*Pesta malam, sihir, tidur
Ini adalah Kisah tentang kerajaan Foursendes yang beberapa tahun lalu mengalami penurunan tingkatan kepopularitasan karena adanya anak perempuan kandung nya yang bernama tuan Puteri Abella Foursendes Eugene Kaspersky kehilangan sihir nya.
Dikarenakan beberapa tahun lalu tepatnya saat tuan Puteri berumur 6tahun ada yang sengaja mematahkan sihir nya sehingga banyak orang-orang mencemooh nya, dan ada juga yang sampai membully nya.
Apalagi kakak tirinya yang selalu iri terhadap Abella karena tuan bartian selalu memanjakan Puteri kandungan nya dari pada anak angkatnya yaitu gristue.
"Tok, tok, tok. Ayah?? Ayahh.." Abella mengetuk pintu kamar ayahnya bartian
"Ada apa sayang kau mengetuk pintu ayahanda mu malam-malam?." Tanya bartian
"Tuan, mungkin Abella ingin menyampaikan pesan yang penting." Sambung Amersi istri tuan bartian dan ibu kandung nya Abella
"Iya ada apa Abella silahkan cerita?." Kata tuan bartian
"Terimakasih ayah, pertama-tama Abella ingin meminta maaf telah mengganggu waktu tidur mu." Tutur nya Abella meminta maaf
"Iyah tak apa, sekarang kau boleh cerita ada apa?."
"Ayahanda, lihat lah aku. sihir ku sudah kembali ini berkat hedose yang kebetulan menemukan penyihir hebat." Abella menunjukkan sihir nya kepada tuan bartian
"Hahaha... Bagus-bagus besok aku ingin mengundang langsung penyihir itu kemari." Tuan bartian tertawa senang
"Syukur lah sihir Puteri ku sudah kembali." Amersi memegang pipi nya Abella sambil terharu
"Ibunda kenapa menangis? Anakmu ini tidak terluka."
"Bodoh." Amersi langsung memeluk Abella
"Hahahh.. sudah-sudah Amersi kenapa kau ini selalu menangis? benar kata Abella, sudahlah mending kita tidur kembali besok pagi kita harus bertemu dengan penyihir hebat itu."
"Baik ayah Abella akan pergi tidur mohon pamit undur." Ucap abella sembari tutur penghormatan keluarga kerajaan
"Iyah."
***
Ke esokan paginya tuan bartian dan nyonya amersi bertemu dengan penyihir yang menolong Puteri Abella.
"Tuan Foursendes tidak usah berterima kasih saya melakukan nya hanya karena memiliki hutang budi terhadap puteri Abella dan pengawalnya hedose." Ucap penyihir itu
"Tidak perlu sungkan, ini adalah hadiah atas menolong Puteri ku." tuan bartian memberikan sebuah kotak berisikan emas
"Terimakasih banyak atas pemberian tuan Foursendes, tapi saya tidak bisa menerima nya." Tuan penyihir menolak
"Kenapa kau menolak nya apakah yang tuan berikan masih kurang?." Tanya Amersi
"Sudahlah Amersi jangan dipaksakan lagi, Lalu tuan ingin apa? Nanti sekuat tenaga saya akan mencarikan sesuatu yang anda minta."
"Saya ingin memajukan kerajaan ini menjadi kerajaan yang dulu." Ucap tuan itu yang membuat bartian dan amersi kaget saling menatap
"Maksud tuan ingin memakmurkan Foursendes?."
"Iya tuan."
"Tapi bagaimana?." Tanya tuan bartian lagi
"Adakan pesta pertemuan nanti malam undang semua bangsawan dan kerajaan lain nya." Tutur tuan itu
"Baiklah saya akan adakan pesta malam nanti."
"Baiklah saya mohon undur diri." Pamit tuan itu
Setelah tuan misterius itu pergi seluruh Foursendes menjadi sibuk dengan pekerjaannya.
Disisi lain gristue telah menguping semua obrolan tuan bartian dan ingin segera merencanakan sesuatu yang jahat.
*Pesta malam
Akhirnya tepat sudah waktu yang ditentukan untuk pesta malam, semua orang dari keluarga kerajaan dan keluarga bangsawan lainnya juga sudah datang tapi mereka hanya ingin memastikan dan berghosip mungkin saja ada hal baru atau celah ingin menjatuhkan kerajaan Foursendes lagi.
"Mariana apakah pakaian ini cocok untuk ku?." Tanya Abella ke pembantu pribadi nya mariana
"Iya, tuan Puteri anda sangat cantik sekali memakai gaun ini."
"Hahaha.. iya kau benar aku sangat cantik dan gaun ini juga pemberian mendiang nenek tentu saja bakal cocok." Abella memamerkan gaun nya
"Iya tuan Puteri."
*Brukkk suara pintu kamar yang didobrak oleh sihir
"Apakah kau sungguh senang A-Bel-La?."
"Gristue? kenapa kau tiba-tiba masuk dengan seperti itu?." Tanya halus Abella
"Hahahaha, memangnya kenapa?!! AKU INGIN MEMUSNAHKAN MU!! AKU TIDAK SUKA BANYAK ORANG YANG MEMPERHATIKAN MU!!." kata gristue marah sambil mengayunkan tangan nya menggunakan sihir kepada Abella
"Ahh, kau?! Apakah seperti ini aku dimatamu? Gristue?." tanya abella yang sudah terpental
"Puteri gristue, tak seharusnya anda melakukan ini terhadap Puteri Abella, dia itu..." Sebelum mau melanjutkan kan perkataan nya, Mariana di kurung oleh gristue dikurungan sangkar
"Banyak omong sekali! Pembantu tidak berhak bicara terhadap tuan nya!!." Plotot gristue kepada Mariana yang membuat Mariana langsung ketakutan
"Kita bisa bicara baik-baik gristue." Ketika abella mau bangkit gristue menyerang lagi tapi tiba-tiba
*Duarrrkk sihir gristue terpental oleh sihir yang lebih kuat
"Apakah tuan Puteri tidak apa?" Tanya tuan misterius yang datang secara tiba-tiba
"Tuan? Kenapa anda bisa berada disini?." Tanya abella
"Cerita nya panjang lebih baik kita pergi dari sini dulu, Dan kau juga ikut!."
"Tapi perdebatan ini belum selesai! Aku masih ada perhitungan dari Abella!! Hei, hei lepaskan!."
Tuan penyihir hebat itu menolong Puteri Abella dan menyandera gristue, dihadapan Raja Foursendes tuan penyihir menjelaskan dan menceritakan semuanya. termasuk...
*Diruangan aula tempat semua orang berkumpul
"Jadi maksud mu yang telah membuat sihir Abella hilang itu gristue?." Tanya tuan bartian memastikan lagi
"Iyah tuan Raja, bukan hanya gristue tapi otak dibalik itu semua adalah ZELUX!."
"Apa?!." Amersi terkaget dan sedih mendengar nya dikarenakan zelux adalah pengawal pribadi nya yang sudah lama dan bisa dibilang kepercayaan nya.
"Amersi, apakah kau tau ini?!." Raja melirik isterinya dengan tatapan sinis
"Tidak tuan bagaimana aku bisa Setega itu terhadap puteri ku sendiri?."
"Benar kata permaisuri ini semua tidak ada kaitannya nya dengan permaisuri dan lagi aku ingin memperkenalkan diri hamba yang sebenarnya."
Penyihir itu membalikan badan dan akan menyampaikan suatu pesan penting terhadap semua orang di ruangan aula.
"Saya, putra satu-satunya di kerajaan miane's gouders yaitu Kenzo hartatel miane's gouders menyampaikan bahwa siapapun yang ingin menjatuhkan kerajaan Foursendes lagi akan langsung dijatuhi di hukuman mati!." Ucap tegas Kenzo
Ruang aula langsung dipenuhi orang-orang yang berbicara dan saling menatap mengintropeksi diri.
"Maaf kelancangan hamba yang tidak tahu dar awal bahwa tuan adalah pangeran miane's."
"Tidak apa tuan tidak usah meminta maaf ini adalah rencana saya, dan Abella dulu benar pernah menolong saya waktu kecil jadi ini adalah yang saya maksud dari balas Budi baik Abella."
"Hahaha.. Puteriku memang hebat." Tawa sang raja
"Tuan Foursendes boleh kah saya umumkan
Satu hal lagi?." Pinta Kenzo
"Silahkan."
"Dengan ini saya Kenzo hartatel menyatakan bahwa saya akan melamar Puteri abella, dan acara dinyatakan selesai setelah tarian dangsa." Kenzo menutup akhir acara dengan melamar putri abella
Diakhir acara selesai Puteri gristue dipenjara dan dihapus nama nya dari daftar kerajaan lalu zelux di hukum mati karena menghianti kerajaan.
Kerajaan Foursendes dan kerajaan miane's bersatu untuk memakmurkan kerajaan.
*Tamattt
ini cuman karangan ku ya ges.. hehe✌️