00.00
Dimalam yang sunyi terlihat seorang gadis sedang tertidur dengan selimut menyelimuti tubuhnya. Gadis tersebut terbangun dari tidurnya karena mendengar suara aneh dari dapur.
"Suara apa itu?" Ujar gadis itu sedikit takut.
Karena penasaran gadis itu bangkit dari kasurnya menuju dapur. Sedikit lagi gadis itu sampai di dapur tapi tiba-tiba dia merasakan hembusan nafas di lehernya.
"Apa itu?" Kata gadis itu.
"Jangan takut manis, aku hanya akan membawamu."
"S-siapa kau? A-aku tidak mau ikut denganmu!." Ujar gadis itu ketakutan.
"Kenapa kau tidak mau ikut denganku? Jika kau ikut denganku kau akan hidup abadi selamanya"
"Tolong....tolong pergilah! A-aku tidak akan menggangu mu"
Hening tidak ada jawaban lagi dari belakangnya. Sontak gadis itu menoleh ke belakang tapi anehnya tidak ada siapapun. Gadis itu semakin merasa takut, sesegera mungkin gadis itu berlari menuju kamar ibunya.
"Ma mama"Ucap gadis itu sambil menggedor-gedor pintu kamar ibunya.
"Ada apa sayang?" Tanya sang ibu kepada putrinya,
"T-tadi ada suara dari dapur katanya a-aku harus ikut dengannya agar hidupku abadi." Ucap gadis itu ketakutan.
"Mungkin kamu salah denger,"
"Enggak mah aku dengar dengan jelas kaya ada yang ngomong tapi pas aku liat nggak ada siapa-siapa."
"Ssst ngga usah takut, disini ada mama." Ibunya mulai menenangkan putrinya sambil membawa tubuh putrinya kedalam dekapannya.
"Malem ini aku tidur sama Mama ya? Aku takut tidur sendiri"
"Ya sudah, masuk sini"
Setelah mendapat izin dari sang Mama, gadis itu masuk ke kamar dan merebahkan tubuhnya di kasur sang Mama.
*****
03.00
Tok tok tok
Saat sedang enak-enaknya tidur sambil bermimpi ketemu gebetan, terdengar suara pintu diketuk dari luar. Cepat-cepat gadis itu membuka pintunya. Tapi tidak ada siapapun hanya taman mini depan rumah dengan langit gelap.
"Siapa?"
Hening tidak ada yang jawab. Gadis itu memutuskan masuk kembali untuk melanjutkan tidurnya.
Tok tok tok
Siapa sih malam-malam begini yang ketuk pintu? Tapi ngga ada orang. batin gadis itu
Tok tok tok
Pintu diketuk berulang kali tapi gadis itu enggan membuka pintu. Karena penasaran gadis itu mengintip dari korden dan betapa terkejutnya dia melihat sesosok makhluk yang sedang melihat kearahnya sambil melotot.
"AAAAAAAAA". Sesegera mungkin gadis itu berlari menuju kamar ibunya. Tapi saat melihat ke belakang dia terkejut karena makhluk itu bisa masuk dan mengejar dirinya sambil membawa pisau yang berlumuran darah.
"Berhenti disana cantik." Ucap makhluk itu sambil terus mengejar gadis itu.
"TIDAK. BERHENTILAH MENGIKUTI KU MAKHLUK JADI-JADIAN." Kata gadis itu sambil ketakutan. Kenapa kamar ibunya terasa sangat jauh? Gadis itu semakin ketakutan pasalnya makhluk itu semakin dekat dengannya.
"Ikutlah denganku Cantik, akan aku jadikan kau Ratu di duniaku."
Ya Tuhan tolong aku dari makhluk ini, aku mohon tolong aku hiks. batin gadis itu sambil terisak
Sedikit lagi gadis itu sampai di kamar ibunya tapi makhluk itu malah tiba-tiba berpindah, yang awalnya ada dibelakangnya sekarang makhluk itu ada di depannya. Sontak gadis itu berjongkok sambil memanggil-manggil Mamanya.
"MA...MAMA TOLONG AKU!"
"Hahaha teriak sesukamu manis tidak akan ada yang menolongmu." Makhluk itu berucap sambil menodongkan pisau yang berlumuran darah ke arahnya.
Tiba-tiba gadis itu merasakan dingin di wajahnya, seperti ada yang mencipratkan air di wajahnya.
"Sayang bangun"
"Sayang"
"AAAAAAAA." Teriak gadis itu sambil bangun dari tidurnya dengan keringat yang bercucuran.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya sang ibu khawatir, "Ma tadi ada makhluk yang mau bawa aku ke dunia lain."
"itu cuman mimpi sayang jangan khawatir. Tidak ada yang akan membawamu kemana-mana, jadi kamu aman"
"Tapi Ma mimpi aku kaya nyata, seolah-olah aku ngalamin sendiri kejadian itu"
"Kamu ini ngelantur ya? Kok bicaranya aneh-aneh mulu"
"Mama mah ngga percaya-AAAAAAKH." Jerit gadis itu sebelum menyelesaikan ucapannya.
"Astaga sayang! K-kamu kenapa?"
"M-ma aku ng-ngga b-bisa bernafa-AAAAKH." Seperti ada yang mencekiknya, gadis itu berteriak kesakitan merasakan lehernya di cekik dengan kuat.
"Sayang!"
"Hahahaha anakmu akan aku ambil"
"Siapa kau?"
"Aku mohon siapapun dirimu, tolong lepaskan putriku."Ibu gadis itu semakin dibuat takut oleh suara misterius yang berkata akan mengambil putrinya.
"Setelah kau tidak pernah lagi mengurusku, kau malah lebih memilih mengurus anak ini, yang tidak tau darimana asal-usulnya?!"
"Jadi akan aku ambil dia dan akan aku jadikan istri sekaligus Ratu di duniaku."Ujar sesosok makhluk mengerikan sambil terus mencekik gadis itu.
"I-ibu... maafkan a-aku yang tel-telah merepot-kanmu tolong....tolong ikhlaskan a-aku....AAAAAAAKH IBUUU." Kondisi gadis itu sangat memprihatikan, tangan dan kakinya memerah karena dicakar dan mulutnya keluar air berwarna merah pekat yang berbau amis. Sungguh malang nasib gadis itu.
"Sayang bertahanlah aku akan mencari bantuan. Tetap buka mata kamu hiks hiks hiks." Dengan perasaan terluka ibu itu meninggalkan anaknya untuk meminta pertolongan. Tapi sebelum ibu itu mencapai pintu, kakinya terasa ngilu bercampur rasa sakit yang hebat.
"Mau kemana kau? Kau juga harus merasakan hal yang sama dengan anakmu." Tanpa diduga-duga makhluk itu mengambil pisau buah yang terletak di meja samping ranjang dan langsung melemparkannya ke kaki ibu dari gadis yang sedang dia cekik.
"AAAAAAKH." Teriakan rasa sakit dari ibu itu terdengar memenuhi kamar itu.
"IBUUUU. DASAR MAKHLUK HINA, KENAPA KAU MELUKAI IBUKU?!"
"Berani kau berkata kasar kepadaku?! akan aku habisi kau sebelum aku habisi ibumu itu." Tiba-tiba, alat-alat seperti pisau, gergaji, belati, katana dan benda-benda tajam lainnya melayang di atas kepalanya.
"BUNUH SAJA AKU DAN LEPASKAN IBUKU." Gadis itu sudah pasrah akan hidupnya yang terpenting ibunya bisa selamat.
"Tidak. Aku akan menghabisi kalian berdua." Mahluk itu pun melancarkan misinya untuk menghabisi gadis itu.
Dimulai dari mencongkel matanya, memotong tangannya menjadi 4 bagian, menusuk-nusuk kepalanya dengan pisau, menusukkan belati tepat ke arah jantung gadis itu yang meregang nyawa gadis itu.
Sret
Jleb
Dan untuk hadiahnya makhluk itu memotong kepala gadis itu sebagai penutup aksi nya yang pertama.
Sret
Brass
"AAAAAAAAA ANAKKU HIKS HIKS." Teriakan histeris terdengar dari ibu itu yang melihat anaknya dihabisi oleh makhluk itu.
"Huuuf~ akhirnya satu selesai akan aku bagikan daging gadis ini kepada teman-temanku. Dan sekarang tingal-," Makhluk itu menggantungkan kalimatnya sambil melirik ibu dari gadis yang ia habisi. Sungguh kasihan ibu itu pasti sangat syok karena melihat kematian putrinya secara langsung.
"Siap-siaplah nyonya aku akan mengirim mu bersama anak tersayang mu hahahaha." Makhluk itu mulai berjalan ke arah ibu itu sambil membawa kepala sang putri yang sudah ia potong.
"A-apa yang mau kau l-lakukan padaku?"
"Tentu saja nyonya untuk menghabisi mu dan mengantarkan mu kesisi putri yang kau sayangi itu hahahaha"
"Tidak...tidak ku mohon jangan habisi aku." Mohon ibu itu.
Jleb
Sret
Bras
Tanpa ba-bi-bu makhluk itu menyerang ibu gadis itu. Ibu itu berteriak histeris merasakan sakit yang amat dahsyat di seluruh badannya. Keadaan ibu itu sangat mengenaskan kedua bola mata telah hilang dari tempatnya, telinga, hidung, lidah telah dipotong oleh makhluk itu.
"Sebelum aku mengakhirinya ada yang mau kau katakan?"
"M-makhluk bedebah....sialan kau."Maki ibu itu sudah muak dengan permainan makhluk yang ada di depannya.
"Kau." Geram makhluk itu. Dengan tidak sabaran makhluk itu menusukkan pisau ke jantung ibu itu dan mencincang daging ibu itu.
"Game over." Setelah itu, makhluk itu pergi menghilang entah kemana.
***
Keesokan harinya jazad anak dan ibu itu ditemukan oleh salah satu anggota keluarganya yang ingin berkunjung ke rumah. Dan akhirnya jazad itu di makamkan di TPU desa sekitar. Masih menjadi misteri bagaimana kedua orang tersebut meninggal pasalnya jazad ibunya sudah tercincang seperti daging giling.