hai perkenalkan namaku Ryoba Aishi aku adalah idola semua orang dan aku memiliki asisten bernama Osana
" Osana tolong kamu ambilkan pisau buah " pintaku
" baik, akan saya ambilkan " kata Osana
Osana segera mengambil pisau buah untuk diberikan kepadaku
" ini pisau buah yang anda inginkan " kata Osana memberikan pisau buah
" bagus, apakah pisau ini tajam? " tanyaku
" tentu saja " jawab Osana
" ok, kalau begitu kau boleh pergi " kataku
" tapi ini maaih jam kerja " kata Osana
" kamu boleh liburan selama seminggu " kataku
" baiklah jika nona yang memaksa " kata Osana gembira
"kini aku harus menemui mangsaku " kataku
aku berjalan menuju ruang bawah tanah yang gelap
terlihat begitu banyak darah di lantai. aku berjalan mendekati seorang gadis smp yang menjadi korbanku selanjutnya
" Himari Fujita apakah kau bersedia untuk pelampiasanku " kataku menyeramkan
aku membuka lakban yang menempel di mulut Himari
" kamu mau apa " kata Himari ketakutan
" oh aku gak bakalan bikin kamu hidup cuma itu kok " kataku tersenyum jahat
" tidak aku mohon jangan lakukan itu " mohon Himari Fujita
" ok, aku bakalan turuti kamu " kataku lirih
aku melukai lengan kanan Himari dengan pisau yang kubawa
" jadi kamu mau di sakiti sebelum tiada " kataku
" ah, sakit sekali " keluh Himari kesakitan
" kamu sudah puas " ucapku
aku langsung menancapkan pisau persis ke dada Himari
Himari tergeletak tak bernyawa, aku segera berganti pakaian dan berangkat untuk bertemu dengan fans yang menjadi korbanku selanjutnya
*******
" hai semua fansku apakah kalian siap " teriakku
" kyaaaa manis sekali idolaku " ada fans yang memuji
" kini aku akan memilih siapa orang yang beruntung untuk ke rumahku menginap " kataku
" Osana tolong kamu cari fansku yang paling no 1 " pintaku kepada Osana
" baik nona " kata Osana
" ini nona ada Raibaru Fumetsu ia adalah penggemar beratmu " kata Osana
kulihat sebuah foto dengan wajah seorang gadis berkuncir dua yang manis
" ini cocok untuk menjadi korbanku selanjutnya " kataku dalam hati
" ok, Osana tolong kamu bawa Raibaru ke rumahku besok " kataku
*********
" ternyata ini rumah idolaku besar sekali " puji Raibaru
" silahkan kamu memilih kamar untukmu sendiri " kataku ramah
" aku pilih ini saja " kata Raibaru menunjuk kamar berwarna biru laut dengan hiasan ikan
" silahkan " kataku
keesokan harinya
" silahkan makan Raibaru " kataku menawarkan
" terima kasih kak Ryoba " kata Raibaru
setelah memakan makanan yang kuberi obat tidur aku membawa Raibaru ke ruang bawah tanah, tempat kemarin aku menghabisi Himari
" hai apa kabar Raibaru Fumetsu " ucapku jahat
" aku ada dimana " kata Raibaru takut
" kamu ada di tempat dimana aku menghabisi semua fans topku " ucapku tersenyum jahat
" tidak aku tidak boleh dihabisi disini " kata Raibaru dalam hati
" kini kau kuberi dua pilihan
1. langsung kuhabisi disini saat ini juga
2. menunda waktu kematianmu dengan cara kusiksa
kamu harus memilih diantara dua pilihan tadi " tawarku
" aku memilih no 2 " ucap Raibaru berani
" ok, jika itu maumu " kataku sambil mengoreskan pisau ke bagian tangan dan kakinya
" ah, sakit sekali " teriak Raibaru kesakitan
" hahahahahaha " aku tertawa melihat Raibaru penuh darah
" aku akan kembali besok dan mengahabisimu " kataku senang
" aku harus melakukan apa untuk keluar dari sini?" pikir Raibaru dalam hati
Raibaru melihat potongan kaca di bawah kakinya
" aku harus mengambilnya dan memotong tali ini " pikir Raibaru
Raibaru segera mengambil potongan kaca tadi dan berhasil memotong tali tadi
" aku bebas, aku harus mencari jalan keluar dari sini " kata Raibaru
Raibaru segera mencari pintu keluar dan menemukanya
Raibaru segera keluar meminta pertolongan setelah berhasil ditolong ia segera melaporkan segala kejadian yang dialaminya
namun setelah polisi datang ternyata Ryoba di temukan tewas bunuh diri
TAMAT