Masih saja aku berada disebuah keheningan sore,menompangkan tangan dan ga percaya sekarang masih hujan deras.sehingga aku harus diam cukup lama.untung waktu ku intip kopiku masih banyak.antara aku haus atau sekedar membiarkan bosan ini mengalir dengan hanya duduk memandang keluar menatap derasnya hujan,ooooh.memang hari yang dingin.terasa seeh semriwing angin Ac perlahan menyentuh setiap pori-pori kulitku hingga serasa merinding.
Tapi tak begitu lama aku sendiri,ternyata datang juga seorang barista yang sudah lama mengawasiku dengan wajah menarik.apakah benar dia hanya menggodaku saja.biarlah yang penting aku ga gangguin dia.saat aku melirik langkahnya ,tapi aku tak menyadari dia ternyata datang membawakan aku sebuah kue yang biasanya aku pesan.dan memang aku lupa untuk menjadi teman kopi ku.
"kamu ngapain?kayaknya lagi sedih"menaruh cake red velvet yang sudah berada didepannya sambil duduk santai menatapnya.
"eeeh mas.kok repot-repot dateng bawain kue ini"sambil nunjuk kenikmatan kue ini.
"ga pa-pa juga sepi,ga terlalu rame sore ini.mungkin hujan kayak gini banyak yang males dateng.jadi aku bisalah nemenin wanita cantik yang sedang merenung biar ga kesambet.kan ga seru tiba-tiba teriak dan ga karuan bikin onar,hehehehhe"
"iiiih,kamu ngeledek ya"sambil mukul bahunya dia.
"hahahah,biar ga bengong lama-lama kan.kalau kayak gini aku bisa lihat senyum bahkan tawamu lebih hangat gitu"sambil nyubit hidungnya.
"eeeeh,udah berani pegang-pegang ya.awas lho ntar ada yang marah"
Sambil menepuk keningnya,nelangsa juga dapat sinyal jelek.
"mana ada.aku kan baru putus Hanastasya wiguna atmaja"
"wiiiiih lengkap juga namaku mas ucapin.pasti ada apa-apa neeh!"kaget banget seorang Yamato liem bisa mengatakan hal selengkap itu.
"ga ada,seneng aja lihat hidungmu yang mancung,wajahmu yang ceria,rambut panjang bergelombang dan serasa elegan gitu dengan pakaianmu yang memang casual."
"heeeemmmm,mauuunya.pasti aku digoda-goda buat pelarian"
"haaaah,berapa kilo"segera dia bereaksi.
Ngakak ga karuan,masih bisa juga dia becanda.ada-ada aja deh.aku bisa-bisa jatuh dipelukannya lagi kalau kayak gini,sebelumnya hampir kepleset.eeeh yang dapet orang lain ga guna banget aku ya.
"mas-mas.kalau cakep emang gasalah ya.pantesan banyak yang kecantol sama mas Yama.ilmu apa seeh yang mas punya.kali-kali aku bisa gaet cowok lebih banyak dari ilmu yang mas mau sharing ke aku"dengan pedenya dia berujar.
Seakan pura-pura berfikir,memainkan wajahnya dengan carakter biasa dia punya.tapi tetep aja bikin Hana begitu santer untuk menunggu kalimat itu keluar dari mulutnya begitu polosnya.
"lama bener,lagi banyangin apa seeh dia?"dalam hatinya berujar,mendongak juga,ikutan nyari-nyari apa yang tengah dia dapatkan.
"mas nyari apa ya?kok kayaknya ga ketemu-ketemu.berat deh kayaknya"penasaran hingga ia bersuara.
"nyari cicak yang jatuh kebawah kok ga ada yang jatuh ya"masih aja sok gaya,apalagi saat melirik kebawah melihat reaksi apa yang akan diberikan oleh temannya itu.
"astaga.ya ga mungkinlah jatuh kalau stok lemnya ga habis.mana ada gitu"emosi sambil mukul-mukul bahunya Yama dengan gemas.
Gilaaaa,pemandangan cantik dan tampan sudah tersiar secara live dari setiap pasang mata yang melihatnya.iri banget.sampai ada yang sok pelukan bahkan yang dipeluk sesama jenis hiiiiii ngeri.sampe segitunya keduanya.kaget tak berdaya melihat romantisnya hubungan keduanya.apa yang menyebabkan mereka bisa seakrab itu ya.
"akrab banget ya mereka?ketemu dimana seeh?"seloroh Dista bingung.
"dipengkolan kemarin.keduanya tersesat tanpa arah"Dito asal aja jawabnya.
"waduuuh,kok aku ga kayak gitu ya.rejeki tuh Hana."
"entahlah.rejeki lho tuh dia.Arkana.ya kan Ka"celetuk nya sambil menoleh kebelakang sambil memastikan mereka ada dan ikutan nonton.
Alangkah kagetnya Dito melihat keromantisan Arkana dan Rendra yang juga terbawa cerita indah diantara hujan deras yang tiada hentinya membasahi bumi.
"ASTAGA,APA YANG KALIAN LAKUKAN BRAY"
ekpresi kaget dan menutup mulutnya bahkan melotot matanya melihat kemesrahan keduanya.
Dista ikutan noleh,dan ga kaget kalau lihat keduanya kayak gitu.ga tahu sejak kapan sampai dia pun garing menimpalinya.
"tanda-tanda kiamat sudah dekat,mereka deh.sok mesrah.ga ada pelampiasan.malah sama sejenis"
Itupun keduanya masih saja ga jelas,dan ga sadar-sadar ampe harus disadarkan lagi.
"masya allah.sadar sayangkuuuuu"sambil menghela nafas,lalu menepuk kedua tangannya diantara wajah keduanya,lantas keduanya latah berjamaah.
"Ayam kampus lima ribuan"keduanya kompak berujar.
"haaaah.kalian ya.masih aja suka sama yang gituan.ga bisa dibiarin ini"Dista terkejut serta beranjak masuk kedalam dan membuat perhitungan dengan mereka.
"woooooi,,,,santai sayang.jangan makan aku"Arkana pun seakan ketakutan dan berusaha memghentikan aksi jailnya.
"eeeeiiiii,gua jangan dijadiin korban juga kali Ta,,,ampuuuun"berusaha menghindar tapi juga kena sama tenaga seorang Dista kalau tengah marah.
Keributan itu membuat Yamato mengernyitkan kening sambil melihat apa yang terjadi diarea barista.sedangkan Dito hanya senyum-senyum melambaikan tangan dan memberikan kode untuk keduanya untuk lanjut.
"ngapain tuh mereka,ribut amat"
Hana menoleh serta kaget,juga senyum-senyum ga jelas
"mungkin mereka tercyduk kali mas sama selingkuhannya masing-masing,heheheh"
"bisa juga kali.kan keduanya playboy doyan cewek".
"apa mas Yama juga.aku liat,mas Yama senoirnya diantara mereka"
"aaaahhh kamu bikin gemes aja"tiba-tiba mendekap pipinya ampe monyong deh bibirnya.
"maaaaaaaass,tega amat ma aku.bikin sensasi aja deh."mencoba melepaskan.
malahan dia senang banget melihat kelucuan yang timbul secara tiba-tiba.
Heeeemmmm,enak juga ya ngeliat suasana kayak gini.ada yang cinta-cintaan,ada yang mulai jatuh cinta.lah gua jatuh kagak cinta lenyap.sabar-sabar Dito ntar juga dapat,sisanyaaaa,hahahahaaaha.dalam hatinya bergejolak tak karuan.
Malam pun datang dengan gerimis yang tiada hentinya.suasana kembali semakin romantis tak kala Dito mencoba mengganti dengan lagu romantis dan membuat Dista begitu terharu mendengar dan meresapi apa yang sudah dinyanyikan oleh idolanya itu.sungguh menyayat hati.tapi bahagia bisa dekat dengan Arkana.Rendra pun sewot,tapi ga pa-palah yang penting ga jadi korban keganasan Dista.bisa ampun-ampun deh aku dibuatnya.bukan pacar tapi jahat banget.dibilang temen tuh ga sesuai,ya sahabat terbaik deh.kalau dibilang adek.dari tadi ngelunjak.bikin pening akhirnya.tapi saat melihat dua sejoli itu dia cukup ngerti deh.
Yamato pria tampan yang hobinya putus nyambung.kalau yang terakhir ini beneran putus tus.ampe kekasihnya ngelabrak dan meminta hubungan ini ga dilanjut.eeeh ujung-ujungnya sidianya punya om-om.hadeeeehhhh.kalau Hana gimana ya.sidia cantik.anggun.casual tapi jomblonya ga hilang-hilang.aku deketin.mleset mulu.malah gua dapat mona.tapi.mona itu kriteria gua.semok.bohai dan ggemesin.haduuuh kalau jodoh ga kemana.tapi selama ini jodohnya sahabat gue yang ntu kemana ya cuman manusia satu ini sambil nengok kearahnya Dito.HAHHAHAHAAAAAAHAHAH.ngakak bahagia gitu kalau lihat dia ngenes.lha disamping gue,ada pasangam fenomenal gini Arkana whit Dista.padahal ga ada cocok-cocoknya.malahan bisa awet ampe tahun ketiga.yaaaah tinggal nunggu undangan aja dari mereka.makan gratis,foto moment penting dan bahagia jadi keluarga besar.punya ponakan.heeeehhh.ada aja khayalan gue.
kondisi kedai kopi pun berangsur ramai dengan datangnya malam pukul 19.00.banyak yang nongkrong bahkan ada yang menyumbang lagu diakustik mini konser yang sudah dirancang oleh dito.entahlah dia multi talent.habis buat kejutan dengan lagu romantis.malahan dia bikin akustik mini konser dan diminati oleh pengunjung.
kembali Yamato dan team sibuk mengurusi mereka dalam hal pelayanan utama.sungguh senang rasanya ketika Hana bisa melihat senyum manis darinya.entah apa yang hampir merasukiku.apa emang aku lagi suka-sukanya sama dia atau memang rasa itu mulai tumbuh.
Hingga waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 tepat dimana perlahan pengunjung sudah berangsur sepi kembali.aura kegembiraan mereka terpancar ketika kedai kopi hasil patungan mereka semua hari ini cukup memuaskan dan bahagia sampai clossing berakhir.saat Hana inget sama red velvetnya.astaga bukan bentukan segitiga dengan cream tertata rapi dan masih keras enak untuk dinikmati.malahan lembek dan entahlah udah kempes dan bikin dia nyesel sambil bete nyuapin dirinya sendiri.benyek lagi.astaga pengen nangis aja deh.
Berkaca-kaca dan cukup menguras tenaga juga.semua beres dan selesai tinggal Yamato datang menghampiri kembali Hana dalam kekosongan sendiri,disaat ia memberi senyum.akan kehadirannya tepat disampinganya.
"udah selesai semua mas?"tanya Hana manis.
"udah kok.udah beres semua.tuh anak-anak sudah siap untuk pulang"sambil nunjukin mereka sudah berganti dengan melepas apron masing-masing,dan Dista sendiri yang perhatian pada dua sobatnya dan satu kekasihnya.beranjak untuk mendekati mereka berdua.
"gimana pulang bareng ga?"celetuk Dito.
"pulang bareng yuk"ajak Dista.
"kalian dulua deh.neeh aku belum nyuci piring red velvetnya"kata hana sambil nunjukin.
"ya elllaaah.taruh aja.besok dicuci ma kita-kita"jawab Rendra cepat.
"Oooooo,pengen pulang berduaan trus menjalin cinta bahagia ya"Arkana memastikan lagi.
"yeeee enggalah."
"Truuusss apaan"serang Dista geli.
Keduanya saling berpandangan dan antara ya atau tidak untuk saling memberi kode,malahan kedua tangan Dito cukup luas untuk mengusir mereka bertiga untuk tidak mengganggu hubungan hangat keduanya.
"udaaaah deh.ayooook pulang.aku ngantuk banget.biarin mereka berdua menjalin cinta.kurang.tadi kan ada jedanya.mengertilah pleace"sambil meringis kearah mereka.
"yaaaaa ayoooook.deh keburu ujan dateng keroyokan lagi.kalah dah kita"celetuk Rendra.
"ya deh.daaaa.pulang dulu"seru dista melambaikan tangan melengos duluan keluar.
"hati-hati ya.kalian berdua.jangan ampe nginep disini"cegah dito.
"dan yang romantis jangan berantem aja"
"yeeeeh siapa berantem"sela Yamato.
"neeeh dia.berantem dari tadi"nunjuk kearah Arkana.
"ya emang gua berantem mulu ma dia"
Malahan diluar Dista mainan ma nyamuk deh,beberapa kali dapat santapan nyamuk luar biasa ditangannya.hebat sang pemburu nyamuk yang handal.
"tuh liat dia.empunya lagi berburu nyamuk"celetul Rendra ketawa ngakak.
Sungguh memanfaatkan waktu dengan tepat dan cermat bikin suasana semakin adem ayem.
"luar biasa dia.memang pekerja keras,ampe nyamuk aja dihajar ma dia,ckckckckck"
"ya udah deh yuk pulang.ntar dia kalau paduan suara sopran bisa pecah neeh kaca-kaca tebel gini.perbaikan lagi rugi kita bray"
"yooook.Yama,duluan ya.ntar loe anterin kek kemana kek yang penting dia bahagia dah"
"iyaaaah,,,tumben dia bahagianya banget gitu,hhehehehe.daaaa berdua"
"daaaa.ampe ketemu besok ya?"
Yamato pun melambaikan tangan senyum bahagia,apalagi saat Hana melihatnya lebih bahagia lagi.apa ini yang namanya jatuh cinta ya.aduuuuh.babang tampan,kok bisa nyasar keaku.heheheh.berhubung kedai udah sepi dan rapi.kali ini dirinya mengambil jaket dan bergegas untuk menggandeng cewek yang sudah setia menunggunya,padahal.dia ga ingin ditungguin.emang dasar kelakuannya nyari-nyari perhatian aja deh ampe segitunya..
Naek motor retro dan inilah kebanggaanya sebagai cowok.berhati jalanan kota sehingga ia berhasil membawa wanita pujaannya dalam pelukan bahkan rengkuhan seutuhnya.
"udah siap?"tanya Yama menoleh kebelakang memastikan Hana sudah berada dibelakang dan mendekap hangat dirinya.dari suasana adem seger jadi anget ampe segitunya coba.mantap gimana rasanya dia bisa membonceng wanita penuh cerita ini.
"siap dong.bawa aku pulang sampe tujuan mas.jangan belokkan kearah yang mencekam ataupun tak kusuka"
"waduuuuh,sarkastis baget kalimatnya"candanya ngakak keras.
"hiiiii,jangan becanda.ntar ada yang marah lho dirumah!"sambil mukul pundaknya.
"Adoooh,sakit sayaaaang"
"heeeemmm,udah berani panggil sayaaaang.nakal,kumat deh ilmu ngegombalnya"
"engga gitu seeh.udah kebiasaan,"ketawa bahagia.
Busyeeeet,belum berangkat-berangkat lho.malahan diskusi sebelum meninggalkan kedai bukan hal layak digunakan.tapi namanya tengah jatuh cinta.ya mau gimana lagi.Cinta,,,cinta,,,Rangga dimana sekarang kok bisa ganti genre antara Yamato dan Hana.sesuatu yang menyegarkan akan kembali rapi dalam setiap untaian kata.
secarik kata membawa keduanya tancap gas entah kemana,melewati jalanan kota.mesrah layaknya sepasang kekasih tanpa penghalang,cuman penghulu aja belum datang.cinta masih muda.
"kamu ga ada yang marah kan?kalau aku bonceng kayak gini"
Ia pun menggelengkan kepala,saat Yamato menoleh bertanya dengan waspada.
"Oooooo,beneran?"tanya lagi.
"bener mas.kalau ada yang protes palingan orang tuaku.bapak sama ibu heheheh"
"kok bisa?"
"pasti mereka bilang gini"
Seakan menjadi orang tua yang selalu berkata baik dam berguna bagi anaknya.
"nak kalau mau cari pasangan hidup yang beneran satu untuk selamanya.bukan satu maen-maen satu serius dan akhirnya putus semua.ga ada yang kekal didunia ini selain saling mengerti dan percaya.hidup cuman sekali.kalau nambah lagi itu sinetron.jadinjangan salah pilih ya"
Alangkah aneh dan ngakak tak berdaya buat Yamato mendengar kalimat cantik khas Hana.sungguh wanita yang patuh dengan aturan Orang tuanya.
"kamu lucu ya.dan tumben lho aku bisa damai dan bahagia sama kamu seakan gimana gitu"
"emang aku mau mati mas,damai dan bahagia.ada-ada aja deh"celetuk Hana ga terima.
"heeeemmm,udah sewot.disinilah cantiknya kamu.anggunnya kamu dan membuatku bahagia seperti ini.karena semua ada dikamu.bawelnya,cantiknya,lucunya dan pastinya aku akan jaga kamu sampai kapanpun"
"SO SWEEEEET"bisiknya ditelinganya.
"aaaaahhh,GELIIIIIII.BEB"
"HEEEMMM TADI SAYANG,SEKARANG BEB.KONSISTEN DONG"tambahnya dengan kelakarnya.
Sungguh malam ini adalah akhir dari petualangan cintaku selama ini.kurun waktu dimana aku sudah menggadeng semua dalam ribuan gombalan dan dia datang disaat yang tepat.dan sudah menyenangkan hatiku dalam waktu beberapa waktu.pertemuan yang singkat bahkan dia tidak terlalu membuat aku sebagai pangeran seperti biasanya.semuanya dalam pelukan malam.makasih secangkir kopi dan hujan derasnnya telah membuatku jatuh hati sejatuh jatuhnya ampe ga tahu harus bilang apa lagi.cuman bilang,apalagi pelukan sudah saling menyatu didepan pintu gerbang.untung aja orang tuanya gaada.
"sayang selamat malam.mimpi indah jangan mimpikan aku.ntar berat biar mas aja"
"biarin kalau ngimpiin mas,juga palingan aku kaget dan bangun lagi"
sambil melepas pelukan.
"ya udah masuk giiih,udah malem ntar kena SP lagi ma orang tuamu.aku jadi ga enak deh".
"iya deh mas.besok aku kalau sempet maen lagi deh kekedai biar ga bosen"
"oke aku tunggu ya"mendekap kedua bahunya serta memberikan kecupan manis untuknya.
Perpisahan sementara membuat hubungan semakin menarik buat keduanya.apalagi orang tuanya yang ngintip itu tuh penuh penasaran dan senyum-senyum sendiri.melihat anaknya dianter bahkan dikasih sesuatu yang special.ucapan dan pelukan hangat.ooooowwwww,,,,pengen juga.