namaku dewi, waktu aku duduk di bangku SMK kelas 10, aku mengenal laki² yang tinggal di masjid. ia sekolah SMK kelas 12 , awal cerita, kami sama² sering bertemu di masjid, aku tidak sadar kalau ia sering memperhatikan aku dalam diam, sampai akhirnya ia memberanikan diri menanyakan namaku,
.
.kami saling berkenalan, dan menukar nomor handpone masing², selang beberapa bulan kami pacaran... awal mula, kami pacaran masi dalam batas normal, ku perkenalkan ia ke rumah orang tua ku.. ntah kenapa selama ini aku membawa laki² kerumah slalu dilarang oleh ibu ku.. tapi tidak dengan iin... remaja masjid yang terkenal sholeh dan santun. ia di sambut hangat oleh ibu dan ayahku... apabila kami dirumah, kami selalu sholat berjamaah bersama menurutku itu adalah hal wajar, aku juga heran , rasa nya ibu ku mendukung hubungan ku bersama nya... ntah ilmu apa yang ia pakai , sampai kedua orang tua ku selalu setuju dengan pemikiran nya, apabila kami bertengkar. akulah yang di salahkan ibu ku...
.
.
.hingga iin tamat sekolah... ia pergi bersama teman² nya untuk merayakan hari kelulusannya , ia selalu meminta izin untuk pergi bersama siapapun ke aku. aku hanya bisa mengizinkan nya, karna aku tidak ingin kalau aku nanti dibilang egois.
.
.
.singkat cerita ia sekarang sudah mulai bekerja di salah satu perusahaan mekanik sesuai jurusan ia sekolah. selama ia tidak lagi sekolah ia,keluar dari penginapan masjid tersebut. karna yang boleh menginap seklian menjadi marbot masjid hanya lah mereka yang pelajar tidak memiliki banyak uang untuk menyewa kost.
.
.
.semenjak ia bekerja, ia mulai berubah.aku pun bingung dengan tingkahnya. kini kami pacaran sudah menginjak 2 tahun. ia tidak seperti aku kenal. semakin hari ia semakin liar, dari cara ia memperlakukan ku, membuat ku ingin sekali memutuskan hubungan dengannya.. namun ia tahu kelamahanku. setiap kali kami berkehali ibu selalu saja di telpon mengatakan kalau aku ingin putus darinya...
.
.
.ibu ku selalu melarang jika aku putus dengan nya. malah terkadang aku sering di sudutkan ibu ku karna ulah iin. ia pandai mengambil hati ibu ku yang sangat tegas.. hingga aku pun tidak bisa menolak.
.
.ia selalu posesif pada ku.. pernah kami putus waktu itu. ibu ku hanya mendiam kan nya. lalu aku mulai hubungan baru bersama perwira angkatan darat. orang nya baik dan santun. ku perkenalkan abang togar ke rumah. sesampai nya dirumah , aku terkejut melihat ibu ku berbicara dengan seseorang tidak lain adalah iin.
.
.
. iin melihat aku membawa laki² lain , wajah nya berubah merah padam. aku dengan memperkenalkan ke ibu ku ...
.
.
.."ibu , kenalkan ini bang togar, pacar baru ku, ia tugas disalah satu markas besar TNI bu..."
ibu ku hanya terdiam.
.
..iin terkejut , langsung menarik tanganku keluar.. ia betul² marah dan murka.
.
.
."dek, kenapa cepat adek cari pengganti abang. abang masi sayang sama adek, abang dak bisa jauh dari adek.. abang sakit dek, selama adek tinggalkan abang.. liat sekarang abang lebih kurus dan tidak bertenaga dek.. abang mohon ... tinggalkan laki² itu dan kita mulai hubungan baru kita dek.." tidak terasa air mata nya menetes membuat ku luluh..
.
.pada dasarnya aku memang masi cinta sama iin. tapi karna kami sering bertengkar. ke egoisan ku selalu membuat hubungan ini menjadi hancur. sedangkan di dalam rumah..
.
.
.ibu ku bertanya tentang bang togar. hingga ibu ku membahas masalah keyakinan agama. bang togar menjawab ia beragama nasrani membuat ibu ku seketika menolak hubungan ku bersama bang togar.
.
.
"tante saya berniat masuk islam. kalau saya menikah dengan dewi."ucap bang togar.
.
.mendengar itu ibu ku menjawab dengan satu kata . "TIDAK" . karna menurut pandangan ibu, ia hanya bersedia masuk agama islam karna duniawi. bukan dari hati.
.
. "mulai sekarang jauhi anakku.. karna kamu hanya mencintai anaku sesaat.. silahkan kamu keluar dari rumahku.. aku tidak merestui hubungan kalian.!" tegas ibu dewi.
.
.
.aku mendengar ibu teriak, dengan cepat kulepaskan tanganku yang di genggam iin.. aku masuk ke ruang tamu. melihat bang tagor hanya bisa diam di marah ibu. iin sebalik pintu tersenyum lebar , mendengar mereka tidak direstui. bang tagor berdiri dan memohon maaf pada ibu dan aku.
.
..."putuskan hubunganmu dengannya dewi. ibu tidak merestui kalian." ibu tegas.
.
.aku ingin melawan, tapi bang togar memegang tanganku.. ia memberi kode, untuk diam.. tidak boleh membantah orang tua. bang togar pamit.
.
.
."tante saja izin pulang.. . maaf dek abang mengecewakan adek.. mungkin hubungan asmara kita cukup sampai disini.. tapi abang mohon kita masih bisa bersahabat seperti dulu.."..ucap togar sambil memegang tanganku lembut.
.
. aku hanya mengangguk, sambil memeluk bang togar.
"maafkan adek bang .." ucapku.
.
. melihat kejadian itu.. iin menjadi geram. dan menarik tangan dewi.
.
.
.setelah kepergian bang togar. iin berharap hubungannya bersama dewi bisa seperti dulu. untuk kesekian kali nya, dewi memberi kesempatan kepada iin untuk berubah .
.
.
..
malam itu kami berjalan dan berhenti disebuah kost milik iin.. kami masuk kedalam. aku tidak curiga dengan iin.. setelah masuk iin memberi ku minum, aku tidak curiga langsung meneguk minuman itu sampai habis. ntah perasaan haus itu melanda. tiba² mata ku menjadi sangat berat dan susah untuk membukanya.. setelah aku sadar aku sudah tidak memakai pakaian ditubuhku. terlihat banyak tanda merah di badan ku.. aku melihat iin tidur disampingku dengan posisi tidak memakai busana . ia tampak begitu lelah. antara kecewa dan sedih melihat iin sudah memperalatku. untuk sekedar napsu. aku menangis, dan berusaha menjauh darinya. ia bangun dan langsung memelukku.. ia berusaha menenangkanku... aku memberontak hingga sebuah tamparan yang melayang ke wajahnya. ia tetap diam. karna tau akan menjadi seperti ini
kejadiannya..
.
.
.
."diam ..! atau ku ulangi kejadian semalam" ucap iin..
.aku semakin memberontak. dan ingin menjauh dari iin.
.
.
.iin yang tidak ingkar dengan ucapannya, langsung melancarkan aksi kesekian kali nya. aku berontak. namun tenaga iin lebih kuat. membuat aku pasrah.. tidak melawan..
untuk kesekian kali nya iin memperkosaku.
.
.
...setelah kejadian itu. aku dan iin tidak pernah bertemu. selama 2 bulan.. aku selalu menghindar.. untuk bertemu dengannya..
.
.
.aku baru menyadari kalau aku telat datang bulan sudah 2x. aku diam, untuk memastikan nya aku membeli taspeck. hasil nya mengejutkan ku garis merah 2.. sudah nampak jelas. aku bingung harus apa. aku menangis sejadi-jadi nya. aku hamil.
.
.tubuhku bergetar dan lemas. saat ini yang aku lakukan hanya menangis.. sudah 2 hari aku mengurung diri dalam kamar. ibu ku menyadari nya.ia mencoba untuk melihatku didalam kamar, ketika ia masuk . ibu terkejut melihat ku tidak sadarkan diri. ibu dan ayahku membawa kerumah sakit. setelah di periksa dokter mengatakan kalau ibu akan menjadi nenek. ibu terkejut bertanya , maksud nya apa, anak ibu sedang hamil 8 minggu . mendengar itu ibu ku marah. dan membangunkanku..
.
.
."dewi, bangun jelaskan semua ini.. siapa ayah dari janin mu itu..!" ibu murka.
.
sambil menunduk lemas aku mengucapkan nama orang itu sambil lirih..
"iin bu.." ucapku.
.
.
.tanpa pikir panjang ibu menelpon menyuruh iin datang kerumah. namun iin menolak karna sedang ada urusan mendadak.. ibu menunggu malam ini kamu harus kerumah. iin mengiyakan omongan ibu.
.
.
.aku sudah boleh pulang oleh dokter. aku dan kedua orang tua ku berjalan di lorong rumah sakit. tidak sengaja melihat iin bersama wanita hamil. iin menggandeng nya . kami melihat itu langsung murka.. ibu memarahi iin.. dan memancing keributan.. membuat orang menonton kejadian itu. wanita itu bertanya.. "siapa dia mas... " ucap wanita tersebut.
.
.
." jadi ini bang yang membuat kamu ada urusan mendadak.. apakah kamu wanita yang di hamili iin juga..?" ucap dewi. membuat wanita tersebut terkejut
.
.
"memang nya kamu siapa?" ucap wanita tersebut.
.
."aku pacarnya ." ucapku.
.
."aku calon istri mas iin.. minggu depan kami menikah.." wanita tersebut.
.
.aku langsung lemas, ibu ku membopong ku.. iin tidak berbunyi sedikit pun.. membuat ku sangat kecewa.. dunia ku hancur. ternyata iin.. juga menghamili selingkuhan nya bahkan ia berencana menikah..
.
.
.hari² ku lewati dengan kesedihan tak terasa perut ku semakin besar. tinggal menghitung hari untuk lahiran anakku.. kini aku harus berjuang seorang diri.. tibalah saat nya aku hari yang ku tunggu tiba.. aku melahirkan di sebuah klinik kecil. suara bayi terdengar membuat ku meneteskan air mata.. sedih bercampur bahagia.. saat ² seperti ini membuat ku hancur.. mengenang masa cintaku bersamanya.. kini aku harus merelakan masa mudaku.. yang di rampas oleh laki² tidak bertanggung jawab. bayi laki² yang sudah ku lahirkan begitu membuat hidup ku kembali bersemangat. aku menjalani hidup ber 2 dengan putraku tanpa seorang ayah..
.
.
.
.#sekian cerpen ku.. semoga terhibur bos que...😊😊😊