Namaku Kuntana, nama yang aneh untuk seorang gadis tetapi itu adalah pemberian Ayahku. Dia bercerita soal kisah pernikahannya pada malam hari.
Katanya dia bilang Ayahku jatuh cinta pada wanita yang selalu muncul di malam hari di persimpangan jalan setapak yang jauh dari cahaya. Hampir setiap hari Ayahku menghampiri wanita itu sampai akhirnya dia dekat dan berpacaran.
Namun anehnya banyak orang yang tidak setuju bahkan kedua orang tua Ayah tidak mengizinkan untuk menikahinya karena di anggap wanita itu aneh dan sedikit menakutkan dan tidak menyukai siang hari.
Lalu pada akhirnya Ayahku terpaksa melakukan nikah secara diam-diam tanpa persetujuan kedua orang tua. Tepatnya di malam hari yaitu di dekat jalan persimpangan itu dengan membawa seorang tetua dan saksi yang dibawanya.
Pernikahan berjalan lancar dan tidak ada gangguan sedikit pun Ayah dan Mama akhirnya sah menjadi suami istri, akan tetapi tetua itu langsung berangkat bersama saksinya dia bilang "Apa serius Neng, menikah denganya" Apa yang coba di katakan orang itu padahal kita sudah mengucapkan janji suci.
Ayahku menghilang ketika aku menginjak umur 12 tahun. Namun berbeda cerita dengan ibuku, katanya Ayah itu orang yang sedikit aneh dia hanya muncul ketika malam hari begitu juga dengan semua warga dan orang tuanya mereka hanya muncul di tengah malam buta.
Aku tidak mengerti sama sekali, sebenarnya siapa yang aneh lalu aku pindah bersama ibu ke kota ke tempat yang lebih ramai. Tidak selang berapa lama ada gosip yang tersebar bahwa "Rumah itu kosong tidak ada penghuninya sama sekali, akan tetapi setiap malam lampunya menyala, Jangan-jangan... "
Aneh padahal aku dan ibuku tinggal di sana sudah satu minggu lamanya kok bisa mereka belum mengetahui kepindahanku, rasanya baru kemarin aku bersalam sapa dengan tetangga.
Aku malah merasa aneh sendiri, jadi yang nikah di malam hari itu siapa?
***