"Aldo kamu jadi menjemputku" tanya Alya pada Aldo dalam chat
"jadi ko sayang tunggu yah aku siap siap dulu"
"buruan deh aku takut sendirian dirumah sepi banget"
"emang orang tua kamu kemana"
"lagi ada acara mereka"
"tunggu yah"
Jadi Aldo dan Alya itu mereka pacaran dan hari ini adalah hari anniversary mereka yang ke 2 tahun, Aldo ingin mengajak Alya keluar untuk merayakan anniversary mereka. Ceritanya itu mereka lagi chattingan yah
"sebenarnya kamu mau mawa aku kemana sih ko ga kasih tau aku" tanya Alya penasaran
"Rahasia dong heheh"
"iiis aku males nih kalo maen rahasiaan" mulai kesal
"yah jangan ngambek dong sayang" bujuk aldo
"yaudah mangkannya kamu kasih tau dong jangan buat aku penasaran kaya gini"
"mmm.. gimana yah"
"yaudah kalo gitu aku gamau ikut" mangkin ngambek
"yah jangan gitu dong, masa kamu gamau rayain anniversary kita yang ke 2 tahun, aku itu mau bikin kejutan buat kamu mangkannya aku gakasih tau tempatnya biar jadi surprise gitu hehe"
Alya tidak membalas pesan Aldo karena merasa kesal
"yaudah gini ajah gimana kalo aku kasih kamu 15 kesempatan buat kamu tanya ke aku tentang tempat nya biar ga penasaran"
"mmm.. yaudah boleh deh, tapi kalo aku gabisa nebak gimana"
"mmm.. ya kamu harus terima aku akan bawa kamu ketempat itu tanpa kamu tau tempatnya dimana"
"yaudah deh"
"yaudah cepetan mau nanya apa keburu kemaleman nih"
"yaudah aku tanya yah, apa tempatnya romantis"
Alya mulai bertanya pada Aldo
"bisa jadi, ayo kesempatan mu tinggal 14 lagi"
"apa disana banyak bunga"
"iyh, 13 lagi"
"duuh dimana sih aku penasaran banget"
"ayo cepetan kamu bisa ko"
"apa tempatnya ramai"
"tidak, tinggal 12"
"maksudnya sepi??"
"iyh, ayo 11 lagi loh"
"iiis kamu ko itu diitung sih" merengek
"udah buruan jawab"
"tempatnya lebih ramai siang atau malam"
"biasanya sih siang, 10 lagi"
"iiis aku bingung kamu kasih klu dong"
"mau klu apa"
"huruf depannya tempat itu apa"
"huruf depannya K, ayo 9 lagi loh cepetan"
"iiis kamu mah kan diitung lagi kesel deh"
"hehe udah ayo jawab ih"
"ada berapa huruf"
"7 huruf, tinggal 8"
"7 huruf depannya K, aaa.. semoga saja itu tidak seperti pikiranku mana mungkin kamu bawa aku ketempat seperti itu" mulai curiga
"kamu udah tau"
"belum"
"yaudah coba tebak lagi"
"apa tempatnya gelap"
"iyh, 7 lagi loh"
"apa cuman kita yang ada disana" rasa curiga Alya mulai besar tapi dia berpikir kenapa Aldo mau membawanya ketempat itu, atau jangan jangan hanya pikiran Alya saja
"mmm.. bisa jadi sih kemungkinan besar, 6 lagi loh sayang"
"apa tempatnya seram" mulai merasa takut
"sepertinya iyh, 5 lagi loh pasti kamu udah tau kan"
"apa itu Kuburan"
"iyh sayang ternyata kamu pintar juga"
"astaga aldo apa kamu gila mau bawa aku ke kuburan" merasa aneh dengan Aldo
"kalo kamu masih penasaran kamu boleh nanya lagi ko masih ada 4 pertanyaan"
"kamu mau ngapain bawa aku kesana"
"nanti kamu tau sendiri, 3 lagi loh"
"jawab yang sebenarnya apa yang mau kita lakukan disana" mulai marah
"menguburkan sesuatu, 2 kesempatan terakhir loh Sayang"
"astaga do, apa yang akan kita kuburkan" terkejut mendengar balasan Aldo
"jasad, 1 kesempatan terakhir hehe"
"do kamu jangan mempermainkan ku" mulai merasa sangat ketakutan
"aku ga permainin kamu ko aku serius"
"ja.. jasad siapa do" badannya mulai bergetar
"siapa lagi kalo bukan kamu hahaha, kesempatan mu telah habis"
"Aldo kamu gila yah, kamu jangan macam macam Aldo"
"sayang aku sudah di depan rumahmu"
TOK TOK TOK... Seseorang mengetuk pintu dengan keras
"sayang cepat buka ayo kita pergi sekarang"
"Aldo pergi kamu jangan macam macam atau aku telpon polisi kesini" sangat merasa ketakutan
"silahkan saja jika kamu berani, aku akan mendongkrak paksa jika kamu tidak mau membukakannya"
"Aldo kamu jangan gila"
BRAAAAK... pintu sudah mulai didobrak oleh Aldo
"sayang kamu pasti dikamar kan aku kesana yah"
"tidak Aldo jangan kesini"
Aaaaaaaa....... seketika terdengar jeritan seorang wanita yaitu suara alya, Aldo benar benar telah membunuh Alya dan dia pergi menguburkan jasad alya di kuburan, tidak ada yang tau apa sebenarnya motif Aldo membunuh Alya mereka bahkan jarang sekali bertengkar.