Mereka adalah Putri Kerajaan di selatan pegunungan Alpen.
Mereka ada 8 bersaudara, dan..
Orang tua mereka sudah wafat. Ayahnya Raja Elysium dan ibunya Ratu Iris.
Akhirnya, tahta kerajaan dipimpin oleh kakak pertama nya Yang Mulia Ratu Freesia Elysium.
Kerajaan itu memang hanya kerajaan kecil, namun keistimewaannya ada pada kedelapan bersaudara ini.
Mereka adalah delapan Putri yang cantik. Tak ayal banyak lamaran yang datang dari Kerajaan di seluruh penjuru negri.
Dan Putri yang paaalling cantik adalah Putri ke 3. Putri Violet Elysium. Nona yang anggun nan pemberani.
Namun, Putri Violet orangnya cuek dan pendiam. Semua itu disebabkan karena suaminya yang menghilang 2 tahun yang lalu. (Violet diam-diam sudah menikah. Dan tidak ada yang tau!
Namun, karena tidak ada yang berani melamar Putri ke 3.lamaran pun hanya datang ke Putri ke 1 , 2 dan Putri ke 4.
Namun, karena pitri ke empat Putri Jasmine menolak dengan sedikit kasar. Membuat para pangeran dan pelamar lain tidak suka dengan sikap Putri ke 4.
Akhirnya para pelamar itu meracuni Putri ke 4 , dan jika penawar itu tidak segera ditemukan dalam 5 hari. Maka Putri ke 4 tidak bisa diselamatkan.
Di ruang pertemuan..
Apa!? Bunga yang hanya mekar saat musim salju? Dan bunga itu ada di puncak gunung?!" Tanya Ratu Freesia kepada saudari ke 2. Putri Rose Elysium.
"Bunga apa itu? Maksudnya nama bunganya apa? " Tanya Daisy Elysium. Putri ke 7.
"Sepertinya bunga itu adalah bunga edelwise? Tapi, bukannya bunga itu hanya untuk produk kecantikan? " Tanya saudari ke 5.
Putri Lily Elysium yang sedang menggendong Putri ke 8 yang masih bayi, Putri Mimosa Elysium.
"Memang bukan Edellwise kok! " Sahut Putri Rose
"Yang kamu maksud, Bunga Monkshood kan? " Tanya Putri Violet yang sedang membaca buku
"Ah! Benar dik! Tapi, walaupun begitu tidak ada yang bisa mengambilnya! "
"Eh kenapa kak? "
"Bunga itu beracuun.. " Ucap lembut Putri Violet kepada adik-adiknya.
"Benar, jika salah dalam teknik mengambil sedikit saja. Bisa membahayakan! " Ucap Putri Rose
"Kalau begitu, biar aku saja yang mengambil! " Ucap Putri Violet dengan percaya diri
"Apa?! Kak jangan!! " "Iya, jangan gegabah! Lebih baik kita meminta bantuan saja! "
"Tidak! Apa yang akan mereka katakan jika kita meminta bantuan mereka. Mereka pasti akan menghina kita!. " Celetuk Putri Violet
"Aku akan pergi, aku sudah tau obat yang bisa menyembuhkan Jasmine! " Ucap Putri Violet dengan Senyum percaya diri
"Kak! Jaga adik-adik dengan baik!! Doakan aku ya, semoga bisa selamat dalam perjalanan ! "
Semua mengangguk dan Putri Violet pun pergi dari Istana menunggang kuda.
Kepergian Violet adalah awal dari kisah cintanya juga.
"Haih.. Masih jauh.. Hiyatt!! "
Banyak rintangan yang dia lewati. Namun dia berhasil lolos dan menghancurkan segala rintangan itu.
"Wah!! Akhirnya ada juga bunga Monkshood! " Ucap girang Putri Violet
"Eits, aku tidak boleh mengambilnya langsung. Oh iya, daun xx! "
Putri Violet langsung mengambil daun itu dan menggunakan nya untuk mengambil bunga Monkshood.
"Eh! Bayangan apa ini! Be-besar sekali!! " Ucap lirih Putri Violet
Saat Putri Violet ingin membalikkan badan namun tiba-tiba orang itu memeluk dan menutup mata Putri Violet.
Tiba-tiba orang itu pun menciumi pipi Violet. Violet pun memberontak.
"Lepaskan! Kamu siapa!! "
Kepala orang itu disandarkan dipundak Putri Violet.tangan orang itu masih menutupi mata Putri Violet Dan Putri Violet merasakan kehangatan dari orang itu. Putri Violet merasakan pundak nya basah!.
"Hey! Kamu siapa sih!? "
"Diam sebentar! " Suara pria yang tidak asing
Deg deg deg
Saat mendengar suara itu detakkan jantung Putri semakin cepat dan air mata tiba-tiba mengalir sendirinya.
"Kenapa! Kenapa baru pulang sekarang!! Aku selalu menunggumu! Sampai-sampai aku hampir ingin menyerah! " Ujar Putri Violet menangis tersedu-sedu
"Maaf sayang! Ini semua salahku. Karena aku.. Sebenarnya berbohong kepada mu! " Sahut pria itu
"Senutt" Jantung Putri Violet seperti di tusuk tusuk. Apa kebohongan yang suaminya simpan selama ini. Jangan-jangan dia, dia punya istri lain?!
"Katakan apa yang kau rahasiakan dan kau tutup-tutupi dariku! "
Suami nya masih terdiam.
"Emm.. Sebenarnya! " Ucap pria itu dengan melangkah dan berlutut di depan Putri Violet.
Tangan pria itu dilepaskan dari mata Putri. Dan beralih memegang tangan Putri Violet.
"Maaf ya... Sebenarnya aku, bukan seorang pedagang. Tapi.. "
"Tapi? "
"Tapi aku, adalah Kaisar Negeri ini! "
"A-apa?! "
Kaisar Negeri A ini adalah Kaisar Jordan De Floyen. Orang yang sadis , kasar dan ditakuti para Kaisar-kaisar di Dunia.
" jangan - jangan kasih sayang mu selama ini hanya sebuah topeng?" Tanya Putri dengan nada dingin
"Ti-tidak!! Aku mencintaimu! Aku benar-benar menyayangimu Violet! "
Violet tersenyum tipis
"Maaf! "
Degdeg
"Aku, juga berbohong padamu! "
Jordan tersentak dia gemetar..
"Apa yang.. "
"Sebenarnya.. Aku Putri Alpen selatan. " Ujar Violet dengan senyum terukir di wajahnya
"Apa, jadi kamu calon istriku? " Jordan sedikit lega
"Iya, tapi.. Kita menikah duluan🤫🤭"
Jordan pun langsung memeluk Violet dengan erat.
Dan Violet pun juga mengelus pundak Jordan.
Para prajurit Jordan , tuan duke, marquess dan jendral terharu melihat kisah cinta kedua nya.
Violet dan Jordan pun pulang ke Alpen selatan membawa Tumbuhan-tumbuhan yang ia petik.
Kedatangan mereka disambut baik oleh Ratu Freesia dan para Putri.
Tuan duke jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Putri Rose
Tuan Marquees ternyata sudah pernah surat menyurat dengan Putri Lily
Dan Ratu Freesia malah jatuh cinta pada pengawal setia Raja Jordan.
Sedangkan Tuan Jendral sepertinya ada rasa kepada Putri Jasmine.
Namun, Putri Jasmine tidak bisa diselamatkan. Karena Racunnya terlalu kuat.
Endingnya Putri Violet diangkat menjadi Permaisuri.
Dan semua bahagia selamanya ..
~End