di istana sedang sendiri...dia merindukan anak anaknya tapi dia tau anak anaknya tidak akan selalu bersama dengannya...Dia tau suatu saat nanti anak anaknya akan memiliki orang yang mereka cintai nantinya dan aisha akan mendukung anak anaknya dengan orang yang dicintainya...dia tidak ingin dirinya seperti ayahnya yang membuat kekasih dan calon masa depan anaknya yang tercinta mati didepan anak tercintanya...
Ruangan derrick
"sungguh sepi sekali...sudah 1 tahun mereka di capital aku merindukan mereka..aku ingin ikut dengan mereka tapi jika aku ikut dengan mereka siapa yang akan menjagamu bukan begitu derrick? Hei lihatlah matahari sudah terbit...ini kesukaanmu"
Aisha selalu mengajak derrick bicara walau dia sendiri tau bahwa cintanya tidak bisa menjawab apa yang dikatakan olehnya..
pelayan yang masih ada disana hanya lily...
Dan jujur lily agak takut dengan nonanya itu..tapi dia tetap berpikir positive..karna nona yang dia tau itu bisa seperti ini karna sang kekasih meninggalkannnya...bisa dibilang lily lumayan sama dengan aisha...lily ditinggal oleh kekasihnya karna dituduh mencoba melakukan pembunuhan perdana menteri kerajaan yang dipimpin oleh ayahnya aisha...sejujurnya lily agak menyimpan dendam dengan keluarga aisha..tapi saat melihat aisha dari kecil sampai dia menemukan cintanya yang tidak diterima oleh sang raja bahkan sampai membunuhnya dan memfitnahnya karna pemberontakan...dia mulai merasa enggan untuk meninggalkan aisha dan melayani aisha sampai dia meninggal dunia...
Setelah itu anak kembar pulang dan menemui sang ibu membawa oleh oleh untuk sang ibu dan membawa calon menantu untuk ibu mereka...
Kerajaan es..
"yang mulia.. Pangeran dan putri sudah kembali dari capital dan sekarang sedang menuju kemari..."
Kata lily...
Itu adalah hal yang ditunggu oleh aisha..dan dia tau bahwa anaknya membawa calon menantu ....
"kami kembali ibu..."
"sudah lama sekali kalian belum pulang...bahkan mengirimi ibu kalian ini surat.."
"maaf bu..ibu ini adalah calon menantu mu.."
"lihatlah derrick..anak anak kita membawa calon masa depan mereka...derrick?"
"ibu.."
"maaf nyonya..kami mungkin tidak bisa menjadi pasangan anak anda.."
"bangunlah anakku..."
"eh?" Calon yang dibawa aria tampak kebingungan...
"aku tidak memperdulikan itu...jika kalian mau mengetahui sesuatu... Aku adalah seorang ratu dari kerajaan es ini yang sebelumnya adalah seorang putri baik baik...namun kehadiran suamiku derrick ke kerajaanku membuatku merasa senang aku dilahirkan...sebenarnya suamiku adalah seorang assassin dan seorang budak yang dibeli oleh ayahku dan dijadikan pembunuh musuh ayahku..."
"aku hanya rakyat biasa..kami tidak akan bisa bersama..."
"anakku, masalah status tidak masalah untukku... Jika kamu mencintai anakku maka bahagiakanlah dia... Aku menyerahkan tanggung jawab kerajaan ini kepada anak kembarku...masalah tahta... Kerajaan ini memiliki 2 bagian...aku menyerahkan salah satu bagian kepada aria..dan satunya lagi kepada alvin...dan diwilayah itu ada satu tahta yang akan dipimpin oleh anak kalian nantinya.."
"ibu...terimakasih..."
"ibu sudah sangat tenang sekarang... Jika ibu meninggal tolong kubur ibu didekat sungai kerajaan bersama dengan ayahmu sungai itu adalah tempat favorit ayahmu ... ibu tidak pernah meminta hal yang sulit kali ini.."
"ibu bicara apa..ibu akan disini bersama kami.."
"maaf..tapi ibu sudah tidak kuat lagi...*hosh"
Itulah nafas terakhir aisha dan membuat aria dan alvin berpikir bahwa Kepulangan mereka berdua seperti membawa kematian untuk ibu mereka... Tapi mereka akhirnya mengikuti apa yang ibu mereka inginkan dan tidak menangis karna ibu mereka pernah meminta jika suatu saat nanti aisha meninggalkan mereka itu berarti aisha sudah tenang dengan derrick sang suami diatas sana...
"akhirnya ibu bisa bersama dengan ayah lagi...berbahagialah dan dukung kami dari sana.."
"aria minta maaf jika aria ada salah dengan ibu...aku ingin memperlihatkan cucumu di saat aku melahirkan nanti...tapi kamu malah meninggalkan kami seperti ini..."
"aria tenanglah aku mengerti tentang ibumu sekarang..."
"ibumu orang yang sangat baik...bahkan rakyat jelata seperti kami mau diterima olehnya untuk dijadikan menantunya..."
"ibuku tidak ingin seperti kakekku yang menentang pernikahan ibuku dan ayahku...belum lagi ayahku terbunuh karna dia sengaja difitnah oleh kakekku karna pemberontakan...ibuku yang belum mengetahui itu mengetahuinya dari para pelayan ... ibuku waktu itu sangat marah dan membunuh semua orang dan menyaksikan pengeksekusian ayahku...lily pelayan ibuku masih hidup karna saat itu lily sedang berada diluar kerajaan"
Akhirnya aria dan alvin menikah dengan pilihan mereka dan mempunyai anak dan bahagia selamanya dan masing masing anak anak mereka sering meminta menceritakan kisah bagaimana ayah dan ibu mereka bertemu dengan anak anak mereka masing masing....
terkadang sambil menceritakan kisah orang tua mereka...
aria dan alvin menangis secara tiba tiba dan masing masing anak anak mereka akan menenangkan mereka....
lanjut part 2 tapi beda cerita sama character?
comment dibawah ya!!
Tamat~
(♡˙︶˙♡)Thank u ya semuanya...
next cerpen genre romance fantasi collab sama genre apa lagi nih?
ada saran? comment dibawah skuy..
thanks guys...
sehat selalu ya ♥~