Nama : Emily Roberts
~ini kisahku kisah hidupku ku tuliskan di diaryku~
~aku berumur 12 tahun saat itu~
berawal dari saat aku bersama kembaran dan juga nenek ku. saat itu aku sedang memotret bunga bunga yang indah sedangkan nenek dan kembaranku sedang menikmati udara taman yang sejuk.
tanpa aku dan mereka sadari ada sekelompok orangnya berbaju hitam yang menusuk nenek ku dan saat itu juga aku kehilangan orang yang paling aku sayang dan juga aku melihat mereka membawa kembaranku pergi
sebelum nenek meningal dia meminta ku berjanji
"emi jaga keluargamu aku yakin mereka akan mengirim seseorang untuk mengawasi kalian berjanjilah pada nenek kamu akan bersama mereka sampai kau tiada berjanjilah"~kata nenek
" a- aku hiks aku berjanji akan selalu ada untuk mereka nek"~jawabku dengan tangis
"dan jangan jadi orang yang mudah di tindas"~kata nenek
"hiks iya nek"~jawabku lagi lagi dengan tangis
lalu aku menghapusnya dan nenek menghembuskan nafas terakhirnya. lalu aku ingat kalo kembaranku bernama ema alias kakak ku di bawa oleh mereka pergi aku terus menangis dan menyesal. tak lama setelah itu keluargaku datang.
mama dan papa mengira aku pembunuh nenek karena aku sempat memegang darah dan pisau terletak tepat di sebelahku dan mereka menuduh aku yang menghilangkan kakak kembarku. mulai dari itulah mereka membenci dan selalu menyiksaku
~sekarang aku berumur 18thn~
benar kata nenek kalo dalam keluarga Roberts ada anggota baru bernama nella dia di angkat menjadi anak keluarga Roberts saat 1bulan kematian nenek dan sampai sekarang dia selalu mencari masalah denganku sampai keluargaku selalu menuduh ku tanpa mendengar penjelasanku.
hari ini adalah hari ulang tahunku hari yang sangat buruk bagiku karena keluargaku memberikan hadiah yang amat menyakitkan bagiku
hari ini ulang tahunku semoga mereka mengingatnya~girang aku
saat itu aku baru pulang dari bekerja sekitar jam 23.50 menjelang pagi di mana pagi harinya adalah ulang tahunku
~cklek~
aku membuka pintu rumah dan aku di sambut oleh...
~plak~
tamparan dari papaku lalu aku berkata
k-enapa papa menamparku~tanyaku
kau! bertanya kenapa aku menamparmu hah!!~bentaknya padaku
iya~jawabku takut
kemana kau jam segini baru pulang!!~lagi dan lagi bentakan
aku baru pulang bekerja pa~jawabku
heh kerja kerja apa kau ngej@lang hah~jawab papaku
tidak aku tidak pernah sekalipun pergi ke bar apalagi melakukan perbuatan menjijikan itu~jawabku
halah gk usah ngelak deh nella tadi ngelihat kamu sedang duduk di pangkuan seseorang bahkan berciuman~jawab abang marvel
lalu untuk apa nella di sana~tanyaku
dan kenapa dia mengikutiku~tanyaku
jam berapa aku kesana. bisa jadikan kalo yang ada di sana bukan aku tapi dia~jawabku sambil menunjuk nella
~plak~
tamparan satu lagi mengenai pipiku
jaga ucapanmu dasar murahan!! ~bentak abang mars
hiks n-gak a k u tadi cuma lew at dan gk sen gaja lihat kakak sama orang lagi ciuman~jawab nella sok sedih
tuh dengarkan hah!!~bentak papa
ngaku gk lu~sahut bang Marvel
minta maaf lu ke nella~bang mars
ngak aku gk salah jadi untuk apa aku minta maaf~tegasku
~plak~
lagi lagi dan lagi
kau!! kurang apa kita membesarkanmu hah apa uang yang kita kasih itu tidak cukup untukmu sampai kau menjual diri mu!! ~bentak mama
ma mama menamparku~isakku menahan tangis
jangan sebut aku mamamu aku tak sudah punya anak yang menjual dirinya demi uang!!~kata mama
tapi aku tidak berbuat seperti itu kenapa kalian tidak percaya padaku~petikku
ya karena lu yang udah bunuh nenek sama adek kesayangan kita~bang mars
apa lu gk sadar sama apa yang lu lakuin dulu~bang Marvel
aku hanya bisa diam🤐
lebih baik kamu pergi dari sini aku tidak ingin rumahku terkena sial karena kau~sahut papa
apa kalian melepaskanku~tanya ku
ya karena kami tak sudih punya anak dan saudara kayak kamu Emil~jawab kompak
aku tersenyum sembari mereka melepaskanku lalu aku berkata
terimakasih~jawab ku dengan senyum
/deg
mereka seperti di sambar petir⚡ karena melihat senyum yang menghiasi wajah Emil sambil berjalan keluar rumah dengan riang
(kenapa dia malah pergi)*batin ~jawab kompak mereka dalam diam
walau mereka membenci Emil tapi masih ada sedikit rasa sayang namun....
ma pa bang kalian kenapa~sahut nella
eh... maaf sayang~jawab mama
yasudah kalian tidur~jawab papa
_______________________________________________
di sisi Emil
menangis, sedih, dan juga kecewa
keluarga yang dia jaga ternyata dengan mudahnya percaya oleh perkataan orang baru bahkan tanpa menerima penjelasannya
aku terus berjalan sampai di depan tempat yang besar dan berbau obat yaitu rumah sakit
lorong demi lorong ku lewati sampai di ruang dokter spesialis
~cklek~
dokter lakukan secepatnya~jawab emil
baiklah nona~dokter
malam ini~aku
ya baiklah aku akan siapkan ruangannya~dokter
aku pun keluar ruangan dokter dan memasuki salah satu ruang operasi dengan banyak alat di tubuhku dan ada seseorang di sampingku namanya adalah Ema Roberts
mungkin ini terakhir kita bertemu kak ema~jawabku sambil senyum 😊
-operasi pun berlangsung-
___________________________________________________
operasi selesai dan juga Emil meningal dunia dengan mendonorkan hatinya pada ema
em aku ada di mana~ema
di rumah sakit nona~dokter
bagaimana bisa ❓~ema
nona Emil memberikan ini padaku lalu sampaikan ke nona ema~dokter dengan menyodorkan surat 📩
hah Emil tapi~dengan rasa bingung ema membuka kertas itu lalu membaca isinya
bagaikan separuh jiwanya mematung membaca surat di mana di tuliskan
Hai kak Ema kalo kau membaca surat ini itu artinya aku sudah meningalkan dunia ini semoga kau bahagia dengan hati yang aku berikan dan juga aku titip keluarga Roberts karena itu pesan dari nenek selamat menikmati masa remaja kak dan juga selamat ulang tahun🙂
see you my twins
by : Emily Roberts
/deg
dada ema terasa sakit membaca surat itu serasa hatinya ikut terluka 🤕
~seminggu usai kematian emil~
ema kembali ke rumah keluarga Roberts
ema menahan amarah melihat semua anggota keluarga di sana bercanda riang dengan nella
ema mulai memasuki rumah itu dan di sambut dengan
heh kau j@lang mau apa kau disini!!~bentak papa
ema kaget melihat papanya kasar seperti ini lalu
kau pergi kau hah pembawa sial~marvel
dasar gak tau diri udh di usir masih aja datang~mars
kau pergi kau dasar pembunuh~mama
kak kau datang~nella hendak memeluk ema
tangan ema menandakan berhenti
apa yang mau kau lakukan~jawab ema
tentu saja memelukmu kak~nella dengan air mata buaya
aku bukan kakakmu~ema
dan kalian apa kalian tidak mengenaliku~jawab ema
heh tentu saja tidak bahkan sampai tidak bisa membedakan mana Ema dan mana Emil
hah maksud mu~jwab kompak
perkenalkan aku Ema Roberts anak yang hilang dari keluarga Roberts dan koma 4tahun di rumah sakit yang hanya di jaga oleh Emil adikku satu satunya~tegas Ema
apa jadi kau masih hidup~papa
tentu saja memang kenapa apa kau mau aku mati~jawab ema dengan tatapan dingin
tidak tapi anak sialan itu kenapa bisa tau~mama
oh apa dia menyembunyikan mu lalu melukaimu~mars
tidak bahkan dia menjagaku dengan sangat baik sampai hatinya ada di sini~menunjukan letak hati
hah~kaget keluarga
ya kalian kaget ku rasa tidak karena anak yang selama ini kalian lupakan dan kalian abaikan hari ini di hari ulang tahunnya mendonorkan hatinya untuk anak kesayangan kalian ups maaf mantan anak kesayangan~jawab Ema
apa hati ulang tahun~gumam mereka
ya di malam hati menjelang ulang tahunnya kalian memberikan hadiah yang sangat berarti baginya dan juga memberikan kenangan tak terlupakan~jawab Ema
/deg
mereka merasa sangat bersalah bahkan tak mengira ini akan terjadi
kenapa apa kalian menyesal bahkan kalian tidak menyadari adanya musuh dalam selimut~Ema
apa yang kau maksud nak~jawab papa dengan lirih
ya ya ya terserah kau mau bilang apa tapi yang aku ingatkan adalah sebaiknya huang kotoran di keluarga kalian karena kotoran itu akan menjadi bumbu masalah yang akan besar~jawab Ema mata tertuju pada nella
apa maksud kakak~jawab nella keringat dingin
apa kau masih belum paham kau kira aku tidak tau siapa yang menyuruhmu kesini aku ingat semuanya bagaimana kau dan keluargamu membunuh nenek dan membawaku ketempat terpencil~jawab Ema
em tidak aku sama se kali tidak tau itu~gugup nella
hah nona muda jeon melisa itu bukan nama aslimu~jawab ema dengen smirk
apa~kaget mereka
aku aku ~gugup nella
huh baiklah aku hanya ingin memberi kalian sebuah cerita di saat aku dan nenek celaka 6tahun lalu~jawab Ema
usai nenek di bunuh oleh keluarga jeon aku di bawa pergi tapi aku hanya bisa menangis sampai akhirnya aku di bawa ke tempat terpencil dan di tinggalkan 1bulan aku di sana lalu mendengar suara orang minta tolong yaitu Emil dia di buang oleh nella alias nona melisa karena dendam keluarganya pada tuan Roberts dan nyonya Roberts ya kurasa ceritaku ini blm kalian pahami~Ema
maka aku akan berikan satu kali lagi cerita Emil adikku mengidap penyakit leukimia dengan stadium akhir dan mendonorkan hatinya padaku apa kalian sebagai orang tua tidak mengetahui itu bahkan kalian berdua abangnya juga tidak mengetahui itu~Ema
ya memang tidak karena kalian sibuk mengurus anak tak mampu itu~manatap nella
bisanya hanya menumpang hidup pada orang lain~sinis ema ke nella
(jadi aku salah) *batin mereka bersama
kalau begitu aku permisi ~Ema pamit pergi
tunggu ini rumah mu~mama
bukan aku hanya mengungkap kata yang aku pendam selama ini lagi pula aku punya keluarga yang tidak mudah terpengaruh seperti mantan keluargaku dulu~kata Ema sambil masuk ke dalam mobil
/jlep
rasa yang di Terima semua keluarga
nella dengan hati hati mencoba kabur tapi
kau karena kau aku membenci dan di benci adikku~petik mars dengan amara menjambak rambut nella kuat
dan sekarang dengan mudanya kau mau pergi~jawab marvel mendekat dengan membawa pisau
~plak~
kau aku sangat membencimu dasar sialan karena kau aku kehilangan kedua puttiku~bentak papa sambil menampar nella
dan karena kau aku sempat depresi kehilangan putriku~mama
dengan akhirnya nella menerima karma dan juga keluarganya di bantai mati oleh Ema
Ema sekarang hidup bahagia dengan keluarga barunya
___________________________________________________
Maaf kalo gk jelas
inisiatif ku sendiri
By : Vallerie