Apakah kalian pernah merasa ada di posisi ku saat ini??ya,aku sedang mengalami masa masa sulit di dalam hidupku.Aku di tuntut untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri.Sedangkan sekarang,mencari kerja sulit,apalagi seperti ku yang notabene nya sekolah hanya sampai tingkat Sekolah Menengah Pertama.
Oh iya,sebelumnya perkenalkan namaku Budi.Aku terlahir dari keluarga yang bisa di bilang sederhana juga keluarga yang bisa memberiku hati yang kuat serta jiwa dan raga ku yang hebat.Dari kecil aku di latih untuk tidak cengeng,tidak memandang orang dari segi apapun juga.Maka dari itu,sampai sekarang aku jika mencari teman tidak pernah memandang dia baik dari segi fisik maupun harta.Aku tinggal di salah satu kota di Provinsi Jawa Barat,dan disitulah tempat aku lahir,tempat aku bermain sampai tumbuh besar.
Dahulu memang aku anak yang periang tak ada beban,tapi makin hari aku makin di beban kan oleh urusan dunia.Baik itu dunia ku maupun dunia orangtua ku atau dunia keluarga.Ketika sekolah aku pikir beban ku hanya tugas tugas dan tugas,tapi ternyata ekspektasi ku salah.Bukan hanya beban tugas yang ku terima,melainkan beban yang lain juga.Waktu masih duduk di Sekolah Dasar aku sudah di tuntut untuk mencari pekerjaan dan untungnya ayahku yang baik melarang ibu ku karena dia bilang aku masih kecil dan belum kuat untuk bekerja.Itu cerita ketika aku kelas 3 Sekolah Dasar,kupikir ayah akan terus menemaniku.Hingga akhirnya,ketika aku naik ke kelas 4 SD ayahku mengalami sakit yang amat sangat menurutku,tapi ia berusaha kuat di depan keluargaku.
Tahun 2012 ayahku meninggal dunia,dan aku di biayai oleh 2 orang kakak ku.Karena ibuku hanya sekedar ibu rumah tangga yang mendirikan kios dan pendapatan nya pun tidak seberapa.3 tahun kemudian,aku lulus dari SD dan melanjutkan ke tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama).Dan disitulah aku mulai berfikir bahwa jika aku terus menerus membebankan keluarga ku,aku takut nanti akan terbiasa dan akhirnya jadi manja.Tapi ketika aku ijin untuk mencari pekerjaan aku selalu di larang oleh ibu dan kakak kakak ku dengan alasan "sudahlah tidak apa apa masalah biaya biar kakak yang tanggung ya,yang penting kamu belajar yang rajin",begitulah kata kakak ku.
3 tahun setelah itu,aku lulus dan masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan kupikir sekolah ku akan berlanjut hingga akhir,tapi ekspektasi ku lagi lagi salah.1 Tahun setelahnya,kakak perempuan ku mengandung anak kedua dan terpaksa tidak bekerja karena ibuku khawatir terjadi apa apa.Dan terpaksa aku pun tidak melanjutkan sekolahku karena ya.....masalah biaya lah.Akhirnya aku melamun dan jarang makan selama kurang lebih 1 minggu.
2 Minggu setelah itu aku memutuskan untuk ikut bekerja dengan saudaraku yang gaji nya juga tidak seberapa,hanya cukup untuk diriku saja.Dan aku bersyukur karena jika tidak bekerja aku akan dapat uang darimana???meminta ibuku??itupun jika ada,meminta kakak ku???aku tidak berani karena semenjak keluar sekolah aku tidak lagi di kasihani,malah sebaliknya aku harus mencari sendiri jika ingin membeli sesuatu.Tapi,aku lebih bersyukur karena setelah 2 minggu,aku di masuk kan ke salah satu perusahaan yang belum ternama seperti saat ini.Aku di ajak oleh paman ku saat itu,dan disinilah aku belajar banyak sekali pengalaman.
Dari mulai Budi yang tidak bisa apa apa,hingga Budi yang bisa memperbaiki mobil sendiri dan bisa menyetir mobil.Aku belajar banyak sekali pengalaman,sampai sampai aku di marahi oleh atasan dan teman sendiri.Kalau teman sih itu bukan marah menurutku,mereka menegur agar kita bisa lebih baik.Dan itu aku anggap hal yang biasa saja,aku dengarkan mereka dan aku cerna setiap kata katanya lalu aku praktekan di lapangan.Hingga akhirnya aku bisa dan tidak lagi kena marah atasan.
Waktu berlalu hingga akhirnya kontrak perusahaan habis,aku bekerja selama kurang lebih 1 tahun 6 bulan.Memang itu bukan waktu yang singkat,banyak sekali pengalaman dan susah senang yang aku alami selama aku bekerja.Sampai sekarang aku masih bingung harus mencari kemana lagi pekerjaan agar aku tidak membebani keluarga ku lagi.
SEKIAN SEPENGGAL KISAH HIDUPKU,JIKA AKU CERITAKAN SEMUANYA MUNGKIN SUDAH JADI NOVEL
SALAM HANGAT
MOCHI