BOS KU ADALAH SUAMI KU
MY BOSS IS MY HUSBAND
INGAT! AUTHOR BUKAN BERMAKSUD MENGHINA ATAUPUN MENJELEK-JELEKKAN MEREKA!!! INI HANYALAH UNTUK HIBURAN, DAN AUTHOR JUGA BUKAN BERMAKSUD UNTUK MENJODOH-JODOHKAN MEREKA!!!!
Nama:Lee Na Yoo/ Nayoo.
Umur: 19.
Pekerjaan: sekertaris.
Saudara: 1 perempuan Shin Yuna.
(Tokoh utama)
Nama: Shin Yuna.
Umur:19.
Pekerjaan: Penulis.
(Tokoh pendukung)
Nama: Park Sunghoon.
Umur: 20.
Pekerjaan: pengusaha/Bos..
(Tokoh utama) .
Nama: Shin Ryujin, Lee Haechan, Na Jaemin.
Status: orang tua Nayoo dan Yuna.
Pekerjaan: pengusaha (Ryujin nggak kerja).
(Ryujin punya 2 Suami) .
Nama:,Park Chaeyoung, Park Jimin.
Status: orang tua Sunghoon.
Pekerjaan: pengusaha (Chaeyoung nggak kerja) .
sebuah kumpul keluarga.
Ryujin: Nayoo kami ingin memberitahu sesuatu tentang kamu...
Nayoo: apa eomma? (Tanyanya, sambil menaruh Teh dimeja).
Ryujin: kamu....
Nayoo: iya? Aku kenapa ma?
Jaemin: (menggenggam tangan Ryujin) kamu akan kami jodohkan dengan anak perusahaan teman Appa...
Nayoo: mwoo?, Wae?.
Haechan: karena kami ingin punya cucu!!...
Nayoo: lalu apakah kalian sangat-sangat ingin punya cucu?.
Ryujin: nee (menatap mu kosong) .
Nayoo: siapa orang yang kalian jodohkan dengan ku?.
Jaemin: besok kau pasti tau, kau mengenal orang tersebut.
Ryujin: Nayoo lebih baik kamu sekarang masuk kamar dan tidur, besok pagi-pagi jam 06.00 kita berangkat untuk bertemu dengan orang yang akan kami jodohkan.
Nayoo: nee baiklah, Yuna'ah tidur sama gua ya... Malam ini doang.
Yuna: hmm bentar, nanti gua nyusul.
Nayoo: nee...
[~besok nya jam 05.38~]
Ryujin: NAYOO, YUNA... Ayo turun kita harus berangkat..
Nayoo, Yuna: nee eomma... (Ucap mereka menuruni tangga).
Yuna: kita nggak sarapan?
Jaemin: kita akan sarapan di restaurant saat ketemu orang yang akan dijodohin dengan Nayoo.
Yuna: owh berarti kita sarapan disana ya...
Haechan: nee.
Jaemin: yasudah kita berangkat sekarang saja...
All (jaemin): nee.
[~restaurant~]
Jimin: mereka sudah tiba..
Chaeyoung: anyeong haseyo... (Membungkuk).
Jimin: anyeong haseyo senang bertemu dengan kalian... (Membungkuk).
Jaemin:kami juga... (Membungkuk).
Semua saling membungkuk untuk saling menghormati...
Nayoo: mwo, Pak Sunghoon? Apakah dia yang akan dijodohkan dengan ku? Tapi mana mungkin (batin Nayoo).
Jimin: yasudah silakan duduk...
Haechan, Ryujin, Jaemin, Yuna, Nayoo: nee...
Chaeyoung:kalian semua sudah tau bukan apa tujuan kita disini?, terutama Nayoo.
Nayoo: nee tante saya sudah tau...
Chaeyoung: baguslah, apakah kalian berdua menerima nya? (Tanya Chaeyoung ke Sunghoon dan Nayoo).
Nayoo: 'duh gua harus jawab apa? (Batin).
Sunghoon: 'gua jawab apaan ya?, eomma lagi pakai tanya segala (batin).
Yuna: Terima saja eomma sama appa pingin cepat-cepat punya cucu, lagian lu sama dia kan sudah saling kenal antara Bos dan Sekertaris. (Bisiknya)
Nayoo: ah iya tante, s-saya t-terima (senyum tipis)
Jimin: Sunghoon'ah?.
Sunghoon: ah iya a-aku juga nerima pa... (Senyum tipis).
Chaeyoung:bagus jadi kita bisa buat pesta pernikahannya besok...
Nayoo, Sunghoon: mwo? Besok?.
Ryujin: nee, kita sudah sepakat untuk melaksanakan pernikahannya besok...
Nayoo: ha? Eomma kapan Ngebicarainnya?
Ryujin: sebenarnya kami sudah sepakat dari 2 minggu lalu untuk menjodohkan kalian, dan kami juga sudah menyiapkan pesta pernikahan nya dari minggu lalu.
Sunghoon: tunggu, kalau kalian sudah menyiapkannya dan kami tidak setuju apakah kalian akan melakukan pesta pernikahan tanpa persetujuan kami?.
Ryujin, Chaeyoung: bisa dibilang begitu.
Jimin, Haechan: kami akan tetap melakukan pernikahan tersebut...
Nayoo: tapi kenapa besok?, dan kenapa kalian tidak memberitahu kami dari kemarin-kemarinnya?
Jaemin: awalnya sih kita berpikir seperti itu tapi kami takut kalian tidak setuju, jadi kami memberitahu dan menanyakan nya sekarang. Dan untung saja kalian tidak menolak.
Nayoo: Yun lu sudah tau tentang semua ini? (Berbisik kepada Yuna)
Yuna: mian, sebenarnya gua sudah tau dari awal kalian ingin dijodohkan (jawab bisik kepada mu).
Nayoo: mwo?! (Bisik mu yang sedikit keras sehingga kedengeran yang lain) .
Haechan: kalian kenapa,kok bisik-bisik?
Nayoo: nggak, nggak kenapa-kenapa kok (senyum tipis).
Jaemin: oh iya Nayoo, Sunghoon kalian tidak bekerja?.
Nayoo, Sunghoon: ah iya, kalau begitu kami izin mau kerja dulu...
Yuna: kalian bareng saja...
Nayoo: aniya tidak usah...
Jimin: benar Yuna, kalian bareng saja...
Nayoo: (menatap Sunghoon sebentar) ani tidak usah.
Chaeyoung, Ryujin: kalian bareng saja, lagian kalian besok nikah kan?.
Chaeyoung: Nayoo kamu nggak usah Malu-malu atau sungkan, berangkat aja bareng...
Nayoo: ah t-tante
Sunghoon: yaelah sini bareng saya aja!.. (Menarik tangan Nayoo).
[~dalam mobil~]
[~perjalanan~]
Nayoo: pak apakah kita tidak bisa mengundur nya?.
Sunghoon: kenapa?, apakah kau tidak menerimanya? Apakah kau tidak mencintai ku?.
Nayoo: ah aniya!!! Aku menerimanya...
Sunghoon: lalu apakah anda menerimanya dengan mencintai saya atau hanya ingin menuruti kemauan orang tua kamu?.
Nayoo: maksud bapak?.
Sunghoon: (menghentikan mobilnya) apakah kamu tidak peka sama sekali?, aku menyukai mu aku cinta kamu Nayoo...
Nayoo: ha? Bapak suka sama saya?.
Sunghoon: nee, saya suka kamu mulai dari awal ketemu sampai sekarang, saat pertama kali bertemu dengan mu saya langsung jatuh cinta sama kamu...
Nayoo: jatuh cinta pada saat pandangan pertama haha (ketawa Nayoo).
Sunghoon: emang ada yang lucu?, saya serius saya Cinta sama kamu, apakah kamu juga cinta sama saya?.
Nayoo: untuk cinta sih sebenarnya saya juga cinta sama bapak, tapi...
Sunghoon: tapi?.
Nayoo: saya suka, cinta sama bapak tapi saya juga takut bapak tidak mencintai saya seperti dulu.
Sunghoon: Nayoo'ah saya sekarang benar-benar suka dan cinta kamu, saya janji setelah kita menikah saya akan menjaga dan mencintai mu sampai kapanpun.
Nayoo: janji?.
Sunghoon: janji...
Jadi dulu Nayoo satu sekolah sama Sunghoon, dan Nayoo nembak Sunghoon untuk menjadi pacar/kekasih nya. Tapi sayangnya dia menolak Nayoo karena alasan tidak cinta kepada nya, dan setelah kejadian itu Nayoo menjauhi nya dan tidak bertemu dengan nya lagi.
Entah kenapa saat lulus sekolah/kuliah Nayoo bertemu dengan Sunghoon karena Sunghoon adalah pemilik perusahaan yang saat ini Nayoo tinggali untuk kerja. Karena pada saat itu Nayoo sangat membutuhkan pekerjaan jadi Nayoo terpaksa melupakan Sunghoon ditambah melupakan semua cinta Nayoo kepada Sunghoon.
Tapi namanya juga jodoh jadi kedua orang tua kalian berniat untuk menjodohkan kalian, dan seperti cerita diatas.
Nayoo: kalau begitu lanjutkan saja menyetir nya, dari pada nanti bapak telat soalnya ini sudah jam 06.16 (masuknya kantor paling lambat jam 06.30).
Sunghoon: baiklah noona Nayoo...
Nayoo: apakah gua sanggup untuk mencintai Sunghoon kembali?, gua masih sakit hati dan sekarang gua juga membohongi perasaan gua sendiri, gua nggak tau gua beneran cinta sama Sunghoon atau gua membenci Sunghoon?. Gua harus bagaimana?, pake eomma appa pingin banget punya cucu lagi (batin).
[~sampai kantor~]
Yeji: woahh selamat ya... pak bos dan Nayoo besok akan menikah...
Nayoo: mwoya!? Yeji'ah kau tau dari mana?.
Yeji: tau lah, bahkan semua orang dikantor juga sudah tau kalau kalian mau menikah besok dan ini, taraa ini sudah dikasih undangan nya (jelasnya sambil menunjukkan undangan pernikahan Nayoo dan Sunghoon).
Nayoo: mwo? kau dapat undangan nya itu kapan, tadi?.
Yeji: ani aku sudah dapat dari kemarin lusa.
Nayoo: kemarin lusa?, kok kamu nggak ngasih tau aku?!.
Yeji: lah? kamu nggak tau?! aku kira kamu tau kan kamu yang mau nikah...
Nayoo: jujur aku baru tau kemarin malam, dan tadi pagi aku baru tau kalau besok aku nikah.
Yeji: Ouwh, Nayoo'ah kan besok kamu nikah sama pak bos, kenapa kok kamu sekarang nggak libur? (Tanyanya).
Nayoo: molla (menaikan punya nya).
Jungwon: hay lagi ngapain kalian? gibah ya? (tanyanya mendekati kalian).
Yeji: nggak kita nggak gibah.
Jungwon: yah, padahal rencana gua mau ikut gibah loh...
Nayoo: heh! gibah itu nggak baik, walaupun kita sering lakukan.
Yeji:ckh padahal gibah itu sarapan kita sehari-hari.
Jungwon: hahaha, iya..., btw Heuning hyung mana?.
Nayoo: kalau nggak salah tadi Heuning pergi ke lobi kantor mau ngobrol sama pacarnya.
Jungwon: ohh, oh iya lu sudah tau pacarnya Heuning hyung?.
Nayoo: kagak, emang siapa?.
Jungwon: pacarnya Heuning hyung itu adik lu, Shin Yuna.
Nayoo: mwo?! Yuna?!.
Jungwon: nee, lu kagak tau?.
Nayoo: kagak, gua kagak tau sumpah....
Jungwon: pantes, lain kali lebih diperhatikan ya adiknya, takutnya kayak gini lu kagak tau kalau mereka pacaran.
Nayoo: iya...
Sunghoon: heh!! kalian ngapain ngobrol, gibah-gibah gini?! kerja!!, dan Nayoo kamu ikut saya sekarang... ( ucapnya langsung pergi).
Nayoo: n-nee baiklah... (mengikuti Sunghoon).
[~ruangan pribadi Sunghoon~]
Nayoo: ada apa ya pak Anda memanggil saya?!.
Sunghoon: kau mulai sekarang tidak usah bekerja lagi....
Nayoo: tapi pak..
Sunghoon: nggak ada penolakan, kau besok akan menikah dengan saya jadi semua kebutuhan kamu akan saya penuhi.
Nayoo: tapi bisakah saya tetap bekerja?!, lagian apa salah nya kalau saya bekerja?!.
Sunghoon: tidak saya bilang tidak ya tidak!!.
Nayoo: saya mohon pak, saya ingin tetap bekerja apapun caranya untuk tetap bekerja disini...
Sunghoon: nggak Nayoo'ah anda sangat keras kepala ya!!, saya bilang tidak ya tidak..., anda akan menjadi istri saya jadi Anda tidak perlu bekerja, dan anda hanya cukup dirumah saja...
Nayoo: pak saya mohon, saya ingin tetap bekerja... akan saya lakukan apa saja untuk saya bekerja sebagai sekretaris bapak.
Sunghoon: (menghembuskan nafas kesar) baiklah ada dua cara.
Nayoo: apa itu?.
Sunghoon: panggil saya dengan panggilan Daddy, dan....
Nayoo: Daddy?!.
Sunghoon: yes baby?! (menarik tangan mu dan memojokkan mu ketembok)
Nayoo: pak a-anda may ngapain?.
Sunghoon: hey, ingat panggil saya Daddy (mengelus rambut mu).
Nayoo: d-dad d-daddy mau ngapain?.
Sunghoon: saya mau merasakan rasa bibir mu (mengusap bibir mu).
Nayoo: mwo?!.
Sunghoon mulai mendekati wajah Nayoo dan mendekati bibir Nayoo hingga tidak ada jarak diantara kalian. Sunghoon mulai melumat bibir Nayoo secara perlahan, dan Nayoo yang awalnya berusaha menolak ajakan Sunghoon mulai menikmati lumatan/permainan tersebut.
Nayoo: d-dads ahhh shhh ahhh(desah Nayoo).
Sunghoon: suara mu indah baby, membuat ku nagih.
Mereka bermain selama kurang lebih satu jam.
Sunghoon: bagaimana tadi apakah kau menikmati nya?.
Nayoo: i-iya d-dad.
Sunghoon: sebenarnya saya ingin lebih dari itu, saya ingin merasakan tubuh mu sepertinya tubuh mu sangat lezat baby (menatap Nayoo).
Nayoo: dad?.
Sunghoon: hahaha saya hanya bercanda baby, tapi saat selesai pernikahan saya ingin mencicipi tubuh dan memiliki mu seutuhnya.
Nayoo: d-dad s-sudah y-ya.. k-kita k-kerja d-dulu (ucap Nayoo gugup).
Sunghoon: baiklah, karena besok kita nikah kau boleh libur hari ini, besok dan lusa.
Nayoo: nee, tapi aku eh saya tetap dibolehkan kerja kan?.
Sunghoon:hmm boleh tapi bukan sebagai sekretaris.
Nayoo: lalu?.
Sunghoon: kamu hanya menemani saya selama kita kerja.
Nayoo: nee?, maksudnya saya hanya menemani daddy, dan tidak melakukan apa saja?
Sunghoon: nee, jadi kau selalu ikuti saya kemanapun saya pergi, termasuk saat keluar kota/keluar negeri, dan lagian kau akan menjadi istri saya jadi kamu juga wajib melayani saya saat saya ingin bermain dengan mu kapanpun dan dimana pun.
Nayoo: baiklah pak.
Sunghoon: ekhmm
Nayoo: Maksudnya Dad.
Sunghoon: sudah, lebih baik kau sekarang pulang dan kemas-kemasi barang nanti sore saya jemput kau akan tinggal dirumah saya.
Nayoo: nee baiklah, saya izin pamit pulang...
Sunghoon: Hati-hati dijalan...
Nayoo: baik...
[~rumah Nayoo~]
Nayoo: eomma appa Aku pulang..., oh iya appa kerja ya... Eomma!! aku pulang!!!.
Ryujin: mwo kok cepat?.
Nayoo: tadi disuruh Sunghoon pulang buat kemasi barang nanti sore dijemput.
Ryujin: bagus kalau begitu...
Nayoo: eomma apakah malam ini harus tinggal bersama Sunghoon?.
Ryujin: tentu, besok kamu akan menikah, dan malam nanti kalian tidur satu kasur agar terbiasa...
Nayoo: baiklah, kalau begitu Nayoo kekamar ya mau kemas-kemas.
Nayoo mengemasi barangnya selama kurang lebih 3 jam.
Nayoo: ah akhirnya selesai..., tidur saja apa?, lagian ini juga masih siang... (ucapnya lalu tidur).
[~sore~]
sekarang sudah sore, pukul 16.09. Nayoo masih tertidur lelap dikasur nya, sedangkan Sunghoon sudah datang ke rumah Nayoo untuk menjemput nya.
Sunghoon: tante, Nayoonya mana?.
Ryujin: ada dikamar, tante panggilkan ya?.
Sunghoon: ah aniya tidak usah, saya saja yang memanggilnya, kamar Nayoo dimana tante?.
Ryujin: diatas situ (menunjuk kamar Nayoo).
Sunghoon: kalau begitu saya kekamar Nayoo ya tante..
Ryujin: iya...
[~kamar Nayoo~]
Sunghoon: (membuka pintu) na- (ucapnya masuk dan melihat mu tidur).
Sunghoon: Nayoo tidur sangat lelap, mana tega aku membangun kan nya, tapi kalau lagi tidur dia cantik, manis gemes juga... (ucapnya menatap Nayoo dengan dekat).
Sunghoon: tapi aku harus gimana?, aku bangunin aja kali ya?.
Sunghoon: baby bangun... (ucapnya lembut sembari mengelus rambut Nayoo).
Nayoo: ah.. Daddy?. (bangun dengan keadaan nyawa masih dikumpulkan).
Sunghoon: kau tidur dari jam berapa?.
Nayoo: sepertinya dari jam 12 siang...
Sunghoon: owh, kalau begitu bangun kau akan pulang ke rumah saya.
Nayoo: kalau begitu saya mandi dulu...
Sunghoon: ani! tidak usah, kau masih harum! yuk pulang.
Nayoo: baiklah.
Sunghoon: mana barang mu?.
Nayoo: itu (menunjuk barang yang tadi ia kemasi).
Sunghoon: kalau begitu saya bawakan.
Nayoo: ngga usah dad..
Sunghoon: ngga ada penolakan!!.
Nayoo: baik...
[~ruang tamu~]
Ryujin: jangan lupa besok pernikahan kalian, untuk gaun pengantin besok kamu coba dulu Nayoo'ah jam 05.00 harus sudah sampai soalnya kamu mau didandan dulu biar cantik.
Nayoo: baik eomma..., Appa eomma sampai jumpa besok...
Jaemin, Haechan: hmm, Hati-hati....
Nayoo: nee
Haechan: jaga anakku, awas kalau dia kenapa-kenapa.
Jaemin: jangan anboxing anakku sebelum kalian sah menikah.
Sunghoon: hahaha iya om, kalau begitu saya pulang dulu...
Ryujin, Haechan, Jaemin: nee hati-hati...
Nayoo, Sunghoon: iya...
[~skip acara pernikahan + malam pertama~]
Sunghoon: apakah kau siap?.
Nayoo: nee, tapi pelan-pelan saja...
Sunghoon: baik (memulai permainan 🌚).
Nayoo dan Sunghoon bersenang-senang pada saat malam pertama mereka, Nayoo menikmati permainan yang dimulai Sunghoon. Mereka bermain hingga pagi lalu dilanjut tidur, bangun pada siang hari pukul 12.25.
Nayoo: woamm (terbangun).
Sunghoon: apakah kau menikmati nya baby? (nada mengantuk).
Nayoo: hmmm (melihat jam), mwo sudah siang? Dad apakah daddy tidak bekerja?.
Sunghoon: tidak, kalau begitu tidur lagi yuk baby, kita cuddle berdua.
Nayoo: tidak, sekarang aku lapar.
Sunghoon: kalau begitu kita masak bareng yuk...
Nayoo: baik.
{Sampai sini dulu ya... Nanti kalau mau lanjut jangan lupa follow, like, dan comen..., kalau banyak yang setuju nanti aku lanjut ke seson 2 ya.. Maaf kalau aku salah ketik/typo...}
INGAT! AUTHOR BUKAN BERMAKSUD MENGHINA ATAUPUN MENJELEK-JELEKKAN MEREKA!!! INI HANYALAH UNTUK HIBURAN, DAN AUTHOR JUGA BUKAN BERMAKSUD UNTUK MENJODOH-JODOHKAN MEREKA!!!!