Sayup-sayup aku mendengar suara azan berkumandang saat akan memasuki waktu solat fardhu subuh , dimana para umat di penjuru dunia akan pasti mendengarkan suara azan nan merdu berkumandang yang bersahut-sahutan dari mesjid satu ke mesjid lainnya.
Kini aku bergegas ke kamar mandi guna membersihkan diri sekalian berwudhu untuk melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim.
Setelah usai akupun memakai mukenah sebagai salah satu syarat Sah sholat dan tidak lupa ku bentangkan sajadah tempat untuk bersujud.
Seringkali kita dengar dengan petuah ini
" jika tidak ada bahu untuk bersandar maka ada sajadah untuk bersujud"
Dengannya setidaknya kita bisa mengharap penuh tanpa perlu takut di kecewakan. Barangkali sujud membuat keresahan mu jatuh berguguran.
Akupun solat dengan khusuknya sampai rakaat terakhir.
Setalah selesai aku pun berzikir menyebut dan memuji namanya serta sang kekasihnya Rasulullah Saw.
Dan tak lupa pula aku membaca kitab suci Al-Qur'an dan ku buka surah Ar Rahman.
Surat Ar Rahman merupakan salah satu surat yang berisikan nikmat dan kasih sayang yang tak terhingga dari Allah SWT. Ayat-ayat di dalamnya menjelaskan tentang besarnya nikmat yang telah diberikan-Nya. Membaca surat ini dapat mendorong seseorang untuk terus memuji Allah SWT.
Selesai dengan kewajiban ku sebagai umat muslim aku bergegas bersiap siap untuk berangkat kesekolah ,.
"Assalamu'alaikum ayah bunda
Selamat pagi "sapaku dengan seutas senyuman.
"Wa'alaikumussalam nak "jawab ayah bunda.
"Ayah bunda Arin berangkat dulu ya" ucapku.
"Kenapa ga sarapan dulu nak ?? Nanti sakit perut kamu" nasehat bunda.
"Akhir akhir ini Arin ga beselerah makan Bun "jawabku lirih .
" Hem yaudah deh Arin hati hati dijalan ya nak jangan ngebut ngebut bawa Hondanya " ucap bunda.
"Dah dah bye bunda ayah Arin berangkat dulu ??"ucapku sambil bersalaman tangan kepada ayah dan bunda.
Kini aku sudah di jalan menuju kesekolah , jarak rumah dari sekolah memakan waktu 25 menit dengan begitu aku membawa Honda dengan santai hanya lari 40km. karena aku ingat dengan petuah ayah dan bunda kalo bawa Honda jangan ngebut ngebut.
Aku sudah memasuki pintu gerbang menuju parkiran sepeda motor setelah selesai aku pun menuju ruangan kelasku dengan tidak semangat nya karena di kelas aku tidak mempunyai teman seorangpun.
Huhhhahahah aku bernafas dengan kasar sebelum masuk ke kelas ..
"Assalamu'alaikum" salamku dengan sopan.
"Wa'alaikumussalam" jawabnya
Hanya sebagian saja yg menjawab yg lain pada diam.
Aku pun segera duduk di kursi pojokan sebelah kanan dekat jendela karena menurut ku tempat paling nyaman untuk menyendiri .
Beginilah aku sering menghayal dan berdoa berharap ada seorang sahabat datang kepadaku.
Aku tidak tau apa kesalahan dan dosaku kepada mereka yg selalu menjauhiku tidak pernah menganggap ku ada sebagai manusia, selalu di bully di caci,di katakan sok alim ,sok suci bahkan di pukul habis habisan tanpa sepengetahuan guru dan orang tuaku.
Iyah aku emang lemah , pengecut !!
Tidak bisa berbuat apa apa , aku tidak bisa melawan sedangkan aku sendiri mereka banyak. Aku hanya bisa pasrah dengan takdir Allah .
"Assalamu'alaikum anak-anak ! Apa kabar semua nyaaa" sapa Buk guru yang bernama ibuk Fatimah selaku wali kelas kami.
"Wa'alaikumussalam Buk , Alhamdulillah baik buk!! Jawab kami dengan serempak .
"Oke disini ibuk ingin memperkenalkan anak murid baru dengan kalian semua ,
"Sini nak silahkan perkenalkan dirimu"perintah ibuk Fatimah
Anak baru pun bergegas masuk dan langsung memperkenalkan dirinya.
"Hallo! Assalamu'alaikum perkenalkan nama saya Alina Shara biasanya di panggil alin, saya pindahan dari kota Jember Jawa timur.
Senang berkenalan dengan teman-teman semua"ucapnya ramah sambil tersenyum manis.
"Wa'alaikumussalam" jawab kami serempak
"Ya alin silahkan kamu duduk di sebelah Arin yahh kebetulan di samping kursi Arin kosong "suruh buk Fatimah.
Ia pun bergegas duduk di kursi sebelah Arin .
"Hay namamu siapa??"kata Alin ingin memperkenalkan diri .
"Namaku Arin Anggia panggil aja Arin"jawab Arin tak kalah ramahnya karena ia senang ada seorang yg mau duduk di sebelah nya.
"Wah nama kita hampir sama yaah Bolehkah kita berteman? " tanyanya dengan mata pupy eyes yang membuat ku gemassh melihatnya.
"Boleh boleh dengan senang hati"jawabku dengan antusiass karena aku senang banget ternyata doa ku terkabulkan oleh Allah.
Kami pun saling bertukar cerita dimana si Alin sangat sedih mendengarkan curhatku , Keluh kesah ku yang aku alami selama di masa sekolah dimana aku tidak pernah mendapatkan seorang teman atau sahabat yang baik.
Hemm rasanya sangat tenang dan tentram jika kita curhat dengan teman yang membuat beban di dada seakan hilang begitu saja.
"Okeh sekarang kita sahabatan dari detik ini dan selamanya " ucap Alin dengan senang hati karena ia merupakan seorang bertolakbelakang dengan ku yang mempunyai sifat bar bar kadang lawak yang membuat ku sedikit tersenyum, dan bagi ku dia itu sangat lucu dan menggemaskan .
"Alhamdulillah terimakasih karena kamu udah mau menjadi sahabat ku" ucapku dengan mata yang berkaca-kaca.
"Udah tenang aja jikalau mereka ada yang berani membully mu aku siap membantu biar ku hajar habis habisan" ucapnya dengan semangat berapi-api
Aku pun tersenyum dan sangat bersyukur ada sosok teman yang menerima ku sebagai sahabat nya.
Ting..... Ting ......Ting ......
Bel pulang berbunyi
Dimana para siswa siswi berhamburan keluar menuju pulang kerumah.
"Alin , Arin pulang duluan ya !!
"Yes Arin hati hati dijalan kalau ada cogan senggol jangan kasih kendor" ucapnya membuat ku cekikikan.
Aku bergegas pulang di sepanjang jalan tidak hentinya aku tersenyum sangking kan bahagianya.
Tidak terasa aku sudah sampai di rumah,
"Assalamu'alaikum bunda Arin pulang"salamku.
"Wa'alaikumussalam anak bunda" jawab bunda .
"Bunda bunda Arin bahagia banget dapat seorang sahabat orang nya baik , bar bar , lawak lagi Bun , dia orangnya tomboy namanya Alin Bun. Arin sayang banget sama alin Bun pokonya Arin seneng banget sahabatan sama alin"ceritaku dengan senangnya ke bunda karena ayah kerja.
"Alhamdulillah nak semoga persahabatan kalian berdua baik baik aja " jawab bunda
"Aamiin ya Allah"ucapku.
Keesokan harinya seperti biasa aku selalu bangun di saat azan berkumandang dan melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim.
"Hem perasaan ku ga enak aja akhir akhir ini
Ya Allah semoga baik baik saja "batinku.
Dan seperti biasanya juga aku bergegas berangkat dan tak lupa pula pamit kepada kedua orang tua ku.
Hiruk piruk suara kendaraan berlalu lalang dan di sepanjang jalan aku melamun dan tak tentu arah , Tiba-tiba tanpa sadar ada sebuah mobil laju ke arahku karena rem nya blong aku pun panik bukan main karena aku baru saja sadar dari lamunan dan aku pun tidak dapat menghindar dan mengelak karena mobil tersebut sudah dekat .
Allahuakbar brukk ....
aku pun terpelanting melayang dan mulai tak sadarkan diri ,darah di kepalaku mengalir begitu saja dan seluruh tubuhku seakan-akan mati rasa.
Ku lihat banyak orang orang yang berhamburan melihat keadaanku , Mobil yang menabrak ku pun tebalik dan tak terselamatkan.
"Ya Allah terimakasih karena engkau telah menghadirkan hamba seorang sahabat yg baik dan hamba berterimakasih bisa merasakan apa itu persahabatan walaupun sehari "batinku dan aku pun tak sadarkan diri aku merasakan seluruh tubuh ku mati rasa.
2 hari yang lalu Di sekolah
"Huhhh.. dimana Arin yaaa kok lama banget sih 2 hari ia ga masuk sekolah kenapa ya?kok perasaan ku juga ga enak bagus telpon aja dehhh!! Ucap alin dengan kesal.
Tut Tut Tut
"Hallo assalamu'alaikum Arin kok lama banget kamu ke sekolah "omel alin
"Wa'alaikumussalam nak, !! Jawab bunda Arin karena hp Arin di pegang oleh bundanya
"Eh maaf Bu ! Arinnya mana Bu 2 hari Arin ga masuk sekolah apakah Arin sakit Bu "tanya alin dengan sopan
"Ini Nakkk alin yaa ? arin nak arin !" Isak ibu Ara
"Eh ibu kenapa kok nangis gitu"jawab Alin dengan paniknya karena ia merasa dadanya begitu sesak
"Arin sudah tenang di sisi Allah SWT waktu berangkat sekolah dia mengalami kecelakaan 2 hari yang lalu
Dan tak terselamatkan "jawab ibu dengan Isak tangisnya yang begitu pilu .
Arin bilang dan cerita ke ibu kalau dia sayang sama nak alin, dan dia berterima kasih kepada nak alin karena bersedia menjadi sahabat nya nak walaupun ia bisa merasakan apa itu persahabatan walaupun sehari nak" kata ibu menyampaikan pesan Arin.
Bagaikan di sambar petir Alin pun tak sanggup lagi untuk menjawab, air matanya jatuh begitu saja ,merasakan sesak di dada seakan ia tidak rela di tinggalkan sahabat barunya , baru saja semalam menjalin hubungan persahabatan kenapa begitu cepat iya pergi .
"Hiks hiks Arin kenapa kamu begitu cepat meninggalkan aku rin ,aku tau kamu adalah orang-orang baik Rin semoga amal ibadah mu di terima di sisi Allah "batin Alin menangis.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pengumuman telah berpulang ke Rahmatullah anak murid kelas 11 yang bernama Arin Anggia
Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Aamiin
Dimana anak anak yg sering ngebully merasa terkejut dan merasa menyesal karena merasa bersalah dengan perbuatannya terhadap Arin .
Arin maafin kamiii kami menyesal telah ngebully kamu Rin maafin kami Rin " kesal mereka dengan perbuatan yang tidak senonoh kepada Arin .