" Kau yakin bisa membunuhku ? " ucapku pada seorang penderita psikopat yang hendak membunuhku.
Audrey , seorang psikiater professional yang sudah menginjak usia dua puluh lima tahun ini masih saja tidak bisa melepas status lajangnya. Sebagai seorang psikiater , Audrey sudah menghadapi banyak jenis orang tetapi dia masih saja tidak tau dirinya menyukai tipe seperti apa .
Galaxy , pemuda agresif yang kini baru saja menjalani kuliah tahun pertamanya . Seorang mahasiswa kepribadian ganda dan memiliki masa lalu tersembunyi ini memiliki gangguan yang menyebabkan dia dikatakan seorang psikopat tingkat sedang . Mengapa disebut psikopat tingkat sedang? Itu karena dia hanya melukai dan tidak terlalu berani untuk membunuh jika tidak dipancing .
" Nona Audrey , pasien ini sangat susah ditangani. Kami terpaksa menyerahkannya pada anda . Hanya anda satu-satunya psikiater profesional di kota ini " lagi-lagi seorang psikiater menyerah untuk menyembuhkan Galaxy . Sebelumnya beberapa psikiater juga sudah mencoba dan gagal . Mereka takut Galaxy akan merenggut nyawa mereka
"Baiklah tidak masalah . Cukup bantu aku untuk mengurus prosedur saja " Audrey menerima Galaxy sebagai pasien berikutnya karena ia yakin kalau Galaxy mudah untuk ditangani.
"Audrey , Lo yakin nih ? " tanya Lena, sahabat sekaligus rekan sesama psikiater .
"Iya , gue pengen mencoba gimana sulitnya menangani Galaxy . Seperti yang Lo rasakan kemarin. "
Bisa dibilang hubungan Audrey dan Lena cukup baik karena mereka tamatan dari universitas yang sama dan mereka juga sama-sama psikiater yang bekerja di kantor yang sama setiap harinya . Lena gagal menangani Galaxy , karena Galaxy hampir saja akan melukai Lena . Itu disebabkan oleh Lena yang memancing kemarahan Galaxy .
Hari pertama ... Di Universitas Kejora
" Perkenalkan Mahasiswi baru bernama Audrey Ciarratu "
" Hai aku Audrey , aku berumur 25 tahun . Kalian boleh memanggilku dengan sebutan apa saja "
Kemudian Audrey memilih tempat duduk tepat di samping Galaxy. Galaxy hanya fokus pada bukunya dan tidak menghiraukan Audrey yang sudah duduk disampingnya.
"Hai , aku Audrey . Kamu ? " Audrey mengulurkan tangannya pada Galaxy . Tapi Galaxy tetap tidak bergerak .
" Ooh , aku tau . Namamu Galaxy kan ? Galaxy yang artinya angkasa . Orang tua mu memberimu nama yang sangat bermakna "
"JANGAN SEBUT ORANG TUA KU " bentaknya
"Kenapa ? Ada apa dengan orang tuamu ? "
"SUDAH KU BILANG JANGAN SEBUT "
"Baiklah jika kamu bilang tidak , maka aku akan semakin mengatakannya " Audrey sengaja membalik kata Galaxy , karena membalikkan kata seorang psikopat adalah salah satu cara penyembuhan.
" KAMU ! " Galaxy mengeluarkan cutter dari kantongnya . Suasana di kelas menjadi kacau . Semua siswa keluar dari kelas karena takut diserang . Audrey memberi isyarat pada dosen untuk menutup pintu kelas dan menyisakan dirinya dan Galaxy di ruang itu .
"Tusuklah ? Kenapa berhenti ? Takut ? "
Cara kedua adalah tidak boleh terintimidasi oleh ancaman psikopat. Yang artinya kita tidak boleh terlihat takut dan malah harus semakin berani .
" Kamu , kamu seorang psikiater bukan ? Aku sarankan sebaiknya kau menyerah saja seperti psikiater yang lainnya "
"Kenapa aku harus menyerah ? Kalau kamu mau serang ya serang aja , toh aku gak takut " seru Audrey yang membuka merentangkan lengannya agar bagian vitalnya tidak tertutupi dan Galaxy bisa menyerang dengan mudah
Galaxy hanya diam dan kemudian menyimpan kembali cutter miliknya. Lalu dia mengambil tasnya dan meninggalkan ruangan kelas . Audrey segera menyusulnya dan berpapasan dengan Lena saat keluar .
"Drey , Lo gak papa kan ? Ada yang luka gak ? " tanya Lena seraya melihat tubuh Audrey dari atas ke bawah
" Tenang aja Lena . Gue baik baik aja kok , oh iya ingat nanti selidiki tentang keluarga Galaxy "
"Lo udah dapat informasi? "
"Belum sih . Tapi kayaknya Galaxy bereaksi aneh saat membicarakan tentang orang tuanya . Ya udah gue cabut dulu ya "
Audrey segera berlari menyusul Galaxy yang jaraknya sudah agak jauh dari dirinya . Galaxy berhenti di belakang kampus dan menyalakan motor besarnya .
"Tungguin aku , Galaxy ! "
Dengan bergaya , Audrey meloncat dan mendarat tepat di atas motor Galaxy yang akan segera jalan .
"Huft untung aku masih sanggup lari-lari di umur begini "
"TURUN ! "
"Galaxy , gak sopan deh perintah orang yang lebih senior dari mu . Kalau kamu mau aku turun , panggil aku Kak Audrey dulu "
"TURUN ATAU GUE JALAN "
"Jalan lah . Gue udah pegang erat-erat kok " Audrey memeluk pinggang Galaxy .
Galaxy menjalankan motornya dengan kecepatan full dan ugal-ugalan . Namun itu tidak dapat membuat Audrey terjatuh , karena angin yang kencang rambut Galaxy berterbangan dan Audrey tidak sengaja melihat beberapa rambut berwarna putih diantara seribu rambut coklat
Karena sudah lelah dan Audrey tetap tidak mau menyerah , Galaxy pun menghentikan motornya di depan sebuah pabrik terbengkalai yang letaknya dekat dengan kuburan .
" HEI PSIKIATER GILA ! APA MAU MU ? "
" Kamu ! Dirimu dan badanmu " ujar Audrey.
" Aku menyukaimu , jadilah pacarku . Dengan menjadi pacarku kamu tidak perlu bekerja jika tidak ingin , kamu hanya perlu memperlihatkan wajah tampan mu pada ku setiap hari " Audrey menyatakan perasaan dengan santai dan mudah .
"GILA ! " Dengan cepat galaxy meninggalkan Audrey sendirian saat Audrey lengah .
"Hei , Galaxy ! Entah siapa yang gila sekarang , gue atau elo ? " Teriak Audrey yang diikuti dengan omelannya
Audrey akan mengunjungi keluarga Galaxy malam ini agar dapat lebih mengetahui kondisi keluarga Galaxy serta penyebab Galaxy menjadi seorang psikopat
" Malam paman , tante . Maaf menganggu kalian malam-malam begini "
" Tidak apa apa . Silahkan masuk "
" Tante , Galaxy nya sudah tidur ? "
"Emm itu . Sebenarnya anak kami galaxy tidak pernah pulang ke rumah untuk tidur setiap malam . Dia hanya mampir untuk mandi dan berganti pakaian setelah itu ia akan pergi lagi "
" Kalian tidak pernah menanyakan padanya kenapa ia begitu ? "
" Tidak . Karena setiap kami ingin bertanya dia akan marah " kata orang tua Galaxy
"Nona Audrey , bisakah anda membawa Galaxy keluar dari rumah ini ? Adiknya sangat ketakutan dengan kehadirannya dan kami selalu digosipin oleh tetangga akibat perbuatan anehnya "
" Tapi Galaxy adalah anak kalian . Apakah kalian tidak memiliki rasa tidak rela ? "
" Kami cukup memiliki adiknya saja. Berkurang dia seorang juga lebih baik , beban kami akan lebih ringan "
Setelah berbicara panjang lebar , Audrey tetap tidak menyangka orang tua Galaxy sama sekali tidak menginginkan galaxy lagi. Mereka mengemas semua barang Galaxy ke dalam koper dan menyerahkannya pada Audrey .
" Kalian jahat " Galaxy muncul begitu pintu rumah dibuka , Audrey menebak kalau Galaxy telah mendengar segalanya.
Tidak ingin melihat galaxy , orang tua nya langsung menutup pintu setelah mendorong Audrey keluar .
" Galaxy , ayo ! Mulai hari ini jadilah kekasihku , aku yang akan menghidupi mu "
Meskipun hanya diam , Galaxy tetap mengikuti Audrey . Mereka menaiki mobil Audrey dan pulang ke apartemen tempat tinggal Audrey .
" Pakailah sendalnya. Kamu belum makan kan ? Tunggu aku akan memasakkan mie untukmu " setelah meletakkan barang Galaxy dikamarnya , Audrey mengenakan celemek dan mulai memasak.
Beberapa menit kemudian , mie kuah wangi dengan telur mata sapi di atasnya telah matang .
"Galaxy , ayo sini makan " , " Galaxy ! " Audrey memanggil berkali-kali tapi Galaxy tidak kunjung datang . Audrey akhirnya keluar dari ruang makan untuk mencari Galaxy dikamarnya
Ternyata Galaxy sedang diam-diam menangis . Audrey mengerti perasaan yang kini sedang dirasakan Galaxy. Audrey juga mengerti kalau sebenarnya Galaxy adalah seorang pria imut berhati lemah . Galaxy tidak seperti pria lain pada umumnya , dia lemah dan karena ingin bisa melindungi dirinya sendiri , Galaxy menjadi agresif dan di salah pahami sebagai psikopat .
" Aku mengerti perasaanmu . Sekarang makanlah dulu dan besok aku akan membawamu untuk mengembalikan warna rambut mu ke semula . Selanjutnya aku yang akan membiayai mu sampai lulus kuliah dan bila kamu ingin meninggalkan tempat ini maka aku tidak akan menahan mu. " Audrey beranjak dari duduknya tapi tiba-tiba Galaxy menahannya.
" Kak "
" Aaahhh , imutnya panggilan mu " Audrey refleks memeluk Galaxy karena tidak tahan dengan ke loli-an nya .
" Kakak benar-benar tidak takut pada ku ? "
"Tentu tidak , kenapa aku harus takut. Jika kamu ingin membunuhku pasti sejak awal kamu sudah melakukannya "
Galaxy akhirnya terbuka pada Audrey . Sembari makan , ia menceritakan semua isi hatinya pada Audrey . Dan sebenarnya julukan psikopat yang diberikan oleh orang-orang padanya adalah gosip palsu .
Keesokan Harinya ...
" Saya menyatakan kalau Galaxy sudah sembuh dari penyakitnya. " Di dalam rapat para psikiater , Audrey menyatakan Galaxy bukanlah psikopat lagi . Semua yang hadir dirapat itu kagum pada kehebatan Audrey dalam menyembuhkan mental orang .
______
"PEMBUNUHAN...PEMBUNUHAN...TOLONG ! "
"Galaxy ! Galaxy lah pembunuhnya . Dia benar-benar seorang psikopat ! "
Universitas dihebohkan dengan penemuan mayat bersimbah darah di taman universitas . Dan orang yang pertama ditemukan dekat dengan mayat itu adalah Galaxy
" Ada apa ini ? " Audrey segera terjun ke lokasi kejadian setelah mendengar kabar itu
"Kak.... " panggil Galaxy dengan suara kecil
" Sudah tidak apa-apa . Aku percaya padamu " Audrey langsung memeluk Galaxy yang gemetaran .
"Nona Audrey , bukankah Anda berkata Galaxy sudah sembuh . Tapi kenapa ini ? "
"Jangan asal bicara ! Periksa dulu bukti-bukti yang ada baru bicara ! Aku percaya Galaxyku tidak akan tega membunuh orang "
"Lena bubarkan orang-orang disekitar sini "
" Oke "
Audrey mengajak Galaxy pergi dari lokasi kejadian agar Galaxy tidak ketakutan lagi. Setelah pemeriksaan beberapa hari , polisi menyatakan kalau korban bunuh diri karena sidik jari yang ada di pisau belati merupakan sidik jari dari korban .
Tapi banyak yang tidak percaya dan masih menghujat Galaxy sehingga Audrey memutuskan untuk pindah kota . Dia akan membawa Galaxy tinggal di kota lain . Karena kebetulan setelah dia dipromosikan menjadi manajer , ia harus pindah tugas ke kota lain .
" Galaxy , tunggu disini yaa . Aku akan segera kembali "
Hari ini adalah hari terakhir Audrey berada di kota ini . Jadi ia ingin mengucapkan salam perpisahan dengan sahabatnya secara pribadi
" Lena , jangan lupakan aku ya " ucap Audrey sambil memeluk sahabatnya
" Iya , aku tidak akan melupakan mu "
Tiba tiba sesuatu yang tajam menembus punggung Audery semakin dalam dan dalam . Dan dicabut dengan kuat sehingga menyebabkan Audrey langsung jatuh kebelakang .
Darah mengalir dengan deras dan kesadaran Audrey semakin melemah . Galaxy yang duduknya tidak jauh dari tempat Audrey dan Lena berbicara langsung lari menghampiri Audrey
" HAHAHA AUDREY , WAKTU KEMATIAN MU AKAN SEGERA TIBA " Lena hendak menusuk Audrey lagi meskipun Audrey sudah sekarat tapi dengan cepat dihentikan oleh Galaxy
" PEMBUNUH ! MENYINGKIRLAH " Galaxy mendorong Lena hingga kepala membentur kursi batu yang ada di dekat mereka .
" Kak , bertahanlah! Jangan tinggalkan aku "
"Ga...la...xy...Ji...ka..a..a...ku...ti...dak...se..la..mat..Ka..mu...ha..rus...hi...dup...de...ngan...ba...ik...yaa..? " tangan Audrey yang gemetaran memegang wajah Galaxy kini jatuh terkulai di tanah . Galaxy menepuk-nepuk wajah Audrey namun ia tidak kunjung bangun .
"KAK AUDREY ! " air mata Galaxy menetes di wajah Audrey yang sedang dipeluknya . Tidak lama ambulance datang dan segera melakukan pertolongan pertama pada Audrey .
Tiga hari koma , Audrey kembali membuka matanya meskipun masih dalam keadaan kritis. Lena juga sudah dipenjara karena tindakannya . Polisi menyelidiki apa alasan Lena sebagai sahabat Audrey ingin membunuh sahabatnya sendiri.
Dan ternyata Lena sudah menginginkan posisi manajer itu sejak lama . Tapi kemampuannya tidak memungkinkan dia untuk menduduki posisi itu. Lena yang terbakar api dengki menyewa orang untuk bunuh diri dan menjebak Galaxy . Tapi rencananya gagal sehingga ia turun tangan sendiri untuk membunuh Audrey .
Lena sekarang di penjara selama 10 tahun dan dia menderita psikopat . Beberapa orang yang satu sel dengannya terbunuh dalam satu malam .
♪
♪
♪
" Kak , jangan tinggalkan aku lagi . Aku tidak memiliki siapa-siapa lagi " Galaxy mengambil tangan Audrey dan menempatkannya di wajah Galaxy
" Iya. Aku janji aku tidak akan terluka lagi setelah ini "
" Aku sayang kakak "
•| Seorang Psikopat bukan berarti seorang pembunuh. Psikopat hanyalah orang yang lebih agresif dan tidak memiliki perasaan . Tapi jika ingin seseorang masih bisa mengontrol si psikopat itu |•