"Laron.. laron...!" Begitulah sekiranya teman-teman memanggil Udin. Itu sebuah kata ejekan yang di ciptakan oleh temannya untuk Udin mereka mengatai Udin laron karena banyak panu di sekitar tangannya. Laron sendiri adalah serangga yang kadang keluar di malam hari dan berkumpul di sekitar lampu. Hubungannya laron dengan panu adalah panu yang banyak di tangannya layaknya lampu yang bersinar terang sedangkan Udin adalah kumpulan laron tersebut yang menjadi satu dan berwujud manusia. Jadilah Udin di sebut "SANG RAJA LARON"
Dulu Udin punya hubungan baik dengan kotak amal. Ketika kotak amal akan terisi penuh pada hari jum'at dia mencoba mengurangi isi perut kotak amal lalu membelanjakan isinya untuk bermain PS dan membeli kuota, tetapi sekarang semua telah berubah. Semenjak Udin ketahuan oleh si penjaga mesjid. Tangannya di pukul dan dia menangis sejadi jadinya. Teman Udin yang melihat, menjadikan kejadian itu sebagai bahan olokan, ke esokkan harinya hingga sekarang. Setiap Udin pergi ke mesjid teman nya selalu berkata "WAHAI PENJAGA MASJID, Pencuri Kotak Amal Telah Datang"
Udin dengan sabar mendengar temannya mengatainya "Bodoh" dan "Idiot" tetapi Udin hanya tersenyum, berharap di beri kekuatan untuk menonjok wajah Joni dan teman lainya yang memperolok dirinya. Udin juga mencoba menghibur diri dengan perkataan di dalam hati. Yang mengatakan "Orang Sabar di sayang tuhan" dan "setiap doa orang yang tersiksa pasti di kabulkan."Walaupun pada kenyataannya doa Udin kepada tuhan tak pernah
dikabulkan. Doa nya yang ingin membuat orang yang memperoloknya lenyap dari muka bumi, Tak pernah di dengar dan di tanggapi.
Kini Udin telah berada di kelas 1 SMA. Sekarang dia mulai tertarik dengan lawan jenis. Beruntung, Udin adalah manusia yang di lahirkan normal. Dia nggak seperti Marfu'ah yang sebenarnya adalah cewek tetapi gaya dan cara berpikir seperti laki-laki. Jika Marfu'ah di rayu laki-laki dia langsung bilang "Ngapain lu deket-deket... Gue tonjok luu..!!" begitulah Marfu'ah, Tomboy Banget! Ketika Udin melihat perempuan cantik otaknya langsung bekerja menghayal sesuatu yang indah terjadi kepada mereka ketika mereka bersama*Halu dia guyssss😭☝️
Setelah sering menghayal akhirnya dirinya memberanikan diri untuk mendekati cewek, bahasa kerennya PDKT. Keberanian ini juga muncul karena terinspirasi oleh temannya yang boleh di sebut Mamat, dia bukan cowok ganteng ataupun keren yang ada malah jelek, item, dan bau besi.
Anehnya, ketika dia melihat di hpnya si Mamat ada SMS dari Jamilah cewek tercantik nomor dua setelah Markonah. Isinya tak alang-alang "Mas mamat, sebenarnya aku sayang sama kamu"
.
.
.
DDUuuuAAaarrr*Ini bukan bom ya!😗✌️
Rasanya ada petir yang membutakan mata hati dan mata kaki si jainab. Timbul pertanyaan kok bisa cowok sejelek Mamat dan sebau mamat bisa di cintai seorang cantik seperti Jamilah.
Semenjak itu lah Udin berpikir, dia juga pasti bisa melakukannya, "Toh si Mamat aja bisa, masa saya nggak bisa"*Semangat ya Udin, kamu pasti bisa😀👍
Di dalam hati dia Udin berkata "beruntung banget si Mamat". Akhirnya dia mencoba apa yang dilakukan oleh si Mamat, karena jika ingin sukses, harus menggunakan rumus ATM = Amati, Tiru, dan Modifikasi cara orang yang sudah sukses maka kita bakalan ikutan sukses*Ayoo guysss make rumus si Udin😭🤙
Dia pun mulai mencuri 3 nomer cewek sekaligus. Jika si mamat hanya 1. Maka Tio 3 cewek sekaligus agar jika 1 gagal, masih tersisa 2. Jika 1 gagal lagi masih tersisa 1. Jika 1 gagal lagi ya udah lebih baik tak usah hidup aja*HAHAHAHA MARUK BANGET SIH LU😭☝️
Udin mengirim SMS ke cewek pertama, dia bernama Markonah. Dia cewek paling cantik, paling anggun, paling smart. la bagaikan bidadari terpeleset dari langit. Kulitnya putih bersih seperti rajin facial. Badannya tinggi layaknya model yang sedang berjalan di atas karpet merah. Pokoknya dia sempurna lah. Udin mengirim SMS dan langsung di jawab Markonah...
"Iya, besok aku ada pelajaran MTK, Biologi, Fisika."
Setelah itu, kejadian baik-baik saja antara Udin dan Markonah. Mereka bahkan sering SMS-an. Meskipun Markonah tau Udin adalah "Sang Raja Laron"
Udin mengirim SMS pada cewek kedua, ia bernama Musrifah. Dia cewek yang berkulit hitam. Walaupun hitam ia tetap cantik di mata Udin. la rajin merawat diri, terlihat dari model rambutnya yang selalu berganti-ganti. Dulu agak keriting alias rege, terus sekarang ganti lagi catok.
"Wow, Tambah Cantik...."Udin mengirim sms ke Musrifah.
Lalu di balas Musrifah.....
"Oh lu laron, kok bisa lu punya nomer hp gue? Berapa kotak amal yang udah lu curi?" walau SMS balasannya sakit tapi semenjak itu Udin mulai sering SMS-an dengan Musrifah tapi tak sesering dengan Markonah.
Udin juga mengirim sms pada cewek ketiga, dia bernama Saripah. la cantik tapi agak jutek. Udin beranggapan juteknya Saripah hanya
untuk memproteksi dirinya dari serangan cowok. Banyak di antara cowok-cowok di sekolah nggak berani ngerayu Saripah.
Pernah satu kali, ada cowok nggak sengaja megang tangan dia, terus di kejar sama dia sambil bawa sapu sampai keluar pagar sekolah. Ngeri memang liat Saripah ini, tapi Udin tetep nekad SMS dia karena dia cantik. Udin SMS Saripah, Saripah membalas sangat lama dan yang keren balasannya cuma "Oh, Ya" Tapi Udin suka cewek ini karena menantang.
Seminggu Udin PDKT dengan 3 cewek di atas*Playboy dia guyss😌
Ada hal yang mengejutkan dari teman Udin, si Mamat. Ternyata yang nge-SMS Mamat mengaku sebagai Jainab bukan lah jainab sesungguhnya alias hoax alias hode. Ini ketahuan ketika mamat mulai menembak Jainab secara langsung dan di tolak mentah-mentah. Kasihan sekali nasib Mamat tak dapat balasan cinta, malah dapat malu dan rugi karena sering mengisikan si Jainab pulsa.
Melihat betapa apesnya nasib si Mamat Udin pun ragu untuk menembak ketiga cewek yang baru aja ia deketin melalui SMS tadi, pasalnya Udin juga tak tau pasti, apakah nomer hp tiga cewek tadi adalah nomer hp asli bukan hoax seperti yang terjadi kepada Mamat.
Akhirnya teman akrab Udin, si Mamat melakukan identifikasi nomer hp, hasilnya Alhamdulilah nomer ketiganya adalah nomer hp asli. Sudah tau ketiga nomer hp tadi adalah nomer hp asli. Masalah timbul lagi yaitu nyatain perasaan langsung atau lewat hp aja. Saran dari si Mamat begini nih....
"Lebih baik lewat hp saja kalau di tolak tak ada orang tau."Udin berpikir perkataan Mamat bener juga.
Mulailah dia melakukan aksi. Cewek yang dia tembak adalah Markonah karena dia begitu baik dan perhatian jika di SMS. Jadi Udin menanyakan pada suatu waktu dalam SMS.
"Markonah, kamu mau nggak jadi pacar aku?" tanya Udin.
"Maaf, Laron. Tapi aku masih ingin fokus belajar."Begitulah jawaban dari si Markonah.
"Ohh, ya sudah deh aku ngerti."Udin mencoba memaklumi dan akan setia menunggunya, tapi apa? Baru 1 minggu setelah Udin menembak Markonah. Markonah malah pacaran sama orang lain*Jahat banget si Markonah, kasian kamu Din😔🙏
Kini Markonah tak lagi ada di dalam lubuk hatinya Udin bahkan nomer hpnya telah Udin delete. Kini perasaan nya berpaling ke Musrifah. Mau ngelakuin apa aja, Udin terbayang wajah Musrifah. Mau makan, di piring ada wajah Musrifah. Mau ngaca ada Musrifah. Bahkan mau buang aer pun terlihat wajah musrifah di genangan aer.
Karena sudah menggebu-gebu perasaan nya terhadap Musrifah akhirnya dia menembak Musrifah dan jawabannya...
"Maaf, pacarku sudah ada 9. Emang kamu mau di sepuluhin?"
STOP!!!!
Udin udah nggak kuat*Guyss Udah ga kuat, biar Dilan aja[Biar aku aja - Dilan1991]😔🤚
Akhirnya tersisa 1 opsi yang tersisa yaitu nyatakan cinta kepada Saripah, cewek super jutek. Udin ragu tapi si Mamat memaksa.
Mamat bilang gini....
"Kalo tidak coba, mana tau?" ini adalah saran terakhir dari Mamat yang ia dengar.
Jadi Udin menyatakan cinta kepada saripah. Saripah bilang gini
"Pajo..!! jadi pacar laron? Ogahhh"Rasanya Udin pengen lari sambil nangis terus meloncat dari jembatan Tol 2.
Di balik keputusasaannya, Tio pun mencoba membaca Al-qur'an. Katanya Baca Al-qur'an dan sholat bisa buat kita tenang dan nggak stress lagi. Lama Tio baca Al-qur'an, ia menemukan suatu ayat yang menyatakan :
"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)"
[An-Nur ayat 26]
(Author : Salam Toleransi Ya Semuanya😇🙏)
Setelah membaca itu Udin pun berpikir untuk memperbaiki kualitas dirinya. Udin mulai sering membaca buku-buku motivasi, Al-qur'an, Hadits dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Akhirnya kini Udin telah berubah dan sekarang ia telah sukses menjadi pengusaha.
Kini Laron (Udin) bukan hanya bisa menikahi Markonah, Musrifah ataupun Saripah. Agnes Moknikah pun dapat ia nikahi.
"DIBALIK KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN"
~TAMAT😗✌️~
~Jangan lupa like & komen!~