Karya ini adalah hasil dari kecorobohanku saat membeli sebuah buku.
Karya ini lucu sih, cerita ini berisi imbuhan hayalanku.
Jika kalian ingin tertawa maka tertawalah tidak ada yang melihat kalian termasuk aku ,karna hidup juga harus tertawa tapi jika telalu banyak tertawa beban dalam hidup kita terasa bertambah.
Kemarin adalah hari burukku
Aku adalah wulan seorang mahasiswa sma
Hari ini adalah hari senin ,hari terpadat di dalam semua hari .
Di hari yang padat ini aku adalah orang yang paling memiliki kepadatan .yaa padat ,pahaku padat dan dan yang lembek adalah perutku yang selalu berlipat lipat saat duduk.
Hari ini aku bangun sangat siang untuk berangkat sekolah dan saat aku merapikan buku aku melihat sebuah lipatan buku terselip dan berisi tulisan pr.
"Jjengg " saat itu aku sudah menyerah dan berpikir aku akan menerima apapun hukumannya itu.
Dan saat melupakannya aku benar benar mendapatkan sebuah hukuman yang aku pikirkan.
Di sekolah semua pandangan selalu menatap padaku ketika aku lewat ,tapi itu bukan berarti aku cantik.mereka selalu memadang bagian lengan atasku dan perutku yang tidak setara dengan tinggi badanku.
Aku sudah terbiasa seperti itu bahkan lebih dari itu pun aku sudah terbiasa.kalian tahu rasa sakit itu tidak bisa aku jelaskan bahkan menangispun tidak membuatku lupa akan hal itu.
Kalian pikir aku yang seperti ini bisa tidak menyukai seseorang ? ,salah aku suka seseorang . dia adalah temanku, teman satu kelasku .
Dia tidak tahu aku menyukainya tapi setiap kali aku melihatnya hatiku terasa sangat geli ,bahkan tawa aku juga pernah berteriak saat dia menaikkan satu alisnya padaku.
Seperti yang aku bilang di atas hari ini adalah hari yang padat tapi mungkin juga beruntung atau takdirku akan berubah.
Hari senin saat upacara ini aku berbaris di tengah lapangan dan tepat di sampingku berdiri seorang yang aku sukai dia adalah adit dia selalu tepat berada di sampingku ketika berbaris tapi bukan berarti dia sama pendeknya seperti ku tapi dia jauh dari kata pendek.
Aku lupa hari ini aku tidak sarapan jadi kepalaku terasa sedikit berputar saat matahari sedang panas aku kehilangan pertahanan berdiriku dan terjatuh.
Tapi aku segera sadar dan melihat sekeliling tidak ada yang membantuku ,mereka hanya tertawa ban berbisik dan saat aku termenung dan hampir mengeluarkan air mata tiba tiba tangan hangat seseorang sedang memegang bahuku dan berkata
"Bangunlah biar aku bantu kau ke uks " saat itu bukuan mereka yang mengejek yang aku pikirkan melainkan bagaimana caraku mengendalikan detakkan jantung yang seperti orang akan mati.
Saat berjalan bersamanya aku tidak sadar sediiikitpun bahkan dia sampai menepuk pipiku.
Saat itu dia bicara padaku rasanya sakit kepalaku hilang dan satu dari banyak katanya pun aku cerna ,bahkan rasanya suaranyalah yang satu satunya yang aku dengar dalam sebuah keramaian sekolah.
Aku sudah di rumah ,aku tidak memikirkan apapun selain yang tadi ,saat dimana dia bersamaku ,aku tidak melupakan satu adeganpun .aku melamun dan melamun ,saat pintu kamarku terbuka lamunan tawa itu rasanya sudah bubar dan aku hanya melihat bantal putihku saja.
"Dia adalah yuni ,orang yang menghilangkan lamunan sempurnaku dan memberiku hujatan tentang betapa malasnya diriku ,dia adalah orang yang sama sama belum membuat tugas yang tadi , aku lupa dia tadi bilang akan ke rumahku untuk buat tugas.
"Ayo cepat kita buat tugasnya " ucapnya yang langsung mengeluarkan buku dan pulpennya.
Dan aku juga terpaksa harus buat ,tapi ketika melihat buku latihanku ,aku sedikit sedih karena lembaran yang masih tersisa hanya satu ",jika aku buat disini tidak akan cukup ". Aku mencoba melihat apa ada buku yang kosong dan ternyata tidak ada dan aku memutuskan untuk membeli buku baru ,aku ambil uang yang tidak seberapa dan langsung ke sebuah toko di dekat rumahku.
Aku memasuki toko ,aku sangat gugup karna takut uang yang aku bawa tidak cukut .disana aku mengambil satu buah pulpen dan dua buah buku .
"Waaah hari ini aku beruntung " wulan melihat adit sedang menulis sebuah buku di depan toko.
"Aku ingin sekali menyapanya tapi aku malu " ucapku dan langsung pergi tapi ketika sudah sedikit jauh dari toko dia memanggilku.
Iya dia memanggilku ! Adit memanggilku ! Dia mengejarku dan langsung memegang bahuku
"Ini ,aku berikan padamu " katanya padaku .aku tidak berani bergerak tapi tanganku mengambil buku itu ,dan dia meninggalkanku lari pergi sambil tersenyum. Di berteriak jadi jauh " bukalah nanti""
Di rumah aku sedang menaruh buku di atas meja dan yuni mengambilnya untuk di periksa buku apakah yang aku beli saat itu di bilang "ini buku kotak " saat itu hatiku rasanya berhenti berdetak ,tanganku menjadi dingin,tubuhku kaku .
Saat itu waktu seperti berhenti,berpikir dan berpikir
"Haruskah aku kembalikan " kata hatiku.
"Tenang tenang jangan biarkan orang lain tahu bahwa kaulah yang salah ,anggap itu hal yang sepele "
Tapi ketika dia sudah pergi dan suasana menjadi sepi dan sunyi ,aku mulai memikirkan hal yang tadi , rasanya sungguh sungguh sial.
"Seharusnya aku memeriksanya terlebih dahulu ,seharusnya aku tidak menilai harga murahnya, dan seharusnya aku bisa mengontrol diri , seharusnya aku berpikiiirr !!" kesalku.
Perasaanku terasa campur aduk ,rasanya tidak bia aku jelaskan tapi beberapa saat kemudian aku mulai sadar bahwa kejadian tadi bisa menjadi pelajaran untuk tidak ceroboh bahkan untuk hal kecil.
Tiba tiba aku ingat buku yang diberika adit tadi ,aku membuka halaman pertama dan isinya sama seperti bukuku yaitu buku kotak ,
Tapi di halaman kedua disana tertulis tulisan tangan adit .
"Maaf aku menulisnya di sebuah buku kotak ,aku tidak sengaja membelinya aku berpikir untuk membeli buku tulis yang bagus tapi entah kenapa buku yang aku pilih buku kotak."
"Walau hanya buku kotak aku berharap kau menyukainya aku menulisnya karna aku sedikit malu untuk bilang bahwa aku menyukaimu ,
Mungkin orang lain sering bilang hal buruk tentangmu tapi bukan untukku aku rasa kau itu adalah orang yang simpel dan tidak mementingkan apa kata orang "
"Aku suka orang yang seperti itu jadi maukah kau menjadi pacarku ?? ,jika kau tidak mau maka kita akan tetap menjadi teman kan ?? " aku akan menunggu jawabanmu kapanpun itu "
"Besok aku akan menunggumu di taman sekolah "
Itulah isinya yang membuatku ingin mengulang membacanya aku ragu bahwa aku salah membaca tapi ketika hampir setengah jam aku membaca aku sadar tulisannya sama seperti yang aku baca.
Aku tak bisa menentukan ini benar atau tidak tapi mulutku langsung tersenyum dan senyuman itu bertambah lebar.
"Walau ini salah pun aku tidak apa apa ,aku tidak apa jika di tipu "
Authour
Itulah ceritaku . cerita cinta dalam sebuah buku kotak semoga kalian suka 🤗