"Izuna? Kemari dan makan..."
"Baik bu.."
"Kau benar benar ingin menemukan orang itu?"
"Benar bu... Aku ingin menemukannya dan berterimakasih dengan benar...."
"tapi.. Ibu takut.. kamu..."
"Ibu.."
"Menjadi samurai bukanlah hal yang sepele nak..... tolong pikirkan baik baik... ibu tidak ingin kamu seperti ayahmu..."
"Baik bu.. Tapi aku sudah memikirkannya..."
"Jika kamu sudah bertekad.. Ibu tidak bisa bantu banyak..."
Disebuah desa di Jepang... Ada seorang gadis yang nan cantik... Bahkan semua orang mengira dia adalah anak haram dari bangsawan... Rambutnya yang hitam bagaikan langit malam...dan matanya bagaikan carbonado... Gadis cantik ini bernama Shima izuna...
Disuatu pagi disebuah hutan...izuna tengah mencari sebuah obat-obatan... Dia mengumpulkan obat-obatan untuk ayahnya... Ayahnya dulunya seorang samurai yang kuat.. Bahkan diakui oleh Kerajaan karna kekuatan berpedang yang dimiliki ayahnya... Tapi ayahnya sakit karna saat berpergian kehutan dengan kelompok ayahnya...ayahnya digigit ular berbisa dan sampai sekarang belum pulih karna ular ini memiliki bisa yang sangat langka dan ular jarang ditemukan... Bahkan ular ini sudah memakan korban jiwa yang sangat banyak...
Izuna mencari dan mencari... Tapi tidak ada yang bisa menyembuhkan ayahnya... Saat tengah mencari obat-obatan... Dia diserang oleh seekor Harimau... Dia lari dari harimau itu dan akhirnya dia diselamatkan oleh seorang pria samurai yang tampan...
"Apa nona baik-baik saja?"
"Aku baik-baik saja.. Terimakasih atas pertolongan tuan...."
Pembicaraan itu mulai terhenti dan ibu izuna pergi memanggil izuna...
"Izuna?! Izuna?!"
"Ibu?"
"Nama nona.. Nona izuna? Nama yang bagus.."
"Eh? Terimakasih tuan...Namaku adalah Shima izuna.. Jika tuan memiliki masalah dengan kesehatan..tuan bisa kemari..saya tidak bisa memberikan apapun..tapi saya harap tuan jika ada masalah dengan kesehatan bisa mencari saya.."
"Saya akan mengingat itu..."
"Tunggu tuan..beritahu nama tuan...ayah saya pernah mengatakan jika ada yang menyelamatkan dirimu maka kamu harus berterimakasih dengan caramu dan jangan lupa untuk mengetahui siapa yang menolongmu.."
"Yoshitsu Hanzo..."
Setelah hanzo memberitahukan namanya dia langsung menghilang...
"Izuna? Izuna? Kemana perginya anak gadis itu.."
"Ibu aku disini..*eh tuan itu sudah hilang?"
"Akhirnya... Apa kamu baik baik saja?"
"Iya aku baik baik saja.. Aku akan berlatih bu..... ini ibu obat-obatan untuk ayah.."
"Kau ini adalah perempuan.. Jangan terlalu banyak berlatih... Ibu takut kamu kelelahan...... kau ini benar-benar mirip dengan ayahmu.. Hanya saja kalian berbeda gender.... (-"-;) "
"Ibu bisa saja memuji.."
"Ibu tidak memuji.. Ya sudah.. Nanti jangan lupa untuk memberikan persembahan untuk para dewa...."
"Baik bu.."
Ibu izuna masuk ke rumah dan...
"*prang..."
"Ibu? Ada apa?!"
"Ayahmu tidak bernafas... Ayahmu..*pingsan..."
"Ayah!!!!! Ibu!!!!"
Ayahnya meninggal dan ibunya pingsan karna syok berat.... Izuna bingung dan tidak berbicara sampai hari pemakaman tiba.....
Hari pemakaman...
"Kami turut berdua cita atas kepergian adik .."
"Terimakasih paman.."
Setelah pemakaman sang ayah berakhir... Izuna menangis dimakam ayahnya dan ibunya tengah demam karna masih syok akan kematian suami tercintanya.....
Beberapa tahun setelah pemakaman Ayah izuna...
"*Hyaaaa... *tebas.. *pyuuh.. Akhirnya tertebas juga boneka jerami yang ayah buat saking tebalnya pedang ku patah terus.."
"Izuna?"
"Ya?"
"Astaga gadis ini benar-benar sudah mirip dengan ayahnya.. suka sekali berlatih dengan pedang..."
"Ada apa ibu? Jangan marah kepadaku.."
"Aish.. Jadi ibu kesini mau minta kamu jaga rumah.. Ibu mau pergi ke hutan buat cari bahan yang baik katanya buat wanita hamil.."
"Tunggu dulu... ibu hamil?"
"*pukul.."
"Aw sakit bu..."
"Kalo ngomong itu benerin.. Bukan ibu yang hamil... Tapi ada tetangga yang hamil... Jadi tetangga itu minta ibu buatkan dia obat-obatan yang cocok untuk memperkuat janin supaya sehat... Astaga.. Malah bilang ibu sendiri hamil...kamu cerdas tapi saat didepan ibu kamu malah menaruh otakmu dimana....ingat izuna, kamu sudah berumur 19 tahun"
"Jadi anak tetangga ya.. Aku pikir ibu..ya iya aku sudah 19 tahun dan aku tahu itu bu kalau begitu aku latihan lagi bu..*pergi..."
"Anak itu benar-benar mirip denganmu, suamiku.."
Beberapa jam kemudian sang ibu belum kembali dari hutan... Karna khawatir dengan sang ibu belum pulang... Akhirnya izuna mencari ibunya kehutan... Dan alhasil yang ditemukan adalah mayat sang ibu berlumuran darah... Ternyata sang ibu diserang oleh kawanan serigala...
"Kalian membuat ibuku seperti ini.. Teknik pedang cahaya aliran bulan.... Matilah!!!!"
Dan kawanan serigala itu mati ditempat tanpa mengeluarkan darah dan malah membeku... Dan izuna mencari semua bagian tubuh ibunya... sang ibu dengan keadaan meninggal dunia dengan tangan yang telah dimakan oleh para kawanan serigala...
Paman izuna sangat sedih mendengar berita kematian adik perempuannya satu-satunya... Ia langsung bergegas dan melihat bahwa keponakannya tidak berkata apapun dan menjalani proses pemakaman seperti pada umumnya... Dan orang-orang mulai membicarakan hal yang sangat tidak ingin didengarkan keluarga Shima...
Hari pemakaman ibu izuna....
"paman aku.... aku.... maaf.... "
"maafin paman ya zuna.."
"maaf ya ayah... ibu... terimakasih karna sudah membesarkan anak sepertiku ini..."
"Kasihan sekali anak itu... Aku dengar dia cantik karna dia adalah anak haram dari keluarga bangsawan..."
"Cantik karna anak haram... Dasar jal4ng"
Paman izuna langsung membereskan rumor yang seperti itu dan izuna sendiri tidak mengetahui itu...
beberapa bulan setelah pemakaman ibu izuna, Izuna menjadi seorang samurai pengembara yang hebat karna teknik berpedang yang dimilikinya... dan pengikutnya sudah banyak... Kebanyakan perempuan....
Dan tidak disangka dia bertemu dengan tuan samurai yang telah menolongnya...
"Nona izuna?"
"Kak.. Apa kakak mengenalnya?"
"Aku mengenalnya.. Dia adalah orang yang menolongku.."
"Kak.. Kami akan jalan lebih awal... Kakak bisa menyusul nanti... *pergi..."
"Menjadi seorang samurai bukanlah hal yang sepele.."
"Aku tidak perlu kata-kata itu... Karna berkat ayahku dan dukungan ibuku aku menjadi samurai yang hebat... Aku permisi....*pergi..."
"Nama ayahmu tuan Shima ryuguji bukan?"
"/stop /mengeluarkan pedang...apa urusanmu dengan ayahku?"
"Tidak ada... Hanya saja aku ingin memberitahukanmu bahwa dia tidak mati karna bisa yang ular itu berikan padanya.... Tapi karna dia dibunuh ditempat secara sengaja oleh seseorang..."
"Apa maksudmu berkata seperti itu tuan hanzo?.."
"Orang yang mencelakai tuan Shima adalah teman baiknya... tuan kento sendiri.."
"Paman? Kento? Tuan apa masalahmu dengan keluarga Shima kami..ini membuatku muak..*pergi.."
"Ibu nona juga mati bukan karna diserang saja.. Tapi ibu nona dibunuh dan diberikan oleh kawanan serigala untuk dijadikan makanan..."
"Kau.... Kau sama saja... Teknik pedang cahaya aliran matahari... Kobaran api!!!! Matilah!!!!"
"Cukup kak..."
"Shishi?"
"Jangan begini kak... Jangan... Lebih baik kita menyusul saja..."
"Tapi... Argh.. Sudahlah.... Saya akan menarik ucapan saya yg sudah menyinggung perasaan tuan...bagaimanapun juga tuan sudah menyelamatkan nyawa saya dihutan...kami permisi...*pergi... "
"Kak bukanlah dia adalah orang yang kakak cintai pada pandangan pertama?"
"Shishi.. Aku disini untuk membalaskan dendam keluarga Shima... Aku tidak punya hal yang seperti itu... Karna itu akan menggangu rencanaku membunuh tua bangka itu..."
"Kak izuna sebenarnya sudah mengetahui pembunuhan keluarga kakak?"
"Kau benar shishi...aku sudah mengetahuinya.."
"Kakak aku ingin berbicara dengan kakak yang tadi boleh?"
"Terserah kamu shishi... Aku akan kembali.."
/Skip...
"Tuan... Mohon tunggu sebentar..."
"Kamu kan?.."
"Nama saya shishi... Itu adalah nama yang diberikan kak izuna untukku.. Saya mohon kepada tuan untuk tidak menunjukkan wajah tuan didepan kak izuna..."
"Maaf sebelumnya.. Tapi apa alasan nona?.... Nona izuna adalah orang yang saya cari... Dan beliau adalah tunangan saya..."
"Tunggu?! Apa?!"
Disisi lain izuna sangat khawatir dengan shishi karna belum kembali...
"Kalian semua waspada! Ingat! Aku akan mencari shishi.... Dia belum kembali..."
"Baik kakak...."
"Aku jalan dulu... *pergi"
"Anak itu selalu menjadi beban kak izuna.."
/skip....
"Kak izuna kenapa kemari??"
"Dia khawatir denganmu..."
"/sret.. Jangan mendekati kami lagi..."
"Kak izuna ... Sebenarnya dia adalah tunangan yang dipilih tuan untuk kakak.."
"Tua bangka itu berani sekali memilihkan tunangan tanpa memberitahuku..."
"Kakak..."
"Sebenarnya saya memiliki masalah dengan tua bangka yg nona maksud... Tua bangka itu menyandra orang saya..."
"Oh.. Menarik sekali.. Jadi tuan ingin meminta kami membantu tuan?"
"Kak bantulah..."
"Kau selalu menjadi beban untuk kak izu... Bisakah kau sehari saja tidak membuat masalah..."
"Aika! Jangan membuat masalah dengan shishi dulu.."
"Shishi, Aika.. Aku pernah bilang bukan? Jika aku sedang berdiskusi jangan ada yang menggangguku... M e n g e r t i?"
"Santailah Zuna...."
"Kak Yuuki...."
"Kak yuu selalu membantu kita menenangkan kak izu saat dia marah.."
Perdiskusian mereka sangat panjang... Dan akhirnya kedua belah pihak sama-sama menyetujuinya..
"Saya suka dengan ide tuan... Mari bekerjasama tuan....."
"Saya berterimakasih nona telah mau membantu saya..."
"Izuna apa dia bisa dipercaya?"
"Mari ikuti rencana lalu pergi dengan cara yang biasa kita lakukan..."
Hanzo dan izuna pergi ke rumah kakeknya... Kakeknya adalah seorang Menteri kerajaan.... Tapi kakek ini menginginkan kediaman Shima... Kakek ini adalah sepupu jauh dari kakek kandung izuna yang sudah meninggal dunia... Lushan iri dengan pencapaian kakak sepupu jauhnya.... Kakek izuna adalah orang kepercayaan kaisar... Dan menjadi menteri yang sangat hebat bahkan diakui oleh Kekaisaran sendiri dan menjadi salah satu menteri dengan pencapaian, pengalaman yang baik......
"Zuna sudah kembali rupanya... Bagaimana kabarmu nak?"
"Salam kakek... Aku baik.. Terimakasih... Dan Aku sudah bertemu dengan tunanganku... Dia sangat tampan..."
"Saya merasa ini adalah takdir... Terimakasih kepada menteri Lushan sudah mempertemukan kami..."
"Aku sangat beruntung sekali... Terimakasih kakek..."
"Kalian sudah saling mengenal?"
"Menteri Lushan sangat pandai memilih diriku sebagai tunangan zuna..."
"Kalian... Sangat menarik..."
"Kakek... Kami agak lelah setelah perjalanan..."
"Kami meminta izin menteri Lushan untuk pergi beristirahat..."
"Kau adalah calon cucu menantuku.. Santai dan nikmati..."
Skip....
Izuna hari demi hari mencari informasi tentang pembunuhan berencana keluarga Shima Sambil merencanakan pembunuhan Lushan...
"Kak izu kami menemukan celah.."
"Bagus.. biarkan aku mendengar apa yang tua bangka itu lakukan....."
"Kak semua dalang pembunuhan keluarga Shima direncanakan oleh Lushan sendiri..."
"Tunggu? Kalian yakin? Jika itu semua benar... Maka aku akan membunuhnya dengan satu teknik saja..."
"Kami sangat yakin kak izu... Jika kakak tidak percaya kepada kami... Kami bersedia untuk menyerahkan nyawa kami sebagai gantinya jika informasi yang kami berikan ini keliru...."
"Aku tidak ingin mengambil nyawa kalian.. Aku akan mencari informan terbaik yang kelompok kita punya...."
"Jangan bilang orang itu..."
"Ya memang dia yang aku akan cari suzu"
"Aku khawatir..."
Skip
Izuna dan teman-temannya menjalankan rencana dan sudah selesai menanyakan informasi yang lengkap... Dan tidak disangka Lushan adalah dalang yang dibalik semua kejadian ini... Karna marah dan benar-benar, izuna akhirnya menjalankan rencana bersama dengan teman-temannya dan hanzo...
"Teknik pedang bulan aliran keempat... Danau darah... Matilah!!!"
Teknik pedang itu jarang dikeluarkan oleh izuna karna ini milik ayahnya.... Berkat teknik pedang itu semua meninggal dan tidak ada yg masih hidup...
Hanzo dapat menyelamatkan teman-temannya yg disandera dan dia merasakan perasaan yang tidak pernah dia alami sebelumnya.... Dia merasa tiap dia melihat izuna dia akan berdebar debar... Begitupun juga dengan izuna mereka akhirnya mencoba untuk mendekatkan diri satu sama lain...dan perasaan cinta mulai hadir..
Setelah kejadian itu semua selesai.... Mereka berdua menikah dan mempunyai 2 sepasang anak kembar yang sangat pintar dan mereka hidup selamanya dengan harmonis...
Ok tamat thank u minna.... jangan lupa mampir karya lainnya...
(๑`✪̤◡✪̤)◞ღԵհɑղƘՏღ.....