Ada banyak keinginan yang terbayang didalam benak. Bahkan sulit dihitung dengan jari sangking banyaknya. Dari hal kecil sampai yang besar ada semua. Namun itu tidak mudah untuk diterapkan atau bisa dibilang mustahil. Apalagi manusia didunia nyata ini tidak seperti yang ada difilm-film.
Sempat terpikir salah satu, yaitu mempunyai kekuatan super. Aneh tapi menarik dan terkesan unik bila itu nyata adanya. Bayangan akan memiliki sesuatu semacam itu membuat hati kecil ini merasa senang dan jika itu terjadi, tentu akan sangat bahagia rasanya. Balik lagi ke realita, ekspektasi tidak bisa terpenuhi untuk segalanya.
Reksa merupakan satu diantara banyak orang yang memikirkan hal semacam kekuatan super itu pastinya. Sudah sejak lama dirinya memikirkan hal tersebut. Tapi namanya pikiran yang mustahil bisa saja terbayang dengan mudah oleh setiap orang.
Reksa tahu bahwa hal itu terkesan mustahil. Tapi ia sempat berharap akan nyatanya kekuatan yang dipikirkannya itu. Bila ditanya, Reksa akan menjawab sebuah kekuatan super yang mana dia bisa menghentikan waktu. Itu adalah kekuatan yang dia inginkan.
"Menghentikan waktu sangatlah menarik."
gumamnya dalam hati.
Seperti yang ada difilm-film. Ia terinspirasi dari sana sehingga bisa berharap akan hal itu menjadi nyata.
Satu hari Reksa keluar dari rumah untuk pergi menuju toko yang tidak jauh dari rumahnya. Toko yang biasa ia kunjungi hampir setiap harinya. Memasuki toko dan mengambil beberapa barang belanjaan yang tersedia. Setelah membayar belanjaan, Reksa tiba-tiba diberi semacam sambutan oleh penjaga kasir dengan terompet kecil yang mengiringi momen tersebut.
"Selamat! Kamu dinobatkan sebagai pengunjung yang paling banyak berbelanja disini."
Reksa bingung dengan perkataan sang kasir. Lalu ia menanyakan perihal selamatan itu.
"Karena kamu merupakan orang yang sering mengunjungi toko kami dibanding yang lain, maka kami akan memberikanmu hadiah. Jadi beritahu kami apa yang kamu inginkan sekarang." kata si penjaga kasir.
Reksa tambah bingung sebab ia tidak terpikirkan akan keinginannya saat ini. Lalu beberapa saat kemudian, si penjaga kasir mulai menghitung mundur dari angka sepuluh. Disitu Reksa minta jangan menghitung mundur. Akan tetapi permintaan Reksa diabaikan dan si penjaga kasir terus menghitung mundur. Karena masa yang singkat tersebut, Reksa langsung mengucapkan apa yang ada dikepalanya saat ini. Ia tidak tahu apakah penjaga kasir akan menerimanya atau tidak. Yang jelas Reksa sudah menyebutkan permintaannya itu.
Mendengar permintaan dari Reksa, membuat penjaga kasir tertawa terbahak-bahak. Melihat hal itu bikin Reksa merasa malu sekali. Tidak berapa lama kemudian Reksa memutuskan untuk pergi dari toko itu.
"Sial! Dia menertawakanku!" kesal Reksa.
Reksa pulang dan meletakkan barang belanjaannya diatas meja. Ia duduk dan merenungi apa yang telah terjadi padanya. Rasa malu itu masih ada, dimana ia berkata dan membuat orang lain tertawa mendengar apa yang dikatakan olehnya. Duduk dalam lipatan tangan yang menyilang, Reksa membenamkan kepalanya didalam lipatan tangan tersebut. Rasa malu ini diharapkan bisa hilang secepatnya.
Mata terbuka, Reksa bangun dan menyadari bahwa ia sudah ketiduran. Reksa bangun dan memandang barang belanjaan yang ada didepan mata. Ia mengambil sebuah roti yang dibelinya tadi, lalu memakannya. Disela makan, tidak sengaja Reksa menjatuhkan potongan roti yang membuatnya seketika itu bergerak cepat mengambil sebelum jatuh ke lantai. Momen itu dalam sekejap menjadi keterkejutan seorang Reksa. Dirinya merasakan sesuatu telah terjadi. Sekarang adalah sesuatu yang mustahil tengah berlangsung secara nyata. Kekuatan super yang diidamkannya sejak lama itu akhirnya benaran ada. Potongan roti yang jatuh sebelumnya, ternyata terhenti dan belum menyentuh lantai. Reksa mengambil potongan roti itu, lalu coba menguji kemampuan yang dimiliknya tersebut. Setelah menguji, Reksa tercengang seolah masih tidak menyangka.
"Akhirnya aku memiliki kekuatan super!"
Reksa berlari keluar dan menerapkannya disekitaran lingkungan rumahnya. Apa yang dilakukannya itu benar-benar terjadi. Waktu seketika terhenti dan hanya dirinya seorang yang bisa bergerak. Dengan begitu Reksa resmi menjadi manusia pemilik kekuatan didunia ini. Usai menguji kemampuannya, kini Reksa berpikir tentang rencana yang akan dilakukannya dengan kekuatan super yang telah dimiliki. Rencana sudah terpikirkan. Sekarang waktunya bagi seorang Reksa untuk bergerak. Selama satu hari penuh, Reksa melakukan apa saja yang diinginkannya dengan kekuatan super miliknya. Sampai semua kegiatan itu membuatnya kelelahan. Pada malam hari mendekati larut, Reksa pulang dengan rasa sangat capek. Menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur, Reksa memutuskan langsung beristirahat kala itu.
Keesokan paginya. Reksa bangun dengan semangat baru. Dia bersiap-siap untuk berangkat dan menggunakan kekuatan supernya. Berjalan keluar dan mulai berusaha mengeluarkan kekuatan super penghenti waktu. Tapi entah kenapa kekuatan super itu tidak bisa keluar sesuai keinginannya. Sehingga membuat Reksa heran. Mencoba berkali-kali, namun hasilnya tetap sama. Reksa lalu mencari tahu penyebab masalah ini.
"Apa ini ada kaitannya dengan toko itu? Aku harus kesana sekarang juga."
Reksa pergi mendatangi toko yang biasa sering dikunjunginya tersebut. Ia masuk dan menemui si penjaga kasir. Menanyakan apa yang telah terjadi pada dirinya saat ini kepada sang penjaga kasir. Reksa meminta jawaban atas apa yang telah dialaminya. Sang penjaga kasir mendengarkan keluhan Reksa. Dan dia mulai memberitahu soal masalah kekuatan super itu.
"Kekuatan super itu tidak bisa bertahan lama. Sebab ada masa durasinya. Jadi kekuatan super yang kamu miliki hanya berlaku selama 1 hari. Jadi sudah semestinya kekuatan itu menghilang hari ini. Karena kamu telah menggunakannya." jelas penjaga kasir pada Reksa.
Reksa terdiam mendengar penjelasan dari si penjaga kasir. Kemudian sang penjaga kasir menanyakan perihal penggunaan kekuatan super itu kepada Reksa. Tapi tiada balasan dari seorang Reksa.
"Aku tahu. Pasti kamu menggunakannya hanya untuk menyenangkan hatimu saja kan? Dan tidak menggunakannya untuk sesuatu yang penting atau membantu orang lain, benar?"
Reksa masih terdiam dan mengingat apa yang telah ia lakukan selama mempunyai kekuatan super tersebut. Kemudian si penjaga kasir membawa Reksa keluar dari toko dan mendorongnya hingga terjatuh.
Tidak terima dengan perlakuan itu, Reksa langsung bangkit dan ingin membalas. Namun, ia tidak bisa melakukannya. Sebab si penjaga kasir sudah menghilang dan toko yang biasa didatanginya sudah berubah menjadi bangunan lain.
-----SELESAI-----