Dahulu kala ada seorang bapak yang bekerja sebagai suruhan, karna dia pekerja suruhan jadi dia tidak mempunyai gaji tetap sebut saja namanya pak udin. Pak udin ini belum mempunyai istri maupun anak dia hidup sebatang kara dan dia memenuhi kebutuhan nya hanya sebagai pekerja suruhan, terkadang pak udin disuruh menanam padi, memupuk tanaman, sampai memberi kerbau makan.
suatu hari pak udin sedang memacul ladang orang hingga tuntas setelah selesai dia hendak di beri upah. "pak, maaf saya cuma ada sebuah labu untuk upah bapak, semoga ini bermanfaat". kata si pemilik ladang padi, pak udin pun terkejut karna baru kali ini dia di beri upah sebuah labu, karna hati pa udin tak enakkan maka pak udin pun menerima sebuah labu tersebut.
kondisi pak udin sekarang sangat lapar dia tidak mempunyai uang, biasanya dia membelikan makanan hasil dari pekerja bayaran itu, pak udin berfikir sambil berjalan tiba-tiba ada sebuah rumah makan, tanpa berfikir panjang pak udin pun menuju rumah makan tersebut.
"permisi...". kata pak udin
"iyh pak, bapak mau makan?". kata si penjual
"bu saya lapar saya ingin makan, tapi saya tidak punya uang, saya cuma punya ini bu ( sambil menunjukan sebuah labu)". lirih pak udin
"oh ya sudah pak, tidak apa-apa labu ini akan saya masak sayur yh pak jadi bapak tidak perlu membayar nya".
"Alhamdulillah terima kasih bu, akhirnya saya bisa makan juga". kata pak udin terharu.
si ibu penjual nasi pun ingin memasak labunya, tetapi tak disangka isi di dalam labu adalah emas yang berlimpah, si ibu itu pun menangis atas apa yang ia dapatkan hari ini. Jadi keduanya mendapatkan keuntungan, pak udin mendapatkan makanan dan si ibu penjual nasi mendapatkan emas.
jan lupa like
follow
vote
coment🤗