" aku harap kita akan bertemu lagi...."
kalimat itu kembali mendengung di telingaku.
sebuah kalimat yg keluar dari bibir seorang lelaki yg ku temui di Taman Mini ,satu minggu yg lalu. kalimat itu selalu menghantui hari-hariku dan wajah lelaki itu slalu membayangiku.Entah kenapa ada tatapan tajam di balik matanya yg sipit, ciri khas yg di miliki orang ras indonesia.Setiap malam aku slalu teringat dirinya. Senyum manisnya, tutur katanya yg begitu ramah dan sosok dewasa yg membuatku merasa nyaman.Seminggu ini aku di limuti perasaan yg aku tak bisa menamainya. aku ingin bertemu dia dan mengobrol dengannya atau sekedar mengucapkan selamat tinggal sebelum aku meninggalkan kota jakarta ini.Namun baru hari ini aku bisa pergi ke taman tempat aku bertemu lelaki yg kurasa dua tahun lebih tua dariku, sebelum aku kembali ke jepang besok.
Aku dan ibuku datang ke jakarta satu minggu yg lalu untuk menghabiskan liburan semester ganjilku. Aku tinggal di rumah tante shanis, adik ibuku yg menikah dengan orang indonesia .Aku ingin menikmati musim panas di jakarta namun setelah merasakan seperti apa rasanya musim panas, Aku jadi tidak beta di sini. kulitku sampai pecah- pecah karna saking panasnya.meski sudah memakai baju pendek dan celana pendek yg super tipis , panas masih bisa menembus kulitku. setelah melakukan perjalanan dengan mobil tante shanis, Aku, ibuku dan keluarga kecil tante shanis sampai di Taman Mini . udara panas kembali menyapa kami, kulihat pohon- pohon yg telah kering di penuhi debu. Aku terus melangkah sambil mencari lelaki itu. Di sudut selatan, Utara, Barat, Timur, namun Aku tak menangkap keberadaanya.
" Kita kan sudah ke sini ,kenapa ke sini lagi Riska?" tanya mommyku. Aku tak mengubrisnya.Aku terus mencari lelaki yg memiliki lesung di pipi kanannya jika ia tersenyum, lelaki yg mengenalkan dirinya sebagai Angga, Angga siapa Aku juga tak tahu.
" Hei kenapa benggon?" tanya Angga dengan bahasa indonesia saat pertama kali kami bertemu. Aku yg kebetulan mengerti bahasa indonesia langsung menoleh. namun Aku meminta dia memakai bahasa inggris agar lebih enak di dengar.Dia menyetujuinya.Dia mengajakku keliling Taman mini indonesia, setiap kali bicara dia slalu menampakkan senyumnya dan dia sangat lancar berbahasa inggris.
" oh ya, Aku Riska," kataku dengan mengulurkan tangan.
" panggil saja Angga," jawabnya dengan menjabat tanganku.Aku tersenyum.Dia hanya menyebutkan marganya saja. sebenarnya Aku ingin tanya nama panjangnya namun Aku menggurungkannya. Dia bercerita tentang Taman mini dan jakarta, Aku hanya mendengarkan dan sesekali bertanya," Benarkah?".
" kau tahu negara yg paling ingin ku kunjungi itu Negara apa?" tanyanya.
Aku menggeleng .
Dia menjawab ," jepang".
Aku mengerutkan alisku.
" Mengapa?".
" karna Aku ingin bertemu kau, hehe....," jawabnya diakhiri tawa. Aku ikut tertawa bersamanya. ada- ada saja dia, ke jepang hanya ingin bertemu diriku?.
waktu berjalan begitu cepat ,itulah yg ku rasakan saat Aku bersama Angga, sebelum kami berpisah dia mengucapkan sebuah kalimat yg mendorongku untuk bertemu dia dan yg membuatku selalu teringat padanya.
" Aku harap kita akan bertemu lagi," ucapnya di iringi senyuman yg di lengkapi lesung di pipi kanannya.Aku membalas senyumnya dengan perlahan menjauh darinya.
karna kalimat itu juga Aku berada di Taman inj hari ini, Aku sudah mencari sosok Angga tapi Aku tak menemukannya. Dia menghilang dari Taman ini. Aku menarik Nafas perlahan dan menghembuskannya.Aku ingin bertemu lelaki itu, walau hanya sebentar.Entah kenapa jika mengingatnya Aku jadi gelisah dan di penuhi rasa rindu. apakah Aku telah jatuh cinta padanya." Ahhh.... Aku tak tahu".
" Riska, kau mencari siapa sih?" tanya mommy.
" seseorang yg Aku temui di sini satu minggu yg lalu, tapi dia tak ada," jawabku dengan lesu.
" seseorang lelaki?" tante shanis menyahut.Aku menunduk malu namun ku dengar mereka tertawa.
" sudahlah ,jika memang kau di takdirkan bertemu lelaki itu pasti akan bertemu lagi kok, lebih baik kita mencari oleh- oleh ,kan besok kau dan mommy mu pulang ke jepang," lanjut tante shanis .Aku hanya mengganguk dengan berjalan meninggalkan Taman mini, tempat Aku bertemu lelaki bernama Angga itu.
Aku dan mommy ku sampai di jepang keesokan harinya. Aku membawa oleh- oleh cukup banyak yg ingin aku berikan kepada teman- teman di kampus ku. ada makanan ringan sampai benda- benda unik yg hanya ada di indonesia. liburan kali ini cukup mengesankan , selain Aku merasakan panasnya musim kemarau , Aku juga bertemu dengan lelaki itu.seorang lelaki di Taman Mini.sesampai di kamar, Aku langsung memeluk guling dan boneka teddy bear kesayanganku.Akhirnya Aku bisa terbebas dari udara panas yg mencekam. wajah lelaki itu kembali terbayang di pelupuk mataku. wajah lelaki asli jakarta yg meninggalkan kesan di hatiku. rasanya mustahil untuk bertemu dia lagi, Aku ada di jepang ,Dia di jakarta. terpisah begitu jauh ,entah berapa juta kilometer. Aku terus membayangakan wajah itu sampai Aku terlelap.
Aku membuka mataku perlahan ,kulihat sebuah ruangan dengan cat biru langit. warna yg ada di dinding kamarku. Aku melirik jam dinding yg dekat jendela kamarku.Aku langsung loncat saat tahu sudah pukul 08.00, aduh...Aku pasti terlambat kuliah padahal ini hari pertama Aku kuliah di semester genap.Aku segera mandi, berpakaian dan bergegas berangkat kuliah.
" mom, Aku berangkat ya!" ucapku.
" Ngak sarapan dulu nak?".
" Aku sudah terlambat mom."
Aku segera menyalahkan mesin mobil ku dan mengendarainya menuju kampusku yg berjarak 2 km. dengan kecepatan yg tinggi ,Aku sampai di kampus dalam waktu 30 menit perjalanan.Aku mendesah panjang saat mengetahui dosen sudah ada di dalam kelas.
" permisi miss? maaf saya terlambat " kata ku pada miss sena dosen bhs inggris.
" Hari pertama masuk kuliah sudah terlambat?" tanyanya.
" maaf miss ,tadi di jalan sedikit macet" kataku pada miss sena.
" ya sudah ayo masuk" jawab miss sena".
Aku pun masuk dengan senang.
" makasih ya miss."
" iya."
Aku pun langsung menuju ke kursi yg ada di dekat jendela .hari ini jam pertama bahasa inggris ,dimana Aku teringat sama laki- laki yg Aku temui di jakarta. lamunan ku pun terhenti sejak laki- laki di belakang Aku memanggil namaku.
" hy Ris."
Aku pun menoleh kebelakang betapa terkejutnya Aku saat Aku melihat laki- laki itu tersenyum ramah kepadaku.
" kok benggon sih ,ada apa kamu kaget ya ." tanyanya kepadaku.
" hmm A....a....a...ku ngak papa kok" jawabku dengan membalas senyumannya.
"Akhirnya Aku masih bisa bertemu denganmu lagi, Riska."
Aku menarik nafas, jantungku pun semakin cepat detakannya. oh Tuhan, ada apa denganku?
" kamu kenapa ,kok benggon lagi " tanyanya lagi sama Aku.
" Aku cuma kaget aja kenapa kamu bisa tiba- tiba ada di sini" jawabku padanya.
" Kan Aku sudah bilang, kalau Aku akan datang menemui mu" katanya padaku.
Aku pun tak menyangkah laki- laki yg sangat sulit Aku temui di Taman mini itu Akhirnya berada di sini di negara asalku dan yg bikin Aku terkaget adalah dia satu kelas denganku. Aku ngak menyangkah bisa di pertemukan kembali sama dia.apakah ini pertanda kalau Aku dan dia berjodoh. Aku pun tersentak dari lamunanku .
" kamu kok, hobby bangat melamun " jawabnya kepadaku.
" hehehe ... maaf Aku cuma binggung aja " jawabku padanya.
" kok binggung ,memangnya kamu binggung kenapa" tanyanya padaku.
Aku pun ngak tahu menjawab apa padanya. dia pun slalu memandangiku dengan senyumannya yg ramah .Aku pun di buat salting olehnya.tanpa Aku sadari aku terus mengobrol dengannya.
" oh ya ,kok kamu bisa ada disini ,memangnya kamu sedang mengunjungi keluarga kamu ya" kataku padanya.
" ngak kok ,Aku kesini karna Aku mau ketemu sama seseorang" jawabnya padaku.
Aku pun mulai penasaran dengan kata-katanya itu.Aku mau bertanya padanya tapi Aku takut salah .Aku pun hanya berdiam dan menunduk tanpa membalas perkataannya.
beberapa menitpun pelajaran telah usai,dosen pun menyudahi mengajarnya. Aku dan teman- temanku yg lainnya pun menuju ke kantin untuk makan.tanpa Aku sadari ,laki- laki itu pun mengajak Aku ke kantin bersamanya.
" ke kantin yuk"!!. tanyanya kepadaku.
" hmmm.. ayo...!!! kataku padanya.
Aku ,dia dan sahabat- sahabat Aku pun menuju ke kantin. kami pun duduk di samping dekat pintu kantin. Aku langsung memesan makanan buat Aku ,dia dan sahabat- sahabatku ke mbok mona penjual ibu kantin di kampus ku.setelah menunggu beberapa lama,pesanan makanan kami pun datang .tanpa banyak bicara kami satu persatu pun menyantap makanan dengan lahap.tanpa Aku ketahui laki- laki bernama Angga itu pun slalu memandangi ku dengan senyumannya yg mempesona setiap orang.Aku pun tanpa sadar menatap dia ,sehingga tatapan mata kami pun bertemu. Aku jadi malu dan terpaksa tersenyum padanya.
" oh ya ,kamu kok ngak makan, apa makanannya ngak enak ya" tanyaku padanya.
" e...mmm, ngak kok makanannya enak kok" jawabnya padaku.