Perkenalkan namaku Adilla Vera Fransiska, aku biasa di panggil dilla.. aku adalah gadis berumur 17 tahun aku lahir di jakarta dan sekarang tinggal di surabaya bersama ayah, mama, dan adiku..
aku adalah gadis ceria dan juga sedikit manja, tapi aku juga gadis yg memiliki suara keras dan kemarah yg suka tidak terkontrol.
otakku juga lumayan pintar, rupaku juga cantik aku lahir dengan zodiak sagitarius..
suatu hari....
Ada seorang pria muda yg seumuran dengan ku dia adalah teman sekelasku sebut saja namanya firmansyah. dia berkulit hitam tapi manis juga dengan sifat dinginya. dia pintar matematika berbeda dengan ku yg jago IPA(biologi & kimia).
"Dil gue suka sama lo"
Kata-kata yg terlontar dari bibir pria yg berdiri di hadapanya ini seakan candaan.
"tunggu,, lo suka sama gue?jangan bercanda deh firr,,, gue tau kita sahabat tapi.. "
"tapi gue cinta sama lo" potong firman menatap inset mata dilla.
keesokan harinya
"dill" sapa temanku
lalu kami Bertos, ia duduk di sampingku dg gaya khasnya yg sedikit pecicilan.
sebut saja namanya vira diandra dia adalah sahabat ku Satu Satunya dari sd-sma yg selalu Ada untukku.
di tengah keramaian taman vira Tiba-tiba bertanya dengan serius..
"apa lo di tembak sama firman? dan apa lo suka sama dia? " tanya vira serius.
aku menatap sahabat ku itu.
sudah bukan rahasia umum lagi soal hal ini karena hanya dengan Satu malam saja berita itu tersebar di seluruh sekolah sma garuda.
"sebenernya gue juga suka sama dia tapi.. " aku menatap sendu ke arah depan.
"mama lo lagi?" tanya vira dan gue mengagguk.
lalu wajah vira yg semula serius tiba tiba tersenyun dan tertawa terbahak bahak.
membuat aku menatap sahabatku ini dengan kesal.
"hahahahaha... Dill.. dill.. apa sih yg lo liat dari dia? udah item muka datar terus masih juga lo suka? " ujar vira tertawa terbahak bahak.
"lo kebiasaan deh vira ngselin tau nggak" ucap gue kesal memukul bahunya.
entah lah sahabat gue yg Satu ini memang begitu.
vira adalah cewek yg sedikit tomboy, galak, suaranya kayak Petir, dan lagi kalo Marah sangat mengerikan tapi jangan salah jika ia adalah juara Satu olimpiade sains nasional ips, otaknya begitu cerdas, dia adalahh org humoris yg bisa menjadi pendengar yg baik dia berzodiak aquarius dan dia juga mysterious
"dill apapun yg buat lo bahagia selalu gue dukung,, gue tau firman adalah pria baik dia juga pintar" ucap vira menatap diriku.
sebenarrnya umur kita selisih 2 bulan dilla lahir desember akhir tahun dan vira February awal tahun di tahun yg berbeda.
memang dari segi umur aku lebih dewasa darinya tapi dia punya sifat yg tidak ke kanak kanakan seperti ku.
bahkan saking sayangnya vira padaku di sering mengancam firman agar jangan membuat dilla menangis.
seperti hari ini....
"awas lo fir kalo sampe lo sakitin adik gue liat aja" ancam vira pada firman dan di tanggapi dengan nada biasa nya..
"iya iya bawel amat sih lo" jawab firman males.
jadi Satu minggu lalu aku sudah jadian dengan nya dan jembatan penghubung antara hubunganku dan firman adalah sahabatku itu.
lucu juga ya umurnya lebih tua diriku tapi vira menganggap aku adiknya
saat ini aku sedang berbincang dengan vira di pinggir lapangan basket tiba tiba Ada yang memanggil.
"vira" seru seseorang dan kita menoleh ke sumber suara.
"oy" shut vira yang tau jika itu adalah suara bayu yang menyapanya salah Satu temannya.
"ada apa" tanya vira ketika temannya yg bernama bayu itu mengahampiri tempat duduk mereka.
"lo di cariin sama zaki" ucap bayu dengan jahil membuat mata vira melebar ia berdiri dan memukul lengan bayu membuat bayu berlari sambil tertawa Terbahak bahak...
dia adalah bayu firdaus dia adalah Satu Satunya sahabat pria vira yg paling dekat denganya
memang dia jangan jahil tapi ia sangat baik.
sedangkan aku mempunyai ide jahil, aku memegangi lengan vira bergelanyut manja di sana lalu...
"mak dimana bapak? " ucap ku membuat vira kesl dengan diriku.dan itu terlihat dari raut wajahnya.
ya memang kadang aku memanggil vira seperti itu.
"bapak lo dah mati" shut vira kesal.
"terus siapa namanya"
"bapak lo itu namanya Tanpa nama"
sedangkan diriku terus menggoda vira dengan menyebut bahwa zaki adalah ayahku dan suami vira.
"apaan sih ?kesel gue lama lama" vira dengan kesal meninggalkan lapangan basket sedangkan aku justru terkekeh.
"mak tungguin gue" aku mengejar vira yg entah ingin kemana.
dan ketika tiba di lorong vira belok kiri artinya ke lapangan volly. vira memang sangat menyukai volly itu juga permainan paling di sukai kita berdua.
setibanya di sana aku dapat melihat Ada bayu,vano aldo, raisa, ridho, dan beberapa anak kelas lain juga yg sedang berlatih volly
di sana juga Ada zaki dan firman, mereka juga jago volly sedangkan teman vira bayu hanya penonton karna bayu ia adalah captain basket.
dia sedang menunggu temanya pulang ya itu zaki.
setelah berganti pakaian..
vira menatap zaki sekilas lalu berpaling darinya dan fokus pada bola yg melayangvdi udara bersiap untuk mencetak skor.
dalam permainan kali ini zaki adalah musuhku dan vira.
berulang ulang vira mencetak skor untuk Tim kami, hingga Tim kami menjadi pemenang.
saat selesai vira menatap dingin zaki terpancar rasa benci untuk nya namun juga Ada rasa cinta di dalam mata vira.. dan banyak yg tau itu.
sebenarnya Ada masalah apa? kenapa zaki dan vira bersikap seperti itu?
ya tunggu aja lah di tajuk cerita selanjutnya 🤣🤣..
"by jalan yuk" ajak firman
"tapi jangan lama lama ya kan udah sore,, "
"siap by cuma minum boba aja di alun alun" ucap firman tersenyum lalu menggandeng tangan dilla.
"vira gue duluan ya" teriak dilla saat sampai di dekat pintu keluar.
"iya" teriak vira balik
suara kita benar benar memperkeruh suasana di dalam sana.
"virr... udah suara lo kayak Petir ketemu sama yg suaranya kayak toa masjid, tambah budek kuping gue" protes vano yg berdiri di samping vira.
"gue tampol baru tau rasa tu mulut" ancam vira memukul bahi vano membuat si empu kesal.
"tau tuh dasar suka teriak teriak" sinis zaki yg tiba tiba menyahut.
"suka suka gue lah mulut mulut gue kenapa lo yang sewot? orang bapak gue aja nggak protes kenapa lo yg protes emang siapa gue lo ha" teriak vira membuat mereka tutup telingan.
"lo sih zak bangunin singa yg tidur liat tu sekarang udah mengaum" ucap ridho di susul gelaak tawa dari teman teman vira.
di sisi lain
"gimana by enak gk? " firman adalah org yg begitu dingin tali jika sudah dengan dilla entah kenapa bongkayan es in in begitu saja mencair.
"iya fir.. abis olah raga panas panas minum boba dingin banger badan"
"emmm,, fir menurut lo gimana sih hubungan vira dan zaki? gue bener bener sedih atas dia, lo tau dia sangat mencintai zaki tapi zaki... "
"bener juga sih zaki memang kayak gitu sinis sedikit bawel, heran gue cowok ko cerewet"
"lo juga cerewet tuh" ucap dilla memukul lengan firman pelan.
"tapikan cuma sama kamu aja by" ucap firman merangkul bahu dilla.
hari hari mereka jalanin bersama canda tawa menghiasi hidup mereka semua tapi tidak dengan vira dan zaki yg masih menyimpan dendam di hati mereka making-masing....
Tamat...
oke para reader's ku tercinta, semoga kalian terhibur dengan cerita halu author yg jauh dari Kara sempurna ini...
ini adalah carpen ke 3 yg udah aku buat.
dan dukung selalu author ya 😊👍
dan yg Penasaran dengan cerita antara zaki dan vira, rahasia apa yg terjadi? kenapa vira dan zaki saling bersikap sinis?
tunggu aja cerita selanjutnya yg akan author buat..
entah kapan itu? semua kehendak tuhan karena author gampang mager an dan bosen jadi ya.. begitu lah hahahah🤣🤣
oke jangan lupa mampir di cerita aku yg lainya...